Alat Ukur Warna Portable 3nh CR7 Spectrophotometer Precision Color Matching
Alat Ukur Warna Portable 3nh CR7 Spectrophotometer Precision Color Matching merupakan instrumen pengukuran warna yang dirancang untuk membantu pengguna mendapatkan data warna secara lebih objektif, cepat, dan konsisten. Perangkat ini menggabungkan fungsi spectrophotometer dan spectrocolorreader dalam satu unit portable, sehingga pengukuran warna tidak lagi hanya bergantung pada pengamatan visual manusia.
Dalam praktiknya, perbedaan warna yang terlihat oleh mata sering kali sulit dinilai secara konsisten, terutama ketika perbedaannya sangat kecil. Kondisi pencahayaan, sudut pandang, karakteristik permukaan sampel, hingga persepsi setiap orang dapat memengaruhi hasil penilaian. Karena itu, pengukuran menggunakan instrumen menjadi penting ketika warna harus dikontrol berdasarkan parameter yang dapat diukur.
3nh CR7 (Basic) dikembangkan dengan teknologi spektroskopi inti dari 3nh dan dirancang untuk kebutuhan precision color matching. Instrumen ini menggunakan sensor silicon photodiode array dual-row 24 groups, sumber cahaya LED full-spectrum yang seimbang, serta teknologi spektrofotometri berbasis planar grating. Kombinasi tersebut memungkinkan CR7 melakukan pengukuran warna dengan cepat sekaligus mempertahankan stabilitas dan konsistensi data.
3nh CR7 untuk Pengukuran Warna yang Lebih Objektif
Salah satu alasan utama penggunaan spektrofotometer adalah mengubah persepsi warna menjadi data numerik. Dengan pendekatan tersebut, warna suatu sampel dapat direpresentasikan melalui sistem warna seperti CIE LAB, XYZ, Yxy, dan LCh. Data tersebut kemudian dapat digunakan untuk membandingkan warna standar dengan warna sampel secara lebih terukur.
CR7 mendukung perhitungan perbedaan warna menggunakan ΔE*ab dan ΔE*00. Parameter ΔE menjadi salah satu informasi penting dalam proses color matching karena memberikan gambaran mengenai besarnya perbedaan antara warna referensi dan warna sampel.
Konsep ini sangat berguna pada proses produksi yang membutuhkan konsistensi warna. Misalnya, warna produk yang diproduksi hari ini perlu tetap mendekati standar yang telah ditentukan pada produksi sebelumnya. Dengan pengukuran menggunakan CR7, keputusan mengenai apakah suatu sampel masih berada dalam batas toleransi dapat dibuat berdasarkan data, bukan hanya berdasarkan perkiraan visual.
Teknologi D/8 SCI untuk Karakterisasi Warna
CR7 menggunakan geometri optik D/8, yaitu pencahayaan diffuse dengan penerimaan cahaya pada sudut 8°. Instrumen juga menggunakan konfigurasi SCI (Specular Component Included). Pendekatan ini dirancang untuk menghasilkan pengukuran warna yang lebih representatif terhadap karakteristik optik sampel.
SCI atau Specular Component Included berarti komponen pantulan spekular ikut diperhitungkan dalam proses pengukuran. Hal tersebut penting karena permukaan material tertentu dapat memiliki karakteristik pantulan yang berbeda, terutama pada bahan dengan permukaan mengilap atau memiliki tekstur tertentu.
CR7 menggunakan integrating sphere berdiameter 40 mm yang bekerja bersama sistem pencahayaan dan sensor untuk memperoleh informasi spektral dari sampel. Kombinasi sistem optik ini menjadikan CR7 lebih sesuai untuk kebutuhan pengukuran warna yang membutuhkan konsistensi daripada sekadar pembacaan warna secara visual.
Sumber Cahaya LED Full-Spectrum yang Seimbang
Sumber cahaya merupakan bagian penting dari sebuah spektrofotometer karena kualitas pencahayaan akan berpengaruh langsung terhadap informasi spektral yang diterima sensor.
3nh CR7 menggunakan combined full-spectrum LED light source. Sumber cahaya full-spectrum yang seimbang dirancang untuk menyediakan distribusi spektral yang memadai pada rentang cahaya tampak. Pendekatan ini membantu menghindari kekurangan energi spektral pada pita tertentu yang dapat terjadi pada sumber cahaya putih konvensional.
Dengan sistem tersebut, CR7 dapat mempertahankan kecepatan pengukuran sekaligus mendukung akurasi dan kestabilan hasil pengukuran warna. Sumber cahaya juga memiliki umur operasional yang panjang, dengan klaim masa penggunaan hingga sekitar 5 tahun atau lebih dari 3 juta kali pengukuran, tergantung kondisi penggunaan.
Sensor Silicon Photodiode Array Dual-Row 24 Groups
Di balik proses pengukuran CR7 terdapat sensor silicon photodiode array dual-row 24 groups. Sensor dengan area penerimaan yang lebih besar ini dirancang untuk memberikan respons yang baik terhadap cahaya dengan intensitas berbeda.
Konfigurasi sensor tersebut mendukung sensitivitas terhadap cahaya rendah sekaligus menyediakan respons spektral yang lebih luas. Bagi aplikasi pengukuran warna, karakteristik tersebut penting karena instrumen harus mampu menangkap perubahan informasi spektral dari berbagai jenis material dan warna.
Teknologi sensor tersebut bekerja bersama sistem spektroskopi berbasis grating sehingga data yang diperoleh dapat digunakan untuk menghitung parameter kolorimetri secara lebih konsisten.
Teknologi Planar Grating Spectrophotometry
CR7 menggunakan planar grating spectrophotometric technology sebagai metode spektroskopinya. Teknologi grating digunakan untuk memisahkan cahaya berdasarkan panjang gelombangnya sehingga instrumen dapat memperoleh informasi spektral dari sampel.
Dibandingkan pendekatan pengukuran warna yang hanya memberikan satu nilai warna, spektrofotometer bekerja dengan membaca karakteristik spektrum cahaya. Informasi tersebut kemudian diolah menjadi berbagai parameter warna yang dapat digunakan untuk analisis dan perbandingan.
CR7 memiliki rentang panjang gelombang 400–700 nm dengan semiband bandwidth 10 nm. Rentang tersebut mencakup wilayah cahaya tampak yang relevan untuk karakterisasi warna berbagai material.
Aperture Tunggal Ø8 mm untuk Pengukuran Sampel
CR7 (Basic) menggunakan single measurement aperture Ø8 mm. Aperture merupakan bagian penting karena menentukan area sampel yang dianalisis oleh instrumen.
Ukuran aperture 8 mm memberikan area pengukuran yang relatif praktis untuk berbagai kebutuhan kontrol warna. Pengguna dapat menempatkan instrumen pada titik pengukuran dan melakukan pembacaan secara langsung dengan sistem fixed focus dan stabilizer locating.
Konfigurasi ini membuat proses pengukuran lebih sederhana karena pengguna tidak perlu melakukan pengaturan fokus secara manual sebelum setiap pembacaan.
Repeatability ΔE*ab ≤0,1
Salah satu parameter yang menarik dari CR7 adalah kemampuan repeatability-nya. Berdasarkan spesifikasi yang diberikan, nilai chromaticity pada MAV/SCI memiliki ΔE*ab dalam 0,1 pada kondisi pengujian tertentu.
Pengujian tersebut dilakukan dengan mengukur white calibration plate sebanyak 30 kali dengan interval 5 detik setelah proses kalibrasi putih. Angka tersebut perlu dipahami sebagai hasil pengujian dalam kondisi yang ditentukan, bukan sebagai jaminan bahwa semua jenis material akan selalu menghasilkan repeatability yang sama.
Dalam pengendalian kualitas, repeatability menjadi penting karena pengukuran yang dilakukan berulang pada sampel yang sama idealnya menghasilkan nilai yang relatif konsisten. Semakin stabil instrumen, semakin mudah pengguna membedakan antara perubahan warna yang sebenarnya dengan variasi yang berasal dari proses pengukuran.
Inter-Instrument Error untuk Konsistensi Antar-Instrumen
Ketika pengukuran warna dilakukan menggunakan lebih dari satu instrumen, masalah yang sering muncul adalah perbedaan pembacaan antarperangkat. Dua alat yang mengukur sampel yang sama dapat menghasilkan nilai yang sedikit berbeda apabila karakteristik instrumennya tidak dikontrol dengan baik.
CR7 memiliki spesifikasi inter-instrument error hingga ΔE*ab 0,4 pada MAV/SCI berdasarkan rata-rata pengukuran terhadap 12 color tiles BCRA Series II. Parameter ini menjadi penting untuk lingkungan produksi atau quality control yang menggunakan beberapa unit instrumen di lokasi berbeda.
Semakin baik konsistensi antar-instrumen, semakin mudah perusahaan mempertahankan standar warna yang sama antara bagian produksi, laboratorium, inspeksi incoming material, maupun pemeriksaan produk jadi.
Precision Color Matching dengan CIE LAB dan ΔE
Untuk kebutuhan precision color matching, CR7 menyediakan sistem warna CIE LAB serta beberapa ruang warna lainnya seperti XYZ, Yxy, dan LCh.
CIE LAB merupakan salah satu sistem yang banyak digunakan dalam analisis warna karena memisahkan informasi warna menjadi tiga komponen utama, yaitu L* untuk tingkat kecerahan, a* untuk sumbu warna hijau–merah, dan b* untuk sumbu warna biru–kuning.
Ketika warna standar dibandingkan dengan warna sampel, perubahan nilai L*, a*, dan b* dapat membantu pengguna memahami arah pergeseran warna. Selanjutnya, nilai ΔE dapat digunakan untuk menggambarkan besarnya perbedaan warna secara keseluruhan.
CR7 mendukung ΔE*ab dan ΔE*00, sehingga pengguna dapat memilih pendekatan evaluasi warna sesuai kebutuhan aplikasinya.
Illuminant D65, A dan F2 (CWF)
CR7 mendukung beberapa kondisi illuminant, yaitu D65, A, dan F2 (CWF). Pemilihan illuminant penting karena warna suatu objek dapat terlihat berbeda ketika diamati di bawah sumber cahaya yang berbeda.
Dengan dukungan beberapa illuminant, pengguna dapat melakukan evaluasi warna berdasarkan kondisi pencahayaan yang relevan dengan kebutuhan aplikasi. Hal ini sangat bermanfaat untuk industri yang memiliki standar warna berdasarkan kondisi pencahayaan tertentu.
Pengukuran Reflectance pada Panjang Gelombang Tertentu
Selain menampilkan parameter warna, CR7 juga dapat menampilkan informasi reflectance pada satu panjang gelombang tertentu yang ditentukan pengguna. Nilai default yang tercantum dalam spesifikasi adalah 550 nm.
Fitur ini memberikan tambahan informasi bagi pengguna yang tidak hanya membutuhkan nilai warna tetapi juga ingin mengetahui karakteristik reflektansi pada panjang gelombang tertentu.
Mode Single Measurement dan Average Measurement
CR7 menyediakan dua metode pengukuran, yaitu single measurement dan average measurement. Untuk average measurement, jumlah pengukuran dapat diatur dari 2 hingga 99 kali.
Mode rata-rata dapat digunakan ketika pengguna ingin memperoleh hasil yang lebih representatif dari beberapa kali pembacaan. Hal ini berguna terutama ketika sampel memiliki variasi permukaan atau pengguna membutuhkan pendekatan pengukuran yang lebih stabil.
Hasil Pengukuran Ditampilkan Secara Lengkap
Data hasil pengukuran CR7 tidak hanya berupa satu angka. Layar dapat menampilkan berbagai informasi, termasuk reflectance, chromaticity value, color difference value atau graph, Pass/Fail, color simulation, dan color offset.
Informasi tersebut membantu pengguna melakukan interpretasi hasil dengan lebih cepat. Pada proses inspeksi kualitas, misalnya, hasil Pass/Fail dapat membantu operator mengetahui status sampel terhadap standar yang telah ditentukan tanpa harus membaca seluruh parameter secara manual.
Fungsi color simulation dan color offset juga dapat membantu pengguna memahami perbedaan antara warna referensi dan warna aktual secara lebih intuitif.
Layar TFT 3,5 Inci dengan Capacitive Touch Screen
CR7 menggunakan TFT true color display berukuran 3,5 inci dengan teknologi capacitive touch screen. Antarmuka layar sentuh membuat navigasi perangkat lebih praktis dibandingkan instrumen yang sepenuhnya mengandalkan tombol fisik.
Desain bodinya juga dibuat dengan mempertimbangkan ergonomi. Posisi pegangan dan tombol pengukuran dirancang untuk mendukung berbagai kebiasaan memegang alat, sementara bentuk bodi yang relatif ringkas membuatnya lebih mudah digunakan untuk inspeksi langsung di area produksi.
Portable dan Ringkas untuk Pengukuran Lapangan
Dengan dimensi sekitar 81 × 71 × 214 mm dan berat sekitar 460 gram, CR7 tergolong ringkas untuk perangkat spektrofotometer portable.
Konsep portable memberikan keuntungan ketika pengukuran tidak dapat dilakukan hanya di laboratorium. Operator dapat membawa alat ke area produksi, gudang bahan baku, ruang inspeksi, maupun lokasi lain yang membutuhkan pemeriksaan warna.
Perangkat menggunakan baterai lithium dan menurut spesifikasi dapat digunakan hingga sekitar 6.000 kali pengukuran atau 8 jam. Sistem pengisian cepat juga disediakan untuk membantu mengurangi waktu tunggu ketika perangkat membutuhkan pengisian daya.
Kalibrasi dan Whiteboard Profesional
Kalibrasi menjadi bagian penting dalam penggunaan spektrofotometer. CR7 dilengkapi black and white calibration box sebagai bagian dari aksesori standar.
White calibration plate berfungsi sebagai referensi dalam proses kalibrasi sistem pengukuran. Untuk menjaga konsistensi hasil, permukaan referensi harus diperlakukan dengan baik dan dijaga agar tidak terkontaminasi oleh debu, noda, minyak, atau material lain yang dapat memengaruhi hasil pengukuran.
CR7 juga menyediakan holder base sebagai aksesori opsional yang dapat membantu penempatan instrumen dengan lebih stabil dalam kondisi tertentu.
Kemudahan Penggunaan pada Berbagai Industri
Karakteristik pengukuran CR7 membuatnya dapat digunakan pada berbagai kebutuhan kontrol warna. Berdasarkan spesifikasinya, aplikasi yang dituju mencakup industri plastik dan elektronik, cat dan tinta, tekstil dan garment, printing dan dyeing, percetakan, keramik, serta bidang lain yang membutuhkan kontrol perbedaan warna.
Pada industri plastik, misalnya, instrumen dapat digunakan untuk membandingkan warna produk terhadap master color. Pada industri cat dan tinta, pengukuran dapat membantu mengevaluasi konsistensi warna antarbatch. Sementara pada tekstil dan percetakan, data warna dapat digunakan untuk membantu menjaga keseragaman hasil produksi.
Spesifikasi Teknis 3nh CR7 (Basic)
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Model | CR7 (Basic) |
| Optical Geometry | D/8, diffuse illumination, 8° directional reception |
| Specular Component | SCI (Specular Component Included) |
| Standar | CIE No.15, GB/T 3978, GB 2893, GB/T 18833, ISO 7724-1, ASTM E1164, DIN 5033 Teil 7 |
| Integrating Sphere | Ø40 mm |
| Sumber Cahaya | Combined Full-Spectrum LED Light Source |
| Metode Spektroskopi | Planar Grating |
| Sensor | Silicon Photodiode Array, Dual Row 24 Groups |
| Rentang Panjang Gelombang | 400–700 nm |
| Semiband Bandwidth | 10 nm |
| Rentang Pengukuran | L*: 0–100 |
| Reflectance | Dapat mengukur reflectance pada satu panjang gelombang tertentu; default 550 nm |
| Measurement Aperture | Single Aperture Ø8 mm |
| Focusing | Fixed Focus |
| Color Space | CIE LAB, XYZ, Yxy, LCh |
| Color Difference Formula | ΔE*ab, ΔE*00 |
| Observer Angle | 10° |
| Illuminant | D65, A, F2 (CWF) |
| Data Display | Reflectance, chromaticity value, color difference value/graph, Pass/Fail, color simulation, color offset |
| Display Accuracy | 0.1 |
| Waktu Pengukuran | Sekitar 1,5 detik |
| Repeatability | Chromaticity value MAV/SCI, ΔE*ab ≤0,1 pada kondisi pengujian white calibration plate 30 kali dengan interval 5 detik |
| Inter-Instrument Error | MAV/SCI, ΔE*ab ≤0,4 berdasarkan rata-rata 12 BCRA Series II color tiles |
| Metode Pengukuran | Single Measurement dan Average Measurement 2–99 kali |
| Locating Method | Stabilizer Locating |
| Display | TFT True Color 3,5 inci, Capacitive Touch Screen |
| Data Port | USB untuk charging; tidak mendukung Quality Control Software |
| Data Storage | 500 Standard dan 10.000 Sample |
| Bahasa | Chinese Sederhana, English, Chinese Tradisional |
| Baterai | Lithium Battery |
| Daya Operasional | Sekitar 6.000 kali pengukuran atau 8 jam |
| Umur Sumber Cahaya | 5 tahun atau lebih dari 3 juta kali pengukuran |
| Dimensi | 81 × 71 × 214 mm |
| Berat | Sekitar 460 g |
| Suhu Operasional | 0–40°C |
| Kelembapan Operasional | 0–85% RH, tanpa kondensasi |
| Ketinggian Operasional | <2.000 m |
| Suhu Penyimpanan | -20–50°C |
| Kelembapan Penyimpanan | 0–85% RH, tanpa kondensasi |
| Aksesori Standar | Power Adapter, Data Cable, Manual, Black & White Calibration Box, Protective Cover, Wrist Strap, Single Aperture Ø8 mm Platform Aperture |
| Aksesori Opsional | USB Micro Printer, Powder Test Box, Holder Base |
Keunggulan Utama 3nh CR7
- Portable: desain ringkas dengan berat sekitar 460 gram untuk pengukuran di berbagai lokasi.
- Precision Color Matching: mendukung CIE LAB, XYZ, Yxy, LCh, ΔE*ab, dan ΔE*00.
- Teknologi D/8 SCI: menggunakan diffuse illumination dengan 8° directional reception dan Specular Component Included.
- Sensor Dual-24 Array: menggunakan silicon photodiode array dual-row 24 groups.
- Full-Spectrum LED: menyediakan distribusi spektral yang seimbang pada wilayah cahaya tampak.
- Planar Grating: teknologi spektroskopi untuk memperoleh informasi spektral secara lebih akurat.
- Repeatability tinggi: spesifikasi ΔE*ab ≤0,1 pada kondisi pengujian yang ditentukan.
- Inter-Instrument Error rendah: spesifikasi hingga ΔE*ab ≤0,4 berdasarkan pengujian BCRA Series II.
- Pengukuran cepat: waktu pengukuran sekitar 1,5 detik.
- Aperture Ø8 mm: cocok untuk pengukuran warna dengan area sampel yang terkontrol.
- Average Measurement: mendukung rata-rata 2–99 kali pengukuran.
- Layar sentuh: TFT true color 3,5 inci dengan capacitive touch screen.
Siapa yang Membutuhkan Spectrophotometer 3nh CR7?
CR7 dapat menjadi pilihan bagi perusahaan yang membutuhkan instrumen portable untuk color measurement, color matching, color quality control, dan evaluasi color difference. Instrumen ini terutama relevan ketika konsistensi warna menjadi bagian penting dari kualitas produk.
Penggunaannya dapat mencakup departemen quality control, produksi, R&D, incoming quality control, inspeksi bahan baku, laboratorium warna, maupun bagian teknis yang menangani formulasi dan pencocokan warna.
Dibandingkan mengandalkan pengamatan mata, penggunaan spektrofotometer memberikan data numerik yang lebih mudah didokumentasikan, dibandingkan, dan dijadikan dasar evaluasi. Hal ini semakin penting ketika perusahaan harus menjaga warna produk dari satu batch ke batch berikutnya.
FAQ Spectrophotometer 3nh CR7
Apa itu 3nh CR7 Spectrophotometer?
3nh CR7 adalah portable spectrophotometer dan spectrocolorreader yang digunakan untuk mengukur warna secara objektif. Perangkat ini menghasilkan data kolorimetri seperti CIE LAB, XYZ, Yxy, LCh serta nilai perbedaan warna ΔE*ab dan ΔE*00.
Untuk apa alat ukur warna 3nh CR7 digunakan?
CR7 digunakan untuk pengukuran warna, color matching, pemeriksaan color difference, dan quality control pada berbagai material seperti plastik, elektronik, cat, tinta, tekstil, garment, hasil printing, dyeing, keramik, dan material lainnya.
Apa arti D/8 pada 3nh CR7?
D/8 merupakan geometri optik pengukuran yang menggunakan diffuse illumination dan penerimaan cahaya pada sudut 8°. Konfigurasi ini digunakan untuk karakterisasi warna dengan sistem pengukuran yang terkontrol.
Apa fungsi SCI pada spektrofotometer CR7?
SCI atau Specular Component Included berarti komponen pantulan spekular ikut diperhitungkan dalam pengukuran. Konfigurasi ini membantu karakterisasi warna berdasarkan respons optik sampel dengan komponen pantulan tersebut.
Berapa ukuran aperture 3nh CR7?
CR7 (Basic) menggunakan single measurement aperture berdiameter 8 mm atau Ø8 mm.
Berapa lama waktu pengukuran CR7?
Waktu pengukuran CR7 sekitar 1,5 detik per pengukuran, sehingga cocok digunakan untuk pemeriksaan warna yang membutuhkan proses relatif cepat.
Berapa rentang panjang gelombang CR7?
CR7 memiliki rentang panjang gelombang 400–700 nm dengan semiband bandwidth 10 nm.
Apakah CR7 dapat mengukur ΔE?
Ya. CR7 mendukung perhitungan color difference menggunakan ΔE*ab dan ΔE*00. Nilai tersebut dapat digunakan untuk mengevaluasi perbedaan antara warna standar dan warna sampel.
Apa saja color space yang tersedia pada CR7?
CR7 mendukung CIE LAB, XYZ, Yxy, dan LCh. Parameter tersebut dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan analisis dan evaluasi warna.
Apakah CR7 bisa melakukan average measurement?
Ya. CR7 mendukung single measurement dan average measurement dengan jumlah pengukuran rata-rata yang dapat diatur dari 2 hingga 99 kali.
Apakah CR7 dapat digunakan untuk color matching?
Ya. Dengan dukungan CIE LAB, ΔE*ab, ΔE*00, color simulation, color offset, dan Pass/Fail, CR7 dapat digunakan sebagai alat bantu dalam proses precision color matching dan kontrol perbedaan warna.
Berapa berat 3nh CR7?
Berat CR7 sekitar 460 gram dengan dimensi 81 × 71 × 214 mm, sehingga relatif praktis untuk digunakan sebagai portable color measurement instrument.
Apakah CR7 memiliki layar sentuh?
Ya. CR7 menggunakan TFT true color display 3,5 inci dengan capacitive touch screen.
Apakah CR7 dapat dihubungkan ke software quality control?
Berdasarkan spesifikasi yang diberikan, port USB pada CR7 digunakan untuk charging dan tidak mendukung koneksi ke quality control software.
Berapa kapasitas penyimpanan data CR7?
Spesifikasi mencantumkan kapasitas penyimpanan 500 standard dan 10.000 sample.
Kesimpulan
3nh CR7 Spectrophotometer Precision Color Matching menawarkan kombinasi antara desain portable, teknologi spektroskopi, pengukuran cepat, serta kemampuan analisis warna yang cukup lengkap. Penggunaan geometri D/8 SCI, sumber cahaya LED full-spectrum, sensor silicon photodiode array dual-row 24 groups, dan teknologi planar grating menjadi fondasi utama sistem pengukurannya.
Dukungan terhadap CIE LAB, XYZ, Yxy, LCh, ΔE*ab, ΔE*00, D65, A, dan F2 (CWF) membuat CR7 dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan pengukuran dan pengendalian warna. Ditambah aperture Ø8 mm, waktu pengukuran sekitar 1,5 detik, repeatability ΔE*ab ≤0,1 pada kondisi pengujian tertentu, serta inter-instrument error hingga ΔE*ab ≤0,4 berdasarkan spesifikasi yang diberikan, perangkat ini dirancang untuk membantu meningkatkan konsistensi proses pengukuran warna.
Bagi pengguna yang membutuhkan alat ukur warna portable untuk color matching, color difference measurement, inspeksi kualitas, dan kontrol konsistensi warna, CR7 dapat dipertimbangkan sebagai instrumen yang menggabungkan fungsi pembacaan warna dan spektrofotometri dalam satu perangkat yang praktis.
Catatan: spesifikasi teknis dapat berubah sesuai versi produk dan kebijakan produsen. Parameter aktual mengikuti unit dan konfigurasi produk yang tersedia pada saat pembelian.
Beli Alat Ukur Warna Portable 3nh CR7 Spectrophotometer Precision Color Matching di penguji.com untuk dapatkan support teknis di Indonesia. Langkah awal untuk bersama visi kami
” Bersama Pengguna untuk pengguna”











