Alat Ukur Tekanan Gas Pengelasan Welding Pressure WPM-204 LANDTEK

Mengenal Macam Type Welding Pressure Meter Landtek untuk Kebutuhan Pengelasan Anda

Mengenal Macam Type Welding Pressure Meter Landtek untuk Kebutuhan Pengelasan Anda

Memastikan tekanan atau gaya pengelasan tetap sesuai kebutuhan bukan hanya soal mendapatkan angka pada layar alat ukur. Dalam pekerjaan fabrikasi, manufaktur, pengujian material, maupun proses produksi yang menggunakan sistem pengelasan atau mekanisme penekanan, kestabilan gaya menjadi salah satu bagian penting untuk menjaga konsistensi proses.

LANDTEK Welding Pressure Meter WPM-204 merupakan alat ukur digital yang dirancang untuk pengukuran gaya menggunakan sistem transduser berbasis strain gauge. Instrumen ini menyediakan beberapa pilihan kapasitas pengukuran sehingga pengguna dapat menyesuaikan alat dengan kebutuhan gaya yang hendak diukur.

Seri WPM-204 tersedia dalam tiga kapasitas utama, yaitu WPM-204-10K, WPM-204-100KG, dan WPM-204-1000KG. Ketiganya memiliki konsep kerja dan fitur pengukuran yang sama, sedangkan perbedaan paling penting berada pada kapasitas gaya serta resolusinya.

Welding Pressure Meter WPM-204 Itu Apa?

Welding Pressure Meter WPM-204 pada dasarnya merupakan instrumen digital untuk mengukur gaya tekan atau gaya yang diterima oleh sensor. Sistem pengukurannya memanfaatkan transduser gaya berbasis strain gauge, kemudian sinyal dari sensor diproses secara elektronik dan ditampilkan pada layar digital.

Karena parameter yang diukur adalah gaya, satuan pengukuran yang tersedia bukan hanya satu. WPM-204 mendukung kgf, N, dan lbf, sehingga hasil pengukuran dapat disesuaikan dengan sistem satuan yang digunakan dalam lingkungan kerja.

Dalam aplikasi teknik, penggunaan Newton atau N sering lebih sesuai untuk dokumentasi teknis berbasis SI, sedangkan kgf dan lbf dapat digunakan apabila prosedur, mesin, atau dokumentasi internal menggunakan satuan tersebut.

Prinsip Kerja Welding Pressure Meter WPM-204

Prinsip pengukuran WPM-204 menggunakan konsep strain gauge pada transduser gaya. Ketika gaya diberikan pada sensor, elemen sensor mengalami perubahan regangan yang sangat kecil. Perubahan tersebut kemudian dikonversi menjadi sinyal listrik yang dapat diproses oleh rangkaian elektronik alat.

Hasil pengolahan sinyal selanjutnya ditampilkan sebagai nilai gaya pada LCD. Dengan prinsip tersebut, WPM-204 tidak sekadar berfungsi sebagai indikator gaya, tetapi dapat digunakan untuk membaca gaya secara langsung maupun menangkap nilai puncak selama proses pengujian.

Konsep pengukuran seperti ini sangat berguna ketika gaya tidak selalu berada pada kondisi konstan. Pada proses yang mengalami kenaikan atau penurunan gaya, fungsi Peak Value Measurement memungkinkan pengguna mengetahui nilai gaya maksimum yang telah terjadi.

Perbandingan Type WPM-204 LANDTEK

Pemilihan model WPM-204 sebaiknya dilakukan berdasarkan kapasitas gaya maksimum yang akan diukur dan tingkat resolusi yang dibutuhkan. Jangan hanya memilih berdasarkan kapasitas terbesar, karena semakin tinggi kapasitas pengukuran, resolusi pada model tersebut juga berbeda.

Tabel Compare Principle & Specifications

ParameterWPM-204-10KWPM-204-100KGWPM-204-1000KG
ModelWPM-204-10KWPM-204-100KGWPM-204-1000KG
Prinsip PengukuranStrain Gauge / Load CellStrain Gauge / Load CellStrain Gauge / Load Cell
Jenis PengukuranGaya / Pressure ForceGaya / Pressure ForceGaya / Pressure Force
Rentang Gaya±10 kgf±100 kgf±1000 kgf
Setara Newton±98 N±980 N±9800 N
Setara Pound-force±22 lbf±220 lbf±2200 lbf
Resolusi kgf0,001 kgf0,001 kgf0,01 kgf
Resolusi N0,001 N0,01 N0,1 N
Resolusi lbf0,001 lbf0,01 lbf0,1 lbf
Akurasi±0,2% FS ±1 digit±0,2% FS ±1 digit±0,2% FS ±1 digit
Satuankgf, N, lbfkgf, N, lbfkgf, N, lbf
Mode PengukuranPeak Value & Real TimePeak Value & Real TimePeak Value & Real Time
Peak Value HoldYaYaYa
DisplayLCDLCDLCD
BacklightBiruBiruBiru
Safe Load150% FS150% FS150% FS
Alarm Overload>110% FS>110% FS>110% FS
Auto Power Off10 menit10 menit10 menit
Power2 × 1,5 V AA / 6 V DC2 × 1,5 V AA / 6 V DC2 × 1,5 V AA / 6 V DC
Suhu Operasional0–40 °C0–40 °C0–40 °C
Kelembapan<80% RH<80% RH<80% RH
Dimensi Main Unit175 × 80 × 36 mm175 × 80 × 36 mm175 × 80 × 36 mm
Dimensi Sensor268 mm × Ø44,6 mm268 mm × Ø44,6 mm268 mm × Ø44,6 mm

WPM-204-10K

WPM-204-10K merupakan model dengan kapasitas paling rendah di dalam seri ini, yaitu ±10 kgf atau sekitar ±98 N. Model ini mempunyai resolusi hingga 0,001 kgf dan 0,001 N.

Kapasitas tersebut membuat WPM-204-10K lebih sesuai ketika pekerjaan membutuhkan pengukuran gaya relatif kecil dengan kebutuhan pembacaan yang lebih detail. Model ini dapat dipertimbangkan untuk pekerjaan pengujian, laboratorium, quality control, maupun sistem yang membutuhkan pemantauan gaya rendah.

WPM-204-100KG

WPM-204-100KG mempunyai kapasitas ±100 kgf atau sekitar ±980 N. Dibandingkan WPM-204-10K, model ini memiliki kapasitas sepuluh kali lebih besar.

Resolusinya mencapai 0,001 kgf atau 0,01 N. Kapasitas tersebut memberikan ruang pengukuran yang lebih luas untuk kebutuhan industri, test bench, pengujian material, dan aplikasi mekanis yang menghasilkan gaya lebih besar.

WPM-204-1000KG

WPM-204-1000KG adalah model dengan kapasitas tertinggi, yaitu ±1000 kgf atau sekitar ±9800 N. Model ini ditujukan untuk aplikasi dengan gaya yang jauh lebih besar dibandingkan dua varian lainnya.

Resolusinya mencapai 0,01 kgf atau 0,1 N. Dengan kapasitas hingga ±9800 N, pemilihan model ini lebih relevan ketika kebutuhan pengukuran berada pada rentang gaya tinggi dan kapasitas model 10K maupun 100KG tidak mencukupi.

Perbedaan Utama Ketiga Model WPM-204

AspekWPM-204-10KWPM-204-100KGWPM-204-1000KG
Kapasitas±10 kgf / ±98 N±100 kgf / ±980 N±1000 kgf / ±9800 N
Resolusi N0,001 N0,01 N0,1 N
Kegunaan umumGaya rendah dan pengukuran detailGaya menengahGaya tinggi
PrinsipStrain Gauge / Force Transducer
ModeReal Time & Peak Value

Fungsi Peak Value pada WPM-204

Salah satu fungsi yang penting untuk pekerjaan pengujian adalah Peak Value Hold. Fungsi ini memungkinkan alat mempertahankan nilai gaya puncak yang terdeteksi selama proses pengukuran.

Fitur tersebut bermanfaat ketika pengguna tidak sempat membaca angka maksimum secara langsung. Misalnya, gaya mengalami kenaikan dengan cepat kemudian turun kembali. Dalam mode real-time, pengguna dapat mengikuti perubahan gaya, sedangkan mode peak memungkinkan nilai maksimum tersebut dicatat sebagai referensi.

Real-Time Measurement untuk Monitoring Gaya

Selain pengukuran nilai puncak, WPM-204 menyediakan pengukuran secara real-time. Nilai yang tampil pada layar mengikuti perubahan gaya yang diterima sensor.

Mode ini lebih tepat ketika pengguna ingin melihat kestabilan gaya selama proses berlangsung. Dalam kegiatan quality control, informasi tersebut dapat membantu teknisi membandingkan perilaku gaya aktual dengan nilai yang ditetapkan pada prosedur atau spesifikasi internal.

Akurasi Pengukuran ±0,2% FS ±1 Digit

WPM-204 mempunyai spesifikasi akurasi ±0,2% FS ±1 digit. Istilah FS (Full Scale) mengacu pada skala penuh dari kapasitas model yang digunakan.

Karena itu, pengguna perlu memahami bahwa pemilihan kapasitas sensor berpengaruh terhadap karakteristik pengukuran. Untuk aplikasi dengan gaya yang relatif kecil, menggunakan model dengan kapasitas terlalu besar tidak selalu memberikan keuntungan dari sisi resolusi.

Contohnya, kebutuhan gaya sekitar beberapa Newton lebih masuk akal dianalisis menggunakan model berkapasitas rendah dibandingkan langsung menggunakan sensor berkapasitas ribuan Newton. Pemilihan range yang tepat membantu memastikan pembacaan sesuai dengan kebutuhan aplikasi.

Safe Load dan Alarm Overload

WPM-204 mempunyai spesifikasi safe load hingga 150% FS, serta alarm buzzer ketika beban melebihi sekitar 110% FS. Fitur tersebut memberikan peringatan kepada pengguna ketika gaya yang diterima sudah berada di atas rentang kerja normal.

Meskipun demikian, safe load tidak boleh dipahami sebagai rekomendasi untuk mengoperasikan alat secara terus-menerus pada 150% FS. Kapasitas pengukuran tetap harus dipilih berdasarkan kebutuhan aktual dan prosedur penggunaan yang benar.

LCD dengan Blue Backlight

WPM-204 menggunakan LCD dengan lampu latar biru. Tampilan digital membantu mengurangi subjektivitas pembacaan dibandingkan alat analog, terutama ketika angka hasil pengukuran digunakan untuk pencatatan quality control.

Backlight juga membantu meningkatkan keterbacaan ketika kondisi pencahayaan di sekitar area kerja tidak terlalu ideal.

Sumber Daya dan Penggunaan Portable

WPM-204 dapat menggunakan 2 × baterai AA 1,5 V atau catu daya DC. Konfigurasi tersebut memberikan fleksibilitas untuk penggunaan portable maupun penggunaan yang lebih menetap di area pengujian.

Instrumen juga memiliki fungsi auto power off setelah sekitar 10 menit ketika tidak digunakan. Tujuannya adalah membantu mengurangi konsumsi baterai ketika pengguna lupa mematikan alat.

Aplikasi Welding Pressure Meter WPM-204

Walaupun nama produknya mengarah pada aplikasi welding pressure, prinsip instrumen ini adalah pengukuran gaya. Oleh sebab itu, penggunaannya dapat meluas pada berbagai sistem yang membutuhkan pengukuran gaya statis maupun dinamis.

  • Quality control proses manufaktur.
  • Pengujian gaya pada mesin produksi.
  • Material testing machine.
  • Test bench.
  • Peralatan otomatis.
  • Mesin printing atau sistem mekanis.
  • Pengujian dan verifikasi gaya tekan.
  • Monitoring gaya pada sistem pengelasan atau mekanisme penjepitan yang relevan.

Referensi produk juga mencantumkan penggunaan pada mesin uji material, mesin printing, test bench, dan peralatan otomatis.

Hubungan WPM-204 dengan Quality Control Pengelasan

Pada proses pengelasan, kualitas sambungan tidak hanya dipengaruhi oleh satu parameter. Prosedur pengelasan dapat melibatkan berbagai variabel seperti material dasar, proses pengelasan, parameter panas, filler material, posisi, desain sambungan, dan kondisi proses.

Karena itu, WPM-204 sebaiknya ditempatkan sebagai instrumen pengukuran gaya dalam sistem pengujian atau kontrol proses, bukan dianggap sebagai satu-satunya instrumen untuk menentukan kualitas akhir sebuah sambungan las.

ISO 15614-1:2017, misalnya, membahas qualification of welding procedures melalui welding procedure tests. Tujuan utamanya adalah menunjukkan bahwa proses penyambungan yang diusulkan mampu menghasilkan sambungan dengan sifat mekanis yang sesuai dengan aplikasi.

Dengan demikian, apabila WPM-204 digunakan dalam suatu sistem pengujian pengelasan, prosedur pengukuran, rentang gaya, metode pemasangan sensor, dan kriteria penerimaan harus tetap mengikuti standar, code, WPS, spesifikasi proyek, atau persyaratan pelanggan yang berlaku.

Bagaimana Memilih Type WPM-204 yang Tepat?

Cara paling sederhana adalah menentukan terlebih dahulu perkiraan gaya maksimum yang akan diterima sensor.

  1. Tentukan gaya maksimum. Ketahui apakah kebutuhan berada di bawah 10 kgf, 100 kgf, atau mendekati 1000 kgf.
  2. Perhatikan resolusi. Untuk gaya kecil dengan kebutuhan pembacaan detail, model berkapasitas rendah biasanya lebih sesuai.
  3. Periksa satuan. Pastikan hasil dapat dicatat dalam satuan yang digunakan pada dokumen teknis, seperti N, kgf, atau lbf.
  4. Perhatikan overload. Hindari memilih kapasitas yang terlalu dekat dengan gaya maksimum aktual tanpa mempertimbangkan kemungkinan lonjakan beban.
  5. Sesuaikan dengan metode pengujian. Pastikan bentuk dan konfigurasi sensor dapat dipasang dengan benar pada sistem pengujian.

WPM-204-10K vs WPM-204-100KG vs WPM-204-1000KG

Secara praktis, WPM-204-10K cocok ketika kebutuhan berada pada rentang gaya rendah dan pengguna membutuhkan resolusi yang sangat halus. WPM-204-100KG memberikan kapasitas menengah untuk kebutuhan gaya yang lebih besar. Sementara itu, WPM-204-1000KG ditujukan untuk pengukuran gaya tinggi hingga sekitar ±9800 N.

Jadi, tidak ada satu model yang paling baik untuk semua aplikasi. Model yang tepat adalah model yang kapasitasnya sesuai dengan gaya aktual dan mempunyai resolusi yang cukup untuk kebutuhan pengukuran.

Referensi Standard dalam Pengujian Pengelasan

Dalam penerapan industri, pemilihan dan penggunaan instrumen pengukuran harus dipisahkan dari standar qualification proses pengelasan. Salah satu referensi internasional yang relevan adalah ISO 15614-1:2017, yang mengatur specification and qualification of welding procedures melalui welding procedure test untuk pengelasan busur dan gas pada baja serta pengelasan busur pada nikel dan paduannya.

ISO 15614-1 juga menjelaskan bahwa welding procedure qualification digunakan untuk membuktikan kemampuan proses yang diusulkan dalam menghasilkan sambungan dengan sifat mekanis yang dipersyaratkan. Karena itu, WPM-204 dapat menjadi bagian dari sistem pengukuran apabila parameter gaya memang dibutuhkan dalam metode pengujian atau sistem proses yang digunakan, tetapi penerapan akhirnya harus mengacu pada standar atau spesifikasi proyek yang berlaku.

FAQ Welding Pressure Meter WPM-204

Apa itu Welding Pressure Meter WPM-204?

WPM-204 adalah alat ukur digital berbasis force transducer atau strain gauge yang digunakan untuk mengukur gaya. Seri ini menyediakan tiga pilihan kapasitas, yaitu ±10 kgf, ±100 kgf, dan ±1000 kgf.

Apa perbedaan WPM-204-10K, WPM-204-100KG, dan WPM-204-1000KG?

Perbedaan utamanya adalah kapasitas gaya dan resolusi. WPM-204-10K memiliki kapasitas ±10 kgf, WPM-204-100KG ±100 kgf, sedangkan WPM-204-1000KG ±1000 kgf.

Berapa akurasi WPM-204?

Akurasi yang tercantum adalah ±0,2% FS ±1 digit.

Apakah WPM-204 dapat mengukur Newton?

Ya. WPM-204 mendukung satuan kgf, N, dan lbf yang dapat dipilih sesuai kebutuhan pengguna.

Apakah WPM-204 memiliki fungsi peak hold?

Ya. WPM-204 mempunyai mode Peak Value Measurement sehingga nilai gaya puncak dapat ditahan pada display untuk memudahkan pembacaan.

Apakah WPM-204 dapat digunakan untuk pengujian pengelasan?

WPM-204 dapat digunakan sebagai instrumen pengukuran gaya pada sistem atau aplikasi pengujian yang membutuhkan pengukuran force. Namun, penerapan untuk qualification atau acceptance pengelasan harus mengikuti standar, WPS, spesifikasi proyek, dan metode pengujian yang berlaku.

Apakah WPM-204 merupakan alat untuk mengukur kualitas las secara langsung?

Tidak. WPM-204 mengukur gaya, bukan seluruh parameter kualitas sambungan las. Kualitas las membutuhkan metode inspeksi dan pengujian yang sesuai dengan material, proses, standar, serta persyaratan teknis proyek.

Model WPM-204 mana yang cocok untuk gaya kecil?

Untuk kebutuhan gaya rendah, WPM-204-10K merupakan pilihan dengan kapasitas ±10 kgf dan resolusi hingga 0,001 N.

Model WPM-204 mana yang memiliki kapasitas paling besar?

WPM-204-1000KG memiliki kapasitas terbesar, yaitu ±1000 kgf atau sekitar ±9800 N.

Apakah WPM-204 memiliki alarm overload?

Ya. Spesifikasinya mencantumkan buzzer alarm ketika beban melebihi sekitar 110% FS dan safe load hingga 150% FS.

Berapa suhu kerja WPM-204?

Rentang kondisi operasional yang tercantum adalah sekitar 0–40 °C dengan kelembapan kurang dari 80% RH.

Kesimpulan

LANDTEK Welding Pressure Meter WPM-204 merupakan instrumen pengukuran gaya digital yang menawarkan tiga pilihan kapasitas sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengujian. WPM-204-10K ditujukan untuk gaya rendah dengan resolusi tinggi, WPM-204-100KG untuk rentang gaya menengah, sedangkan WPM-204-1000KG untuk aplikasi gaya tinggi.

Keberadaan mode real-time dan peak value, pilihan satuan kgf/N/lbf, LCD dengan backlight, fungsi overload alarm, serta pilihan sumber daya portable menjadikan WPM-204 fleksibel untuk berbagai sistem pengukuran gaya.

Yang paling penting dalam memilih alat bukan sekadar mencari kapasitas terbesar, tetapi menyesuaikan range, resolusi, akurasi, metode pemasangan, dan kebutuhan pengujian. Untuk aplikasi pengelasan, hasil pengukuran juga perlu ditempatkan dalam konteks WPS, prosedur quality control, standar pengujian, dan persyaratan proyek. Dengan pendekatan tersebut, WPM-204 dapat digunakan secara lebih tepat sebagai bagian dari sistem pengukuran dan verifikasi gaya di lingkungan industri.

Perbandingan Vibration Meter Mitech MV800 vs MV800C: Pilihan Alat Ukur Getaran Terbaik

Perbandingan Vibration Meter Mitech MV 800 vs MV 800C: Pilihan Alat Ukur Getaran Terbaik Getaran pada mesin sering kali menjadi salah satu indikasi awal adanya perubahan kondisi mekanis. Motor, bearing, gearbox, pompa, kipas, mesin bubut, maupun peralatan rotary lainnya dapat menghasilkan pola getaran yang berbeda ketika terjadi ketidakseimbangan, kelonggaran, ketidakselarasan,

Read More »

Mengenal Coating Thickness Meter Mitech MCT200: Alat Ukur Ketebalan Lapisan Anti-Rusak (NDT)

Mengenal Coating Thickness Meter Mitech MCT200: Alat Ukur Ketebalan Lapisan Anti-Rusak (NDT) Ketebalan lapisan seperti cat, coating pelindung, plating, atau lapisan isolasi sering kali menjadi bagian penting dalam quality control. Lapisan yang terlalu tipis dapat mengurangi perlindungan terhadap korosi, sedangkan lapisan yang terlalu tebal dapat meningkatkan konsumsi material dan biaya

Read More »

Mengenal Mitech MET Series: Portable Eddy Current Flaw Detector untuk Deteksi Retakan & Cacat Logam

Mengenal Mitech MET Series: Portable Eddy Current Flaw Detector untuk Deteksi Retakan & Cacat Logam Pada proses manufaktur, fabrikasi, maintenance, dan inspeksi komponen logam, cacat kecil seperti retakan permukaan, retak fatigue, cacat pada pipa, bearing, poros, atau komponen hasil machining tidak selalu dapat terlihat secara visual. Ketika cacat tersebut lolos

Read More »

Rekomendasi Portable Magnetic Particle Flaw Detector Mitech: Alat NDT Deteksi Keretakan Besi Terbaik

Rekomendasi Portable Magnetic Particle Flaw Detector Mitech: Alat NDT Deteksi Keretakan Besi Terbaik Dalam proses inspeksi komponen logam, tidak semua kerusakan dapat diketahui hanya dengan melihat kondisi permukaan secara visual. Retak rambut, crack pada area las, fatigue crack, cacat akibat forging, quenching, atau indikasi diskontinuitas di dekat permukaan dapat berukuran

Read More »

Cara Mengukur Kekerasan Permukaan Sand Mould pada Proses Pengecoran Logam

Cara Mengukur Kekerasan Permukaan Sand Mould pada Proses Pengecoran Logam Dalam proses pengecoran logam menggunakan sand mould atau cetakan pasir, kualitas cetakan menjadi salah satu faktor yang menentukan keberhasilan hasil cor. Cetakan yang terlalu lunak dapat mengalami perubahan bentuk, erosi, atau kerusakan ketika terkena aliran logam cair. Sebaliknya, cetakan yang

Read More »
Scroll to Top