BH-90A Portable Single Gas Detector H2 Hydrogen Kebocoran Gas Hidrogen
Gas hidrogen bisa menjadi sulit dikenali hanya dengan mengandalkan indera manusia. Gas ini tidak berwarna dan tidak berbau, sementara sifatnya yang sangat mudah terbakar membuat kebocoran kecil sekalipun perlu segera diketahui. Karena itu, pemeriksaan menggunakan BH-90A Portable Single Gas Detector H2 dapat menjadi pilihan praktis untuk melakukan pemantauan konsentrasi hidrogen secara langsung di area kerja.
BH-90A merupakan portable single gas detector yang dirancang untuk mendeteksi gas secara kontinu menggunakan sensor berkualitas tinggi dengan metode natural diffusion. Untuk konfigurasi hidrogen, alat ini memiliki range pengukuran H₂ 0–1000 ppm, resolusi 1 ppm, akurasi hingga ≤5% F.S., serta waktu respons T <30 detik. Sistem alarm dapat memberikan peringatan melalui tampilan, LED, suara, dan getaran ketika kondisi gas mencapai batas alarm yang telah ditentukan.
BH-90A untuk Deteksi Kebocoran Gas Hidrogen H₂
Hidrogen atau H₂ memiliki karakteristik yang membuat pemantauan kebocoran menjadi hal penting pada berbagai fasilitas. Molekul hidrogen sangat ringan dan dapat menyebar dengan cepat. Pada kondisi tertentu, keberadaan hidrogen dalam konsentrasi tertentu di udara dapat membentuk atmosfer yang mudah terbakar.
BH-90A dirancang sebagai perangkat portabel yang dapat digunakan untuk melakukan pemeriksaan konsentrasi gas secara langsung di lokasi. Pengguna cukup membawa detector ke area yang akan diperiksa, kemudian sensor melakukan pengukuran melalui proses difusi alami gas menuju sensor.
Untuk konfigurasi H₂, BH-90A menyediakan range 0–1000 ppm dengan resolusi 1 ppm. Batas alarm yang tercantum pada konfigurasi H₂ adalah low alarm 50 ppm dan high alarm 150 ppm. Pengaturan alarm tersebut memungkinkan pengguna memperoleh peringatan lebih awal ketika konsentrasi hidrogen mulai meningkat.
Apa yang Membuat BH-90A Menarik untuk Deteksi H₂?
Salah satu keunggulan BH-90A adalah pendekatan desainnya yang sederhana tetapi fungsional. Perangkat menggunakan embedded MCU controller untuk mengendalikan fungsi pengukuran dan sistem perangkat. Pengoperasian dirancang agar relatif mudah digunakan di lapangan, tanpa membutuhkan perangkat tambahan untuk melakukan pembacaan konsentrasi secara langsung.
Sensor bekerja menggunakan metode natural diffusion. Artinya, gas yang berada di lingkungan akan masuk menuju area sensor melalui proses difusi alami, sehingga perangkat dapat digunakan sebagai detector portabel tanpa harus selalu menggunakan sistem sampling pump.
Pada aplikasi pemeriksaan kebocoran hidrogen, konsep tersebut sangat berguna untuk melakukan pengecekan pada titik-titik yang dicurigai mengalami kebocoran, selama kondisi pemasangan dan metode pemeriksaan sesuai dengan karakteristik gas serta prosedur keselamatan di lokasi.
Range Pengukuran Hidrogen 0–1000 ppm
Untuk varian sensor H₂, spesifikasi pengukurannya adalah:
| Parameter | Spesifikasi H₂ |
|---|---|
| Gas | Hidrogen (H₂) |
| Range Pengukuran | 0–1000 ppm |
| Resolusi | 1 ppm |
| Low Alarm | 50 ppm |
| High Alarm | 150 ppm |
| Akurasi | ≤ ±5% F.S. |
| Response Time | T <30 detik |
Perlu diperhatikan bahwa angka alarm di atas merupakan konfigurasi yang tercantum dalam spesifikasi. Untuk aplikasi tertentu, pengaturan alarm dan kalibrasi perlu disesuaikan dengan kebutuhan pengukuran, karakteristik area, prosedur operasional, serta standar yang berlaku di fasilitas pengguna.
Sistem Alarm 3 Arah: Visual, Audible dan Vibration
Ketika melakukan pemeriksaan gas, pengguna mungkin tidak selalu memperhatikan layar detector setiap saat. Karena itu, sistem peringatan BH-90A tidak hanya mengandalkan tampilan LCD.
BH-90A menggunakan kombinasi:
- Visual alarm melalui LED dan indikator pada perangkat.
- Audible alarm menggunakan peringatan suara.
- Vibration alarm melalui getaran pada perangkat.
Kombinasi tersebut membantu membuat kondisi alarm lebih mudah dikenali ketika pengguna sedang bekerja, berpindah lokasi, atau tidak terus-menerus melihat layar.
LCD untuk Menampilkan Kondisi Pengukuran
BH-90A dilengkapi LCD untuk menampilkan informasi waktu dan status perangkat. Selain kondisi pengukuran, sistem indikator juga memberikan informasi berkaitan dengan alarm, fault, dan low voltage.
Dengan adanya indikator tersebut, pengguna tidak hanya mendapatkan informasi mengenai keberadaan gas, tetapi juga dapat mengetahui kondisi dasar perangkat selama digunakan.
MCU dengan Konsumsi Daya Rendah
BH-90A menggunakan advanced MCU control yang dirancang dengan konsumsi daya rendah. Sistem kontrol berbasis MCU membantu mengintegrasikan fungsi sensor, display, alarm, pemeriksaan kondisi perangkat, hingga pengelolaan parameter operasional.
Untuk penggunaan lapangan, efisiensi konsumsi daya menjadi faktor penting. BH-90A menggunakan baterai lithium DC 3.7 V 1500 mAh dan memiliki waktu kerja kontinu sekitar ≥8 jam, dengan waktu pengisian sekitar 4–6 jam.
Fungsi Self-Test dan Self-Adjustment
Perangkat detector gas membutuhkan kondisi sensor dan sistem elektronik yang baik agar hasil pengukuran dapat digunakan dengan tepat. BH-90A dilengkapi beberapa fungsi pemeriksaan internal, termasuk self-test untuk sensor gas mudah terbakar, advanced self-examination, serta fungsi self-adjustment.
Selain itu, tersedia pengaturan level kalibrasi dan sistem manajemen password untuk membantu mencegah perubahan parameter atau kesalahan pengoperasian yang tidak disengaja.
Namun, fungsi otomatis pada detector tidak berarti bahwa prosedur kalibrasi berkala dapat diabaikan. Untuk penggunaan profesional, kalibrasi dan pemeriksaan performa tetap sebaiknya dilakukan sesuai prosedur teknis dan rekomendasi sensor.
Perlindungan terhadap Konsentrasi Gas Tinggi
BH-90A juga dilengkapi high concentration protection untuk konfigurasi gas mudah terbakar. Fitur tersebut merupakan bagian dari sistem proteksi perangkat ketika detector menghadapi konsentrasi gas yang tinggi.
Dalam aplikasi hidrogen, fitur proteksi seperti ini menjadi salah satu aspek penting karena H₂ termasuk gas yang sangat mudah terbakar. Penggunaan detector tetap harus menjadi bagian dari prosedur pengendalian risiko secara keseluruhan, bukan satu-satunya metode untuk menentukan keamanan suatu area.
Housing Kuat, Water-Proof dan Dust-Proof
Untuk penggunaan di lapangan, bentuk fisik detector tidak kalah penting dibandingkan kemampuan sensornya. BH-90A menggunakan material high-strength dengan lapisan anti-slip rubber pada housing.
Desain tersebut membantu perangkat lebih nyaman digenggam dan lebih sesuai untuk penggunaan portabel. Housing juga dirancang dengan karakteristik water-proof dan dust-proof sebagaimana informasi produk yang diberikan.
Dimensi perangkat yang hanya sekitar 100 × 60 × 30 mm dengan bobot sekitar 130 gram termasuk baterai membuatnya relatif ringkas untuk dibawa saat melakukan inspeksi.
Explosion-Proof Ex ib IIB T3 Gb
Salah satu spesifikasi penting BH-90A adalah klasifikasi Ex ib IIB T3 Gb. Spesifikasi ini menunjukkan bahwa perangkat ditujukan untuk aplikasi pada lingkungan yang memiliki persyaratan perlindungan terhadap atmosfer berpotensi eksplosif sesuai klasifikasi yang tercantum.
Untuk aplikasi industri, pengguna tetap perlu memastikan bahwa klasifikasi explosion-proof detector benar-benar sesuai dengan zona, jenis gas, kelompok gas, kelas temperatur, dan persyaratan instalasi di lokasi. Sertifikasi dan marking pada unit aktual juga perlu diverifikasi sebelum digunakan pada area berbahaya.
Rentang Suhu Operasi BH-90A
BH-90A memiliki spesifikasi lingkungan operasi yang berbeda berdasarkan jenis gas. Untuk konfigurasi gas mudah terbakar, termasuk aplikasi tertentu untuk H₂, rentang suhu operasi yang tercantum adalah -40°C hingga 70°C.
Sementara untuk konfigurasi gas beracun, rentang suhu operasi yang tercantum adalah -20°C hingga 50°C. Kelembapan lingkungan yang direkomendasikan adalah <95% RH non-condensing.
Perbedaan tersebut perlu diperhatikan saat memilih konfigurasi sensor, terutama apabila detector akan digunakan pada lingkungan dengan temperatur ekstrem.
BH-90A Tidak Hanya untuk Hidrogen
Walaupun artikel ini berfokus pada BH-90A Hydrogen Gas Detector, platform detector ini tersedia dalam berbagai konfigurasi gas. Data yang diberikan mencantumkan beberapa pilihan sensor dan range pengukuran.
| Gas | Range | Resolusi | Low Alarm | High Alarm |
|---|---|---|---|---|
| CO | 0–1000 ppm | 1 ppm | 50 ppm | 150 ppm |
| O₂ | 0–30 %vol | 0.1 %vol | 19.5 %vol | 23.5 %vol |
| H₂ | 0–1000 ppm | 1 ppm | 50 ppm | 150 ppm |
| H₂S | 0–100 ppm | 0.1 ppm | 10 ppm | 20 ppm |
| CH₄ | 0–5 %vol | 0.01 %vol | 1 %vol | 2.5 %vol |
| C₂H₄O | 0–100 ppm | 1 ppm | 10 ppm | 20 ppm |
| EX | 0–100 %LEL | 1 %LEL / 1 %vol | 20 %LEL | 50 %LEL |
| HC | 0–2 %vol | 0.01 %vol | 0 | 0 |
| C₂H₆O | 0–100 ppm | 1 ppm | 10 ppm | 20 ppm |
| NH₃ | 0–100 ppm | 1 ppm | 10 ppm | 20 ppm |
| Cl₂ | 0–50 ppm | 0.1 ppm | 5 ppm | 10 ppm |
| O₃ | 0–20 ppm | 0.1 ppm | 5 ppm | 10 ppm |
| SO₂ | 0–20 ppm | 0.1 ppm | 5 ppm | 10 ppm |
| PH₃ | 0–20 ppm | 0.1 ppm | 5 ppm | 10 ppm |
| CO₂ | 0–5 %vol | 0.01 %vol | 1 %vol | 2 %vol |
| NO | 0–250 ppm | 1 ppm | 50 ppm | 150 ppm |
| NO₂ | 0–20 ppm | 0.1 ppm | 5 ppm | 10 ppm |
| HCN | 0–50 ppm | 0.1 ppm | 5 ppm | 10 ppm |
| HCl | 0–50 ppm | 0.1 ppm | 5 ppm | 10 ppm |
| HF | 0–10 ppm | 0.1 ppm | 3 ppm | 5 ppm |
| C₇H₈ / C₈H₁₀ | 0–100 ppm | 1 ppm | 10 ppm | 20 ppm |
Catatan: Tidak seluruh jenis gas dan range tersedia dalam daftar tersebut. Konfigurasi sensor perlu ditentukan saat pemesanan. Untuk kebutuhan gas tertentu seperti NH₃, NO, PH₃, NO₂, HCN, SO₂ dan gas lainnya, ketersediaannya dapat ditentukan terlebih dahulu sesuai kebutuhan pelanggan.
Aplikasi BH-90A Portable Gas Detector
Dengan desain portabel dan kemampuan pengukuran kontinu, BH-90A dapat digunakan pada berbagai kegiatan inspeksi dan pemantauan kebocoran gas. Beberapa contoh aplikasinya antara lain:
- Deteksi kebocoran gas hidrogen pada fasilitas industri.
- Pemeriksaan area sekitar jaringan atau pipa gas.
- Inspeksi area bawah tanah dan ruang utilitas.
- Pemeriksaan area pertambangan sesuai konfigurasi gas yang digunakan.
- Pemantauan area proses yang menggunakan hidrogen.
- Inspeksi fasilitas penyimpanan dan distribusi gas.
- Pemeriksaan awal pada area yang dicurigai mengalami kebocoran.
- Pengukuran gas portabel pada kegiatan maintenance dan troubleshooting.
Untuk aplikasi spesifik, pemilihan sensor harus disesuaikan dengan gas target. Detector H₂ tidak boleh dianggap sebagai detector universal untuk seluruh jenis gas. Sensor yang digunakan harus sesuai dengan gas yang hendak diukur.
Spesifikasi Teknis BH-90A
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Model | BH-90A |
| Jenis | Portable Single Gas Detector |
| Konfigurasi H₂ | Hydrogen Gas Detector |
| Metode Deteksi | Natural Diffusion |
| Range H₂ | 0–1000 ppm |
| Resolusi H₂ | 1 ppm |
| Akurasi | ≤ ±5% F.S. |
| Response Time | T <30 detik |
| Display | LCD |
| Alarm | LED, suara, getaran |
| Battery | Li-ion 3.7 V, 1500 mAh |
| Continuous Working Time | ≥8 jam |
| Charging Time | 4–6 jam |
| Sensor Life | ±2 tahun |
| Operating Temperature Gas Mudah Terbakar | -40°C hingga 70°C |
| Operating Temperature Gas Beracun | -20°C hingga 50°C |
| Humidity | <95% RH non-condensing |
| Explosion Proof | Ex ib IIB T3 Gb |
| Weight | ±130 g termasuk baterai |
| Dimension | 100 × 60 × 30 mm |
FAQ BH-90A Hydrogen Gas Detector
Apa fungsi BH-90A?
BH-90A adalah portable single gas detector yang digunakan untuk melakukan deteksi gas secara kontinu. Pada konfigurasi H₂, perangkat digunakan untuk mengukur konsentrasi gas hidrogen dengan range 0–1000 ppm dan resolusi 1 ppm.
Berapa range pengukuran gas hidrogen BH-90A?
Untuk konfigurasi hidrogen, BH-90A memiliki range pengukuran 0–1000 ppm H₂ dengan resolusi 1 ppm.
Berapa batas alarm H₂ pada BH-90A?
Berdasarkan konfigurasi yang tercantum, low alarm H₂ adalah 50 ppm, sedangkan high alarm adalah 150 ppm. Level alarm dapat disesuaikan sesuai konfigurasi dan kebutuhan aplikasi.
Apakah BH-90A bisa mendeteksi kebocoran hidrogen?
Ya. Dengan konfigurasi sensor H₂, BH-90A dapat digunakan untuk mendeteksi keberadaan dan konsentrasi hidrogen pada range yang ditentukan. Detector menggunakan metode natural diffusion untuk membawa gas menuju sensor.
Apakah BH-90A menggunakan pompa sampling?
Konfigurasi yang dijelaskan menggunakan metode natural diffusion, sehingga bukan sistem sampling pump. Gas mencapai sensor melalui proses difusi alami.
Apakah BH-90A dapat digunakan untuk gas lain?
Ya, platform BH-90A tersedia dalam berbagai konfigurasi sensor. Pilihannya mencakup CO, O₂, H₂, H₂S, CH₄, NH₃, Cl₂, O₃, SO₂, PH₃, CO₂, NO, NO₂, HCN, HCl, HF, serta beberapa gas lainnya. Ketersediaan sensor dan range harus dikonfirmasi sesuai kebutuhan.
Apakah BH-90A memiliki alarm suara?
Ya. Sistem alarm BH-90A menggunakan kombinasi LED, suara, dan getaran, sehingga kondisi alarm dapat diketahui melalui beberapa metode peringatan.
Berapa lama BH-90A dapat digunakan dalam satu kali pengisian?
Waktu kerja yang tercantum adalah ≥8 jam secara kontinu. Waktu pengisian baterai sekitar 4–6 jam.
Apakah BH-90A sudah explosion-proof?
Spesifikasi produk mencantumkan klasifikasi Ex ib IIB T3 Gb. Untuk penggunaan di area berbahaya, klasifikasi tersebut tetap harus dicocokkan dengan persyaratan zona dan atmosfer gas di lokasi aplikasi.
Berapa umur sensor BH-90A?
Umur sensor yang tercantum adalah sekitar 2 tahun. Umur aktual dapat dipengaruhi oleh jenis sensor, frekuensi penggunaan, konsentrasi gas, kondisi lingkungan, dan pemeliharaan.
Apakah BH-90A perlu dikalibrasi?
Ya. Meskipun perangkat memiliki fungsi self-adjustment dan pengaturan level kalibrasi, detector gas tetap perlu menjalani pemeriksaan dan kalibrasi sesuai prosedur teknis yang berlaku agar performanya tetap dapat diandalkan.
Apakah BH-90A cocok untuk mendeteksi kebocoran gas hidrogen di area industri?
BH-90A dengan konfigurasi H₂ dapat digunakan sebagai perangkat portabel untuk pemeriksaan konsentrasi hidrogen di area industri, termasuk kegiatan inspeksi, maintenance, dan pengecekan area yang dicurigai mengalami kebocoran, dengan tetap memperhatikan kesesuaian spesifikasi dan prosedur keselamatan lokasi.
Kesimpulan
BH-90A Portable Single Gas Detector H2 menawarkan pendekatan praktis untuk pemeriksaan konsentrasi hidrogen menggunakan perangkat yang ringkas dan mudah dibawa. Dengan range H₂ 0–1000 ppm, resolusi 1 ppm, akurasi ≤±5% F.S., response time <30 detik, alarm LED/suara/getaran, baterai 1500 mAh, waktu operasi ≥8 jam, serta housing dengan klasifikasi Ex ib IIB T3 Gb, perangkat ini dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan deteksi hidrogen portabel.
Hal terpenting dalam memilih gas detector bukan hanya melihat nama produknya, tetapi memastikan gas target, range, resolusi, sensor, alarm level, temperatur operasi, metode sampling, klasifikasi explosion-proof, dan sertifikasi benar-benar sesuai dengan kondisi lapangan. Untuk aplikasi H₂, konfigurasi sensor hidrogen harus dipastikan sejak awal agar perangkat yang digunakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan deteksi.
Dapatkan BH-90A Portable Single Gas Detector H2 Hydrogen Kebocoran Gas Hidrogen di Penguji.com.
Kami menyediakan produk original, dukungan teknis, layanan konsultasi aplikasi, serta layanan purna jual untuk memenuhi kebutuhan industri di seluruh Indonesia.
“Bersama Pengguna untuk Pengguna.”











