Alat Ukur pH Tanah PHscan30P Soil pH Tester

SKU

PHscan30P

Brand

Kategori

Tag

Aplikasi

Parameter

Elemen

Info penawaran harga dan pemesanan hubungi:

Tanaman yang tumbuh kurang optimal tidak selalu disebabkan oleh kekurangan pupuk atau penyiraman yang tidak tepat. Kondisi tanah juga berpengaruh terhadap kemampuan akar menyerap unsur hara. Salah satu parameter yang perlu diperiksa adalah pH tanah, yaitu ukuran tingkat keasaman atau kebasaan suatu media tanam.

Tanah yang terlalu asam atau terlalu basa dapat memengaruhi ketersediaan unsur hara dan aktivitas biologis di dalam tanah. Akibatnya, unsur hara yang sebenarnya terdapat di dalam tanah belum tentu tersedia dalam bentuk yang mudah diserap tanaman. Karena itu, pengukuran pH menjadi salah satu langkah penting dalam evaluasi kondisi tanah sebelum menentukan tindakan perbaikan.

Alat Ukur pH Tanah PHscan30P Soil pH Tester dari BANTE merupakan pH tester portabel yang dirancang dengan elektrode berujung runcing untuk menusuk dan mengukur sampel padat lunak yang sesuai. Bentuknya menyerupai pena sehingga praktis dibawa untuk pemeriksaan di kebun, rumah kaca, pembibitan, laboratorium, maupun lokasi pengambilan sampel.

PHscan30P memiliki rentang pengukuran -1.00 hingga 15.00 pH, resolusi 0.01 pH, serta akurasi yang dinyatakan sebesar ±0.01 pH. Instrumen ini juga dilengkapi kalibrasi satu hingga tiga titik, kompensasi suhu otomatis, fitur pembacaan otomatis, fungsi penyimpanan hasil pembacaan pada layar, dan baterai isi ulang.

Meski dirancang untuk pengukuran tanah, hasil yang baik tetap bergantung pada metode pengambilan sampel, kondisi kelembapan, cara kontak elektrode dengan sampel, serta prosedur pengujian. Untuk tanah yang keras, berbatu, atau sangat kering, sampel perlu disiapkan menggunakan metode yang sesuai. Elektrode tidak boleh dipaksakan masuk ke material yang dapat merusak ujung sensornya.

Mengapa pH Tanah Perlu Diukur?

pH tanah menunjukkan kondisi keasaman atau kebasaan berdasarkan aktivitas ion hidrogen dalam media yang diuji. Skala pH secara umum berkisar dari 0 sampai 14, dengan nilai 7 sebagai kondisi netral pada acuan umum. Nilai di bawah 7 menunjukkan kondisi asam, sedangkan nilai di atas 7 menunjukkan kondisi basa.

Dalam praktik pertanian, pH tanah membantu petani dan pengelola kebun memahami apakah kondisi media tanam sesuai dengan kebutuhan tanaman. Namun, rentang pH yang ideal tidak sama untuk semua jenis tanaman. Beberapa tanaman tumbuh baik pada tanah agak asam, sedangkan tanaman lain membutuhkan kondisi yang mendekati netral.

Pengukuran pH dapat membantu menjawab beberapa pertanyaan penting:

  • Apakah kondisi tanah sesuai dengan kebutuhan tanaman?
  • Apakah tanah terlalu asam atau terlalu basa?
  • Apakah perlakuan pengapuran atau penyesuaian pH perlu dievaluasi?
  • Apakah kondisi pH berubah setelah pemberian bahan pembenah tanah atau pupuk?
  • Apakah nilai pH antarlokasi atau antarbedengan menunjukkan perbedaan yang perlu ditelusuri?

Data pH sebaiknya tidak digunakan sebagai satu-satunya dasar untuk menentukan kebutuhan pupuk. Hasil pengukuran perlu dipertimbangkan bersama jenis tanaman, tekstur tanah, kandungan bahan organik, unsur hara, salinitas, dan hasil analisis tanah lainnya jika tersedia.

Prinsip Pengukuran pH pada PHscan30P

PHscan30P bekerja menggunakan elektrode pH yang merespons aktivitas ion hidrogen pada sampel. Respons elektrode kemudian diolah oleh instrumen menjadi nilai pH yang ditampilkan pada layar.

Elektrode merupakan komponen penting karena kualitas kontak dengan sampel dan kondisi sensor memengaruhi kestabilan pembacaan. PHscan30P dirancang menggunakan elektrode berujung runcing untuk membantu pengukuran sampel padat lunak yang sesuai.

Perlu dibedakan antara kemampuan menusuk sampel dan metode analisis pH tanah. Tidak semua tanah dapat diukur secara langsung dengan cara menusukkan elektrode ke tanah asli. Tanah yang padat, berbatu, kering, atau tidak memberikan kontak yang memadai dapat menghasilkan pembacaan yang lambat, tidak stabil, atau berisiko merusak sensor.

Untuk pengujian yang membutuhkan hasil terukur dan dapat dibandingkan, ikuti metode preparasi sampel yang ditetapkan oleh prosedur laboratorium atau produsen. Metode ekstraksi tanah menggunakan air atau larutan tertentu, misalnya, dapat menghasilkan nilai yang berbeda dari pengukuran langsung. Karena itu, metode yang digunakan harus dicatat agar hasil pengukuran antarsampel dapat dibandingkan secara tepat.

Keunggulan BANTE PHscan30P Soil pH Tester

1. Elektrode Ujung Runcing untuk Sampel Padat Lunak

PHscan30P menggunakan desain elektrode ujung runcing yang ditujukan untuk menusuk dan mengukur sampel padat lunak yang sesuai. Desain ini berguna ketika pengujian dilakukan pada media yang dapat menerima ujung elektrode tanpa tekanan berlebihan.

Dalam konteks pertanian, alat dapat dipertimbangkan untuk pemeriksaan media tanam, campuran tanah yang telah disiapkan, atau sampel lain yang kompatibel dengan elektrode. Untuk tanah lapangan yang keras, sebaiknya lakukan preparasi sampel sesuai metode pengujian dan jangan memaksa ujung elektrode menembus tanah.

2. Rentang Pengukuran pH -1.00 hingga 15.00

Rentang pengukuran yang tercantum adalah -1.00 hingga 15.00 pH. Rentang luas ini memungkinkan instrumen membaca kondisi sampel yang sangat asam hingga sangat basa, selama kondisi sampel dan elektrode masih sesuai dengan batas operasionalnya.

Rentang tersebut tidak berarti seluruh sampel pertanian akan berada di luar skala pH umum 0–14. Dalam aplikasi tanah, nilai yang sering dijumpai biasanya berada pada bagian yang jauh lebih sempit dari rentang instrumen.

3. Resolusi 0.01 pH dan Akurasi ±0.01 pH

Resolusi 0.01 pH menunjukkan bahwa tampilan hasil dapat menyajikan perubahan hingga dua angka di belakang koma. Sementara itu, akurasi yang dicantumkan produsen adalah ±0.01 pH.

Kedua istilah ini memiliki arti berbeda. Resolusi berkaitan dengan langkah perubahan angka yang ditampilkan, sedangkan akurasi berkaitan dengan kedekatan hasil pengukuran terhadap nilai acuan dalam kondisi yang ditetapkan.

Akurasi aktual pada tanah tetap dapat dipengaruhi oleh preparasi sampel, kalibrasi, kondisi elektrode, suhu, dan kualitas kontak antara sensor dengan sampel. Angka akurasi instrumen tidak otomatis menjamin ketidakpastian total pengujian tanah sebesar ±0.01 pH dalam semua kondisi.

4. Kalibrasi 1–3 Titik

PHscan30P mendukung kalibrasi satu hingga tiga titik dengan pengenalan otomatis terhadap kelompok larutan buffer USA atau NIST. Pilihan buffer yang dicantumkan adalah:

  • Buffer USA: pH 4.01, 7.00, dan 10.01.
  • Buffer NIST: pH 4.01, 6.86, dan 9.18.

Kalibrasi membantu menyesuaikan respons elektrode terhadap larutan acuan. Untuk pengukuran tanah, pemilihan titik kalibrasi sebaiknya mempertimbangkan rentang pH sampel yang diperkirakan.

Jika sampel cenderung asam, buffer pH 4.01 dan 7.00 dapat menjadi pilihan yang relevan. Jika sampel diperkirakan berada di sekitar netral hingga basa, buffer tambahan pada sisi basa dapat membantu mencakup rentang tersebut. Ikuti petunjuk kalibrasi resmi untuk memastikan urutan dan kombinasi buffer yang didukung instrumen.

Gunakan larutan buffer yang masih baik, hindari kontaminasi silang, dan jangan mengembalikan larutan yang sudah digunakan ke botol asal.

5. Kompensasi Suhu Otomatis

PHscan30P dilengkapi automatic temperature compensation (ATC) pada rentang 0–60°C atau 32–140°F. Fitur ini membantu menyesuaikan respons pengukuran pH terhadap perubahan suhu sesuai karakteristik sistem elektrode.

Penting untuk diketahui bahwa kompensasi suhu tidak membuat pH sampel selalu sama pada semua suhu. Suhu dapat mengubah kesetimbangan kimia sampel itu sendiri, bukan hanya respons elektrode. Karena itu, ATC membantu aspek pengukuran, tetapi tidak menghilangkan seluruh pengaruh suhu terhadap karakteristik sampel.

Untuk membandingkan data, usahakan pengujian dilakukan dengan kondisi dan metode yang konsisten.

6. Fitur Auto-Read dan Hold

Fitur auto-read mendeteksi kondisi ketika pembacaan mencapai endpoint, kemudian mengunci hasil sesuai fungsi instrumen. Fitur ini membantu operator mengetahui kapan angka dapat dicatat tanpa harus terus memperhatikan perubahan layar.

PHscan30P juga menyediakan fungsi Hold manual. Kedua fitur tersebut dapat membantu pemeriksaan rutin, terutama ketika operator harus mencatat banyak hasil pengukuran.

Walaupun pembacaan sudah terkunci, operator tetap perlu memastikan nilai telah stabil sesuai prosedur dan sampel telah dipersiapkan dengan benar.

7. Elektrode yang Dapat Diganti

Modul elektrode PHscan30P dapat diganti. Fitur ini membantu perawatan ketika elektrode mengalami penurunan kinerja atau perlu diganti setelah masa pemakaian tertentu.

Kemampuan mengganti elektrode dapat mengurangi kebutuhan mengganti seluruh instrumen apabila bagian sensor menjadi komponen yang perlu diperbarui. Namun, pastikan modul pengganti sesuai dengan model PHscan30P dan ikuti prosedur pemasangan serta pemeriksaan setelah penggantian.

Perawatan elektrode tetap penting. Bersihkan sensor menggunakan larutan yang sesuai, hindari menggosok bagian sensitif secara kasar, dan simpan elektrode dengan larutan penyimpanan yang direkomendasikan apabila prosedur produsen mensyaratkannya.

8. Baterai Isi Ulang dan Auto Power-Off

Instrumen menggunakan baterai isi ulang 3.7 V dengan daya tahan yang dinyatakan sekitar 200 jam penggunaan kontinu. Fitur auto power-off akan mematikan instrumen setelah delapan menit sejak tombol terakhir ditekan.

Kombinasi ini membantu mengurangi kebutuhan pengisian daya yang terlalu sering dan menghemat energi saat alat tidak digunakan. Waktu pemakaian aktual dapat berbeda menurut kondisi baterai, usia pemakaian, suhu, dan pola pengoperasian.

9. Desain Portabel dan Fitur Tahan Air

Dengan panjang sekitar 205 mm, diameter 40 mm, dan berat sekitar 120 g, PHscan30P dirancang agar mudah dibawa untuk pemeriksaan di lapangan maupun penggunaan di meja kerja.

Produsen menyebutkan adanya fitur tahan air untuk membantu perlindungan dalam lingkungan yang menantang. Namun, tingkat perlindungan IP atau kedalaman perendaman tidak tercantum dalam data yang tersedia. Jangan menganggap alat dapat direndam sepenuhnya sebelum tingkat proteksi resmi dan petunjuk pembersihan dikonfirmasi.

Spesifikasi Teknis BANTE PHscan30P

ParameterSpesifikasi
ModelPHscan30P
Jenis alatPocket pH Tester dengan elektrode ujung runcing
Parameter pengukuranpH dan suhu
Rentang pH-1.00 hingga 15.00 pH
Resolusi pH0.01 pH
Akurasi pH±0.01 pH
Kalibrasi pH1–3 titik
Buffer USApH 4.01 / 7.00 / 10.01
Buffer NISTpH 4.01 / 6.86 / 9.18
Rentang suhu0–60°C / 32–140°F
Resolusi suhu0.1°C / °F
Akurasi suhu±1°C / ±1.8°F
Kalibrasi suhu1 titik
Rentang kalibrasi suhuNilai pembacaan ±10°C / °F
Kompensasi suhuOtomatis, 0–60°C / 32–140°F
Fungsi pembacaanAuto-read dan manual hold
Auto power-off8 menit setelah tombol terakhir ditekan
LayarLCD dua baris, 21 × 21 mm
Catu dayaBaterai isi ulang 3.7 V
Daya tahan bateraiSekitar 200 jam penggunaan kontinu
Dimensi alat205 × 40 mm (diameter)
Berat alat120 g
Kelengkapan standarBuffer pH 4.01, 7.00, 10.01, kabel USB, adaptor DC 5 V, carrying case
Elektrode opsionalE-PHscan-PT, untuk menusuk dan mengukur sampel padat lunak
Aksesori opsionalLarutan buffer, larutan pembersih elektrode, larutan penyimpanan elektrode
Dimensi kemasan28 × 8 × 25 cm
Berat kemasan1.5 kg

Catatan: Spesifikasi, aksesori, dan konfigurasi dapat berubah. Pastikan kelengkapan aktual pada penawaran. Untuk pengukuran tanah, konfirmasikan kesesuaian elektrode dan metode preparasi sampel yang akan digunakan.

Cara Menggunakan PHscan30P untuk Pengujian pH Tanah

Pengukuran pH tanah yang baik dimulai dari pengambilan sampel dan persiapan yang konsisten. Ikuti manual PHscan30P untuk prosedur operasional lengkap; langkah berikut merupakan panduan umum yang perlu disesuaikan dengan metode pengujian yang dipilih.

1. Ambil Sampel Tanah yang Mewakili

Jika ingin mengetahui kondisi satu lahan, jangan hanya mengambil satu sampel dari titik yang terlihat paling baik atau paling buruk. Ambil beberapa sampel dari lokasi yang mewakili area pemeriksaan, dengan kedalaman yang konsisten sesuai tujuan pengujian.

Hindari titik yang baru saja terkena pupuk pekat, kapur, atau bahan lain secara lokal jika titik tersebut tidak mewakili kondisi lahan secara keseluruhan. Beri label lokasi dan kedalaman agar hasil dapat ditelusuri.

2. Siapkan Sampel Sesuai Metode

Bersihkan batu, akar besar, dan benda asing yang dapat mengganggu pengujian. Jika tanah terlalu keras atau tidak memungkinkan pengukuran dengan elektrode tusuk, gunakan metode preparasi sampel yang sesuai.

Untuk metode ekstraksi tanah, ikuti rasio tanah terhadap air atau larutan, jenis air atau larutan, waktu pengadukan, dan waktu pengendapan yang ditetapkan oleh prosedur. Jangan mencampur hasil dari metode berbeda tanpa mencatat perbedaan tersebut.

3. Kalibrasi Instrumen

Nyalakan PHscan30P dan pilih konfigurasi kalibrasi yang sesuai. Gunakan buffer yang masih baik dan cocok dengan rentang pH sampel. Jika diperlukan, lakukan kalibrasi dua atau tiga titik mengikuti petunjuk instrumen.

Pastikan elektrode dibilas dengan benar di antara larutan buffer agar tidak terjadi kontaminasi silang. Penanganan buffer harus dilakukan sesuai petunjuk produsennya.

4. Lakukan Pengukuran

Tempatkan ujung elektrode pada sampel sesuai metode yang digunakan. Untuk sampel yang diukur secara langsung, pastikan kontak dengan media cukup dan jangan memberikan tekanan berlebihan pada ujung elektrode.

Jika menggunakan ekstrak tanah, celupkan bagian sensor sesuai ketentuan manual. Tunggu hingga pembacaan stabil atau fungsi auto-read mengunci hasil. Hindari mengukur sampel yang tidak sesuai dengan desain elektrode.

5. Catat Hasil dan Kondisi Pengujian

Catat nilai pH, lokasi sampel, tanggal, kedalaman, metode preparasi, kondisi suhu jika relevan, dan informasi lain yang diperlukan. Data tersebut membantu membandingkan hasil antarlokasi atau memantau perubahan pH dari waktu ke waktu.

6. Bersihkan dan Simpan Elektrode

Setelah selesai, bersihkan elektrode dengan larutan yang sesuai. Jika diperlukan, gunakan larutan pembersih dan larutan penyimpanan elektrode yang kompatibel. Jangan menyimpan sensor dalam kondisi yang bertentangan dengan petunjuk produsen karena hal tersebut dapat memengaruhi umur dan kinerja elektrode.

Tips Mendapatkan Hasil Pengukuran pH Tanah yang Konsisten

Agar hasil pengukuran dapat digunakan untuk mengambil keputusan, beberapa hal berikut perlu diperhatikan:

  • Gunakan metode pengambilan dan persiapan sampel yang sama ketika membandingkan lokasi atau waktu pengujian.
  • Lakukan kalibrasi sesuai frekuensi dan prosedur yang direkomendasikan.
  • Hindari kontaminasi larutan buffer dan gunakan larutan yang kondisinya masih baik.
  • Jangan memaksa elektrode masuk ke tanah yang keras, berbatu, atau terlalu padat.
  • Pastikan elektrode bersih dan dirawat menggunakan larutan yang sesuai.
  • Berikan waktu bagi pembacaan untuk stabil sebelum mencatat nilai.
  • Catat metode pengujian karena pengukuran langsung dan metode ekstraksi dapat menghasilkan nilai berbeda.
  • Untuk keputusan pemupukan atau pengapuran dalam skala besar, pertimbangkan analisis laboratorium dan rekomendasi agronomi yang relevan.

Aplikasi PHscan30P Soil pH Tester

Pertanian dan Perkebunan

PHscan30P dapat dipertimbangkan untuk pemeriksaan pH sampel tanah yang sesuai, membantu pemantauan kondisi lahan, dan membandingkan pH pada area yang berbeda. Hasilnya dapat menjadi salah satu masukan dalam pengelolaan lahan, bersama informasi unsur hara dan kondisi tanaman.

Pembibitan dan Rumah Kaca

Pada pembibitan, pH media tanam perlu dipantau agar sesuai dengan kebutuhan tanaman. Instrumen portabel membantu pemeriksaan rutin terhadap sampel media tanam, asalkan metode pengukuran sesuai dengan jenis media dan elektrode.

Hortikultura dan Kebun Rumah

Pengguna yang merawat tanaman hias, sayuran, atau tanaman buah dapat memanfaatkan pengukuran pH sebagai bagian dari pemantauan media tanam. Untuk hasil yang dapat dibandingkan, gunakan metode pengujian yang konsisten dan jangan hanya mengandalkan satu pengukuran dari satu titik.

Laboratorium dan Pengujian Sampel

PHscan30P juga dapat dipertimbangkan untuk pengukuran pH sampel padat lunak yang kompatibel dengan elektrode. Laboratorium perlu memastikan metode, ketertelusuran kalibrasi, persyaratan dokumentasi, dan kesesuaian alat dengan prosedur kerja sebelum menggunakannya untuk laporan resmi.

FAQ Alat Ukur pH Tanah PHscan30P

1. Apa fungsi alat ukur pH tanah PHscan30P?

PHscan30P digunakan untuk mengukur pH pada sampel yang sesuai dengan elektrode dan metode pengujiannya. Instrumen ini dirancang dengan ujung elektrode runcing untuk membantu menusuk dan mengukur sampel padat lunak. Untuk tanah lapangan, metode preparasi sampel tetap perlu diperhatikan.

2. Berapa rentang pengukuran pH PHscan30P?

Rentang pengukuran pH yang tercantum adalah -1.00 hingga 15.00 pH, dengan resolusi 0.01 pH dan akurasi yang dinyatakan sebesar ±0.01 pH.

3. Apakah PHscan30P bisa digunakan langsung dengan menusukkan elektrode ke tanah?

Elektrode berujung runcing dirancang untuk menusuk sampel padat lunak yang sesuai, tetapi tidak semua tanah cocok diukur secara langsung. Tanah yang keras, berbatu, atau terlalu kering dapat mengganggu kontak pengukuran dan berisiko merusak sensor. Ikuti metode yang direkomendasikan produsen.

4. Apakah PHscan30P cocok untuk mengukur pH media tanam?

PHscan30P dapat dipertimbangkan untuk pengujian media tanam yang kompatibel dengan elektrode dan metode pengukuran. Untuk membandingkan hasil secara konsisten, pastikan jenis media, kondisi kelembapan, dan prosedur pengujian tidak berubah secara sembarangan.

5. Apa arti akurasi ±0.01 pH?

Angka ±0.01 pH merupakan akurasi yang dinyatakan pada spesifikasi instrumen. Nilai ini tidak otomatis berarti setiap pengukuran tanah akan memiliki ketidakpastian total sebesar ±0.01 pH. Kondisi sampel, kalibrasi, elektrode, dan metode pengujian juga memengaruhi hasil.

6. Apa perbedaan resolusi dan akurasi pH meter?

Resolusi menunjukkan perubahan terkecil yang dapat ditampilkan oleh instrumen, sedangkan akurasi menggambarkan kedekatan hasil terhadap nilai acuan pada kondisi tertentu. PHscan30P memiliki resolusi 0.01 pH dan akurasi yang dinyatakan ±0.01 pH.

7. Apakah PHscan30P memiliki kompensasi suhu otomatis?

Ya. PHscan30P dilengkapi kompensasi suhu otomatis pada rentang 0–60°C atau 32–140°F. Fitur ini membantu penyesuaian respons pengukuran elektrode terhadap suhu, tetapi tidak menghilangkan perubahan pH sampel yang terjadi akibat perubahan suhu.

8. Berapa titik kalibrasi yang didukung PHscan30P?

Instrumen mendukung kalibrasi satu hingga tiga titik dengan pilihan kelompok buffer USA dan NIST. Pilih buffer sesuai rentang pH sampel dan ikuti petunjuk kalibrasi resmi.

9. Apakah elektrode PHscan30P dapat diganti?

Ya. Spesifikasi menyatakan modul elektrode dapat diganti. Pastikan modul pengganti kompatibel dengan PHscan30P dan lakukan pemeriksaan serta kalibrasi sesuai petunjuk setelah penggantian.

10. Berapa lama baterai PHscan30P dapat digunakan?

Daya tahan baterai yang dicantumkan adalah sekitar 200 jam penggunaan kontinu. Durasi aktual dapat berbeda tergantung kondisi baterai dan pola pemakaian. Instrumen menggunakan baterai isi ulang 3.7 V.

11. Apakah PHscan30P tahan air?

Produsen menyebutkan fitur tahan air, tetapi tingkat proteksi IP tidak dicantumkan pada spesifikasi yang tersedia. Sebelum membilas atau merendam instrumen, periksa manual resmi untuk mengetahui batas perlindungan yang diizinkan.

12. Apakah hasil pH tanah dapat langsung digunakan untuk menentukan dosis pupuk atau kapur?

Tidak selalu. Nilai pH merupakan salah satu parameter dalam evaluasi tanah, bukan satu-satunya dasar untuk menentukan dosis pupuk atau kapur. Keputusan sebaiknya mempertimbangkan jenis tanaman, karakteristik tanah, kebutuhan unsur hara, metode pengujian, dan rekomendasi agronomi yang sesuai.

Kesimpulan

BANTE PHscan30P Soil pH Tester merupakan alat ukur pH portabel dengan elektrode ujung runcing yang ditujukan untuk pengukuran sampel padat lunak yang sesuai. Rentang pH -1.00 hingga 15.00, resolusi 0.01 pH, akurasi yang dinyatakan ±0.01 pH, kalibrasi 1–3 titik, kompensasi suhu otomatis, fitur auto-read, dan modul elektrode yang dapat diganti menjadi fitur utama instrumen ini.

Untuk kebutuhan pertanian, perkebunan, pembibitan, dan pemeriksaan media tanam, PHscan30P dapat membantu menyediakan data pH sebagai bagian dari pemantauan kondisi sampel. Namun, ketepatan hasil tidak hanya ditentukan oleh spesifikasi alat. Pengambilan sampel, preparasi, kalibrasi, kondisi elektrode, dan konsistensi metode tetap berperan penting.

Sebelum memilih alat untuk penggunaan rutin atau kebutuhan laboratorium, pastikan metode pengujian tanah sesuai dengan kemampuan elektrode dan prosedur resmi produsen. Dengan penggunaan dan perawatan yang tepat, PHscan30P dapat mendukung pemeriksaan pH secara lebih praktis, terstruktur, dan konsisten.

Weight1,5 kg
Dimensions28 × 8 × 25 cm

Spesifikasi

Spesifikasi BANTE PHscan30P pH Tester

Informasi Produk
ModelPHscan30P
Parameter PengukuranpH dan suhu
Spesifikasi Pengukuran pH
Rentang Pengukuran-1.00 hingga 15.00 pH
Resolusi0.01 pH
Akurasi±0.01 pH
Kalibrasi pH1 hingga 3 titik
Pilihan Buffer KalibrasiUSA: pH 4.01 / 7.00 / 10.01; NIST: pH 4.01 / 6.86 / 9.18
Spesifikasi Pengukuran Suhu
Rentang Pengukuran0 hingga 60°C / 32 hingga 140°F
Resolusi0.1°C / °F
Akurasi±1°C / ±1.8°F
Kalibrasi Suhu1 titik
Rentang Kalibrasi SuhuNilai pembacaan ±10°C / °F
Fitur dan Spesifikasi Umum
Kompensasi SuhuOtomatis, 0 hingga 60°C / 32 hingga 140°F
Fungsi HoldManual / pembacaan otomatis saat pengukuran mencapai endpoint
Auto Power-Off8 menit setelah tombol terakhir ditekan
LayarLCD dua baris, ukuran 21 × 21 mm
Catu DayaBaterai isi ulang 3.7 V
Daya Tahan BateraiSekitar 200 jam penggunaan kontinu
Dimensi Alat205 × 40 mm (diameter)
Berat Alat120 g
Kelengkapan Standar
Buffer KalibrasiLarutan buffer pH 4.01, 7.00, dan 10.01
KabelKabel USB
Adaptor DayaAdaptor DC 5 V
Wadah PenyimpananCarrying case
Aksesori Opsional
E-PHscan-PT ElectrodeElektrode untuk menusuk dan mengukur sampel padat lunak
pH Buffer SolutionLarutan buffer untuk kalibrasi elektrode pH
pH Electrode Cleaning SolutionLarutan untuk membersihkan dan membantu mengaktifkan kembali elektrode pH
pH Electrode Storage SolutionLarutan untuk menjaga kondisi dan menyimpan elektrode pH
Informasi Kemasan
Dimensi Kemasan28 × 8 × 25 cm
Berat Kemasan1.5 kg

Catatan: Spesifikasi dan kelengkapan dapat berubah mengikuti konfigurasi produk. Dimensi 205 × 40 mm mengacu pada alat, sedangkan 28 × 8 × 25 cm dan 1.5 kg merupakan informasi kemasan. Pastikan konfigurasi elektrode dan aksesori yang diperlukan sesuai dengan aplikasi pengukuran.

Alat Ukur pH Tanah PHscan30P Soil pH Tester

Tanaman yang tumbuh kurang optimal tidak selalu disebabkan oleh kekurangan pupuk atau penyiraman yang tidak tepat. Kondisi tanah juga berpengaruh terhadap kemampuan akar menyerap unsur hara. Salah satu parameter yang perlu diperiksa adalah pH tanah, yaitu ukuran tingkat keasaman atau kebasaan suatu media tanam.

Tanah yang terlalu asam atau terlalu basa dapat memengaruhi ketersediaan unsur hara dan aktivitas biologis di dalam tanah. Akibatnya, unsur hara yang sebenarnya terdapat di dalam tanah belum tentu tersedia dalam bentuk yang mudah diserap tanaman. Karena itu, pengukuran pH menjadi salah satu langkah penting dalam evaluasi kondisi tanah sebelum menentukan tindakan perbaikan.

Alat Ukur pH Tanah PHscan30P Soil pH Tester dari BANTE merupakan pH tester portabel yang dirancang dengan elektrode berujung runcing untuk menusuk dan mengukur sampel padat lunak yang sesuai. Bentuknya menyerupai pena sehingga praktis dibawa untuk pemeriksaan di kebun, rumah kaca, pembibitan, laboratorium, maupun lokasi pengambilan sampel.

PHscan30P memiliki rentang pengukuran -1.00 hingga 15.00 pH, resolusi 0.01 pH, serta akurasi yang dinyatakan sebesar ±0.01 pH. Instrumen ini juga dilengkapi kalibrasi satu hingga tiga titik, kompensasi suhu otomatis, fitur pembacaan otomatis, fungsi penyimpanan hasil pembacaan pada layar, dan baterai isi ulang.

Meski dirancang untuk pengukuran tanah, hasil yang baik tetap bergantung pada metode pengambilan sampel, kondisi kelembapan, cara kontak elektrode dengan sampel, serta prosedur pengujian. Untuk tanah yang keras, berbatu, atau sangat kering, sampel perlu disiapkan menggunakan metode yang sesuai. Elektrode tidak boleh dipaksakan masuk ke material yang dapat merusak ujung sensornya.

Mengapa pH Tanah Perlu Diukur?

pH tanah menunjukkan kondisi keasaman atau kebasaan berdasarkan aktivitas ion hidrogen dalam media yang diuji. Skala pH secara umum berkisar dari 0 sampai 14, dengan nilai 7 sebagai kondisi netral pada acuan umum. Nilai di bawah 7 menunjukkan kondisi asam, sedangkan nilai di atas 7 menunjukkan kondisi basa.

Dalam praktik pertanian, pH tanah membantu petani dan pengelola kebun memahami apakah kondisi media tanam sesuai dengan kebutuhan tanaman. Namun, rentang pH yang ideal tidak sama untuk semua jenis tanaman. Beberapa tanaman tumbuh baik pada tanah agak asam, sedangkan tanaman lain membutuhkan kondisi yang mendekati netral.

Pengukuran pH dapat membantu menjawab beberapa pertanyaan penting:

  • Apakah kondisi tanah sesuai dengan kebutuhan tanaman?
  • Apakah tanah terlalu asam atau terlalu basa?
  • Apakah perlakuan pengapuran atau penyesuaian pH perlu dievaluasi?
  • Apakah kondisi pH berubah setelah pemberian bahan pembenah tanah atau pupuk?
  • Apakah nilai pH antarlokasi atau antarbedengan menunjukkan perbedaan yang perlu ditelusuri?

Data pH sebaiknya tidak digunakan sebagai satu-satunya dasar untuk menentukan kebutuhan pupuk. Hasil pengukuran perlu dipertimbangkan bersama jenis tanaman, tekstur tanah, kandungan bahan organik, unsur hara, salinitas, dan hasil analisis tanah lainnya jika tersedia.

Prinsip Pengukuran pH pada PHscan30P

PHscan30P bekerja menggunakan elektrode pH yang merespons aktivitas ion hidrogen pada sampel. Respons elektrode kemudian diolah oleh instrumen menjadi nilai pH yang ditampilkan pada layar.

Elektrode merupakan komponen penting karena kualitas kontak dengan sampel dan kondisi sensor memengaruhi kestabilan pembacaan. PHscan30P dirancang menggunakan elektrode berujung runcing untuk membantu pengukuran sampel padat lunak yang sesuai.

Perlu dibedakan antara kemampuan menusuk sampel dan metode analisis pH tanah. Tidak semua tanah dapat diukur secara langsung dengan cara menusukkan elektrode ke tanah asli. Tanah yang padat, berbatu, kering, atau tidak memberikan kontak yang memadai dapat menghasilkan pembacaan yang lambat, tidak stabil, atau berisiko merusak sensor.

Untuk pengujian yang membutuhkan hasil terukur dan dapat dibandingkan, ikuti metode preparasi sampel yang ditetapkan oleh prosedur laboratorium atau produsen. Metode ekstraksi tanah menggunakan air atau larutan tertentu, misalnya, dapat menghasilkan nilai yang berbeda dari pengukuran langsung. Karena itu, metode yang digunakan harus dicatat agar hasil pengukuran antarsampel dapat dibandingkan secara tepat.

Keunggulan BANTE PHscan30P Soil pH Tester

1. Elektrode Ujung Runcing untuk Sampel Padat Lunak

PHscan30P menggunakan desain elektrode ujung runcing yang ditujukan untuk menusuk dan mengukur sampel padat lunak yang sesuai. Desain ini berguna ketika pengujian dilakukan pada media yang dapat menerima ujung elektrode tanpa tekanan berlebihan.

Dalam konteks pertanian, alat dapat dipertimbangkan untuk pemeriksaan media tanam, campuran tanah yang telah disiapkan, atau sampel lain yang kompatibel dengan elektrode. Untuk tanah lapangan yang keras, sebaiknya lakukan preparasi sampel sesuai metode pengujian dan jangan memaksa ujung elektrode menembus tanah.

2. Rentang Pengukuran pH -1.00 hingga 15.00

Rentang pengukuran yang tercantum adalah -1.00 hingga 15.00 pH. Rentang luas ini memungkinkan instrumen membaca kondisi sampel yang sangat asam hingga sangat basa, selama kondisi sampel dan elektrode masih sesuai dengan batas operasionalnya.

Rentang tersebut tidak berarti seluruh sampel pertanian akan berada di luar skala pH umum 0–14. Dalam aplikasi tanah, nilai yang sering dijumpai biasanya berada pada bagian yang jauh lebih sempit dari rentang instrumen.

3. Resolusi 0.01 pH dan Akurasi ±0.01 pH

Resolusi 0.01 pH menunjukkan bahwa tampilan hasil dapat menyajikan perubahan hingga dua angka di belakang koma. Sementara itu, akurasi yang dicantumkan produsen adalah ±0.01 pH.

Kedua istilah ini memiliki arti berbeda. Resolusi berkaitan dengan langkah perubahan angka yang ditampilkan, sedangkan akurasi berkaitan dengan kedekatan hasil pengukuran terhadap nilai acuan dalam kondisi yang ditetapkan.

Akurasi aktual pada tanah tetap dapat dipengaruhi oleh preparasi sampel, kalibrasi, kondisi elektrode, suhu, dan kualitas kontak antara sensor dengan sampel. Angka akurasi instrumen tidak otomatis menjamin ketidakpastian total pengujian tanah sebesar ±0.01 pH dalam semua kondisi.

4. Kalibrasi 1–3 Titik

PHscan30P mendukung kalibrasi satu hingga tiga titik dengan pengenalan otomatis terhadap kelompok larutan buffer USA atau NIST. Pilihan buffer yang dicantumkan adalah:

  • Buffer USA: pH 4.01, 7.00, dan 10.01.
  • Buffer NIST: pH 4.01, 6.86, dan 9.18.

Kalibrasi membantu menyesuaikan respons elektrode terhadap larutan acuan. Untuk pengukuran tanah, pemilihan titik kalibrasi sebaiknya mempertimbangkan rentang pH sampel yang diperkirakan.

Jika sampel cenderung asam, buffer pH 4.01 dan 7.00 dapat menjadi pilihan yang relevan. Jika sampel diperkirakan berada di sekitar netral hingga basa, buffer tambahan pada sisi basa dapat membantu mencakup rentang tersebut. Ikuti petunjuk kalibrasi resmi untuk memastikan urutan dan kombinasi buffer yang didukung instrumen.

Gunakan larutan buffer yang masih baik, hindari kontaminasi silang, dan jangan mengembalikan larutan yang sudah digunakan ke botol asal.

5. Kompensasi Suhu Otomatis

PHscan30P dilengkapi automatic temperature compensation (ATC) pada rentang 0–60°C atau 32–140°F. Fitur ini membantu menyesuaikan respons pengukuran pH terhadap perubahan suhu sesuai karakteristik sistem elektrode.

Penting untuk diketahui bahwa kompensasi suhu tidak membuat pH sampel selalu sama pada semua suhu. Suhu dapat mengubah kesetimbangan kimia sampel itu sendiri, bukan hanya respons elektrode. Karena itu, ATC membantu aspek pengukuran, tetapi tidak menghilangkan seluruh pengaruh suhu terhadap karakteristik sampel.

Untuk membandingkan data, usahakan pengujian dilakukan dengan kondisi dan metode yang konsisten.

6. Fitur Auto-Read dan Hold

Fitur auto-read mendeteksi kondisi ketika pembacaan mencapai endpoint, kemudian mengunci hasil sesuai fungsi instrumen. Fitur ini membantu operator mengetahui kapan angka dapat dicatat tanpa harus terus memperhatikan perubahan layar.

PHscan30P juga menyediakan fungsi Hold manual. Kedua fitur tersebut dapat membantu pemeriksaan rutin, terutama ketika operator harus mencatat banyak hasil pengukuran.

Walaupun pembacaan sudah terkunci, operator tetap perlu memastikan nilai telah stabil sesuai prosedur dan sampel telah dipersiapkan dengan benar.

7. Elektrode yang Dapat Diganti

Modul elektrode PHscan30P dapat diganti. Fitur ini membantu perawatan ketika elektrode mengalami penurunan kinerja atau perlu diganti setelah masa pemakaian tertentu.

Kemampuan mengganti elektrode dapat mengurangi kebutuhan mengganti seluruh instrumen apabila bagian sensor menjadi komponen yang perlu diperbarui. Namun, pastikan modul pengganti sesuai dengan model PHscan30P dan ikuti prosedur pemasangan serta pemeriksaan setelah penggantian.

Perawatan elektrode tetap penting. Bersihkan sensor menggunakan larutan yang sesuai, hindari menggosok bagian sensitif secara kasar, dan simpan elektrode dengan larutan penyimpanan yang direkomendasikan apabila prosedur produsen mensyaratkannya.

8. Baterai Isi Ulang dan Auto Power-Off

Instrumen menggunakan baterai isi ulang 3.7 V dengan daya tahan yang dinyatakan sekitar 200 jam penggunaan kontinu. Fitur auto power-off akan mematikan instrumen setelah delapan menit sejak tombol terakhir ditekan.

Kombinasi ini membantu mengurangi kebutuhan pengisian daya yang terlalu sering dan menghemat energi saat alat tidak digunakan. Waktu pemakaian aktual dapat berbeda menurut kondisi baterai, usia pemakaian, suhu, dan pola pengoperasian.

9. Desain Portabel dan Fitur Tahan Air

Dengan panjang sekitar 205 mm, diameter 40 mm, dan berat sekitar 120 g, PHscan30P dirancang agar mudah dibawa untuk pemeriksaan di lapangan maupun penggunaan di meja kerja.

Produsen menyebutkan adanya fitur tahan air untuk membantu perlindungan dalam lingkungan yang menantang. Namun, tingkat perlindungan IP atau kedalaman perendaman tidak tercantum dalam data yang tersedia. Jangan menganggap alat dapat direndam sepenuhnya sebelum tingkat proteksi resmi dan petunjuk pembersihan dikonfirmasi.

Spesifikasi Teknis BANTE PHscan30P

ParameterSpesifikasi
ModelPHscan30P
Jenis alatPocket pH Tester dengan elektrode ujung runcing
Parameter pengukuranpH dan suhu
Rentang pH-1.00 hingga 15.00 pH
Resolusi pH0.01 pH
Akurasi pH±0.01 pH
Kalibrasi pH1–3 titik
Buffer USApH 4.01 / 7.00 / 10.01
Buffer NISTpH 4.01 / 6.86 / 9.18
Rentang suhu0–60°C / 32–140°F
Resolusi suhu0.1°C / °F
Akurasi suhu±1°C / ±1.8°F
Kalibrasi suhu1 titik
Rentang kalibrasi suhuNilai pembacaan ±10°C / °F
Kompensasi suhuOtomatis, 0–60°C / 32–140°F
Fungsi pembacaanAuto-read dan manual hold
Auto power-off8 menit setelah tombol terakhir ditekan
LayarLCD dua baris, 21 × 21 mm
Catu dayaBaterai isi ulang 3.7 V
Daya tahan bateraiSekitar 200 jam penggunaan kontinu
Dimensi alat205 × 40 mm (diameter)
Berat alat120 g
Kelengkapan standarBuffer pH 4.01, 7.00, 10.01, kabel USB, adaptor DC 5 V, carrying case
Elektrode opsionalE-PHscan-PT, untuk menusuk dan mengukur sampel padat lunak
Aksesori opsionalLarutan buffer, larutan pembersih elektrode, larutan penyimpanan elektrode
Dimensi kemasan28 × 8 × 25 cm
Berat kemasan1.5 kg

Catatan: Spesifikasi, aksesori, dan konfigurasi dapat berubah. Pastikan kelengkapan aktual pada penawaran. Untuk pengukuran tanah, konfirmasikan kesesuaian elektrode dan metode preparasi sampel yang akan digunakan.

Cara Menggunakan PHscan30P untuk Pengujian pH Tanah

Pengukuran pH tanah yang baik dimulai dari pengambilan sampel dan persiapan yang konsisten. Ikuti manual PHscan30P untuk prosedur operasional lengkap; langkah berikut merupakan panduan umum yang perlu disesuaikan dengan metode pengujian yang dipilih.

1. Ambil Sampel Tanah yang Mewakili

Jika ingin mengetahui kondisi satu lahan, jangan hanya mengambil satu sampel dari titik yang terlihat paling baik atau paling buruk. Ambil beberapa sampel dari lokasi yang mewakili area pemeriksaan, dengan kedalaman yang konsisten sesuai tujuan pengujian.

Hindari titik yang baru saja terkena pupuk pekat, kapur, atau bahan lain secara lokal jika titik tersebut tidak mewakili kondisi lahan secara keseluruhan. Beri label lokasi dan kedalaman agar hasil dapat ditelusuri.

2. Siapkan Sampel Sesuai Metode

Bersihkan batu, akar besar, dan benda asing yang dapat mengganggu pengujian. Jika tanah terlalu keras atau tidak memungkinkan pengukuran dengan elektrode tusuk, gunakan metode preparasi sampel yang sesuai.

Untuk metode ekstraksi tanah, ikuti rasio tanah terhadap air atau larutan, jenis air atau larutan, waktu pengadukan, dan waktu pengendapan yang ditetapkan oleh prosedur. Jangan mencampur hasil dari metode berbeda tanpa mencatat perbedaan tersebut.

3. Kalibrasi Instrumen

Nyalakan PHscan30P dan pilih konfigurasi kalibrasi yang sesuai. Gunakan buffer yang masih baik dan cocok dengan rentang pH sampel. Jika diperlukan, lakukan kalibrasi dua atau tiga titik mengikuti petunjuk instrumen.

Pastikan elektrode dibilas dengan benar di antara larutan buffer agar tidak terjadi kontaminasi silang. Penanganan buffer harus dilakukan sesuai petunjuk produsennya.

4. Lakukan Pengukuran

Tempatkan ujung elektrode pada sampel sesuai metode yang digunakan. Untuk sampel yang diukur secara langsung, pastikan kontak dengan media cukup dan jangan memberikan tekanan berlebihan pada ujung elektrode.

Jika menggunakan ekstrak tanah, celupkan bagian sensor sesuai ketentuan manual. Tunggu hingga pembacaan stabil atau fungsi auto-read mengunci hasil. Hindari mengukur sampel yang tidak sesuai dengan desain elektrode.

5. Catat Hasil dan Kondisi Pengujian

Catat nilai pH, lokasi sampel, tanggal, kedalaman, metode preparasi, kondisi suhu jika relevan, dan informasi lain yang diperlukan. Data tersebut membantu membandingkan hasil antarlokasi atau memantau perubahan pH dari waktu ke waktu.

6. Bersihkan dan Simpan Elektrode

Setelah selesai, bersihkan elektrode dengan larutan yang sesuai. Jika diperlukan, gunakan larutan pembersih dan larutan penyimpanan elektrode yang kompatibel. Jangan menyimpan sensor dalam kondisi yang bertentangan dengan petunjuk produsen karena hal tersebut dapat memengaruhi umur dan kinerja elektrode.

Tips Mendapatkan Hasil Pengukuran pH Tanah yang Konsisten

Agar hasil pengukuran dapat digunakan untuk mengambil keputusan, beberapa hal berikut perlu diperhatikan:

  • Gunakan metode pengambilan dan persiapan sampel yang sama ketika membandingkan lokasi atau waktu pengujian.
  • Lakukan kalibrasi sesuai frekuensi dan prosedur yang direkomendasikan.
  • Hindari kontaminasi larutan buffer dan gunakan larutan yang kondisinya masih baik.
  • Jangan memaksa elektrode masuk ke tanah yang keras, berbatu, atau terlalu padat.
  • Pastikan elektrode bersih dan dirawat menggunakan larutan yang sesuai.
  • Berikan waktu bagi pembacaan untuk stabil sebelum mencatat nilai.
  • Catat metode pengujian karena pengukuran langsung dan metode ekstraksi dapat menghasilkan nilai berbeda.
  • Untuk keputusan pemupukan atau pengapuran dalam skala besar, pertimbangkan analisis laboratorium dan rekomendasi agronomi yang relevan.

Aplikasi PHscan30P Soil pH Tester

Pertanian dan Perkebunan

PHscan30P dapat dipertimbangkan untuk pemeriksaan pH sampel tanah yang sesuai, membantu pemantauan kondisi lahan, dan membandingkan pH pada area yang berbeda. Hasilnya dapat menjadi salah satu masukan dalam pengelolaan lahan, bersama informasi unsur hara dan kondisi tanaman.

Pembibitan dan Rumah Kaca

Pada pembibitan, pH media tanam perlu dipantau agar sesuai dengan kebutuhan tanaman. Instrumen portabel membantu pemeriksaan rutin terhadap sampel media tanam, asalkan metode pengukuran sesuai dengan jenis media dan elektrode.

Hortikultura dan Kebun Rumah

Pengguna yang merawat tanaman hias, sayuran, atau tanaman buah dapat memanfaatkan pengukuran pH sebagai bagian dari pemantauan media tanam. Untuk hasil yang dapat dibandingkan, gunakan metode pengujian yang konsisten dan jangan hanya mengandalkan satu pengukuran dari satu titik.

Laboratorium dan Pengujian Sampel

PHscan30P juga dapat dipertimbangkan untuk pengukuran pH sampel padat lunak yang kompatibel dengan elektrode. Laboratorium perlu memastikan metode, ketertelusuran kalibrasi, persyaratan dokumentasi, dan kesesuaian alat dengan prosedur kerja sebelum menggunakannya untuk laporan resmi.

FAQ Alat Ukur pH Tanah PHscan30P

1. Apa fungsi alat ukur pH tanah PHscan30P?

PHscan30P digunakan untuk mengukur pH pada sampel yang sesuai dengan elektrode dan metode pengujiannya. Instrumen ini dirancang dengan ujung elektrode runcing untuk membantu menusuk dan mengukur sampel padat lunak. Untuk tanah lapangan, metode preparasi sampel tetap perlu diperhatikan.

2. Berapa rentang pengukuran pH PHscan30P?

Rentang pengukuran pH yang tercantum adalah -1.00 hingga 15.00 pH, dengan resolusi 0.01 pH dan akurasi yang dinyatakan sebesar ±0.01 pH.

3. Apakah PHscan30P bisa digunakan langsung dengan menusukkan elektrode ke tanah?

Elektrode berujung runcing dirancang untuk menusuk sampel padat lunak yang sesuai, tetapi tidak semua tanah cocok diukur secara langsung. Tanah yang keras, berbatu, atau terlalu kering dapat mengganggu kontak pengukuran dan berisiko merusak sensor. Ikuti metode yang direkomendasikan produsen.

4. Apakah PHscan30P cocok untuk mengukur pH media tanam?

PHscan30P dapat dipertimbangkan untuk pengujian media tanam yang kompatibel dengan elektrode dan metode pengukuran. Untuk membandingkan hasil secara konsisten, pastikan jenis media, kondisi kelembapan, dan prosedur pengujian tidak berubah secara sembarangan.

5. Apa arti akurasi ±0.01 pH?

Angka ±0.01 pH merupakan akurasi yang dinyatakan pada spesifikasi instrumen. Nilai ini tidak otomatis berarti setiap pengukuran tanah akan memiliki ketidakpastian total sebesar ±0.01 pH. Kondisi sampel, kalibrasi, elektrode, dan metode pengujian juga memengaruhi hasil.

6. Apa perbedaan resolusi dan akurasi pH meter?

Resolusi menunjukkan perubahan terkecil yang dapat ditampilkan oleh instrumen, sedangkan akurasi menggambarkan kedekatan hasil terhadap nilai acuan pada kondisi tertentu. PHscan30P memiliki resolusi 0.01 pH dan akurasi yang dinyatakan ±0.01 pH.

7. Apakah PHscan30P memiliki kompensasi suhu otomatis?

Ya. PHscan30P dilengkapi kompensasi suhu otomatis pada rentang 0–60°C atau 32–140°F. Fitur ini membantu penyesuaian respons pengukuran elektrode terhadap suhu, tetapi tidak menghilangkan perubahan pH sampel yang terjadi akibat perubahan suhu.

8. Berapa titik kalibrasi yang didukung PHscan30P?

Instrumen mendukung kalibrasi satu hingga tiga titik dengan pilihan kelompok buffer USA dan NIST. Pilih buffer sesuai rentang pH sampel dan ikuti petunjuk kalibrasi resmi.

9. Apakah elektrode PHscan30P dapat diganti?

Ya. Spesifikasi menyatakan modul elektrode dapat diganti. Pastikan modul pengganti kompatibel dengan PHscan30P dan lakukan pemeriksaan serta kalibrasi sesuai petunjuk setelah penggantian.

10. Berapa lama baterai PHscan30P dapat digunakan?

Daya tahan baterai yang dicantumkan adalah sekitar 200 jam penggunaan kontinu. Durasi aktual dapat berbeda tergantung kondisi baterai dan pola pemakaian. Instrumen menggunakan baterai isi ulang 3.7 V.

11. Apakah PHscan30P tahan air?

Produsen menyebutkan fitur tahan air, tetapi tingkat proteksi IP tidak dicantumkan pada spesifikasi yang tersedia. Sebelum membilas atau merendam instrumen, periksa manual resmi untuk mengetahui batas perlindungan yang diizinkan.

12. Apakah hasil pH tanah dapat langsung digunakan untuk menentukan dosis pupuk atau kapur?

Tidak selalu. Nilai pH merupakan salah satu parameter dalam evaluasi tanah, bukan satu-satunya dasar untuk menentukan dosis pupuk atau kapur. Keputusan sebaiknya mempertimbangkan jenis tanaman, karakteristik tanah, kebutuhan unsur hara, metode pengujian, dan rekomendasi agronomi yang sesuai.

Kesimpulan

BANTE PHscan30P Soil pH Tester merupakan alat ukur pH portabel dengan elektrode ujung runcing yang ditujukan untuk pengukuran sampel padat lunak yang sesuai. Rentang pH -1.00 hingga 15.00, resolusi 0.01 pH, akurasi yang dinyatakan ±0.01 pH, kalibrasi 1–3 titik, kompensasi suhu otomatis, fitur auto-read, dan modul elektrode yang dapat diganti menjadi fitur utama instrumen ini.

Untuk kebutuhan pertanian, perkebunan, pembibitan, dan pemeriksaan media tanam, PHscan30P dapat membantu menyediakan data pH sebagai bagian dari pemantauan kondisi sampel. Namun, ketepatan hasil tidak hanya ditentukan oleh spesifikasi alat. Pengambilan sampel, preparasi, kalibrasi, kondisi elektrode, dan konsistensi metode tetap berperan penting.

Sebelum memilih alat untuk penggunaan rutin atau kebutuhan laboratorium, pastikan metode pengujian tanah sesuai dengan kemampuan elektrode dan prosedur resmi produsen. Dengan penggunaan dan perawatan yang tepat, PHscan30P dapat mendukung pemeriksaan pH secara lebih praktis, terstruktur, dan konsisten.

Weight1,5 kg
Dimensions28 × 8 × 25 cm

Spesifikasi

Spesifikasi BANTE PHscan30P pH Tester

Informasi Produk
ModelPHscan30P
Parameter PengukuranpH dan suhu
Spesifikasi Pengukuran pH
Rentang Pengukuran-1.00 hingga 15.00 pH
Resolusi0.01 pH
Akurasi±0.01 pH
Kalibrasi pH1 hingga 3 titik
Pilihan Buffer KalibrasiUSA: pH 4.01 / 7.00 / 10.01; NIST: pH 4.01 / 6.86 / 9.18
Spesifikasi Pengukuran Suhu
Rentang Pengukuran0 hingga 60°C / 32 hingga 140°F
Resolusi0.1°C / °F
Akurasi±1°C / ±1.8°F
Kalibrasi Suhu1 titik
Rentang Kalibrasi SuhuNilai pembacaan ±10°C / °F
Fitur dan Spesifikasi Umum
Kompensasi SuhuOtomatis, 0 hingga 60°C / 32 hingga 140°F
Fungsi HoldManual / pembacaan otomatis saat pengukuran mencapai endpoint
Auto Power-Off8 menit setelah tombol terakhir ditekan
LayarLCD dua baris, ukuran 21 × 21 mm
Catu DayaBaterai isi ulang 3.7 V
Daya Tahan BateraiSekitar 200 jam penggunaan kontinu
Dimensi Alat205 × 40 mm (diameter)
Berat Alat120 g
Kelengkapan Standar
Buffer KalibrasiLarutan buffer pH 4.01, 7.00, dan 10.01
KabelKabel USB
Adaptor DayaAdaptor DC 5 V
Wadah PenyimpananCarrying case
Aksesori Opsional
E-PHscan-PT ElectrodeElektrode untuk menusuk dan mengukur sampel padat lunak
pH Buffer SolutionLarutan buffer untuk kalibrasi elektrode pH
pH Electrode Cleaning SolutionLarutan untuk membersihkan dan membantu mengaktifkan kembali elektrode pH
pH Electrode Storage SolutionLarutan untuk menjaga kondisi dan menyimpan elektrode pH
Informasi Kemasan
Dimensi Kemasan28 × 8 × 25 cm
Berat Kemasan1.5 kg

Catatan: Spesifikasi dan kelengkapan dapat berubah mengikuti konfigurasi produk. Dimensi 205 × 40 mm mengacu pada alat, sedangkan 28 × 8 × 25 cm dan 1.5 kg merupakan informasi kemasan. Pastikan konfigurasi elektrode dan aksesori yang diperlukan sesuai dengan aplikasi pengukuran.

SKU

PHscan30P

Brand

Kategori

Tag

Aplikasi

Parameter

Elemen

Artikel Terbaru Penguji

Scroll to Top