Alat Pengukur Kekeruhan Air dengan TSS Meter Benchtop TB200 BANTE

Mengukur Keruhan Air & TSS Menggunakan Turbidity Meter Bante TB100 dan TB200 (ISO 7027)

Mengukur Keruhan Air & TSS Menggunakan Turbidity Meter Bante TB100 dan TB200 (ISO 7027)

Air yang terlihat jernih belum tentu memiliki tingkat kekeruhan yang rendah. Sebaliknya, air yang tampak keruh juga belum tentu dapat langsung ditentukan jumlah Total Suspended Solids (TSS)-nya hanya berdasarkan tampilan visual. Untuk mendapatkan data yang dapat dibandingkan dan dicatat, pengukuran perlu dilakukan menggunakan metode optik dengan kondisi pengujian yang terkontrol.

Pada pengujian kualitas air, salah satu parameter yang banyak digunakan adalah turbidity atau kekeruhan. Parameter ini menunjukkan seberapa besar cahaya mengalami hamburan oleh partikel yang terdapat di dalam sampel air. Untuk kebutuhan lapangan, inspeksi kualitas air, maupun pengujian laboratorium, pemilihan turbidity meter perlu disesuaikan dengan rentang pengukuran, cara kalibrasi, kebutuhan pencatatan data, serta apakah pengujian membutuhkan pembacaan TSS.

Bante TB100 Portable Turbidity Meter dan Bante TB200 Benchtop Turbidity Meter menggunakan metode ISO 7027 nephelometric 90° dengan sumber cahaya inframerah dan detektor fotodioda silikon. Perbedaannya terletak terutama pada bentuk penggunaan dan kemampuan pengukuran: TB100 dirancang untuk penggunaan portabel, sedangkan TB200 merupakan versi benchtop yang menambahkan mode pengukuran TSS berdasarkan faktor konversi yang ditetapkan pengguna.

Ketika Air Terlihat Keruh, Tetapi Nilainya Tidak Dapat Ditentukan Secara Visual

Bayangkan sebuah tim melakukan pemeriksaan air baku, air proses, air limbah, atau air hasil pengolahan. Sampel pertama terlihat cukup jernih, sedangkan sampel kedua terlihat lebih keruh. Secara visual memang dapat dibuat perbandingan, tetapi pertanyaan berikutnya adalah: berapa nilai kekeruhannya?

Jawaban seperti “sedikit keruh”, “cukup jernih”, atau “lebih keruh dari sampel sebelumnya” tidak memberikan angka yang dapat digunakan untuk dokumentasi teknis.

Kondisi tersebut menjadi lebih penting ketika hasil pengujian harus dibandingkan antar-sampel, dipantau dari waktu ke waktu, digunakan untuk quality control, atau dimasukkan ke dalam laporan pengujian. Pada kondisi seperti ini, turbidity meter memberikan angka pengukuran dalam satuan seperti NTU atau FNU sehingga perubahan kekeruhan dapat dicatat secara kuantitatif.

Kekeruhan Tidak Sama dengan TSS

Salah satu kesalahan yang cukup sering terjadi adalah menganggap bahwa nilai turbidity dalam NTU dapat langsung dianggap sebagai nilai TSS dalam mg/L.

Turbidity dan TSS merupakan dua parameter yang berhubungan, tetapi tidak sama. Turbidity merupakan respons optik terhadap hamburan cahaya oleh partikel dalam sampel, sedangkan TSS menyatakan massa padatan tersuspensi dalam volume tertentu.

Karena karakter partikel pada setiap jenis air dapat berbeda, hubungan antara turbidity dan TSS juga dapat berbeda. Air dengan jenis, ukuran, bentuk, warna, dan konsentrasi partikel yang berbeda dapat menghasilkan hubungan NTU terhadap mg/L yang berbeda pula.

Oleh karena itu, apabila kebutuhan pengujian adalah TSS, diperlukan faktor konversi TSS yang sesuai dengan karakter sampel. Bante TB200 menyediakan mode TSS dan pengaturan TSS Factor untuk kebutuhan tersebut.

Mengapa Pengukuran Kekeruhan Harus Menggunakan Metode Optik?

Kekeruhan terjadi ketika partikel tersuspensi di dalam air menyebabkan cahaya yang melewati sampel mengalami hamburan. Semakin banyak atau semakin kuat partikel menghamburkan cahaya, semakin besar respons yang diterima detektor.

Bante TB100 dan TB200 menggunakan metode nephelometric 90°. Cahaya dari sumber LED inframerah diarahkan ke sampel, kemudian detektor menerima cahaya yang tersebar pada sudut 90°. Sinyal tersebut diproses menjadi nilai turbidity yang ditampilkan oleh instrumen.

Kedua instrumen menggunakan infrared-emitting diode 850 nm dan silicon photodiode. Spesifikasi stray light tercantum kurang dari 0,02 NTU. Konfigurasi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga pengukuran kekeruhan tetap konsisten terhadap gangguan cahaya dari luar.

Apa yang Terjadi Jika Pengukuran Tidak Dilakukan dengan Benar?

Pengukuran turbidity sangat dipengaruhi oleh kondisi sample vial dan cara penanganan sampel. Sidik jari pada permukaan vial, sisa sampel, gelembung udara, partikel yang belum homogen, atau cahaya dari lingkungan dapat memengaruhi pembacaan.

Karena itu, penggunaan turbidity meter bukan sekadar memasukkan sampel kemudian membaca angka pada layar. Preparasi sampel, kebersihan vial, posisi vial, proses kalibrasi, serta konsistensi metode pengambilan sampel ikut menentukan kualitas data.

Pada manual TB100, BANTE juga menekankan pentingnya menjaga vial tetap bersih dan menggunakan penutup pelindung cahaya selama pengukuran untuk mengurangi pengaruh cahaya lingkungan.

Data Apa yang Perlu Diperoleh?

Sebelum memilih turbidity meter, tentukan terlebih dahulu data yang sebenarnya diperlukan. Jika kebutuhan hanya mengetahui tingkat kekeruhan, parameter utama adalah turbidity dalam NTU/FNU. Jika pengujian membutuhkan estimasi atau pembacaan TSS, instrumen harus memiliki fungsi TSS serta metode penentuan faktor konversi yang sesuai.

Kebutuhan PengujianData yang DiperlukanPerangkat yang Sesuai
Pengukuran kekeruhan lapanganNilai turbidity dalam NTU/FNUBante TB100
Pengukuran kekeruhan di laboratoriumNilai turbidity dengan resolusi dan rentang lebih luasBante TB200
Dokumentasi hasil pengukuranData tersimpan dan transfer USBTB100 atau TB200
Pengujian TSS berbasis korelasi turbidityTSS dalam mg/L berdasarkan TSS conversion factorBante TB200

ISO 7027 Nephelometric 90°

Bante TB100 dan TB200 menggunakan ISO 7027 nephelometric method dengan pengukuran cahaya tersebar pada sudut 90°. Metode ini merupakan dasar pengukuran turbidity pada kedua instrumen.

Pada metode tersebut, cahaya inframerah diarahkan ke sampel. Partikel yang terdapat di dalam sampel menyebabkan cahaya tersebar. Detektor yang ditempatkan pada sudut 90° terhadap arah cahaya utama menangkap cahaya yang tersebar tersebut, kemudian instrumen mengubah respons optik menjadi nilai turbidity.

TB100 mempunyai rentang turbidity hingga 1100 NTU/FNU, sedangkan TB200 mempunyai rentang hingga 2000 NTU/FNU. Dengan demikian, pemilihan model dapat disesuaikan dengan perkiraan rentang kekeruhan sampel.

Pilih Turbidity Meter Berdasarkan Cara Pengujian

Jika pengujian lebih sering dilakukan di lapangan, kebutuhan utama biasanya adalah alat yang ringan, menggunakan baterai, mudah dibawa, dan dapat menyimpan hasil pengukuran. Karakter tersebut sesuai dengan konsep Bante TB100 Portable Turbidity Meter.

TB100 memiliki bobot sekitar 300 gram, dimensi 180 × 85 × 70 mm, menggunakan tiga baterai AA atau adaptor DC 5 V, serta menyediakan memori hingga 100 data. Instrumen juga menyediakan USB untuk komunikasi data.

Sementara itu, jika pengujian dilakukan secara rutin di laboratorium dan membutuhkan rentang turbidity hingga 2000 NTU serta mode TSS, Bante TB200 memberikan fungsi yang lebih sesuai. TB200 menggunakan layar TFT 4,5 inci, menyimpan hingga 200 data, memiliki kalibrasi 2 hingga 7 titik, serta menyediakan mode TSS dengan pengaturan faktor konversi.

Bante TB100 Portable Turbidity Meter

Bante TB100 merupakan turbidity meter portabel yang dirancang untuk pengukuran kekeruhan menggunakan metode ISO 7027 nephelometric 90°. Instrumen mendukung kalibrasi 2 sampai 5 titik menggunakan standar Formazin dan menyediakan pilihan satuan NTU, FNU, EBC, serta ASBC.

Rentang pengukuran turbidity TB100 adalah 0 hingga 1100 NTU/FNU, dengan akurasi ±2% dari pembacaan pada 0–500 NTU dan ±3% pada 501–1100 NTU. Resolusinya berubah mengikuti rentang pengukuran, yaitu 0,01 NTU pada rentang rendah, 0,1 NTU pada rentang menengah, dan 1 NTU pada rentang tinggi.

SpesifikasiBante TB100
ModelTB100
Metode pengukuranISO 7027 nephelometric method, 90°
Rentang turbidity0–1100 NTU/FNU; 0–275 EBC; 0–9999 ASBC
Resolusi0,01 NTU (0–100); 0,1 NTU (100–999); 1 NTU (999–1100)
Akurasi±2% of reading (0–500 NTU); ±3% of reading (501–1100 NTU)
Kalibrasi2–5 titik
Standar kalibrasi0,02; 10; 200; 500; 1000 NTU
Sumber cahayaInfrared-emitting diode, 850 nm
DetektorSilicon photodiode
Stray light<0,02 NTU
Sample vial60 × 25 mm
Sample volume30 mL
Memori100 data
KomunikasiUSB
Suhu operasi0–50°C
DisplayLCD 60 × 40 mm
Catu daya3 × 1,5 V AA alkaline atau adaptor DC 5 V
Dimensi180 × 85 × 70 mm
Berat300 gram

TB100 juga menyediakan mode pengukuran single dan continuous. Mode continuous berguna ketika pengguna perlu melakukan pemeriksaan berulang atau melakukan pencocokan kondisi vial sampel. Manual BANTE mencantumkan optional accessories seperti TB-GV glass sample vial, TB-CAL turbidity standards, USB-A cable, dan DCPA-5V power adapter.

Bante TB200 Benchtop Turbidity Meter

Bante TB200 ditujukan untuk kebutuhan pengukuran di laboratorium. Dibandingkan TB100, TB200 mempunyai rentang turbidity yang lebih luas hingga 2000 NTU/FNU dan menyediakan mode pengukuran Total Suspended Solids (TSS).

TB200 juga mendukung kalibrasi 2 sampai 7 titik. Titik kalibrasi yang tersedia mencakup 0,02; 10; 200; 500; 1000; 1500; dan 2000 NTU. Pengguna dapat memilih titik kalibrasi yang mendekati karakteristik rentang sampel agar proses kalibrasi lebih sesuai dengan area pengukuran.

SpesifikasiBante TB200
ModelTB200
ParameterTurbidity dan Total Suspended Solids (TSS)
Metode turbidityISO 7027 nephelometric method, 90°
Rentang turbidity0–2000 NTU/FNU; 0–500 EBC; 0–9999 ASBC
Rentang TSSBerdasarkan TSS conversion factor yang ditetapkan
Resolusi turbidity0,01 NTU (0–100); 0,1 NTU (100–999); 1 NTU (999/1000–2000)
Akurasi turbidity±2% of reading (0–500 NTU); ±3% of reading (501–2000 NTU)
Akurasi TSSSekitar ±3% of reading berdasarkan data spesifikasi/manual
Kalibrasi2–7 titik
Standar kalibrasi0,02; 10; 200; 500; 1000; 1500; 2000 NTU
Sumber cahayaInfrared-emitting diode, 850 nm
DetektorSilicon photodiode
Stray light<0,02 NTU
Sample vial60 × 25 mm
Memori200 data
KomunikasiUSB
Display4,5 inch TFT LCD
Suhu operasi0–50°C
Catu dayaDC 12 V / 2 A power adapter
Dimensi250 × 177 × 96 mm
Berat1,2 kg

Mode TSS pada TB200 tidak berarti instrumen mengukur massa padatan tersuspensi secara gravimetri. Pengguna perlu memasukkan TSS Factor yang sesuai dengan sampel. Setelah faktor tersebut ditetapkan, mode pengukuran dapat diubah menjadi mg/L (TSS), kemudian pengukuran dilakukan dengan prinsip optik yang sama. Manual TB200 secara khusus menjelaskan bahwa rentang TSS ditentukan oleh faktor konversi yang digunakan.

Perbandingan Bante TB100 vs TB200

ParameterTB100 PortableTB200 Benchtop
Fokus penggunaanLapangan, inspeksi dan pengujian portabelLaboratorium dan pengujian rutin
MetodeISO 7027 nephelometric 90°ISO 7027 nephelometric 90°
Rentang turbidity0–1100 NTU/FNU0–2000 NTU/FNU
Kalibrasi2–5 titik2–7 titik
TSSTidak tersedia sebagai mode TSSTersedia, berdasarkan TSS conversion factor
Memori100 data200 data
DisplayLCD4,5 inch TFT LCD
PowerBaterai AA / DC 5 VDC 12 V / 2 A
Berat±300 g±1,2 kg
USBYaYa

Kapan Memilih TB100 dan Kapan Memilih TB200?

Pilih TB100 apabila kebutuhan utama adalah mengukur kekeruhan air secara portabel, melakukan inspeksi lapangan, mengambil data turbidity di beberapa lokasi, atau membutuhkan instrumen yang ringan dan dapat menggunakan baterai.

Pilih TB200 apabila pengujian dilakukan lebih banyak di laboratorium, membutuhkan rentang hingga 2000 NTU, membutuhkan kalibrasi sampai 7 titik, membutuhkan penyimpanan data lebih banyak, atau membutuhkan mode TSS berdasarkan faktor korelasi yang telah ditentukan untuk sampel.

Dengan kata lain, perbedaan TB100 dan TB200 bukan sekadar “portable versus benchtop”. Pemilihan juga perlu melihat rentang turbidity, kebutuhan TSS, frekuensi pengujian, lokasi pengukuran, kebutuhan pencatatan data, serta metode kerja laboratorium.

CARA PENGGUNAAN Bante TB100 untuk Mengukur Kekeruhan Air

  1. Siapkan sampel air dan sample vial yang bersih.
  2. Pastikan sampel tercampur secara homogen tanpa menghasilkan gelembung berlebihan.
  3. Tuangkan sampel ke dalam vial sesuai volume pengujian.
  4. Bersihkan bagian luar vial menggunakan kain bebas serat untuk menghilangkan sidik jari atau tetesan air.
  5. Nyalakan TB100 dan pilih unit pengukuran yang dibutuhkan, misalnya NTU.
  6. Jika diperlukan, lakukan kalibrasi menggunakan standar turbidity sesuai titik kalibrasi yang dibutuhkan.
  7. Masukkan vial ke ruang pengukuran dan sejajarkan posisi vial sesuai tanda pada instrumen.
  8. Tutup light shield untuk mengurangi pengaruh cahaya dari luar.
  9. Jalankan pengukuran dan tunggu sampai pembacaan stabil.
  10. Catat atau simpan hasil pengukuran pada memori instrumen.

TB100 mendukung kalibrasi hingga 5 titik dengan titik standar 0,02; 10; 200; 500; dan 1000 NTU. Manual menyarankan memilih titik kalibrasi yang mendekati nilai sampel untuk membantu memperoleh hasil yang lebih sesuai pada rentang pengukuran tersebut.

CARA PENGGUNAAN Bante TB200 untuk Mengukur Turbidity

  1. Siapkan sample vial yang bersih dan sampel air yang homogen.
  2. Nyalakan TB200 menggunakan power adapter.
  3. Pilih mode pengukuran turbidity.
  4. Pilih unit pengukuran yang diperlukan, misalnya NTU.
  5. Lakukan kalibrasi menggunakan standar Formazin sesuai rentang pengujian.
  6. Masukkan sampel ke dalam vial dan pastikan permukaan vial bebas sidik jari, air atau kotoran.
  7. Masukkan vial ke ruang pengukuran dengan posisi yang konsisten.
  8. Tutup sistem pelindung cahaya.
  9. Jalankan pengukuran dan tunggu pembacaan stabil atau gunakan fungsi Auto-Read.
  10. Simpan hasil pengukuran apabila data diperlukan untuk dokumentasi atau evaluasi berikutnya.

CARA MENGGUNAKAN TB200 UNTUK PENGUKURAN TSS

Untuk menggunakan TB200 sebagai turbidity dan TSS meter, langkah terpenting bukan hanya memilih mode TSS, tetapi menentukan TSS conversion factor yang tepat.

Secara prinsip, faktor tersebut harus menggambarkan hubungan antara respons turbidity dan konsentrasi TSS aktual dari sampel yang diuji. Karena karakter partikel air limbah, air sungai, air proses, maupun jenis sampel lainnya dapat berbeda, faktor yang digunakan tidak seharusnya dianggap universal untuk semua jenis air.

  1. Tentukan karakter sampel yang akan diuji.
  2. Dapatkan nilai TSS referensi menggunakan metode laboratorium yang sesuai.
  3. Bandingkan nilai TSS referensi dengan respons turbidity sampel.
  4. Tentukan atau validasi TSS conversion factor yang sesuai untuk karakter sampel.
  5. Masukkan TSS Factor tersebut pada pengaturan TB200.
  6. Pilih mode pengukuran mg/L (TSS).
  7. Lakukan pengukuran sampel menggunakan prosedur vial yang konsisten.
  8. Evaluasi hasil terhadap metode referensi secara berkala untuk memastikan faktor korelasi tetap sesuai.

Manual TB200 menjelaskan bahwa pengguna dapat masuk ke pengaturan TSS Factor, memasukkan koefisien yang sesuai, kemudian memilih mode pengukuran mg/L (TSS). Dengan demikian, fungsi TSS pada TB200 paling tepat dipahami sebagai pengukuran TSS berbasis korelasi turbidity, bukan pengganti otomatis metode gravimetri TSS.

Optional Accessories Bante TB100

Order CodeAccessoryFungsi
TB-GVGlass Sample VialVial kaca pengganti untuk pengambilan dan pengukuran sampel
TB-CALTurbidity StandardsStandar kekeruhan untuk proses kalibrasi
USB-AUSB CableTransfer komunikasi data ke komputer
DCPA-5V5 V DC Power AdapterCatu daya eksternal untuk TB100

Manual TB100 mencantumkan aksesori tersebut sebagai komponen opsional. Beberapa versi manual juga mencantumkan TB-FZ 4000 NTU Formazin stock solution sebagai aksesori, sehingga ketersediaan aksesori sebaiknya dikonfirmasi pada saat pemesanan.

Optional Accessories Bante TB200

Order CodeAccessoryFungsi
TB-GVGlass Sample VialVial kaca tambahan atau pengganti untuk pengukuran sampel
TB-CALTurbidity StandardsStandar turbidity untuk kalibrasi
USB-BUSB CableTransfer data dari instrumen ke komputer
DCPA-12V12 V DC Power AdapterCatu daya untuk TB200

Dokumentasi TB200 mencantumkan glass sample vial, turbidity standards, USB cable, dan DC power adapter sebagai aksesori yang tersedia untuk seri TB.

Packaging dan Kelengkapan

TB100 umumnya dikemas sebagai perangkat portabel dengan meter, sample vial, standar turbidity, kain bebas serat, baterai, carrying case, manual, sertifikat dan kartu garansi sesuai konfigurasi packing list. Dokumentasi BANTE mencantumkan carrying case sebagai bagian dari paket TB100.

TB200 disiapkan sebagai instrumen benchtop dengan sample vial, standar turbidity, kain bebas serat, power adapter dan dokumentasi. Data packing yang tersedia mencantumkan ukuran kemasan sekitar 300 × 200 × 190 mm dengan berat kemasan sekitar 1,7 kg. Isi aktual kemasan sebaiknya tetap mengikuti packing list terbaru dari produsen.

Tips Agar Hasil Pengukuran Turbidity Lebih Konsisten

  • Gunakan vial yang bersih dan bebas goresan yang dapat mengganggu lintasan cahaya.
  • Jangan memegang area optik vial dengan tangan karena sidik jari dapat memengaruhi pembacaan.
  • Gunakan sampel yang homogen dan hindari gelembung udara.
  • Selalu gunakan orientasi vial yang konsisten.
  • Gunakan light shield atau penutup ruang pengukuran saat melakukan pembacaan.
  • Lakukan kalibrasi sesuai kebutuhan dan pilih titik kalibrasi yang mendekati rentang sampel.
  • Gunakan standar turbidity yang sesuai dan masih dalam kondisi baik.
  • Jika menggunakan mode TSS, validasi TSS conversion factor terhadap karakter sampel.
  • Jangan menganggap nilai NTU secara langsung sama dengan mg/L TSS.
  • Untuk pengujian rutin, gunakan prosedur sampling dan preparasi yang sama agar data antar-hari dapat dibandingkan.

FAQ Turbidity Meter Bante TB100 dan TB200

Apa itu turbidity meter?

Turbidity meter adalah alat ukur yang digunakan untuk menentukan tingkat kekeruhan suatu cairan berdasarkan respons optik akibat hamburan cahaya oleh partikel tersuspensi di dalam sampel.

Apa satuan yang digunakan untuk mengukur kekeruhan air?

Salah satu satuan yang umum digunakan adalah NTU atau Nephelometric Turbidity Unit. Bante TB100 dan TB200 juga menyediakan FNU, EBC dan ASBC sebagai pilihan unit pengukuran.

Apakah Bante TB100 menggunakan ISO 7027?

Ya. TB100 menggunakan metode ISO 7027 nephelometric dengan pengukuran cahaya tersebar pada sudut 90°.

Apakah Bante TB200 dapat mengukur TSS?

Ya. TB200 memiliki mode pengukuran Total Suspended Solids (TSS). Nilai TSS ditentukan berdasarkan TSS conversion factor yang dimasukkan ke instrumen.

Apakah nilai NTU sama dengan TSS mg/L?

Tidak. NTU merupakan nilai turbidity berbasis respons optik, sedangkan TSS dalam mg/L menyatakan konsentrasi massa padatan tersuspensi. Hubungan antara keduanya perlu dikalibrasi atau dikorelasikan berdasarkan karakter sampel.

Berapa range turbidity Bante TB100?

TB100 memiliki rentang 0–1100 NTU/FNU, 0–275 EBC dan 0–9999 ASBC.

Berapa range turbidity Bante TB200?

TB200 memiliki rentang 0–2000 NTU/FNU, 0–500 EBC dan 0–9999 ASBC.

Apa perbedaan TB100 dan TB200?

TB100 merupakan turbidity meter portabel dengan rentang hingga 1100 NTU/FNU dan memori 100 data. TB200 merupakan turbidity meter benchtop dengan rentang hingga 2000 NTU/FNU, memori 200 data, kalibrasi hingga 7 titik dan mode pengukuran TSS berdasarkan faktor konversi.

Apakah TB100 bisa digunakan untuk pengukuran lapangan?

Ya. TB100 menggunakan baterai AA, memiliki bobot sekitar 300 gram dan dilengkapi carrying case pada konfigurasi standarnya, sehingga lebih praktis untuk pekerjaan inspeksi dan pengukuran portabel.

Apakah TB200 cocok untuk laboratorium?

Ya. TB200 dirancang sebagai benchtop turbidity meter untuk penggunaan laboratorium dan menyediakan layar TFT 4,5 inci, penyimpanan 200 data, USB serta mode turbidity dan TSS.

Berapa titik kalibrasi TB100?

TB100 mendukung kalibrasi 2 sampai 5 titik dengan standar 0,02; 10; 200; 500 dan 1000 NTU.

Berapa titik kalibrasi TB200?

TB200 mendukung kalibrasi 2 sampai 7 titik dengan titik standar hingga 2000 NTU.

Apakah Bante TB100 dan TB200 menggunakan sensor probe?

Tidak. Kedua instrumen menggunakan sistem pengukuran optik melalui sample vial atau cuvette. Jadi, komponen yang bersentuhan dengan sampel adalah vial, bukan probe turbidity yang dicelupkan langsung ke air.

Apakah hasil turbidity dapat ditransfer ke komputer?

Ya. TB100 dan TB200 memiliki antarmuka USB untuk komunikasi dan transfer data pengukuran ke komputer.

Bagaimana cara menentukan TSS Factor pada TB200?

TSS Factor perlu ditentukan berdasarkan hubungan antara pembacaan turbidity dan nilai TSS referensi dari karakter sampel yang akan diuji. Faktor tersebut kemudian dimasukkan ke pengaturan TB200 sebelum menggunakan mode TSS.

Apakah TB200 menggantikan metode gravimetri TSS?

TB200 menyediakan pembacaan TSS berbasis faktor konversi turbidity. Untuk kebutuhan yang mensyaratkan metode referensi tertentu, hasil TB200 perlu dibandingkan dan divalidasi terhadap metode referensi yang digunakan.

Kesimpulan

Mengukur kekeruhan air tidak cukup hanya dengan melihat apakah air tampak jernih atau keruh. Data turbidity memberikan angka kuantitatif yang dapat digunakan untuk pemantauan, quality control, perbandingan antar-sampel, dan dokumentasi pengujian.

Bante TB100 lebih diarahkan pada kebutuhan pengukuran turbidity portabel dengan rentang hingga 1100 NTU/FNU, baterai, carrying case dan memori 100 data. Sementara Bante TB200 memberikan konfigurasi benchtop dengan rentang hingga 2000 NTU/FNU, kalibrasi hingga 7 titik, memori 200 data dan tambahan mode TSS berdasarkan TSS conversion factor.

Jika kebutuhan utama adalah mengukur kekeruhan air secara praktis di lapangan, TB100 dapat menjadi pilihan berdasarkan karakter penggunaan tersebut. Jika kebutuhan mencakup pengujian laboratorium, rentang turbidity yang lebih tinggi dan pembacaan TSS berbasis korelasi, TB200 menyediakan fungsi yang lebih lengkap untuk kebutuhan tersebut.

Yang paling penting, pemilihan turbidity meter sebaiknya tidak hanya berdasarkan angka range. Perhatikan juga metode pengukuran, kebutuhan kalibrasi, karakter sampel, kebutuhan TSS, pencatatan data, lokasi pengujian, serta prosedur validasi hasil. Dengan pendekatan tersebut, alat ukur menjadi bagian dari metode pengujian yang benar, bukan sekadar perangkat untuk menghasilkan angka.


Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan nasihat dari insinyur atau tenaga Ahli laboratorium bersertifikat. Selalu rujuk pada spesifikasi teknis produk dan standar industri yang berlaku untuk aplikasi spesifik Anda.

Rebar Scanner RS250: Cara Memeriksa Besi Tulangan dan Ketebalan Selimut Beton Tanpa Merusak Struktur

Rebar Scanner RS250: Cara Memeriksa Besi Tulangan dan Ketebalan Selimut Beton Tanpa Merusak Struktur Pada bangunan yang sudah selesai dicor, posisi besi tulangan tidak lagi terlihat dari permukaan. Padahal, informasi mengenai letak tulangan, jarak antarbesi, dan ketebalan selimut beton dibutuhkan ketika melakukan pemeriksaan mutu konstruksi, evaluasi struktur, maupun menentukan lokasi

Read More »

Ion Meter Benchtop Bante Instruments: Fungsi & Perbedaan Model

Ketika laboratorium perlu mengetahui konsentrasi ion tertentu dalam air, bahan baku, larutan proses, atau sampel penelitian, pengukuran pH saja belum cukup. Dua sampel dapat memiliki nilai pH yang hampir sama, tetapi konsentrasi natrium, fluorida, nitrat, kalsium, atau ion logamnya berbeda. Perbedaan inilah yang membuat pengukuran menggunakan Ion Meter menjadi penting,

Read More »

Panduan Portable Ultrasonic Thickness Gauge Linshang: Fungsi, Aplikasi & Tipe

Panduan Memilih Portable Ultrasonic Thickness Gauges: Fungsi, Aplikasi & Tipe Linshang Memeriksa ketebalan dinding pipa, pelat baja, tangki, atau komponen mesin tidak selalu memungkinkan dengan pengukuran langsung menggunakan jangka sorong atau mikrometer. Pada komponen yang sudah terpasang, akses ke sisi belakang material sering kali terbatas. Membongkar komponen hanya untuk mengetahui

Read More »

Panduan Lengkap Portable Ion Meter: Fungsi, Aplikasi & Type Bante Instruments

Panduan Lengkap Portable Ion Meter: Fungsi, Aplikasi & Type Bante Instruments Ketika melakukan pengujian kualitas air, air limbah, larutan proses, atau sampel penelitian, mengetahui nilai pH dan konduktivitas saja belum tentu cukup. Pada banyak aplikasi, pengguna juga perlu mengetahui konsentrasi ion tertentu, seperti natrium, kalium, nitrat, fluorida, kalsium, klorida, amonium,

Read More »

DO Meter Model Controllers Bante Instruments untuk Monitoring DO Online

  DO Meter Model Controllers Bante Instruments Memantau oksigen terlarut atau dissolved oxygen (DO) merupakan salah satu bagian penting dalam pengendalian kualitas air. Perubahan kadar oksigen dapat memengaruhi proses biologis, kondisi organisme air, serta kinerja sistem pengolahan limbah. Karena itu, pengukuran DO tidak selalu cukup dilakukan sesekali menggunakan alat portabel.

Read More »
Scroll to Top