Panduan Jenis & Type Webster Hardness Tester Landtek Terbaik untuk Industri
Memilih alat ukur kekerasan tidak selalu harus menggunakan mesin hardness tester berukuran besar. Untuk kebutuhan pemeriksaan cepat di area produksi, gudang, workshop, maupun lapangan, alat yang ringkas dan mudah digunakan justru sering menjadi pilihan yang lebih praktis. Salah satu instrumen yang dirancang untuk kebutuhan tersebut adalah Webster Hardness Tester LANDTEK, khususnya seri LW-20 dan LW-20+.
Webster Hardness Tester digunakan untuk melakukan pemeriksaan kekerasan secara cepat pada material tertentu, terutama paduan aluminium dan berbagai benda kerja berbahan logam lunak. Bentuknya portable, mekanisme pengujiannya sederhana, dan hasil pengukuran dapat dibaca langsung sehingga sangat sesuai untuk inspeksi kualitas secara cepat di lapangan.
LANDTEK sendiri menyediakan LW-20 Series dan LW-20+ Series dengan spesifikasi utama yang sangat mirip. Keduanya memiliki rentang pengukuran 0–20 HW, presisi 0,5 HW, bobot sekitar 625 gram, dimensi 220 × 160 × 30 mm, serta menggunakan baterai 2 × 1,5 V AAA.
Apa Itu Webster Hardness Tester?
Webster Hardness Tester atau sering disebut juga Wechsler Hardness Tester adalah alat uji kekerasan portable yang menggunakan metode indentasi. Instrumen ini dirancang untuk mengukur kekerasan material dengan memberikan tekanan melalui pressure needle atau jarum penekan terhadap permukaan benda uji.
Pada penggunaannya, benda kerja ditempatkan di antara anvil dan pressure needle. Handle kemudian ditekan sehingga mekanisme internal memberikan gaya pengujian terhadap material. Perubahan posisi atau penetrasi pressure needle digunakan sebagai dasar pembacaan nilai kekerasan pada skala Webster.
Metode ini membuat Webster Hardness Tester sangat praktis untuk pemeriksaan cepat karena pengguna tidak membutuhkan preparasi sampel yang rumit seperti pada beberapa metode hardness testing konvensional. Alat dapat digunakan langsung pada benda kerja selama bentuk, ketebalan, permukaan dan kondisi material memenuhi persyaratan pengujian.
Prinsip Kerja Webster Hardness Tester LANDTEK LW-20
Prinsip kerja seri LW-20 didasarkan pada indentation hardness testing. Pressure needle memberikan tekanan pada permukaan material melalui mekanisme pegas dan sistem penekan. Ketika handle ditekan hingga mencapai posisi pengujian, pressure needle melakukan penetrasi terhadap material dan sistem pembacaan menghasilkan nilai kekerasan.
Secara sederhana, proses pengukurannya dapat dipahami melalui tahapan berikut:
- Pastikan permukaan benda uji bersih dan bebas dari kotoran.
- Posisikan benda uji di antara anvil dan pressure needle.
- Pastikan posisi alat stabil dan tegak terhadap permukaan pengujian.
- Tekan handle hingga mekanisme pengujian mencapai posisi yang sesuai.
- Baca nilai kekerasan yang ditampilkan oleh alat.
- Bandingkan hasil dengan spesifikasi material, standar internal, atau tabel konversi yang sesuai.
Manual LANDTEK menjelaskan bahwa benda uji harus ditempatkan di antara anvil dan pressure needle kemudian handle ditekan sampai mekanisme mencapai posisi pengujian. Hasil yang muncul pada display merupakan nilai kekerasan yang diukur.
LANDTEK LW-20 Series vs LW-20+ Series
Salah satu hal yang cukup menarik dari LW-20 dan LW-20+ adalah kemiripan spesifikasinya. Untuk kebutuhan pengguna, perbedaan nama seri tidak secara otomatis berarti terdapat perbedaan besar pada kemampuan pengukuran.
| Parameter | LW-20 | LW-20+ |
|---|---|---|
| Rentang | 0–20 HW | 0–20 HW |
| Presisi | 0,5 HW | 0,5 HW |
| Berat | 625 g | 625 g |
| Dimensi | 220 × 160 × 30 mm | 220 × 160 × 30 mm |
| Baterai | 2 × 1,5 V AAA | 2 × 1,5 V AAA |
| Anvil Seat Cover | LW-20A | LW-20A+ |
Berdasarkan data spesifikasi yang tersedia, kedua seri mempunyai parameter utama yang sama. Perbedaan konfigurasi yang terlihat adalah penggunaan LW-20A pada seri LW-20 dan LW-20A+ pada seri LW-20+.
Spesifikasi LANDTEK LW-20 Series

| Spesifikasi | LANDTEK LW-20 |
|---|---|
| Jenis Instrumen | Webster / Wechsler Hardness Tester |
| Parameter | Webster Hardness (HW) |
| Rentang | 0–20 HW |
| Presisi | 0,5 HW |
| Berat | 625 g |
| Dimensi | 220 × 160 × 30 mm |
| Catu Daya | 2 × 1,5 V AAA |
| Material Utama | Paduan aluminium dan logam lunak yang sesuai dengan aplikasi Webster |
| Penekan | Pressure needle berkekerasan tinggi dan umur pakai panjang |
| Handle | Forged material dengan permukaan bagian atas anodized |
| Penutup Anvil | LW-20A |
Spesifikasi LANDTEK LW-20+ Series

| Spesifikasi | LANDTEK LW-20+ |
|---|---|
| Jenis Instrumen | Webster / Wechsler Hardness Tester |
| Parameter | Webster Hardness (HW) |
| Rentang | 0–20 HW |
| Presisi | 0,5 HW |
| Berat | 625 g |
| Dimensi | 220 × 160 × 30 mm |
| Catu Daya | 2 × 1,5 V AAA |
| Material Utama | Paduan aluminium dan logam lunak yang sesuai dengan aplikasi Webster |
| Penekan | Pressure needle berkekerasan tinggi dan umur pakai panjang |
| Handle | Forged material dengan permukaan bagian atas anodized |
| Penutup Anvil | LW-20A+ |
Aplikasi Webster Hardness Tester untuk Industri
Webster Hardness Tester paling menarik ketika digunakan pada material yang perlu diperiksa secara cepat tanpa membawa benda kerja ke laboratorium. Karena konstruksinya portable, alat ini dapat digunakan sebagai bagian dari proses quality control, inspeksi penerimaan material maupun pemeriksaan produk jadi.
1. Industri Aluminium
Aplikasi paling umum adalah pemeriksaan kekerasan profil aluminium dan aluminium alloy. Alat dapat digunakan untuk membantu memeriksa konsistensi kekerasan material setelah proses produksi atau perlakuan tertentu.
2. Pemeriksaan Profil Aluminium
Pada industri ekstrusi aluminium, profil yang diproduksi dalam jumlah besar perlu diperiksa secara berkala. Webster Hardness Tester dapat membantu melakukan pemeriksaan secara cepat terhadap sejumlah titik atau benda kerja tanpa memerlukan mesin hardness tester laboratorium yang besar.
3. Pipa dan Tabung Aluminium
Bentuk portable membuat Webster Hardness Tester sesuai untuk pemeriksaan pada pipa atau profil yang dapat ditempatkan di antara anvil dan pressure needle. Namun, pengguna tetap perlu memperhatikan batas dimensi dan bentuk benda uji yang sesuai dengan tipe anvil serta konfigurasi alat.
4. Pelat dan Benda Kerja Aluminium
Pelat aluminium, komponen aluminium, dan berbagai benda kerja berbahan aluminium dapat diperiksa dengan metode Webster selama kondisi material dan dimensinya memenuhi persyaratan pengujian.
5. Inspeksi Quality Control
Keunggulan utama Webster Hardness Tester adalah kecepatan. Dalam proses inspeksi produksi, pengguna dapat melakukan pemeriksaan satu per satu terhadap benda kerja tanpa harus membawa seluruh produk ke laboratorium.
Faktor yang Mempengaruhi Akurasi Pengukuran
Walaupun pengoperasian Webster Hardness Tester relatif sederhana, hasil pengukuran tetap dipengaruhi oleh kondisi benda uji dan teknik pengukuran. Karena itu, penggunaan alat secara benar menjadi bagian penting dari pengendalian kualitas.
Permukaan Benda Uji
Permukaan harus bersih dari kotoran, debu, pasir halus, minyak berlebih, atau kontaminan lain yang dapat memengaruhi kontak antara pressure needle dan material.
Jarak dari Tepi Material
Pengukuran yang terlalu dekat dengan tepi dapat memengaruhi hasil. Manual LANDTEK menyebutkan bahwa titik pengukuran sebaiknya berjarak lebih dari 5 mm dari tepi benda uji.
Jarak Antar Titik Indentasi
Jangan melakukan pengujian terlalu dekat dengan bekas indentasi sebelumnya. Manual menyebutkan jarak antara dua indentasi yang berdekatan sebaiknya tidak kurang dari 6 mm agar indentasi sebelumnya tidak memengaruhi pengukuran berikutnya.
Lapisan atau Coating
Lapisan permukaan dapat menyebabkan hasil pengukuran menjadi tidak representatif terhadap kekerasan material dasar. Karena itu, coating atau lapisan yang dapat memengaruhi hasil perlu diperhatikan sebelum pengujian.
Oxide Film pada Aluminium
Pada profil aluminium, lapisan oksida juga perlu diperhatikan. Manual LANDTEK menjelaskan bahwa oxide film dapat meningkatkan hasil pembacaan kekerasan dan menyebut contoh bahwa lapisan oksida sekitar 10 μm dapat menyebabkan nilai terbaca lebih tinggi sekitar 0,5–1 HW.
Mengapa Kalibrasi dan Hardness Block Penting?
Hardness tester merupakan alat ukur yang bergantung pada kondisi mekanik pressure needle, spring, anvil dan sistem pembacaan. Karena itu, pemeriksaan menggunakan standard Wechsler hardness block penting dilakukan untuk memastikan alat masih memberikan pembacaan yang sesuai.
Manual LANDTEK menjelaskan bahwa untuk LW-20 Series, pembacaan pada standard hardness block memiliki batas kesalahan maksimum sekitar ±0,5 HW. Apabila hasil pemeriksaan menyimpang, alat perlu dikoreksi sebelum digunakan kembali untuk pekerjaan pengukuran.
Keunggulan Webster Hardness Tester LANDTEK LW-20

- Portable: bobot sekitar 625 gram sehingga mudah dibawa ke area produksi atau lapangan.
- Pengoperasian sederhana: mekanisme pengukuran dilakukan dengan menempatkan benda uji di antara anvil dan pressure needle kemudian menekan handle.
- Pembacaan langsung: nilai hardness dapat dibaca langsung pada instrumen.
- Pengukuran cepat: sesuai untuk pemeriksaan individual pada produk dalam jumlah banyak.
- Pressure needle berkualitas: dirancang dengan material berkekerasan tinggi dan umur pakai panjang.
- Konstruksi handle kokoh: menggunakan forged material dan bagian atas dianodisasi.
- Stabilitas pengukuran: dirancang untuk menjaga kestabilan pada titik pengukuran dan koreksi.
- Hardness block: tersedia sebagai bagian dari perlengkapan untuk pemeriksaan alat.
Keunggulan Webster Hardness Tester LANDTEK LW-20+

LW-20+ memiliki karakteristik teknis utama yang sama dengan LW-20, termasuk rentang 0–20 HW, presisi 0,5 HW, bobot 625 gram dan dimensi 220 × 160 × 30 mm. Konfigurasi aksesori yang terdokumentasi menggunakan LW-20A+ sebagai anvil seat cover.
Karena spesifikasi pengukurannya sangat mirip, pemilihan antara LW-20 dan LW-20+ sebaiknya tidak hanya berdasarkan angka range atau accuracy. Pengguna perlu memperhatikan konfigurasi anvil, kebutuhan benda uji, tipe produk, ketersediaan aksesori dan versi alat yang ditawarkan supplier.
Bagaimana Memilih LW-20 atau LW-20+?
Jika kebutuhan Anda adalah pemeriksaan kekerasan aluminium alloy secara portable dengan rentang hingga 20 HW, kedua model pada dasarnya berada dalam kelas penggunaan yang sama. Tidak ada perbedaan spesifikasi utama yang signifikan pada range, accuracy, bobot, dimensi maupun baterai berdasarkan data yang tersedia.
Pilih LW-20 apabila Anda membutuhkan konfigurasi standar LW-20 dan sesuai dengan kebutuhan inspeksi aluminium alloy yang Anda lakukan.
Pilih LW-20+ apabila Anda membutuhkan versi LW-20+ dengan konfigurasi anvil seat cover LW-20A+ atau memang versi tersebut yang ditetapkan dalam spesifikasi pengadaan perusahaan.
Untuk kebutuhan industri yang memiliki prosedur inspeksi tertentu, sebaiknya pemilihan juga disesuaikan dengan standar material, ketebalan benda uji, bentuk benda kerja, jenis aluminium alloy dan metode acceptance yang digunakan perusahaan.
LANDTEK Webster Hardness Tester LW-20 dan LW-20+ merupakan alat uji kekerasan portable yang dirancang untuk pemeriksaan cepat pada aluminium alloy dan material logam lunak yang sesuai. Keduanya menggunakan prinsip indentasi dengan pressure needle dan menyediakan pembacaan Webster Hardness dalam rentang 0–20 HW dengan presisi 0,5 HW.
Dari sisi spesifikasi utama, kedua model memiliki performa yang sangat mirip. Keduanya memiliki bobot 625 gram, dimensi 220 × 160 × 30 mm dan menggunakan 2 baterai AAA. Perbedaan yang paling terlihat pada data konfigurasi adalah anvil seat cover, yaitu LW-20A untuk LW-20 dan LW-20A+ untuk LW-20+.
Untuk kebutuhan inspeksi aluminium di area produksi, pemeriksaan profil, pipa, pelat, maupun benda kerja aluminium secara cepat, Webster Hardness Tester dapat menjadi alternatif praktis dibandingkan membawa benda kerja ke mesin hardness tester berukuran besar. Namun, hasil pengukuran tetap harus dilakukan dengan teknik yang benar dan memperhatikan kondisi permukaan, jarak dari tepi, jarak antar-indentasi, coating serta oxide film.
FAQ Webster Hardness Tester LANDTEK
Apa itu Webster Hardness Tester?
Webster Hardness Tester adalah alat uji kekerasan portable yang menggunakan metode indentasi untuk mengukur kekerasan material, terutama aluminium alloy dan logam lunak yang sesuai dengan karakteristik pengujian Webster.
Apa fungsi LANDTEK LW-20?
LANDTEK LW-20 digunakan untuk pemeriksaan cepat kekerasan aluminium alloy, termasuk profil, pipa, pelat dan berbagai benda kerja aluminium yang sesuai.
Apa fungsi LANDTEK LW-20+?
LW-20+ merupakan Webster Hardness Tester portable dengan spesifikasi utama 0–20 HW dan presisi 0,5 HW, yang ditujukan untuk pemeriksaan cepat aluminium alloy dan material logam lunak yang sesuai.
Apa perbedaan LW-20 dan LW-20+?
Berdasarkan spesifikasi yang tersedia, range, presisi, bobot, dimensi dan baterai kedua model sama. Perbedaan konfigurasi yang terdokumentasi terutama terdapat pada anvil seat cover, yaitu LW-20A untuk LW-20 dan LW-20A+ untuk LW-20+.
Berapa range pengukuran Webster Hardness Tester LW-20?
LANDTEK LW-20 memiliki rentang skala 0–20 HW.
Berapa akurasi atau presisi LW-20?
Spesifikasi LANDTEK mencantumkan presisi sebesar 0,5 HW.
Berapa range pengukuran LW-20+?
LANDTEK LW-20+ memiliki rentang 0–20 HW dengan presisi 0,5 HW.
Apakah Webster Hardness Tester bisa digunakan untuk aluminium?
Ya. Aluminium alloy merupakan salah satu aplikasi utama seri LW-20 dan LW-20+. Alat ini dirancang untuk pemeriksaan cepat profil aluminium, pipa, pelat dan benda kerja aluminium yang sesuai.
Apakah Webster Hardness Tester cocok untuk pengujian di lapangan?
Ya. Bentuk portable dan bobot sekitar 625 gram membuat LW-20 Series sesuai untuk inspeksi di area produksi, workshop, gudang, lokasi penjualan maupun lapangan.
Apakah hasil Webster Hardness bisa dikonversi ke Brinell atau Vickers?
Nilai Webster dapat digunakan untuk konversi ke skala kekerasan lain seperti Brinell, Vickers dan Rockwell menggunakan tabel atau hubungan konversi yang sesuai dengan material dan standar yang digunakan. Konversi tidak boleh dianggap sebagai pengukuran langsung dengan metode Brinell, Vickers atau Rockwell.
Apakah permukaan benda uji harus dibersihkan?
Ya. Permukaan benda uji harus bersih karena kotoran, pasir halus atau kontaminasi lain dapat memengaruhi kontak pressure needle dan hasil pengukuran.
Berapa jarak minimum titik pengukuran dari tepi benda uji?
Manual LANDTEK merekomendasikan titik pengukuran berada lebih dari 5 mm dari tepi benda uji untuk mengurangi pengaruh tepi terhadap hasil pengukuran.
Berapa jarak antar titik indentasi?
Manual LANDTEK menyebutkan bahwa jarak antara dua indentasi yang berdekatan sebaiknya tidak kurang dari 6 mm agar indentasi sebelumnya tidak memengaruhi hasil berikutnya.
Apakah coating dapat memengaruhi hasil pengukuran?
Ya. Lapisan coating dapat memengaruhi pembacaan karena pressure needle tidak hanya berinteraksi dengan material dasar. Karena itu, kondisi permukaan harus diperhatikan sebelum pengujian.
Apakah oxide film aluminium dapat memengaruhi hasil?
Ya. Manual LANDTEK menyatakan bahwa oxide film dapat menyebabkan nilai kekerasan terbaca lebih tinggi. Karena itu, kondisi permukaan aluminium perlu diperhatikan saat melakukan pengujian.
Apakah LW-20 dan LW-20+ menggunakan baterai?
Ya. Keduanya menggunakan 2 × 1,5 V AAA.
Berapa berat Webster Hardness Tester LW-20?
Bobot LW-20 tercatat sekitar 625 gram.
Berapa dimensi LANDTEK LW-20?
Dimensi LW-20 adalah sekitar 220 × 160 × 30 mm.
Apakah LW-20 dan LW-20+ cocok untuk inspeksi produksi?
Ya. Karakteristik portable dan metode pengujian yang cepat membuat keduanya sesuai untuk pemeriksaan individual maupun inspeksi batch pada produk yang memenuhi persyaratan aplikasi Webster.
Dapatkan Webster Hardness Tester LANDTEK di Penguji.com.
Kami menyediakan produk original, dukungan teknis, layanan konsultasi aplikasi, serta layanan purna jual untuk memenuhi kebutuhan industri di seluruh Indonesia.






