Print
Email
WhatsApp

Spectrocolorimeter 3nh CR9 Geometry 8/d Two Apertures Ø8mm+Ø4mm

Info penawaran harga dan pemesanan hubungi:

Spectrocolorimeter 3nh CR9 Geometry 8/d Two Apertures Ø8mm+Ø4mm

Spectrocolorimeter 3nh CR9 Advanced merupakan alat ukur warna portabel yang dirancang untuk kebutuhan pengukuran warna dengan tingkat akurasi, konsistensi, dan fleksibilitas yang tinggi. Menggunakan geometri optik D/8°, teknologi pengukuran SCI dan SCE, sensor silicon photodiode array dual-row 32 groups, serta dua pilihan aperture pengukuran Ø8 mm dan Ø4 mm, CR9 dapat digunakan untuk berbagai jenis sampel dan kebutuhan quality control.

Kalau selama ini pemeriksaan warna masih mengandalkan color card dan penilaian visual, perbedaan warna yang sebenarnya kecil bisa saja terlewat. Pada proses produksi, selisih warna seperti ini dapat menjadi masalah ketika produk dibandingkan dengan standard color atau ketika hasil produksi harus konsisten antar-batch. Di sinilah spectrocolorimeter seperti 3nh CR9 memberikan pendekatan yang lebih objektif karena warna tidak hanya dilihat oleh mata, tetapi diukur dan diterjemahkan menjadi data kolorimetri.

CR9 Advanced menggabungkan fungsi spectrophotometer dan spectrocolorreader dalam perangkat portabel. Pengguna dapat melakukan pengukuran secara mandiri melalui layar TFT true color 3,5 inch, maupun menghubungkannya dengan komputer menggunakan software SQCX atau perangkat mobile melalui Bluetooth 5.0. Kombinasi tersebut membuat CR9 tidak hanya berfungsi sebagai alat pembaca warna, tetapi juga sebagai bagian dari sistem pengendalian kualitas dan manajemen data warna.

Apa Itu Spectrocolorimeter 3nh CR9 Advanced?

3nh CR9 Advanced adalah portable spectrocolorimeter yang menggunakan sistem spektrofotometri berbasis grating dan sumber cahaya full-spectrum LED yang dikombinasikan dengan sumber UV. Perangkat ini bekerja pada rentang panjang gelombang 400–700 nm dengan interval 10 nm dan semiband bandwidth 10 nm.

Konfigurasi tersebut memungkinkan CR9 membaca karakteristik spektral suatu sampel dan menghasilkan berbagai parameter warna seperti CIE LAB, XYZ, Yxy, LCh, CIE LUV, s-RGB, βxy, DIN Lab9, DIN Lab99, dan Munsell. Dengan banyaknya pilihan color space, perangkat dapat digunakan untuk kebutuhan pengukuran warna pada berbagai bidang industri yang memiliki standar pengujian berbeda.

Selain nilai warna, CR9 juga dapat menampilkan grafik spektrum, nilai chromaticity, color difference, grafik perbedaan warna, hasil pass/fail, simulasi warna, dan color offset. Data tersebut membantu operator maupun bagian quality control memahami kondisi warna secara lebih objektif.

Teknologi D/8° SCI dan SCE untuk Pengukuran Warna

Salah satu bagian penting dari CR9 adalah penggunaan geometri optik D/8, yaitu diffuse illumination dengan penerimaan cahaya pada arah 8°. Konfigurasi ini merupakan salah satu geometri yang banyak digunakan dalam instrumen pengukuran warna karena dapat membantu menghasilkan pengukuran yang lebih representatif terhadap karakteristik warna sampel.

CR9 mendukung pengukuran SCI (Specular Component Included) dan SCE (Specular Component Excluded). SCI memasukkan komponen pantulan specular dalam hasil pengukuran, sedangkan SCE mengecualikan komponen pantulan tersebut.

Perbedaan ini penting terutama ketika permukaan material memiliki karakteristik seperti glossy, matte, bertekstur, atau memiliki tingkat pantulan tertentu. Dengan tersedianya SCI dan SCE, pengguna dapat memperoleh perspektif pengukuran yang lebih lengkap dibandingkan colorimeter sederhana yang hanya menggunakan satu metode pengukuran.

Geometri D/8 dengan teknologi SCI/SCE pada CR9 dirancang sesuai dengan sejumlah standar internasional dan nasional, termasuk CIE No.15, GB/T 3978, GB 2893, GB/T 18833, ISO 7724-1, ASTM E1164, dan DIN 5033 Teil 7.

Dual Aperture Ø8 mm dan Ø4 mm

Salah satu keunggulan praktis CR9 Advanced adalah tersedianya dua aperture pengukuran, yaitu Ø8 mm dan Ø4 mm. Fitur ini memberikan fleksibilitas ketika pengguna harus mengukur sampel dengan ukuran, bentuk, atau area pengukuran yang berbeda.

Aperture Ø8 mm dapat digunakan untuk area pengukuran yang relatif lebih luas, sedangkan aperture Ø4 mm memberikan pilihan untuk mengukur area yang lebih kecil atau bagian tertentu dari sebuah sampel. Dengan dual aperture, satu perangkat dapat digunakan untuk lebih banyak jenis material tanpa harus menggunakan instrumen berbeda untuk setiap ukuran area pengukuran.

Fitur ini sangat berguna dalam proses inspeksi kualitas karena ukuran area yang diukur dapat disesuaikan dengan karakteristik produk. Pengguna juga dapat memanfaatkan sistem camera locating untuk membantu memastikan area yang akan diukur berada pada posisi yang tepat.

Sensor Silicon Photodiode Array Dual-Row 32 Groups

CR9 menggunakan silicon photodiode array dual-row 32 groups sebagai sensor. Konfigurasi sensor dengan area penerimaan yang lebih besar membantu memperoleh respons terhadap cahaya dengan baik sekaligus mempertahankan sensitivitas terhadap intensitas cahaya yang rendah.

Sensor ini menjadi salah satu bagian penting yang mendukung kecepatan, stabilitas, akurasi, dan konsistensi pengukuran. Dalam aplikasi quality control, konsistensi data menjadi sangat penting karena hasil pengukuran bukan hanya digunakan untuk melihat satu sampel, tetapi dapat digunakan untuk membandingkan produk antar-batch maupun antar-perangkat.

Full-Spectrum Balanced LED Light Source

Sumber cahaya merupakan komponen fundamental dalam sistem pengukuran warna. CR9 menggunakan combined full-spectrum LED light source yang dirancang untuk menghasilkan distribusi spektral yang memadai pada rentang cahaya tampak, serta dilengkapi sumber UV.

Penggunaan sumber cahaya full-spectrum membantu mengurangi keterbatasan spektrum yang dapat muncul pada sumber cahaya putih tertentu. Dengan distribusi cahaya yang lebih seimbang, sistem pengukuran dapat mempertahankan performa dalam membaca karakteristik warna sampel pada rentang panjang gelombang yang ditentukan.

Grating Spectrophotometric Technology

CR9 menggunakan planar grating spectrophotometric technology. Teknologi grating digunakan untuk memisahkan cahaya berdasarkan panjang gelombangnya sehingga karakteristik spektral sampel dapat dianalisis secara lebih detail.

Pada pengukuran warna profesional, pendekatan spektrofotometri memberikan informasi yang lebih komprehensif dibandingkan sekadar membaca satu nilai warna. Data spektral dapat digunakan untuk memahami bagaimana suatu material memantulkan cahaya pada berbagai panjang gelombang dalam rentang 400–700 nm.

Akurasi dan Repeatability untuk Quality Control

Untuk kebutuhan industri, angka akurasi saja tidak cukup. Instrumen juga harus mampu memberikan hasil yang konsisten ketika pengukuran diulang. CR9 memiliki spesifikasi repeatability nilai chromaticity MAV/SCI dengan ΔE*ab hingga 0,03 berdasarkan metode pengujian yang ditentukan, yaitu pengukuran white calibration plate sebanyak 30 kali dengan interval 5 detik setelah white calibration.

CR9 juga memiliki spesifikasi inter-instrument error MAV/SCI hingga ΔE*ab 0,3, berdasarkan rata-rata pengukuran 12 color tiles BCRA Series II. Parameter ini penting untuk aplikasi yang menggunakan lebih dari satu perangkat karena konsistensi antar-instrumen menjadi salah satu faktor penting dalam pengendalian warna.

Dengan kemampuan tersebut, CR9 dapat membantu perusahaan membangun sistem pengukuran warna yang lebih konsisten, terutama ketika alat digunakan oleh beberapa operator, pada beberapa lini produksi, atau pada lokasi yang berbeda.

Pengukuran Color Difference dengan Berbagai Formula

CR9 mendukung berbagai formula color difference sehingga pengguna dapat memilih metode yang sesuai dengan kebutuhan aplikasinya. Formula yang tersedia meliputi ΔE*ab, ΔE*uv, ΔE*94, ΔE*cmc (2:1), ΔE*cmc (1:1), ΔE*00, dan DIN ΔE99.

Nilai ΔE atau color difference digunakan untuk menggambarkan tingkat perbedaan warna antara sample dengan standard. Dalam praktik quality control, data ini dapat membantu menentukan apakah warna suatu produk masih berada dalam batas toleransi yang ditetapkan atau perlu dilakukan tindakan koreksi.

CR9 juga mendukung hasil pass/fail, sehingga proses pemeriksaan dapat dibuat lebih praktis. Operator tidak selalu harus membaca seluruh data kolorimetri untuk menentukan status suatu sampel karena hasil evaluasi dapat ditampilkan secara langsung pada perangkat.

Color Space yang Lengkap

CR9 Advanced menyediakan berbagai pilihan color space untuk kebutuhan pengukuran dan analisis warna, antara lain:

  • CIE LAB
  • XYZ
  • Yxy
  • LCh
  • CIE LUV
  • s-RGB
  • βxy
  • DIN Lab9
  • DIN Lab99
  • Munsell (C/2)

Ketersediaan berbagai color space membuat CR9 lebih fleksibel ketika digunakan pada lingkungan produksi yang memiliki metode evaluasi warna berbeda. Pengguna dapat memilih representasi warna yang paling sesuai dengan prosedur kerja, standar internal, atau kebutuhan analisis.

Beragam Illuminant untuk Simulasi Kondisi Pencahayaan

Persepsi warna dapat berubah ketika objek dilihat di bawah sumber cahaya yang berbeda. Karena itu, CR9 menyediakan berbagai pilihan illuminant, termasuk D65, A, C, D50, D55, D75, F1, F2 (CWF), F3, F4, F5, F6, F7 (DLF), F8, F9, F10 (TPL5), F11 (TL84), dan F12 (TL83/U30).

Dukungan terhadap banyak illuminant memberikan fleksibilitas dalam evaluasi warna pada kondisi pencahayaan yang berbeda. Fitur ini dapat menjadi pertimbangan penting bagi industri yang harus menjaga konsistensi warna produk ketika produk tersebut diamati atau digunakan pada lingkungan pencahayaan yang berbeda.

Indeks Warna untuk Analisis Lebih Mendalam

Selain color space dan color difference, CR9 mendukung berbagai indeks kolorimetri seperti Whiteness Index (WI) berdasarkan ASTM E313, CIE/ISO, AATCC dan Hunter, serta Yellowness Index (YI) berdasarkan ASTM D1925 dan ASTM E313.

Perangkat juga mendukung parameter seperti Metamerism Index, staining fastness, color fastness, strength, opacity, dan color card search. Ketersediaan parameter tersebut memperluas penggunaan CR9 dari sekadar alat pembaca warna menjadi perangkat analisis warna untuk kebutuhan quality control.

Camera Locating untuk Menentukan Area Pengukuran

Ketika mengukur sampel berukuran kecil atau memiliki pola tertentu, menentukan titik pengukuran secara tepat bisa menjadi tantangan. CR9 dilengkapi camera locating yang memungkinkan pengguna melihat area target sebelum pengukuran dilakukan.

Melalui kamera tersebut, operator dapat memastikan posisi aperture berada pada area yang diinginkan. Hal ini membantu mengurangi risiko pengukuran pada titik yang salah dan membuat proses pengukuran menjadi lebih praktis, khususnya ketika melakukan pemeriksaan berulang pada banyak sampel.

Layar TFT 3,5 Inch dan Pengoperasian Portabel

CR9 menggunakan TFT true color display 3,5 inch dengan capacitive touchscreen. Layar tersebut memungkinkan data pengukuran dilihat langsung tanpa harus selalu menghubungkan instrumen ke komputer.

Dengan ukuran sekitar 81 × 71 × 214 mm dan berat sekitar 460 gram, CR9 masih relatif mudah dibawa untuk kebutuhan inspeksi langsung di area produksi, laboratorium, gudang, maupun lokasi pemeriksaan lainnya.

Desain bodinya juga dibuat dengan mempertimbangkan ergonomi. Posisi grip dan tombol pengukuran dirancang agar perangkat nyaman digunakan dalam berbagai kebiasaan genggaman.

Penyimpanan 1.000 Standard dan 30.000 Sample

Pengelolaan data menjadi lebih mudah karena CR9 memiliki kapasitas penyimpanan hingga 1.000 standard dan 30.000 sample. Data dapat mencakup informasi SCI/SCE secara bersamaan sehingga pengguna tidak harus selalu memindahkan data secara manual setelah setiap pengukuran.

Selain penyimpanan internal, CR9 dapat terhubung dengan aplikasi melalui Bluetooth. Pengguna dapat memanfaatkan APP untuk menyimpan dan mengelola database warna dalam jumlah besar. Konsep ini memungkinkan perusahaan membangun database warna sendiri sehingga ketergantungan terhadap penyimpanan color card fisik dapat dikurangi.

Koneksi USB dan Bluetooth 5.0

Untuk integrasi data, CR9 menyediakan USB dan Bluetooth 5.0. Koneksi USB dapat digunakan untuk kebutuhan komunikasi data dengan komputer, sedangkan Bluetooth memungkinkan perangkat terhubung dengan perangkat mobile.

Dengan dukungan software SQCX quality management software, CR9 dapat digunakan untuk membantu proses monitoring kualitas dan pengelolaan data warna melalui komputer. Sementara itu, koneksi mobile memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang membutuhkan akses data secara lebih praktis di lapangan.

Kecepatan Pengukuran

Dalam proses produksi, kecepatan pengukuran menjadi bagian penting karena operator dapat menangani banyak sampel dalam waktu yang terbatas. CR9 memiliki waktu pengukuran sekitar 1,5 detik, sedangkan pengukuran SCI dan SCE secara bersamaan membutuhkan waktu sekitar 3,2 detik.

Metode pengukuran juga dapat dipilih antara single measurement dan average measurement 2–99 kali. Mode average measurement dapat digunakan ketika pengguna membutuhkan hasil rata-rata dari beberapa kali pembacaan untuk meningkatkan representasi data pada sampel tertentu.

Aplikasi Spectrocolorimeter 3nh CR9 di Berbagai Industri

Dengan konfigurasi optik, sensor, aperture, software, dan kemampuan analisis warna yang dimilikinya, CR9 dapat diterapkan pada berbagai bidang, antara lain:

  • Industri plastik dan elektronik untuk pemeriksaan konsistensi warna komponen dan material.
  • Industri cat dan tinta untuk membandingkan warna produk terhadap standard.
  • Tekstil dan garment untuk pemeriksaan warna kain dan hasil proses dyeing.
  • Printing dan percetakan untuk membantu menjaga konsistensi reproduksi warna.
  • Industri keramik untuk pemeriksaan warna permukaan produk.
  • Quality control untuk membandingkan sample terhadap standard dan menentukan pass/fail.
  • Laboratorium untuk pengukuran dan analisis parameter warna secara objektif.
  • Incoming inspection untuk memeriksa konsistensi warna material yang diterima dari supplier.

Mengapa Memilih 3nh CR9 Advanced?

CR9 Advanced menarik untuk dipertimbangkan ketika kebutuhan pengukuran tidak lagi sebatas mengetahui warna secara visual. Perangkat ini menggabungkan portable spectrophotometer, spectrocolorreader, dual aperture, D/8 geometry, SCI/SCE, grating spectroscopy, full-spectrum LED, kamera locating, color difference analysis, database warna, serta konektivitas komputer dan mobile dalam satu instrumen.

Keunggulan lainnya adalah fleksibilitas penggunaan. CR9 dapat digunakan secara mandiri melalui layar internal, diintegrasikan dengan komputer menggunakan SQCX, maupun disinkronkan dengan perangkat mobile. Dengan demikian, alat dapat menyesuaikan kebutuhan operator di laboratorium maupun tim quality control di lapangan.

Bagi perusahaan yang membutuhkan pengukuran warna secara konsisten, kemampuan repeatability hingga ΔE*ab 0,03 dan inter-instrument error hingga ΔE*ab 0,3 menjadi parameter penting untuk dipertimbangkan. Namun, hasil pengukuran tetap perlu dipahami sesuai prosedur kalibrasi, kondisi sampel, metode pengukuran, dan standar toleransi yang diterapkan oleh masing-masing industri.

Kesimpulan

Spectrocolorimeter 3nh CR9 Advanced merupakan solusi pengukuran warna yang mengutamakan kombinasi antara akurasi, fleksibilitas, kecepatan, dan kemudahan pengelolaan data. Geometri D/8 dengan pengukuran SCI/SCE, sensor silicon photodiode array dual-row 32 groups, planar grating spectrophotometry, full-spectrum LED, serta dual aperture Ø8 mm dan Ø4 mm membuat perangkat ini dapat digunakan untuk berbagai karakteristik sampel.

Dukungan terhadap berbagai color space, color difference formula, illuminant, indeks warna, database sample, camera locating, Bluetooth 5.0, software SQCX, dan APP membuat CR9 tidak hanya berfungsi sebagai alat ukur warna portabel. Perangkat ini juga dapat menjadi bagian dari sistem color quality control untuk membantu perusahaan menjaga konsistensi warna secara lebih terukur dan terdokumentasi.

Dengan pendekatan pengukuran berbasis data, keputusan mengenai kesesuaian warna dapat dilakukan secara lebih objektif dibandingkan hanya mengandalkan pengamatan visual. Hal inilah yang membuat 3nh CR9 Geometry 8/d Two Apertures Ø8mm+Ø4mm relevan untuk aplikasi pengendalian kualitas pada plastik, elektronik, cat, tinta, tekstil, garment, printing, keramik, dan berbagai kebutuhan pengukuran warna profesional lainnya.

FAQ Spectrocolorimeter 3nh CR9 Advanced

Apa itu Spectrocolorimeter 3nh CR9 Advanced?

3nh CR9 Advanced adalah portable spectrocolorimeter yang digunakan untuk mengukur dan menganalisis warna secara objektif. Perangkat ini menggunakan geometri D/8, mendukung pengukuran SCI dan SCE, serta menyediakan berbagai color space dan formula color difference.

Apa fungsi dual aperture Ø8 mm dan Ø4 mm pada CR9?

Dual aperture memungkinkan pengguna menyesuaikan area pengukuran dengan ukuran dan karakteristik sampel. Aperture Ø8 mm cocok untuk area pengukuran yang lebih luas, sedangkan Ø4 mm memberikan pilihan untuk area sampel yang lebih kecil atau lebih spesifik.

Apa perbedaan SCI dan SCE pada spectrocolorimeter?

SCI atau Specular Component Included memasukkan pantulan specular ke dalam hasil pengukuran, sedangkan SCE atau Specular Component Excluded mengecualikan komponen pantulan tersebut. Keduanya dapat memberikan informasi berbeda mengenai karakteristik warna dan permukaan material.

Apa arti geometri D/8 pada CR9?

D/8 menunjukkan konfigurasi optik dengan diffuse illumination dan penerimaan cahaya pada arah 8°. Geometri ini banyak digunakan dalam pengukuran warna karena membantu menghasilkan pengukuran yang lebih representatif terhadap karakteristik warna material.

Berapa rentang panjang gelombang 3nh CR9?

CR9 memiliki rentang panjang gelombang 400–700 nm dengan wavelength interval 10 nm dan semiband bandwidth 10 nm.

Seberapa cepat CR9 melakukan pengukuran warna?

Waktu pengukuran normal sekitar 1,5 detik. Untuk pengukuran SCI dan SCE secara bersamaan, waktu pengukuran sekitar 3,2 detik.

Berapa nilai repeatability 3nh CR9?

Spesifikasi repeatability CR9 untuk nilai chromaticity MAV/SCI adalah ΔE*ab hingga 0,03 berdasarkan kondisi pengujian yang ditentukan, yaitu pengukuran white calibration plate sebanyak 30 kali dengan interval 5 detik setelah white calibration.

Berapa inter-instrument error CR9?

Inter-instrument error CR9 adalah MAV/SCI hingga ΔE*ab 0,3 berdasarkan rata-rata pengukuran 12 color tiles BCRA Series II. Parameter ini relevan ketika perusahaan menggunakan lebih dari satu instrumen dan membutuhkan konsistensi data antar-perangkat.

Color space apa saja yang tersedia pada CR9?

CR9 mendukung CIE LAB, XYZ, Yxy, LCh, CIE LUV, s-RGB, βxy, DIN Lab9, DIN Lab99, dan Munsell (C/2).

Formula color difference apa yang didukung CR9?

CR9 mendukung ΔE*ab, ΔE*uv, ΔE*94, ΔE*cmc (2:1), ΔE*cmc (1:1), ΔE*00, dan DIN ΔE99.

Apakah CR9 dapat digunakan untuk quality control?

Ya. CR9 dirancang untuk mendukung pengukuran warna dan quality control. Perangkat dapat menampilkan nilai warna, color difference, grafik, hasil pass/fail, color simulation, dan color offset sehingga dapat membantu proses pemeriksaan konsistensi warna.

Apakah CR9 dapat terhubung ke komputer?

Ya. CR9 memiliki koneksi USB dan dapat digunakan bersama SQCX quality management software untuk membantu pengelolaan data warna dan monitoring kualitas.

Apakah 3nh CR9 dapat terhubung ke smartphone?

Ya. CR9 mendukung Bluetooth 5.0 dan dapat terhubung dengan perangkat mobile melalui aplikasi yang kompatibel untuk sinkronisasi dan pengelolaan data warna.

Berapa kapasitas penyimpanan data CR9?

CR9 dapat menyimpan hingga 1.000 data standard dan 30.000 data sample. Satu data dapat mencakup informasi SCI/SCE secara bersamaan. Penyimpanan tambahan juga dapat dilakukan melalui APP.

Industri apa yang dapat menggunakan CR9?

CR9 dapat digunakan pada industri plastik, elektronik, cat, tinta, tekstil, garment, printing, percetakan, keramik, serta berbagai proses quality control yang membutuhkan pengukuran warna secara objektif dan konsisten.

Apakah CR9 bisa mengukur warna pada sampel kecil?

CR9 memiliki aperture Ø4 mm yang dapat membantu pengukuran pada area sampel yang lebih kecil. Selain itu, camera locating membantu operator menentukan posisi area pengukuran sebelum proses pembacaan dilakukan.

Apakah CR9 memiliki kamera untuk positioning?

Ya. CR9 Advanced dilengkapi camera locating yang membantu operator melihat dan menentukan area target sebelum pengukuran sehingga posisi pengukuran dapat dilakukan dengan lebih terarah.

Berapa ukuran dan berat 3nh CR9?

Dimensi CR9 sekitar 81 × 71 × 214 mm dengan berat sekitar 460 gram, sehingga perangkat relatif mudah dibawa untuk kebutuhan pengukuran warna di laboratorium maupun area produksi.

Berapa lama umur sumber cahaya CR9?

Sumber cahaya CR9 memiliki umur penggunaan sekitar 5 tahun atau lebih dari 3 juta kali pengukuran berdasarkan spesifikasi produk.

Apakah CR9 memiliki fitur pengukuran Whiteness dan Yellowness?

Ya. CR9 mendukung berbagai indeks kolorimetri, termasuk Whiteness Index (WI) berdasarkan ASTM E313, CIE/ISO, AATCC dan Hunter, serta Yellowness Index (YI) berdasarkan ASTM D1925 dan ASTM E313.

Spesifikasi Teknis Singkat 3nh CR9 Advanced

ParameterSpesifikasi
ModelCR9 (Advanced)
Optical GeometryD/8, diffuse illumination, 8° direction reception
Pengukuran SpecularSCI & SCE
Integrating SphereØ40 mm
Sumber CahayaCombined full-spectrum LED + UV light source
Metode SpektroskopiPlanar grating
SensorSilicon photodiode array, dual-row 32 groups
Rentang Spektrum400–700 nm
Wavelength Interval10 nm
Measurement RangeL: 0–120; Reflectivity: 0–200%
Measurement ApertureØ8 mm dan Ø4 mm
Color SpaceCIE LAB, XYZ, Yxy, LCh, CIE LUV, s-RGB, βxy, DIN Lab9, DIN Lab99, Munsell (C/2)
Color DifferenceΔE*ab, ΔE*uv, ΔE*94, ΔE*cmc, ΔE*00, DIN ΔE99
Observer Angle2° / 10°
DisplayTFT true color 3,5 inch capacitive touchscreen
Measurement TimeSekitar 1,5 detik; SCI & SCE sekitar 3,2 detik
RepeatabilityMAV/SCI, ΔE*ab ≤0,03
Inter-Instrument ErrorMAV/SCI, ΔE*ab ≤0,3
Data Storage1.000 standard dan 30.000 sample
KoneksiUSB, Bluetooth 5.0
Dimensi81 × 71 × 214 mm
BeratSekitar 460 g

Catatan: Spesifikasi teknis dapat berubah dan digunakan sebagai referensi. Spesifikasi aktual mengikuti produk yang tersedia dan dokumen teknis resmi.


Beli Spectrocolorimeter 3nh CR9 Geometry 8/d Two Apertures Ø8mm+Ø4mm di penguji.com untuk dapatkan support teknis di Indonesia. Langkah awal untuk bersama visi kami

” Bersama Pengguna untuk pengguna”

Weight0,460 kg
Dimensions8,1 × 7,1 × 21,4 cm

Spesifikasi

Spesifikasi Colorimeter CR9 Advanced

ParameterSpesifikasi
ModelCR9 (Advanced)
Optical GeometryD/8 (Diffuse Illumination, 8° Direction Reception)
Metode PengukuranSCI & SCE (Specular Component Included & Excluded)
Standar yang DipenuhiCIE No.15, GB/T 3978, GB 2893, GB/T 18833, ISO 7724-1, ASTM E1164, DIN 5033 Teil 7
KarakteristikDual measurement aperture dengan kemampuan adaptasi lebih luas, dirancang untuk pengukuran warna yang akurat dan pengendalian kualitas pada industri plastik dan elektronik, cat dan tinta, tekstil dan garment, printing dan dyeing, percetakan, keramik, serta berbagai aplikasi lainnya.
Ukuran Integrating SphereØ40 mm
Sumber CahayaCombined full-spectrum LED light source + UV light source
Metode SpektroskopiPlanar Grating
SensorSilicon photodiode arrays, dual row 32 groups
Rentang Panjang Gelombang400–700 nm
Interval Panjang Gelombang10 nm
Semiband Bandwidth10 nm
Rentang PengukuranL: 0–120; Reflectivity: 0–200%
Aperture PengukuranDual aperture: Ø8 mm dan Ø4 mm
Metode FocusingOptical Focus
Specular ComponentSCI & SCE
Color SpaceCIE LAB, XYZ, Yxy, LCh, CIE LUV, s-RGB, βxy, DIN Lab9, DIN Lab99, Munsell (C/2)
Formula Perbedaan WarnaΔE*ab, ΔE*uv, ΔE*94, ΔE*cmc (2:1), ΔE*cmc (1:1), ΔE*00, DIN ΔE99
Indeks Kolorimetri LainnyaWI (ASTM E313, CIE/ISO, AATCC, Hunter);
YI (ASTM D1925, ASTM E313);
Metamerism Index (Mt);
staining fastness;
color fastness;
strength;
opacity;
color card search
Sudut Observer2° / 10°
IlluminantD65, A, C, D50, D55, D75, F1, F2 (CWF), F3, F4, F5, F6, F7 (DLF), F8, F9, F10 (TPL5), F11 (TL84), F12 (TL83/U30)
Data yang DitampilkanSpectrogram/data, nilai chromaticity, nilai/grafik color difference, hasil pass/fail, simulasi warna, dan color offset
Akurasi Tampilan0.01
Waktu PengukuranSekitar 1,5 detik; pengukuran SCI & SCE sekitar 3,2 detik
RepeatabilityNilai chromaticity MAV/SCI, ΔE*ab ≤0,03 ketika white calibration plate diukur sebanyak 30 kali dengan interval 5 detik setelah proses white calibration
Inter-Instrument ErrorMAV/SCI, ≤ΔE*ab 0,3; rata-rata berdasarkan 12 color tiles BCRA Series II
Metode PengukuranSingle measurement dan average measurement (2–99 kali)
Metode LocatingCamera locating dan stabilizer locating
Dimensi81 × 71 × 214 mm (P × L × T)
BeratSekitar 460 g
Catu DayaLithium battery, hingga sekitar 6.000 kali pengukuran / 8 jam
Umur Sumber CahayaSekitar 5 tahun atau lebih dari 3 juta kali pengukuran
DisplayTFT true color 3,5 inch, capacitive touchscreen
Data PortUSB, Bluetooth® 5.0
Kapasitas Penyimpanan1.000 data standar dan 30.000 data sampel. Satu data dapat mencakup SCI/SCE secara bersamaan. Mendukung mass storage melalui APP.
BahasaChinese Sederhana, English, Chinese Tradisional
Suhu & Kelembapan Operasional0–40°C; 0–85%RH tanpa kondensasi; ketinggian <2.000 m
Suhu & Kelembapan Penyimpanan-20–50°C; 0–85%RH tanpa kondensasi
Standard AccessoriesPower adapter, data cable, manual, SQCX quality management software (download dari website resmi), black & white calibration box, protective cover, wrist strap, dual aperture Ø8 mm + Ø4 mm platform aperture, dan MOBCCS APP (download dari website resmi)
Optional AccessoriesUSB micro printer, powder test box, Bluetooth micro printer, holder base
CatatanParameter teknis dapat berubah dan hanya sebagai referensi. Spesifikasi aktual mengikuti produk yang dijual.

Artikel Terbaru Penguji

Scroll to Top