AMTAST AMT155 Smart Moisture Meter: Alat Ukur Kadar Air Kopi & Beras 22 Bijian
Kadar air sering menjadi salah satu data penting yang perlu diketahui sebelum biji-bijian disimpan, dikeringkan, diproses, atau dipasarkan. Angka kadar air yang terlalu tinggi dapat berkaitan dengan risiko penurunan mutu selama penyimpanan, sedangkan kadar air yang tidak sesuai kebutuhan proses dapat memengaruhi penanganan dan kualitas bahan.
Untuk kebutuhan pemeriksaan beberapa jenis komoditas, menggunakan satu alat yang hanya dirancang untuk satu bahan tentu kurang praktis. AMTAST AMT155 Smart Moisture Meter dirancang sebagai alat ukur kadar air untuk berbagai jenis biji-bijian dan bahan pertanian dengan dukungan pengukuran hingga 22 jenis komoditas, termasuk kopi, beras, jagung, gandum, kedelai, kacang tanah, kakao, wijen, almond, cashew, hingga beberapa jenis benih.
AMT155 menggunakan electric resistance method sebagai prinsip pengukuran. Alat ini juga dilengkapi automatic temperature compensation, kalibrasi multi-point, koreksi error dalam rentang yang luas, LCD display, serta fungsi auto power off untuk membantu penggunaan sehari-hari.
Apa yang Bisa Diukur dengan AMTAST AMT155?
Salah satu keunggulan utama AMTAST AMT155 adalah dukungan terhadap berbagai jenis komoditas. Alat ini tidak hanya ditujukan untuk pengukuran kadar air beras atau biji-bijian secara umum, tetapi memiliki pilihan pengukuran untuk 22 jenis grain dan seed dengan rentang yang berbeda sesuai karakteristik masing-masing bahan.
Hal ini penting karena rentang pengukuran kadar air tidak selalu sama untuk setiap komoditas. Kopi, misalnya, memiliki rentang yang berbeda dengan jagung, sedangkan kacang tanah memiliki rentang berbeda dari padi. Karena itu, penggunaan alat dengan pilihan komoditas yang sesuai membantu pemeriksaan kadar air dilakukan berdasarkan range yang memang disediakan untuk bahan tersebut.
22 Jenis Komoditas yang Didukung
| No. | Komoditas | Measuring Range |
|---|---|---|
| 1 | Wheat | 9–38% |
| 2 | Maize / Corn | 9–39% |
| 3 | Japonica Rice (Paddy) | 8.5–40% |
| 4 | Indica Rice (Paddy) | 8.9–30.4% |
| 5 | Soybean | 8.9–33.4% |
| 6 | Rice | 10.4–26.4% |
| 7 | Sorghum | 8–35% |
| 8 | Rapeseed | 6.4–25.4% |
| 9 | Millet | 9.4–28.4% |
| 10 | Peanut | 5.4–18.9% |
| 11 | Barley | 9.4–26.4% |
| 12 | Sunflower Seed | 7.9–24.4% |
| 13 | Coffee Bean | 10–30% |
| 14 | Cocoa Bean | 4.5–17% |
| 15 | Parchment Coffee | 8.8–40% |
| 16 | Sesame | 6.0–18.0% |
| 17 | Flaxseed | 4.5–18.0% |
| 18 | Almonds | 4.5–21.0% |
| 19 | Cashews | 4.5–15.0% |
| 20 | Jute Seed | 6.6–32% |
| 21 | Raspberry Seed | 9.5–32% |
| 22 | Red Bean (Small) | 12.1–30% |
Mengapa Kadar Air Biji-Bijian Perlu Diukur?
Saat bahan pertanian baru selesai dipanen atau diproses, kondisi kadar airnya belum tentu langsung sesuai untuk penyimpanan maupun proses berikutnya. Biji yang masih memiliki kadar air relatif tinggi dapat membutuhkan proses pengeringan lebih lanjut sebelum masuk ke tahap penyimpanan.
Pengukuran menggunakan moisture meter memberikan cara yang lebih praktis untuk mendapatkan data kadar air dibandingkan hanya mengandalkan perkiraan berdasarkan kondisi fisik bahan. Data tersebut dapat digunakan sebagai salah satu parameter dalam menentukan apakah bahan perlu dikeringkan kembali, sudah siap ditangani, atau perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Pada komoditas seperti kopi, beras, jagung, gandum, kedelai, kakao, dan berbagai biji-bijian, pemeriksaan kadar air dapat menjadi bagian dari proses quality control. Pengukuran juga dapat dilakukan secara berkala sehingga perubahan kadar air selama proses pengeringan atau penyimpanan dapat dipantau.
Prinsip Kerja Electric Resistance pada Moisture Meter
AMTAST AMT155 menggunakan electric resistance method. Secara prinsip, metode ini memanfaatkan hubungan antara karakteristik kelistrikan bahan dengan kandungan airnya. Perubahan kadar air pada bahan akan memengaruhi karakteristik resistansi listrik yang dapat dideteksi oleh instrumen.
Hasil pengukuran kemudian ditampilkan pada LCD display sebagai nilai kadar air sesuai pilihan jenis komoditas yang digunakan. Karena setiap bahan memiliki karakteristik yang berbeda, AMT155 menyediakan mode pengukuran untuk berbagai jenis grain dan seed.
Artinya, pengukuran tidak sebaiknya dipahami sebagai satu rentang universal untuk seluruh bahan. Pengguna perlu memilih jenis komoditas yang sesuai sebelum melakukan pengukuran agar range yang digunakan sesuai dengan konfigurasi alat.
Automatic Temperature Compensation
Suhu dapat menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan ketika melakukan pengukuran menggunakan metode berbasis karakteristik listrik bahan. AMTAST AMT155 dilengkapi Automatic Temperature Compensation untuk membantu menyesuaikan pengukuran terhadap kondisi temperatur kerja alat.
AMT155 memiliki working temperature 0 hingga 40 °C. Fitur kompensasi temperatur otomatis ini membuat proses pengukuran lebih praktis karena pengguna tidak perlu melakukan kompensasi temperatur secara manual untuk setiap pengukuran.
Multi-Point Calibration dan Adjustment Range
Selain pengukuran multi-komoditas, AMTAST AMT155 memiliki fitur multi-point calibration dan koreksi error dalam rentang yang luas. Tersedia adjustment range -9.9% hingga +9.9%.
Fitur adjustment dapat menjadi penting ketika hasil pembacaan perlu disesuaikan dengan referensi pengujian atau karakteristik sampel tertentu berdasarkan prosedur kontrol kualitas yang digunakan. Penyesuaian sebaiknya dilakukan berdasarkan metode pembanding yang jelas dan konsisten, bukan sekadar mengubah nilai agar sesuai dengan perkiraan pengguna.
Dengan pendekatan tersebut, adjustment dapat digunakan sebagai bagian dari proses kontrol pengukuran, terutama ketika instrumen digunakan secara rutin untuk pemeriksaan komoditas yang sama.
Accuracy dan Repeat Error
AMTAST AMT155 memiliki spesifikasi accuracy 0.5% dan repeat error 0.2% sesuai data teknis yang diberikan. Kedua parameter tersebut memiliki fungsi yang berbeda dalam memahami performa pengukuran.
Accuracy berkaitan dengan kedekatan hasil pengukuran terhadap nilai acuan, sedangkan repeat error menggambarkan variasi hasil ketika pengukuran dilakukan berulang pada kondisi yang sama. Dalam penggunaan moisture meter, keduanya perlu diperhatikan karena hasil yang konsisten belum tentu otomatis berarti hasil tersebut sesuai dengan nilai referensi.
Untuk aplikasi quality control, pengguna sebaiknya menerapkan prosedur sampling dan pengukuran yang konsisten, termasuk pemilihan komoditas, kondisi sampel, serta cara pengambilan sampel.
LCD Display untuk Pembacaan yang Praktis
AMTAST AMT155 dilengkapi LCD display untuk menampilkan hasil pengukuran. Tampilan digital membuat nilai kadar air lebih mudah dibaca dibandingkan harus melakukan interpretasi terhadap skala analog.
Untuk pekerjaan pemeriksaan di gudang, area pengeringan, tempat penerimaan bahan baku, maupun proses quality control, tampilan digital membantu pengguna memperoleh angka pengukuran secara langsung dari instrumen.
Low Power Consumption dan Auto Power Off
Penggunaan moisture meter sering dilakukan berulang kali. Karena itu, konsumsi daya menjadi salah satu aspek praktis yang perlu diperhatikan. AMTAST AMT155 dirancang dengan fitur low power consumption dan menggunakan baterai 9V tipe 6F22.
Alat juga memiliki fungsi auto power off setelah 3 menit. Fitur ini membantu mengurangi risiko baterai terkuras ketika alat tidak sengaja dibiarkan dalam kondisi menyala setelah selesai digunakan.
AMTAST AMT155 untuk Pengukuran Kadar Air Kopi
Pada komoditas kopi, kadar air menjadi salah satu parameter yang sering diperhatikan dalam proses penanganan dan penyimpanan. AMT155 menyediakan mode Coffee Bean dengan rentang pengukuran 10–30%.
Selain coffee bean, alat ini juga menyediakan pilihan Parchment Coffee dengan rentang 8.8–40%. Perbedaan tersebut penting karena parchment coffee dan coffee bean merupakan kondisi bahan yang berbeda sehingga pengguna perlu memilih mode yang sesuai dengan bentuk sampel yang sedang diperiksa.
Dengan tersedianya dua pilihan tersebut, AMT155 dapat digunakan untuk pemeriksaan kadar air pada tahapan penanganan kopi yang berbeda, selama kondisi sampel sesuai dengan spesifikasi pengukuran alat.
AMTAST AMT155 untuk Beras dan Padi
Untuk komoditas beras, AMT155 memiliki beberapa pilihan yang dapat disesuaikan dengan jenis bahan. Tersedia mode Japonica Rice (Paddy) dengan range 8.5–40%, Indica Rice (Paddy) dengan range 8.9–30.4%, serta Rice dengan range 10.4–26.4%.
Perbedaan mode ini menunjukkan bahwa pemilihan jenis bahan pada alat bukan sekadar nama komoditas. Pengguna perlu memilih konfigurasi yang paling sesuai dengan sampel yang sedang diuji sehingga hasil pengukuran dibaca pada range yang memang ditentukan oleh instrumen.
Contoh Penggunaan AMTAST AMT155
Secara umum, penggunaan moisture meter untuk pemeriksaan biji-bijian dapat dilakukan melalui alur sederhana:
- Pastikan AMTAST AMT155 memiliki daya baterai yang cukup.
- Nyalakan alat dan siapkan sampel yang akan diperiksa.
- Pilih jenis komoditas yang sesuai dengan bahan yang diuji.
- Pastikan sampel berada pada kondisi yang sesuai dengan prosedur pengukuran.
- Lakukan pengukuran menggunakan metode yang ditentukan untuk instrumen.
- Baca hasil kadar air pada LCD display.
- Jika diperlukan, lakukan pengukuran ulang untuk melihat konsistensi hasil.
- Catat hasil pengukuran sebagai bagian dari data pemeriksaan atau quality control.
Untuk hasil yang lebih dapat dibandingkan antar-pengukuran, kondisi sampel dan prosedur pengambilan sampel sebaiknya dibuat konsisten. Pengukuran beberapa titik atau beberapa sampel juga dapat memberikan gambaran yang lebih representatif dibandingkan hanya mengandalkan satu pembacaan.
Spesifikasi Lengkap AMTAST AMT155
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Model | AMTAST AMT155 |
| Jenis Alat | Smart Moisture Meter |
| Measuring Principle | Electric Resistance Method |
| Jumlah Komoditas | 22 jenis grain dan seed |
| Display | LCD |
| Accuracy | 0.5% |
| Repeat Error | 0.2% |
| Adjustment Range | -9.9% hingga +9.9% |
| Temperature Compensation | Automatic Temperature Compensation |
| Working Temperature | 0–40 °C |
| Power Supply | 9V Battery (6F22) |
| Auto Power Off | 3 menit |
| Dimensions | 145 × 115 × 150 mm |
Kelebihan AMTAST AMT155 sebagai Alat Ukur Kadar Air
- 22 pilihan komoditas untuk pemeriksaan berbagai jenis grain, seed, kopi, beras, dan bahan pertanian.
- Electric resistance method untuk pengukuran kadar air berdasarkan karakteristik listrik bahan.
- Automatic temperature compensation untuk membantu pengukuran pada kondisi temperatur kerja yang berbeda.
- Multi-point calibration dan adjustment range -9.9% hingga +9.9% untuk kebutuhan koreksi pengukuran.
- LCD display untuk pembacaan nilai secara digital.
- Low power consumption untuk penggunaan yang praktis.
- Auto power off 3 menit untuk membantu menghemat baterai.
- Dimensi relatif ringkas, yaitu 145 × 115 × 150 mm.
Siapa yang Membutuhkan AMTAST AMT155?
AMTAST AMT155 dapat dipertimbangkan untuk pengguna yang membutuhkan pemeriksaan kadar air pada beberapa jenis komoditas dalam satu instrumen. Penggunaannya dapat relevan untuk quality control bahan pertanian, gudang penyimpanan, pengolahan hasil pertanian, perdagangan biji-bijian, pengolahan kopi, pengujian beras, pemeriksaan bahan baku, hingga kebutuhan inspeksi lapangan.
Keunggulan utamanya bukan hanya pada kemampuan mengukur kadar air, tetapi pada fleksibilitas pilihan bahan. Satu unit dapat digunakan untuk beberapa kelompok komoditas dengan range pengukuran yang berbeda-beda sesuai pilihan bahan pada alat.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengukur Kadar Air
Moisture meter memberikan hasil yang sangat bergantung pada kondisi sampel dan cara pengukuran. Karena itu, pengguna sebaiknya tidak hanya memperhatikan angka yang muncul di layar, tetapi juga memastikan jenis komoditas yang dipilih sudah benar.
Untuk memperoleh data yang lebih konsisten, sampel sebaiknya diambil dengan cara yang seragam. Bila bahan memiliki distribusi kadar air yang tidak merata, satu titik pengukuran belum tentu mewakili keseluruhan bahan. Pengukuran berulang pada beberapa sampel dapat membantu memberikan data yang lebih representatif.
Selain itu, adjustment range sebaiknya digunakan berdasarkan referensi pengukuran atau prosedur internal yang jelas. Koreksi nilai tanpa metode pembanding dapat menyebabkan data menjadi kurang dapat ditelusuri.
FAQ AMTAST AMT155 Smart Moisture Meter
Apakah AMTAST AMT155 bisa mengukur kadar air kopi?
Ya. AMTAST AMT155 memiliki mode Coffee Bean dengan measuring range 10–30%. Alat ini juga menyediakan mode Parchment Coffee dengan range 8.8–40% untuk sampel parchment coffee.
Apakah AMTAST AMT155 bisa digunakan untuk mengukur kadar air beras?
Ya. AMT155 menyediakan mode Rice dengan range 10.4–26.4%. Untuk padi, tersedia pilihan Japonica Rice (Paddy) 8.5–40% dan Indica Rice (Paddy) 8.9–30.4%.
Berapa jenis biji-bijian yang dapat diukur AMT155?
AMTAST AMT155 mendukung 22 jenis grain dan seed, termasuk wheat, maize, japonica rice, indica rice, soybean, rice, sorghum, rapeseed, millet, peanut, barley, sunflower seed, coffee bean, cocoa bean, parchment coffee, sesame, flaxseed, almonds, cashews, jute seed, raspberry seed, dan small red bean.
Apa prinsip kerja AMTAST AMT155?
AMTAST AMT155 menggunakan electric resistance method. Prinsip ini memanfaatkan karakteristik listrik bahan yang berkaitan dengan kandungan air untuk menghasilkan pembacaan kadar air.
Apakah AMT155 memiliki kompensasi temperatur?
Ya. AMTAST AMT155 dilengkapi automatic temperature compensation dan memiliki working temperature 0–40 °C.
Berapa akurasi AMTAST AMT155?
Spesifikasi AMTAST AMT155 mencantumkan accuracy 0.5% dan repeat error 0.2%.
Berapa range adjustment AMTAST AMT155?
AMT155 memiliki adjustment range -9.9% hingga +9.9%. Fitur ini dapat digunakan untuk kebutuhan koreksi berdasarkan referensi pengukuran yang sesuai.
Apakah AMTAST AMT155 menggunakan baterai?
Ya. Alat menggunakan baterai 9V tipe 6F22 dan dilengkapi fungsi auto power off setelah sekitar 3 menit.
Berapa suhu kerja AMTAST AMT155?
Working temperature AMTAST AMT155 adalah 0 hingga 40 °C.
Apakah AMTAST AMT155 cocok untuk quality control?
AMTAST AMT155 dapat digunakan sebagai alat pemeriksaan kadar air untuk kebutuhan quality control pada berbagai komoditas yang didukung alat. Untuk memperoleh data yang konsisten, pengguna perlu menerapkan prosedur sampling dan pengukuran yang seragam.
Kesimpulan
AMTAST AMT155 Smart Moisture Meter merupakan moisture meter multi-komoditas yang dirancang untuk pemeriksaan kadar air pada 22 jenis grain dan seed. Dukungan terhadap komoditas seperti kopi, parchment coffee, beras, padi japonica, padi indica, jagung, gandum, kedelai, kakao, kacang tanah, wijen, almond, cashew, dan berbagai biji lainnya membuatnya dapat digunakan untuk kebutuhan pengukuran yang lebih beragam dibandingkan moisture meter yang hanya memiliki satu pilihan bahan.
Dengan electric resistance method, LCD display, automatic temperature compensation, multi-point calibration, adjustment range -9.9% hingga +9.9%, accuracy 0.5%, repeat error 0.2%, low power consumption, serta auto power off 3 menit, AMT155 menawarkan kombinasi fungsi pengukuran dan kemudahan penggunaan dalam satu instrumen.
Bagi pengguna yang membutuhkan alat ukur kadar air kopi, moisture meter beras, grain moisture meter, alat ukur kadar air biji-bijian, atau moisture meter untuk berbagai komoditas pertanian, pemilihan AMT155 terutama perlu disesuaikan dengan jenis bahan yang akan diuji dan measuring range yang tersedia pada masing-masing mode.
Beli AMTAST AMT155 Smart Moisture Meter: Alat Ukur Kadar Air Kopi & Beras 22 Bijian di penguji.com untuk dapatkan support teknis di Indonesia. Langkah awal untuk bersama visi kami
” Bersama Pengguna untuk pengguna”.










