Jual Spectrophotometer Portable 3nh YS3010 - Aperture 8mm Single Mode

Panduan Memilih Portable Spectrophotometer 3nh Terbaik & Spesifikasinya

Panduan Memilih Portable Spectrophotometer 3nh Terbaik & Spesifikasinya

Memilih portable spectrophotometer 3nh tidak cukup hanya melihat angka akurasi atau harga. Dalam praktik pengukuran warna, instrumen yang tepat harus disesuaikan dengan jenis sampel, ukuran area yang dapat diukur, geometri optik, kebutuhan SCI/SCE, keberadaan UV, ruang warna yang diperlukan, tingkat perbedaan warna yang harus dikontrol, hingga jenis industri tempat alat digunakan.

Itulah sebabnya dua spectrophotometer yang sama-sama dapat menghasilkan nilai CIELAB, ΔE, XYZ, atau reflectance belum tentu cocok untuk pekerjaan yang sama. Sampel cat yang relatif rata, kain, plastik, bubuk, kertas cetak, tanda lalu lintas, film reflektif, hingga hasil cetak CMYK mempunyai karakter pengukuran yang berbeda.

Dalam panduan ini, seri 3nh TS7708, TS7700, TS7600, TS7036, TS7030, TS7020, TS7010, YS3060, YS3020, YS3010, YS4580, YS4510, NS800, YD5050, YD5010, YD5050 Plus, dan YD5010 Plus dibandingkan berdasarkan fungsi teknisnya sehingga pemilihan alat dapat dimulai dari kebutuhan pengukuran, bukan sekadar nama produk.

Mengapa Pengukuran Warna Tidak Cukup Mengandalkan Mata?

Dalam produksi, perbedaan warna sering kali muncul sebagai masalah yang terlihat sederhana: batch bahan baku berbeda, warna produk sedikit bergeser, hasil pencetakan tidak konsisten, coating terlihat lebih gelap, kain dari lot berbeda tidak benar-benar sama, atau warna produk tidak sesuai dengan master sample.

Masalahnya, mata manusia tidak membaca warna sebagai angka. Persepsi warna dapat berubah karena kondisi pencahayaan, lingkungan, warna di sekeliling objek, sudut pandang, tekstur permukaan, bahkan kondisi pengamat. Dua sampel yang terlihat hampir sama pada satu kondisi pencahayaan dapat menghasilkan perbedaan ketika dibandingkan menggunakan instrumen.

Untuk proses quality control, kondisi seperti ini membuat keputusan berdasarkan inspeksi visual saja menjadi sulit direproduksi.

Warna Terlihat Sama, Tetapi Hasil Produksi Berbeda

Contoh yang sering terjadi adalah ketika bagian QC membandingkan sampel produksi dengan master color. Secara visual perbedaannya kecil, sehingga operator menyatakan produk masih sesuai. Namun setelah dilakukan pengukuran, nilai L*, a*, b* menunjukkan adanya pergeseran warna dan nilai ΔE sudah melewati toleransi internal.

Masalah lainnya muncul ketika satu alat digunakan untuk berbagai jenis sampel tanpa mempertimbangkan aperture. Area pengukuran yang terlalu besar atau terlalu kecil dapat menyebabkan hasil tidak representatif. Pada material dengan tekstur, pola, permukaan tidak rata, atau area yang sempit, pemilihan aperture menjadi semakin penting.

Tidak Semua Spectrophotometer Mempunyai Karakter Pengukuran yang Sama

Ada beberapa parameter teknis yang harus diperhatikan sebelum membeli portable spectrophotometer.

1. Geometri optik

Geometri seperti D/8 dan 45/0 menentukan bagaimana sampel diterangi dan bagaimana cahaya yang dipantulkan diterima oleh detektor.

Instrumen D/8 menggunakan pencahayaan difus dengan sudut pengamatan 8°, sedangkan 45/0 menggunakan pencahayaan berbentuk cincin 45° dengan penerimaan pada 0°. Karena karakter optiknya berbeda, keduanya tidak seharusnya dipilih hanya berdasarkan angka akurasi.

2. Aperture

Aperture menentukan ukuran area sampel yang dibaca oleh instrumen. Aperture lebih besar dapat membantu mendapatkan area sampling yang lebih representatif pada permukaan tertentu, sedangkan aperture lebih kecil berguna ketika area sampel terbatas atau detail tertentu perlu diukur.

Contohnya, TS7036 mempunyai dual aperture dengan konfigurasi MAV 8/10 mm dan SAV 4/5 mm, sedangkan TS7030 menggunakan single aperture 8/10 mm.

3. SCI dan SCE

SCI (Specular Component Included) memasukkan komponen pantulan specular ke dalam pengukuran, sedangkan SCE (Specular Component Excluded) menghilangkan komponen tersebut. Ketersediaan SCI/SCE menjadi penting ketika pengguna membutuhkan evaluasi warna sekaligus memahami pengaruh karakter permukaan.

4. UV

Sampel tertentu memiliki karakter fluoresensi atau respons yang dipengaruhi komponen ultraviolet. Karena itu, model dengan sumber cahaya UV dapat memberikan pilihan pengukuran yang lebih sesuai untuk aplikasi tertentu dibandingkan instrumen yang hanya menggunakan sumber cahaya visible.

5. Repeatability dan inter-instrument agreement

Repeatability menunjukkan konsistensi hasil pengukuran instrumen ketika pengukuran dilakukan berulang pada kondisi tertentu. Sementara itu, inter-instrument error/agreement berkaitan dengan perbedaan hasil antar-instrumen.

Untuk QC multi-line atau multi-site, kedua parameter tersebut lebih relevan daripada sekadar melihat resolusi display.

Salah Memilih Alat Dapat Membuat Data QC Tidak Konsisten

Jika alat dipilih tanpa melihat karakter sampel dan metode pengujian, beberapa masalah dapat muncul: hasil pengukuran antar-operator berbeda, data antar-batch sulit dibandingkan, proses color matching menjadi tidak konsisten, sampel kecil sulit diukur, permukaan tidak rata memberikan hasil yang kurang representatif, atau data densitas cetak tidak dapat menggantikan kebutuhan pengukuran warna biasa.

Karena itu, pemilihan alat sebaiknya dimulai dari pertanyaan: “Data apa yang sebenarnya ingin saya dapatkan?”, bukan “model mana yang paling mahal atau paling tinggi spesifikasinya?”.

Tentukan Data Warna yang Dibutuhkan Sebelum Membeli

Untuk menentukan portable spectrophotometer 3nh yang tepat, setidaknya tentukan beberapa data berikut:

  • Apakah membutuhkan CIELAB dan ΔE?
  • Apakah membutuhkan data spektrum/reflectance?
  • Apakah membutuhkan SCI, SCE, atau keduanya?
  • Apakah sampel membutuhkan UV?
  • Berapa ukuran area pengukuran yang tersedia?
  • Apakah sampel rata, melengkung, bertekstur, granular, atau tidak homogen?
  • Apakah pengukuran dilakukan di laboratorium atau langsung di lini produksi?
  • Apakah membutuhkan koneksi USB atau Bluetooth?
  • Apakah data harus disimpan dalam jumlah besar?
  • Apakah aplikasi berkaitan dengan printing dan membutuhkan density, dot gain, overprint, dan parameter cetak?

Bagaimana Portable Spectrophotometer Mengukur Warna?

Pada prinsipnya, spectrophotometer warna memberikan sumber cahaya kepada sampel, kemudian sistem optik memisahkan atau menganalisis cahaya yang diterima detektor. Data spektral tersebut kemudian diproses menjadi informasi kolorimetri seperti XYZ, CIELAB, LCh, reflectance, dan berbagai formula perbedaan warna.

Untuk pengujian color difference, dua nilai warna dapat dibandingkan dan menghasilkan nilai ΔE. Semakin kecil nilai ΔE, semakin kecil perbedaan warna secara numerik berdasarkan formula yang digunakan. Namun batas “diterima” atau “ditolak” tetap harus ditentukan berdasarkan spesifikasi produk, standar internal, atau toleransi yang digunakan oleh industri.

Pada model yang mendukung SCI/SCE, pengukuran dapat memberikan perspektif berbeda terhadap warna sampel dan karakter permukaannya. Pada aplikasi printing, metode pengukuran dapat berkembang lebih jauh karena pengguna tidak hanya membutuhkan warna, tetapi juga parameter densitas dan karakteristik hasil cetak.

Pilih 3nh Berdasarkan Kelompok Kebutuhan

Portofolio portable 3nh pada daftar ini sebenarnya dapat dibagi menjadi beberapa kelompok. Pembagian tersebut jauh lebih praktis dibandingkan membandingkan 17 model sekaligus.

Kebutuhan UtamaModel yang DipertimbangkanAlasan Teknis
Portable spectrophotometer presisi dengan fitur gratingTS7708 / TS7700 / TS7600Seri TS7x menggunakan arsitektur grating dan ditujukan untuk pengukuran warna presisi, color matching dan QC.
Color difference QC dengan aperture fleksibelTS7036D/8, SCI/SCE, UV, dual aperture 4/8 mm, Bluetooth 5.0 dan repeatability ΔE*ab hingga 0,05.
Color difference QC dengan single apertureTS7030D/8, SCI/SCE, UV dan aperture 8/10 mm.
Portable spectrocolorimeter untuk QC rutinTS7020D/8, aperture 8 mm, SCI dan repeatability ΔE*ab hingga 0,08.
Colorimeter portable yang lebih sederhanaTS7010D/8, aperture 8 mm, SCI dan repeatability ΔE*ab hingga 0,10.
Grating D/8 dengan fleksibilitas apertureYS3060 / YS3020 / YS3010Keluarga YS30 memiliki pilihan dual aperture, customized aperture atau single aperture sesuai model.
Pengukuran 45/0 dengan aperture besarYS4580Aperture Φ20 mm untuk sampel lebih besar, marka, tanda lalu lintas dan permukaan tidak rata.
45/0 untuk color measurement dan QCYS4510 / NS800Geometri 45/0 untuk pengukuran reflectance dan data kolorimetri.
Printing, ink dan densityYD5050 / YD5010 / YD5050 Plus / YD5010 Plus45/0 dan dukungan ISO 13655 M0/M1/M2/M3 serta density dan parameter proses cetak.

PRODUK: Perbandingan Portable Spectrophotometer 3nh

Berikut tabel ringkas untuk mempercepat proses seleksi. Nilai yang dicantumkan adalah parameter utama yang paling relevan untuk menentukan model, bukan seluruh parameter yang tersedia pada manual masing-masing alat.

ModelJenisGeometriApertureSCI/SCEUVRepeatabilityKonektivitasFokus Aplikasi
TS7708Grating SpectrophotometerD/8Fleksibel sesuai konfigurasiSCI/SCETergantung konfigurasiΔE*ab ≤0,03USB / PC softwareColor matching, QC, color transfer
TS7700Grating SpectrophotometerD/88/4 mmSCI/SCEYaKelas presisi tinggiUSB / Bluetooth 5.0Color matching, QC, industri
TS7600Grating SpectrophotometerD/88/4 mm configurableSCI/SCETidakPresisi tinggiUSBPlastik, cat, tekstil, printing, food, lab
TS7036SpectrocolorimeterD/88/4 mmSCI/SCEYaΔE*ab ≤0,05USB / Bluetooth 5.0QC dan color difference
TS7030SpectrocolorimeterD/88/10 mmSCI/SCEYaΔE*ab ≤0,06USBQC, plastik, cat, tinta, tekstil
TS7020SpectrocolorimeterD/88 mmSCITidakΔE*ab ≤0,08USBColor difference dan QC rutin
TS7010SpectrocolorimeterD/88 mmSCITidakΔE*ab ≤0,10USBQC rutin dan color difference
YS3060Grating SpectrophotometerD/8Dual 10/8 & 5/4 mmSCI/SCEYaΔE*ab ≤0,03USB / Bluetooth 4.0Color matching dan QC
YS3020Grating SpectrophotometerD/88/4/1×3 mm customizedSCI/SCEYaΔE*ab ≤0,05USBSampel dengan area pengukuran khusus
YS3010Grating SpectrophotometerD/88/10 mmSCI/SCEKonfigurasi LEDΔE*ab ≤0,06USBGeneral color measurement
YS458045/0 Spectrophotometer45/0Φ20 mm45/0YaPresisi tinggiUSB / Bluetooth 4.0Tanda lalu lintas, marka, sampel besar/tidak rata
YS451045/0 Spectrophotometer45/02/4/8 mm configurable45/0Konfigurasi LEDΔE*ab ≤0,05USBCat, tinta, tekstil, printing, QC
NS800Spectrophotometer45/0Φ8 mm45/0Tergantung konfigurasiΔE*ab ≤0,04USBPlastik, cat, tinta, tekstil, printing
YD5050Spectrodensitometer45/02/4/8 mm45/0YaDensity ≤0,01DUSB / BluetoothPrinting dan ink QC
YD5010Spectrodensitometer45/02/4/8 mm45/0YaDensity ≤0,01DUSBPrinting dan density control
YD5050 PlusAdvanced Spectrodensitometer45/02/4/8 mm45/0YaΔE*ab ≤0,03USB / Bluetooth 5.0Printing, CMYK, dot gain, density
YD5010 PlusSpectrodensitometer45/02/4/8 mm45/0YaΔE*ab ≤0,04USBPrinting, ink, density dan QC

1. TS7708 – Untuk Pengguna yang Mengejar Presisi Pengukuran Warna

TS7708 berada pada kelompok grating spectrophotometer portable 3nh untuk pengguna yang membutuhkan pengukuran warna lebih serius dibandingkan colorimeter sederhana. Seri TS7X menggunakan teknologi grating presisi dan sensor array fotodioda silikon. 3nh menyebut repeatability ΔE*ab TS7708 dapat dikontrol hingga sekitar 0,03.

Model ini lebih cocok ketika alat akan digunakan sebagai bagian dari proses color matching, color transfer, standard sample comparison dan quality control yang membutuhkan data spektral.

Lihat TS7708

2. TS7700 – Pilihan Fleksibel untuk QC dan Color Matching

TS7700 menggunakan geometri D/8, sistem grating, dual aperture, dukungan SCI/SCE, UV, serta komunikasi USB dan Bluetooth 5.0. Konfigurasi tersebut membuatnya menarik ketika satu instrumen harus digunakan untuk beberapa karakter sampel dan pengguna juga membutuhkan transfer data yang lebih fleksibel.

Pengukuran single sekitar 1,5 detik dan pengukuran SCI/SCE secara bersamaan sekitar 3,2 detik. Aperture dapat dikonfigurasi pada area MAV dan SAV sehingga pengguna tidak terbatas pada satu ukuran area sampling.

Lihat TS7700

3. TS7600 – Grating D/8 untuk Color Measurement dan QC

TS7600 menggunakan D/8 dengan sumber cahaya LED full spectrum, grating, sensor array fotodioda silikon dan dukungan SCI/SCE. Model ini dirancang untuk berbagai kebutuhan kontrol warna seperti plastik, cat, tinta, tekstil, printing, keramik, otomotif, kosmetik dan food.

Keunggulan TS7600 berada pada kombinasi grating, data spektrum, data Lab, layar sentuh, penyimpanan besar dan PC software. Jika kebutuhan utama adalah pengukuran warna presisi tanpa menjadikan Bluetooth dan UV sebagai syarat utama, model ini layak dipertimbangkan.

Lihat TS7600

4. TS7036 – Ketika Aperture 4 mm dan 8 mm Sama-sama Dibutuhkan

TS7036 merupakan salah satu model yang menarik untuk quality control karena menggabungkan D/8, SCI/SCE, UV dan dual aperture. Spesifikasinya menggunakan aperture MAV 8/10 mm dan SAV 4/5 mm, sensor silikon double-row 32 group, repeatability ΔE*ab hingga 0,05, serta USB dan Bluetooth 5.0.

Dalam praktik, fleksibilitas aperture menjadi nilai penting ketika satu departemen menguji produk dengan ukuran area yang berbeda. TS7036 juga dapat digunakan tanpa harus selalu terhubung ke komputer, sedangkan software SQCX dapat digunakan ketika kebutuhan pengelolaan data semakin kompleks.

Lihat TS7036

5. TS7030 – Untuk QC Warna dengan Single Aperture

TS7030 mempunyai D/8, SCI/SCE, UV, sensor silikon double-row 32 group dan aperture 8/10 mm. Repeatability kolorimetri yang ditentukan 3nh berada pada ΔE*ab ≤0,06, dengan waktu pengukuran sekitar 1,5 detik untuk pengukuran tunggal.

Model ini dapat menjadi pilihan ketika pengguna membutuhkan fitur color difference yang lebih lengkap tetapi tidak membutuhkan dual aperture seperti TS7036.

Lihat TS7030

6. TS7020 – Spectrocolorimeter untuk Pengukuran Color Difference Rutin

TS7020 menggunakan D/8, aperture Φ8 mm, SCI, full-spectrum LED, sensor silikon double-row 24 group dan repeatability ΔE*ab hingga 0,08. Instrumen dapat menampilkan data reflectance pada tiga panjang gelombang yang ditentukan pengguna serta data chromaticity dan color difference.

TS7020 cocok ketika fokus utama adalah pengendalian perbedaan warna pada produksi dan QC rutin, bukan kebutuhan spectrophotometer dengan konfigurasi aperture yang sangat kompleks.

Lihat TS7020

7. TS7010 – Solusi Portable untuk Color Difference Dasar

TS7010 menggunakan D/8, aperture Φ8 mm dan mode SCI. Repeatability yang ditentukan 3nh berada pada ΔE*ab ≤0,10. Model ini memiliki karakter pengoperasian yang sederhana dan ditujukan untuk kebutuhan accurate color difference control pada plastik, elektronik, cat, tinta, tekstil, printing dan keramik.

Jika kebutuhan Anda terutama adalah membandingkan warna produksi terhadap standard sample dengan metode yang konsisten, TS7010 dapat menjadi titik awal yang lebih rasional dibandingkan membeli instrumen dengan fitur yang tidak digunakan.

Lihat TS7010

8. YS3060 – Ketika Membutuhkan Dual Aperture dan SCI/SCE

YS3060 menggunakan D/8 dan dual aperture 10/8 mm serta 5/4 mm. Model ini mendukung SCI dan SCE, menggunakan grating cekung dan sensor CMOS double array 256 elemen. Data dari 3nh menunjukkan repeatability MAV/SCI hingga ΔE*ab ≤0,03 dan inter-instrument error hingga ΔE*ab ≤0,15.

YS3060 cocok untuk pengguna yang membutuhkan fleksibilitas area pengukuran sekaligus kemampuan pengukuran warna yang lebih lengkap.

Lihat YS3060

9. YS3020 – Untuk Sampel dengan Aperture Khusus

YS3020 menarik ketika ukuran area sampel menjadi masalah utama. Seri YS30 menyediakan konfigurasi aperture yang berbeda, dan YS3020 dikenal dengan customized aperture 8 mm, 4 mm, serta 1×3 mm.

Model seperti ini lebih masuk akal ketika sampel memiliki area pengukuran kecil atau bentuk tertentu yang membuat aperture standar kurang sesuai.

Lihat YS3020

10. YS3010 – General Portable Grating Spectrophotometer

YS3010 merupakan model portable grating spectrophotometer dengan geometri D/8 dan single aperture 8/10 mm. Seri YS30 menggunakan grating cekung dan sensor CMOS double-array, sedangkan YS3010 mempunyai repeatability yang berada di kelas ΔE*ab ≤0,06 berdasarkan spesifikasi 3nh.

YS3010 dapat dipertimbangkan untuk pengguna yang membutuhkan instrumen grating portable untuk pengukuran warna umum tanpa membutuhkan dual aperture seperti YS3060.

Lihat YS3010

11. YS4580 – Ketika Sampel Besar atau Tidak Rata Menjadi Tantangan

YS4580 berbeda dari banyak model portable lainnya karena menggunakan geometri 45/0 dan aperture besar Φ20 mm. Model ini dirancang antara lain untuk tanda lalu lintas, marka, film reflektif, serta sampel yang tidak rata, bergaris atau granular.

Aperture besar membuat area sampling lebih representatif pada objek yang tidak ideal untuk aperture kecil. YS4580 juga menyediakan standar warna GB2893 dan GB/T18833 serta fungsi untuk evaluasi brightness factor dan chromaticity coordinates pada aplikasi tertentu.

Lihat YS4580

12. YS4510 – 45/0 dengan Aperture yang Dapat Disesuaikan

YS4510 menggunakan geometri 45/0, grating cekung, sensor CMOS double-array 256 elemen dan aperture yang dapat dikonfigurasi pada beberapa ukuran. Spesifikasi Penguji.com mencantumkan dukungan CIELAB, XYZ, Yxy, LCh, CIE LUV, HunterLAB dan sejumlah formula ΔE serta indeks seperti WI, YI dan MI.

Model ini cocok ketika metode pengukuran 45/0 lebih sesuai dengan kebutuhan aplikasi, terutama pada cat, tinta, tekstil, garmen, printing dan pencelupan.

Lihat YS4510

13. NS800 – Portable 45/0 dengan Integrating Sphere Besar

NS800 menggunakan geometri 45/0 dan integrating sphere berukuran Φ58 mm. Konfigurasi tersebut membuat NS800 berbeda dari kelompok D/8 dan cocok dipertimbangkan ketika pengguna membutuhkan pengukuran warna dengan karakter 45/0.

NS800 digunakan pada aplikasi plastik, elektronik, cat, tinta, tekstil, garment, printing, food, medis, kosmetik, penelitian dan laboratorium.

Lihat NS800

14. YD5050, YD5010, YD5050 Plus dan YD5010 Plus – Jangan Pilih Spectrophotometer Biasa, Jika Tujuannya Printing Density

Untuk industri printing, kebutuhan pengukuran sering kali tidak berhenti pada CIELAB dan ΔE. Pengguna dapat membutuhkan optical density, density difference, dot area, dot gain, overprint, printing contrast, tone error, gray level dan kondisi pengukuran M0, M1, M2 atau M3.

Di sinilah kelompok YD50 Series menjadi lebih relevan. YD5050 Plus menggunakan geometri 45/0, mendukung ISO 13655 M0, M1, M2 dan M3, ISO Status A/E/I/T, aperture Φ2/4/8 mm, serta pengukuran density dan berbagai parameter printing.

YD5010 Plus mempunyai karakter serupa tetapi berada pada konfigurasi yang lebih sederhana. Spesifikasi resminya mencantumkan density, dot area, dot enlargement, overprint, printing characteristics, printing contrast, tone error dan gray level, dengan aperture Φ2/4/8 mm.

YD5050 dan YD5010 juga merupakan spectrodensitometer 45/0 untuk kebutuhan printing dan QC. Keduanya mendukung pengukuran spektrum reflektansi, CMYK density dan Lab, serta aperture Φ2/4/8 mm.

ModelPaling Sesuai UntukFitur Pembeda
YD5050Printing QCDensity + color measurement, 45/0, ISO 13655
YD5010Printing dan density controlDensity, CMYK, Lab, dot gain dan parameter cetak
YD5050 PlusAdvanced printing QCM0/M1/M2/M3, Status A/E/I/T, Φ2/4/8 mm, Bluetooth 5.0
YD5010 PlusPrinting QC dan densityM0/M1/M2/M3, density, dot gain dan color difference

Lihat YD5050 · Lihat YD5010 · Lihat YD5050 Plus · Lihat YD5010 Plus

Alur Pengukuran Warna dengan Portable Spectrophotometer

  1. Siapkan instrumen dan sampel. Pastikan permukaan sampel bersih, stabil dan representatif terhadap produk yang ingin diuji.
  2. Lakukan kalibrasi. Gunakan white calibration board/cavity dan black calibration sesuai prosedur model yang digunakan.
  3. Tentukan aperture. Gunakan aperture sesuai ukuran area dan karakter sampel.
  4. Tentukan mode pengukuran. Untuk model yang mendukung, tentukan apakah pengujian menggunakan SCI, SCE atau keduanya.
  5. Tentukan illuminant dan observer. Gunakan kondisi yang sesuai dengan standar atau prosedur QC perusahaan.
  6. Posisikan alat. Pastikan aperture menutup area pengukuran dengan benar dan posisi instrumen stabil.
  7. Lakukan pengukuran. Tekan tombol pengukuran dan tunggu hasil ditampilkan.
  8. Bandingkan dengan standard sample. Evaluasi L*, a*, b*, ΔE, reflectance atau parameter lain yang diperlukan.
  9. Gunakan pengukuran rata-rata bila diperlukan. Beberapa model menyediakan average measurement 2–99 kali untuk membantu memperoleh data yang lebih representatif.
  10. Simpan atau transfer data. Data dapat disimpan di instrumen atau dipindahkan melalui USB/Bluetooth pada model yang mendukung.

Bagaimana Memilih Model 3nh yang Tepat?

Jika Kebutuhan Anda…Mulai Pertimbangkan
Butuh portable grating spectrophotometer dengan presisi tinggiTS7708 / TS7700 / TS7600
Butuh dual aperture 4/8 mm untuk QCTS7036
Butuh SCI/SCE + UV tetapi cukup single apertureTS7030
Butuh alat color difference 8 mm yang praktisTS7020 / TS7010
Butuh dual aperture dan kemampuan gratingYS3060
Butuh customized/small apertureYS3020
Butuh single aperture untuk general color measurementYS3010
Butuh 45/0 dengan aperture besar untuk sampel tidak rataYS4580
Butuh 45/0 untuk cat, tinta, tekstil dan printingYS4510 / NS800
Butuh density dan parameter proses printingYD5050 / YD5010 / YD5050 Plus / YD5010 Plus

Perbedaan Spectrophotometer, Spectrocolorimeter dan Spectrodensitometer 3nh

Istilah tersebut sering digunakan secara berdekatan, tetapi kebutuhan pengukurannya tidak identik.

JenisFokus UtamaContoh Model
SpectrophotometerData spektral, reflectance, colorimetric data dan color matchingTS7708, TS7700, TS7600, YS3060, YS3020, YS3010, YS4580, YS4510, NS800
SpectrocolorimeterColor difference dan kontrol warna produksiTS7036, TS7030, TS7020, TS7010
SpectrodensitometerWarna sekaligus density dan parameter printingYD5050, YD5010, YD5050 Plus, YD5010 Plus

FAQ Portable Spectrophotometer 3nh

1. Apa itu portable spectrophotometer?

Portable spectrophotometer adalah instrumen pengukuran warna yang dapat digunakan di luar konfigurasi laboratorium tetap. Instrumen ini membaca respons optik sampel dan mengubahnya menjadi data seperti reflectance, CIELAB, XYZ, LCh dan nilai perbedaan warna.

2. Apa fungsi spectrophotometer 3nh?

Spectrophotometer 3nh digunakan untuk pengukuran warna, color matching, color difference, quality control, color transfer dan analisis warna pada berbagai material seperti plastik, cat, tinta, tekstil, kertas, keramik, makanan dan material industri lainnya.

3. Apa perbedaan D/8 dan 45/0?

D/8 menggunakan pencahayaan difus dan pengamatan pada sudut 8°, sedangkan 45/0 menggunakan pencahayaan cincin 45° dan penerimaan vertikal 0°. Pemilihannya harus mengikuti karakter sampel dan metode/standar pengujian yang digunakan.

4. Apa itu SCI dan SCE pada spectrophotometer?

SCI adalah Specular Component Included, yaitu pengukuran yang memasukkan komponen pantulan specular. SCE adalah Specular Component Excluded, yaitu pengukuran yang mengecualikan komponen pantulan specular. Keduanya dapat memberikan informasi berbeda mengenai karakter warna dan permukaan sampel.

5. Apa spectrophotometer 3nh terbaik untuk mengukur ΔE?

Tidak ada satu model yang otomatis paling baik untuk semua aplikasi. Untuk kebutuhan presisi dan color matching dapat dipertimbangkan TS7708, TS7700, TS7600 atau YS3060. Untuk color difference QC dengan aperture fleksibel, TS7036 merupakan pilihan yang menarik karena mendukung dual aperture dan SCI/SCE.

6. Apa spectrophotometer 3nh yang bisa mengukur aperture 4 mm dan 8 mm?

TS7036 dan beberapa model grating seperti TS7700 serta YS3060 menyediakan konfigurasi aperture yang memungkinkan pengukuran area berbeda. TS7036 secara spesifik mempunyai dual aperture MAV 8/10 mm dan SAV 4/5 mm.

7. Apa fungsi aperture pada alat ukur warna?

Aperture menentukan ukuran area sampel yang dibaca instrumen. Pemilihan aperture harus disesuaikan dengan ukuran, tekstur, homogenitas dan bentuk sampel agar area yang diukur benar-benar representatif.

8. Apa alat 3nh yang cocok untuk warna plastik?

Untuk plastik, beberapa model yang dapat dipertimbangkan adalah TS7708, TS7700, TS7600, TS7036, TS7030, TS7020, TS7010, YS3060, YS3020, YS3010 dan NS800. Pemilihannya kembali pada kebutuhan aperture, SCI/SCE, UV, metode optik dan tingkat presisi yang diperlukan.

9. Apa alat 3nh yang cocok untuk cat dan coating?

Untuk cat dan coating, D/8 seperti TS7700, TS7600, TS7036 dan seri YS dapat digunakan untuk pengukuran warna dan color difference. Jika prosedur perusahaan menggunakan 45/0, YS4510 atau NS800 dapat lebih sesuai.

10. Apa alat 3nh yang cocok untuk tekstil?

Seri TS, YS dan beberapa model 45/0 dapat digunakan untuk aplikasi tekstil. Pemilihan sebaiknya mempertimbangkan apakah kain homogen, bertekstur, berpola, atau memiliki area pengukuran tertentu.

11. Apa alat 3nh yang cocok untuk industri printing?

Jika hanya membutuhkan pengukuran warna, spectrophotometer seperti TS7700 atau model YS dapat dipertimbangkan. Namun jika membutuhkan optical density, dot gain, overprint dan parameter proses cetak, kelompok YD5050, YD5010, YD5050 Plus dan YD5010 Plus lebih tepat karena memang dirancang sebagai spectrodensitometer.

12. Apa perbedaan YD5050 dan spectrophotometer biasa?

YD5050 dirancang sebagai spectrodensitometer sehingga selain data warna, instrumen dapat digunakan untuk pengukuran density dan parameter printing. YD Series juga menggunakan geometri 45/0 serta mendukung kondisi pengukuran ISO 13655 seperti M0, M1, M2 dan M3 pada model yang sesuai.

13. Apakah portable spectrophotometer bisa digunakan untuk color matching?

Bisa. Model seperti TS7708, TS7700, TS7600 dan YS3060 memiliki kemampuan pengukuran spektrum dan data kolorimetri yang dapat digunakan sebagai bagian dari proses color matching dan color transfer.

14. Apakah nilai ΔE yang lebih kecil berarti alat selalu lebih bagus?

Tidak selalu. Nilai repeatability yang lebih kecil menunjukkan kemampuan pengulangan pengukuran yang lebih konsisten dalam kondisi pengujian tertentu, tetapi alat tetap harus sesuai dengan geometri, aperture, standar, material dan metode pengukuran yang digunakan.

15. Bagaimana memilih portable spectrophotometer 3nh untuk laboratorium?

Mulailah dari metode pengujian dan data yang dibutuhkan. Tentukan geometri optik, aperture, SCI/SCE, UV, ruang warna, formula ΔE, repeatability, inter-instrument agreement, kapasitas memori, software dan konektivitas sebelum memilih model.

Kesimpulan

Portable spectrophotometer 3nh terbaik bukan berarti model dengan spesifikasi paling tinggi, tetapi model yang paling sesuai dengan metode pengukuran dan karakter sampel.

Jika kebutuhan utama adalah pengukuran warna presisi dan color matching, seri TS7708, TS7700 dan TS7600 layak menjadi titik awal. Jika fokusnya adalah color difference QC dengan kebutuhan aperture yang lebih fleksibel, TS7036 menjadi kandidat yang kuat. Untuk kebutuhan yang lebih sederhana, TS7030, TS7020 dan TS7010 dapat dipertimbangkan berdasarkan tingkat presisi dan fitur yang dibutuhkan.

Untuk pengguna yang membutuhkan grating spectrophotometer dengan variasi aperture, seri YS3060, YS3020 dan YS3010 memberikan pilihan yang berbeda. Sementara itu, YS4580, YS4510 dan NS800 lebih tepat dipertimbangkan ketika metode 45/0 menjadi bagian penting dari prosedur pengukuran.

Dan untuk industri printing, ink, packaging dan proses cetak, jangan berhenti pada pencarian spectrophotometer warna. Jika data yang dibutuhkan mencakup density, dot gain, overprint dan kondisi M0/M1/M2/M3, maka spectrodensitometer YD5050, YD5010, YD5050 Plus atau YD5010 Plus merupakan kelompok instrumen yang lebih sesuai.

Pada akhirnya, pemilihan alat sebaiknya dilakukan dengan mencocokkan sample → metode → aperture → geometri → data → toleransi → workflow QC. Dengan pendekatan tersebut, portable spectrophotometer tidak hanya menjadi alat untuk membaca warna, tetapi menjadi bagian dari sistem pengendalian mutu yang dapat menghasilkan data yang lebih konsisten dan dapat ditelusuri.

Panduan Memilih Portable Spectrophotometer 3nh Terbaik & Spesifikasinya

Panduan Memilih Portable Spectrophotometer 3nh Terbaik & Spesifikasinya Memilih portable spectrophotometer 3nh tidak cukup hanya melihat angka akurasi atau harga. Dalam praktik pengukuran warna, instrumen yang tepat harus disesuaikan dengan jenis sampel, ukuran area yang dapat diukur, geometri optik, kebutuhan SCI/SCE, keberadaan UV, ruang warna yang diperlukan, tingkat perbedaan warna

Read More »

Perbedaan Spectrophotometer Visible AMV03 & UV-Vis AMV10 untuk Pengujian Pangan

Perbedaan Spectrophotometer Visible AMV03 dan UV-Vis AMV10 untuk Pengujian Pangan Ketika laboratorium pangan ingin menguji karakteristik suatu bahan seperti beras, tepung, gula, atau produk olahan, kebutuhan alat tidak selalu berhenti pada pengukuran kadar air atau parameter fisik. Beberapa parameter kimia memerlukan pengukuran berdasarkan respons cahaya terhadap sampel setelah melalui proses

Read More »
Scroll to Top