Dalam kegiatan pengujian kualitas bahan kimia dan produk minyak bumi, mengetahui titik nyala (flash point) merupakan hal penting. Titik nyala adalah suhu terendah di mana uap dari suatu bahan dapat menyala jika terkena sumber api. Pengujian ini tidak hanya membantu dalam penilaian karakteristik keamanan dan penanganan bahan, tapi juga sangat krusial dalam regulasi, transportasi, dan penyimpanan bahan-bahan mudah terbakar. Untuk mendukung hal ini, hadir Alat Penguji Titik Nyala Pensky-Martens Closed Cup SYD261, sebuah alat uji andal dan presisi tinggi yang telah menjadi pilihan banyak kalangan industri, laboratorium, dan lembaga metrologi.
Apa Itu Metode Pensky-Martens Closed Cup?
Metode Pensky-Martens Closed Cup adalah salah satu standar yang paling umum digunakan untuk menguji titik nyala dari sampel cairan, khususnya untuk minyak pelumas, minyak bakar, dan cairan lainnya yang memiliki titik nyala lebih tinggi dari 40°C.
Dalam metode ini, sampel dimasukkan ke dalam cangkir tertutup (closed cup) dan dipanaskan secara perlahan. Saat suhu naik, pada interval tertentu, nyala api kecil dari perangkat pengapian diarahkan ke permukaan cairan melalui celah yang bisa dibuka-tutup. Titik di mana uap dari sampel mulai terbakar sesaat (tidak menyala terus menerus) adalah suhu titik nyala. Prosedur ini memberikan hasil yang lebih akurat untuk simulasi kondisi nyata, seperti saat cairan disimpan dalam tangki tertutup.
Metode ini dianggap lebih aman dan konservatif dibanding metode open cup (cangkir terbuka), karena simulasi dilakukan dalam ruang tertutup sehingga hasilnya lebih merepresentasikan kondisi penyimpanan nyata dari bahan.
Aplikasi dan Keunggulan SYD-261
Alat ini dirancang khusus untuk menguji titik nyala produk minyak bumi yang memiliki kisaran titik nyala antara 40 hingga 360°C, kecuali bahan bakar minyak. SYD-261 sangat cocok digunakan oleh:
- Laboratorium kontrol kualitas minyak pelumas
- Perusahaan petrokimia
- Dinas teknis dan metrologi
- Industri transportasi dan logistik bahan kimia
- Instansi pemerintahan yang melakukan pengawasan bahan berbahaya
Keunggulan SYD-261 terletak pada desain, fitur, dan akurasi yang dimilikinya. Alat ini menggabungkan standar tinggi pengujian dengan kemudahan penggunaan, sehingga cocok untuk berbagai kalangan pengguna—baik teknisi berpengalaman maupun pengguna umum di laboratorium.
Fitur-Fitur Unggulan Alat Uji Titik Nyala SYD-261
Berikut ini adalah fitur-fitur utama yang menjadi keunggulan SYD-261:
- Kesesuaian Standar Internasional
- Dirancang mengikuti GB/T 261 dan ASTM D93, dua standar global yang dikenal dalam metode pengujian titik nyala.
- Kontrol Pemanasan Akurat
- Memiliki daya pemanasan yang bisa disesuaikan secara terus menerus (stepless adjustable) dari 0W hingga 600W. Ini memberikan fleksibilitas dalam pengaturan kecepatan pemanasan sesuai kebutuhan sampel.
- Tingkat Pemanasan Terkendali
- Pengguna dapat mengatur tingkat pemanasan 1–12℃/menit, dengan sistem kontrol suhu yang maju dan presisi, menjaga kestabilan suhu selama proses uji berlangsung.
- Sistem Pengadukan Terprogram
- Dilengkapi dua mode pengadukan:
- Prosedur A: 90–120 RPM
- Prosedur B: 250 ± 10 RPM
- Sistem pengadukan ini bertujuan untuk menjaga keseragaman suhu dalam sampel selama pemanasan.
- Dilengkapi dua mode pengadukan:
- Desain Cangkir Minyak Standar
- Volume sampel terukur dengan presisi:
- Diameter: 50.7–50.8 mm
- Kedalaman: 55.7–56.0 mm
- Kapasitas uji minyak sekitar 70 ml
- Garis penanda volume: 33.9–34.3 mm
- Volume sampel terukur dengan presisi:
- Sistem Penyalaan Ganda
- Penyalaan menggunakan gas atau bahan bakar sipil lainnya, dengan tambahan sistem pengapian listrik otomatis. Diameter nyala gas dikontrol antara 3.2 mm – 4.8 mm, memastikan ketepatan dan keamanan.
- Termometer Standar Tersertifikasi
- Termometer Mercury-in-glass dengan akurasi tinggi, tersedia dalam tiga rentang:
- -5°C – 110°C (divisi 0.5°C)
- 20°C – 150°C (divisi 1°C)
- 90°C – 370°C (divisi 2°C)
- Termometer Mercury-in-glass dengan akurasi tinggi, tersedia dalam tiga rentang:
- Tampilan Layar LCD
- Memberikan tampilan daya secara visual dengan voltmeter, membantu pengguna memantau secara real-time proses pengujian.
- Desain Kompak dan Tahan Lama
- Desain alat yang minimalis dan elegan, dengan meja stainless steel yang kokoh dan mudah dibersihkan. Cocok untuk digunakan di berbagai lingkungan laboratorium.
- Efisiensi Energi
- Konsumsi daya rendah, hanya maksimum 650W, menjadikan alat ini hemat listrik dan ramah lingkungan.
- Kondisi Operasional Fleksibel
- Alat dapat beroperasi dalam suhu ruangan hingga ≤ 35°C, dengan kelembaban relatif ≤ 85%, memastikan kinerja tetap optimal dalam berbagai kondisi laboratorium.
Mengapa Memilih SYD-261?
Memiliki Alat Penguji Titik Nyala SYD-261 adalah investasi jangka panjang bagi perusahaan Anda. Selain karena memenuhi standar internasional, alat ini juga menawarkan kombinasi antara kemudahan penggunaan, ketepatan pengujian, dan daya tahan.
- Tidak perlu lagi repot menyesuaikan sendiri suhu pemanasan secara manual.
- Pengadukan otomatis menjaga kestabilan suhu dan distribusi uap.
- Sistem pengapian dual-mode menjadikan alat ini lebih aman dan praktis.
- Termometer presisi tinggi memberikan hasil akurat dan dapat direkam untuk kebutuhan dokumentasi uji.
- Cocok untuk digunakan dalam uji validasi, kalibrasi internal, dan sertifikasi bahan.
Alat Penguji Titik Nyala Pensky-Martens Closed Cup SYD261 bukan hanya alat uji biasa, tapi merupakan mitra andal dalam setiap proses pengendalian kualitas produk minyak bumi. Desainnya yang modern, fitur lengkap, dan hasil uji yang akurat menjadikan alat ini pilihan terbaik di kelasnya.
Bagi industri yang ingin meningkatkan standar keselamatan, efisiensi, dan kepatuhan terhadap regulasi.
Beli Alat Penguji Titik Nyala Pensky-Martens Closed Cup SYD261 di penguji.com untuk dapatkan support teknis di Indonesia. Langkah awal untuk bersama visi kami
” Bersama Pengguna untuk pengguna”.





