Alat Ukur Warna & Densitas YD5010 Plus 3nh Grating Spectrodensitometer
“`
Hasil cetak yang terlihat mirip belum tentu memiliki nilai warna dan densitas yang benar-benar sama.
Perbedaan kecil pada warna tinta, optical density, luas dot, hingga dot enlargement dapat memengaruhi
konsistensi hasil produksi, terutama ketika pekerjaan harus mengikuti standar warna tertentu.
Karena itu, pengukuran menggunakan instrumen yang dapat membaca karakteristik warna dan densitas
secara objektif menjadi bagian penting dalam proses quality control.
YD5010 Plus 3nh Grating Spectrodensitometer dirancang untuk kebutuhan tersebut.
Instrumen ini menggabungkan fungsi pengukuran warna dan densitas dalam satu perangkat dengan
measurement geometry 45/0, yaitu pencahayaan berbentuk ring pada sudut 45° dan
sudut pengamatan 0°. Konfigurasi ini sesuai dengan ISO 5-4 dan CIE No.15,
sehingga perangkat dapat digunakan untuk pengukuran reflectance dan berbagai parameter warna
maupun densitas pada sampel.
Apa Itu YD5010 Plus 3nh Grating Spectrodensitometer?
YD5010 Plus merupakan spectrodensitometer yang dikembangkan oleh 3nh untuk aplikasi color measurement dan quality control. Perangkat ini ditujukan untuk berbagai sektor yang membutuhkan kontrol warna dan densitas, termasuk ink printing, film processing, textile printing and dyeing, plastik, elektronik, serta aplikasi industri lainnya.
Keunggulan utama perangkat ini terletak pada kemampuannya melakukan pengukuran spektral sekaligus membaca parameter densitas dan warna. Dengan demikian, data yang diperoleh tidak hanya berupa nilai warna, tetapi juga dapat digunakan untuk mengevaluasi density value, density difference, dot area, dot enlargement, overprint, printing characteristics, printing contrast, tone error, dan gray level.
Untuk kebutuhan pengujian dengan ukuran area yang berbeda, YD5010 Plus mendukung pilihan measurement aperture Φ2 mm, Φ4 mm, dan Φ8 mm. Pemilihan aperture dapat disesuaikan dengan karakteristik sampel dan kebutuhan pengukuran.
Geometri Pengukuran 45/0 untuk Pengukuran Warna
Salah satu spesifikasi penting pada YD5010 Plus adalah measurement geometry 45/0. Pada konfigurasi ini, sampel mendapatkan pencahayaan ring-shaped illumination dari arah 45°, sedangkan pengamatan dilakukan pada sudut 0°. Geometri tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam proses pengukuran karena cara cahaya mengenai dan dipantulkan oleh permukaan sampel dapat memengaruhi data reflectance yang diperoleh.
YD5010 Plus menggunakan geometri 45/0 dengan acuan ISO 5-4 dan CIE No.15. Dalam pengoperasiannya, instrumen juga mendukung kondisi pengukuran yang mengacu pada ISO 13655, termasuk M0, M1, M2, dan M3. Hal ini membuat perangkat relevan untuk pekerjaan pengukuran warna dan densitas yang membutuhkan kondisi pengujian yang terstruktur.
Teknologi Concave Grating dan CMOS Image Sensor
Pada bagian sistem pemisahan spektral, YD5010 Plus menggunakan concave grating. Komponen ini digunakan untuk memisahkan cahaya berdasarkan panjang gelombangnya sehingga karakteristik spektral sampel dapat dibaca oleh sistem deteksi.
Sistem deteksinya menggunakan 256 image element double-array CMOS image sensor. Kombinasi concave grating dan dual-array CMOS sensor menjadi bagian dari konfigurasi elektronik perangkat untuk memperoleh data pengukuran reflectance pada rentang panjang gelombang 400–700 nm.
YD5010 Plus memiliki wavelength pitch sebesar 10 nm dan half bandwidth 10 nm. Dengan konfigurasi tersebut, perangkat dapat digunakan untuk pengukuran spektrum reflectance yang dibutuhkan dalam analisis warna dan quality control.
Light Source LED dan UV
Sistem pencahayaan YD5010 Plus menggunakan kombinasi LED light dan UV light. Penggunaan sumber cahaya gabungan tersebut mendukung kebutuhan pengukuran dengan beberapa kondisi iluminasi dan mode pengukuran.
Sumber cahaya LED juga dirancang dengan karakteristik umur pemakaian yang panjang dan konsumsi daya rendah. Spesifikasi perangkat menyebutkan illuminant life span hingga 5 tahun atau lebih dari 3 juta kali pengukuran.
Dukungan Kondisi Pengukuran M0, M1, M2 dan M3
Pada aplikasi pengukuran warna, kondisi pencahayaan dapat menjadi faktor penting. YD5010 Plus mendukung kondisi pengukuran berdasarkan ISO 13655, yaitu:
- M0: menggunakan CIE Light Source A.
- M1: menggunakan CIE Light Source D50.
- M2: tidak menggunakan sumber cahaya UV.
- M3: M2 dengan tambahan polarized light filter.
Dukungan terhadap beberapa kondisi tersebut memberikan fleksibilitas ketika instrumen digunakan untuk kebutuhan pengukuran warna yang berbeda. Pengguna dapat memilih kondisi pengukuran sesuai dengan metode dan kebutuhan quality control yang diterapkan.
Pengukuran Density untuk Quality Control Printing
YD5010 Plus tidak hanya berfungsi sebagai alat ukur warna. Perangkat ini juga memiliki kemampuan pengukuran densitas dengan pilihan density standard ISO Status A, E, I, dan T. Parameter yang dapat diperoleh mencakup density value dan density difference serta sejumlah parameter yang berkaitan langsung dengan proses pencetakan.
Beberapa parameter tersebut meliputi dot area, dot enlargement, overprint, printing characteristics, printing contrast, tone error, dan gray level. Data seperti ini dapat membantu proses evaluasi hasil cetak secara lebih terukur dibandingkan hanya mengandalkan pemeriksaan visual.
Dot Area dan Dot Enlargement pada Proses Printing
Dalam proses printing, perubahan bentuk dan luas area dot dapat berpengaruh terhadap reproduksi warna. Ketika dot pada hasil cetak mengalami perubahan dibandingkan kondisi yang diharapkan, hasil visual dapat mengalami perbedaan meskipun parameter tinta dan desain awal sama.
Karena itu, kemampuan YD5010 Plus untuk mengukur dot area dan dot enlargement menjadi relevan untuk process control dan quality control pada industri percetakan. Data tersebut dapat digunakan sebagai bagian dari evaluasi proses untuk melihat konsistensi hasil cetak.
Color Space dan Color Difference
Untuk pengukuran warna, YD5010 Plus mendukung beberapa color space, yaitu CIE Lab, XYZ, Yxy, dan LCh. Pilihan tersebut memungkinkan hasil pengukuran ditampilkan berdasarkan sistem representasi warna yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Perangkat juga mendukung beberapa formula color difference, yaitu ΔE*ab, ΔE*94, dan ΔE*00. Parameter color difference berguna ketika pengguna perlu mengetahui besarnya perbedaan warna antara sampel dan referensi. Selain itu, YD5010 Plus mendukung observer angle 2° dan 10° serta pilihan illuminants A, C, D50, D55, D65, D75, F2, F7, F11, dan F12.
Repeatability dan Inter-Instrument Error
Untuk kebutuhan pengukuran yang konsisten, YD5010 Plus memiliki spesifikasi repeatability density dalam batas 0.01 D. Untuk chromaticity value, repeatability dinyatakan dalam batas ΔE*ab 0.04 berdasarkan pengukuran white calibration plate sebanyak 30 kali dengan interval 5 detik setelah white calibration, dengan pengecualian M3.
Spesifikasi inter-instrument error dinyatakan dalam batas ΔE*ab 0.2, berdasarkan rata-rata pengukuran 12 BCRA Series II color tiles, dengan pengecualian M3. Parameter ini penting untuk memahami karakteristik konsistensi hasil pengukuran instrumen berdasarkan kondisi pengujian yang ditentukan.
Measurement Mode dan Kecepatan Pengujian
YD5010 Plus memiliki dua pilihan measurement mode, yaitu Single Measurement dan Average Measurement. Pada mode average measurement, pengguna dapat melakukan rata-rata pengukuran dari 2 hingga 99 kali pengukuran.
Waktu pengukuran yang dibutuhkan sekitar 1,5 detik. Kombinasi waktu pengukuran yang relatif singkat dengan kemampuan average measurement membuat perangkat dapat digunakan untuk pemeriksaan berulang dalam proses quality control.
Layar TFT Touchscreen dan Penyimpanan 10.000 Data
Dari sisi pengoperasian, perangkat dilengkapi 3.5-inch TFT color LCD dengan capacitive touch screen. Antarmuka touchscreen memberikan cara pengoperasian yang lebih praktis ketika pengguna memilih menu dan menjalankan proses pengukuran.
Untuk penyimpanan hasil pengujian, YD5010 Plus menyediakan kapasitas memori hingga 10.000 data pengukuran. Perangkat juga memiliki interface USB sehingga data dan komunikasi dengan komputer dapat digunakan sebagai bagian dari workflow pengujian.
Baterai untuk Penggunaan Lapangan
YD5010 Plus menggunakan Li-ion battery sebagai sumber daya. Kapasitas operasional yang dicantumkan mencapai sekitar 5.000 pengukuran dalam waktu hingga 8 jam. Karakteristik ini membuat perangkat tidak harus selalu bergantung pada sumber listrik ketika digunakan untuk pemeriksaan di area produksi atau lokasi pengujian.
Aplikasi YD5010 Plus
Berdasarkan karakteristik pengukuran warna dan densitasnya, YD5010 Plus dapat digunakan pada
beberapa bidang aplikasi, antara lain:
- Quality control industri percetakan dan ink printing.
- Pengukuran optical density pada hasil printing.
- Pengukuran dot area dan dot enlargement.
- Kontrol konsistensi warna hasil cetak.
- Film processing.
- Textile printing and dyeing.
- Industri plastik.
- Industri elektronik.
- Process control dan quality control produksi.
- Pengukuran reflectance spectrum dan parameter warna.
Measurement Aperture Φ2 mm, Φ4 mm dan Φ8 mm
Salah satu fitur yang cukup penting untuk pengguna dengan variasi sampel adalah pilihan measurement aperture. YD5010 Plus mendukung konfigurasi aperture Φ2 mm, Φ4 mm, dan Φ8 mm.
Ukuran aperture yang berbeda memberikan fleksibilitas untuk menyesuaikan area pengukuran dengan karakteristik sampel. Pemilihan aperture sebaiknya disesuaikan dengan ukuran area yang akan diukur dan metode pemeriksaan yang digunakan pada proses quality control.
Desain Ringkas dan Mudah Dibawa
YD5010 Plus memiliki dimensi sekitar 184 × 77 × 105 mm dengan bobot sekitar 600 gram. Bentuknya menggabungkan struktur ergonomis dengan layar touchscreen 3,5 inci sehingga perangkat dapat digunakan secara praktis baik pada area laboratorium maupun lingkungan produksi.
Kesimpulan
YD5010 Plus 3nh Grating Spectrodensitometer merupakan instrumen yang menggabungkan pengukuran warna dan densitas dalam satu perangkat. Dengan measurement geometry 45/0 yang mengacu pada ISO 5-4 dan CIE No.15, dukungan kondisi pengukuran ISO 13655 M0–M3, concave grating, 256 image element double-array CMOS image sensor, serta rentang panjang gelombang 400–700 nm, perangkat ini ditujukan untuk kebutuhan pengukuran reflectance dan quality control.
Dari sisi parameter, pengguna dapat memperoleh informasi seperti density value, density difference, dot area, dot enlargement, overprint, printing contrast, tone error, gray level, CIE Lab, XYZ, Yxy, LCh, serta color difference menggunakan ΔE*ab, ΔE*94, dan ΔE*00. Dukungan aperture Φ2 mm, Φ4 mm, dan Φ8 mm semakin memperluas fleksibilitas penggunaannya pada berbagai sampel.
Dengan kombinasi fungsi spectrophotometer dan densitometer, YD5010 Plus dapat ditempatkan sebagai alat pengukuran untuk kebutuhan color measurement, density measurement, process control, dan quality control, terutama pada aplikasi printing yang membutuhkan data pengukuran warna dan densitas secara lebih objektif.
FAQ YD5010 Plus 3nh Grating Spectrodensitometer
1. Apa fungsi YD5010 Plus?
YD5010 Plus berfungsi sebagai spectrodensitometer untuk mengukur warna, reflectance spectrum, optical density, CMYK density, dot area, dot enlargement, overprint, printing contrast, tone error, gray level, serta berbagai parameter color measurement dan quality control.
2. Apakah YD5010 Plus dapat digunakan untuk industri percetakan?
Ya. YD5010 Plus secara khusus ditujukan untuk aplikasi ink printing serta process control dan quality control pada industri percetakan. Parameter yang tersedia juga mencakup density dan dot enlargement yang berkaitan dengan evaluasi proses printing.
3. Apa yang dimaksud dengan measurement geometry 45/0?
Geometry 45/0 berarti sampel mendapatkan ring-shaped illumination dari arah 45°, sementara pengamatan dilakukan pada sudut 0°. YD5010 Plus menggunakan konfigurasi ini dengan acuan ISO 5-4 dan CIE No.15.
4. Berapa rentang panjang gelombang YD5010 Plus?
YD5010 Plus memiliki wavelength range 400–700 nm, dengan wavelength pitch 10 nm dan half bandwidth 10 nm.
5. Apakah YD5010 Plus dapat mengukur nilai Lab?
Ya. Instrumen mendukung color space CIE Lab, selain XYZ, Yxy, dan LCh. Perangkat juga mendukung formula color difference ΔE*ab, ΔE*94, dan ΔE*00.
6. Apa saja pilihan measurement aperture YD5010 Plus?
YD5010 Plus mendukung pilihan measurement aperture Φ2 mm, Φ4 mm, dan Φ8 mm. Konfigurasi aperture dapat dipilih sesuai kebutuhan pengukuran sampel.
7. Apa perbedaan M0, M1, M2 dan M3 pada YD5010 Plus?
M0 menggunakan CIE Light Source A, M1 menggunakan CIE Light Source D50, M2 mengecualikan sumber cahaya UV, sedangkan M3 menggunakan kondisi M2 dengan polarized light filter. Keempat kondisi tersebut merupakan measurement conditions yang didukung perangkat berdasarkan ISO 13655.
8. Berapa lama waktu pengukuran YD5010 Plus?
Waktu pengukuran yang tercantum untuk YD5010 Plus adalah sekitar 1,5 detik. Instrumen juga menyediakan mode single measurement dan average measurement sebanyak 2–99 kali.
9. Berapa kapasitas penyimpanan data YD5010 Plus?
Memori internal YD5010 Plus dapat menyimpan hingga 10.000 data pengukuran. Perangkat juga menyediakan interface USB.
10. Apakah YD5010 Plus menggunakan touchscreen?
Ya. Perangkat menggunakan 3.5-inch TFT color LCD dengan capacitive touch screen.
11. Berapa kapasitas baterai YD5010 Plus?
YD5010 Plus menggunakan baterai Li-ion dan memiliki kemampuan hingga sekitar 5.000 pengukuran dalam waktu 8 jam.
12. Apa saja aksesori standar YD5010 Plus?
Aksesori standar meliputi power adapter, USB cable, built-in Li-ion battery, user manual, software, white and black calibration board, protective cover, polarization filter box, dan locating plate. Micro printer tersedia sebagai aksesori opsional.
13. Berapa berat YD5010 Plus?
Berat perangkat sekitar 600 gram, dengan dimensi sekitar 184 × 77 × 105 mm.
14. Siapa yang membutuhkan alat ukur warna dan densitas seperti YD5010 Plus?
YD5010 Plus relevan untuk pengguna yang membutuhkan pengukuran warna dan densitas secara objektif, khususnya pada industri printing, ink, film processing, textile printing and dyeing, plastik, elektronik, serta proses produksi yang memerlukan quality control warna dan densitas.
Beli Alat Ukur Warna & Densitas YD5010 Plus 3nh Grating Spectrodensitometer di penguji.com untuk dapatkan support teknis di Indonesia. Langkah awal untuk bersama visi kami” Bersama Pengguna untuk pengguna”.











