Alat Tester Ketegangan Van Belt Infrared Tension Tester BTT2880R5 LANDTEK

Jenis-Jenis Tension Tester & Fungsi Semua Model – Distributor Landtek Indonesia

Jenis-Jenis Tension Tester & Fungsi Semua Model – Distributor Landtek Indonesia

Menentukan jenis Tension Tester yang tepat sering kali menjadi tantangan karena setiap aplikasi industri memiliki karakteristik pengukuran yang berbeda. Ada alat yang dirancang khusus untuk mengukur tegangan screen printing, ada yang digunakan untuk mengukur ketegangan belt mesin, wire rope, kawat, benang, hingga torsi putar pada komponen mekanik. Oleh karena itu, memahami prinsip kerja masing-masing alat menjadi langkah penting sebelum menentukan pilihan agar hasil pengukuran benar-benar akurat, efisien, dan sesuai kebutuhan lapangan.

LANDTEK merupakan salah satu produsen alat ukur industri yang menyediakan berbagai jenis Tension Tester dengan teknologi pengukuran yang berbeda-beda. Mulai dari metode mekanis, sensor load cell, laser inframerah, sensor akustik, hingga strain gauge digital, seluruh produk dirancang untuk memberikan hasil pengukuran yang cepat, stabil, dan mudah digunakan pada berbagai sektor industri seperti manufaktur, percetakan, otomotif, tekstil, pertambangan, pembangkit listrik, hingga maintenance mesin.

Melalui artikel ini, Anda akan mengenal seluruh seri Tension Tester LANDTEK beserta fungsi, prinsip kerja, keunggulan, dan aplikasi masing-masing sehingga lebih mudah menentukan model yang paling sesuai dengan kebutuhan pengukuran Anda.

Mengapa Pengukuran Tension Sangat Penting?

Tegangan atau tension merupakan salah satu parameter penting yang memengaruhi performa, umur pakai, serta kualitas suatu komponen. Belt yang terlalu kendor dapat menyebabkan slip dan penurunan efisiensi transmisi tenaga, sedangkan belt yang terlalu kencang dapat mempercepat kerusakan bearing maupun pulley.

Begitu pula pada screen printing, tegangan screen menentukan kualitas hasil cetakan. Pada industri tekstil, tegangan benang memengaruhi kualitas produk akhir, sementara pada wire rope dan kabel baja, nilai tension menjadi faktor penting untuk menjamin keselamatan operasional.

Karena itulah penggunaan Tension Tester menjadi investasi penting dalam proses preventive maintenance maupun quality control.

Perbandingan Jenis-Jenis Tension Tester LANDTEK

NoModelJenis AlatPrinsip PengukuranParameter yang DiukurRentang Ukur UtamaAkurasiAplikasi Utama
1HT-6510NScreen Tension TesterMechanical Deflection MethodScreen Tension7–50 N/cm±5%Screen printing mesh
2BTT-2880Belt Tension TesterMechanical Force MeasurementBelt Tension0–750 N±5% FSV-Belt & Timing Belt
3LTTSDigital Tension MeterThree-Roller Load Cell MethodWire/Yarn TensionBergantung model±1~2% FSWire, Fiber, Textile
4BTT-2880R8Infrared Belt Tension TesterLaser Infrared Frequency MeasurementBelt Frequency & Tension10–800 HzTotal Error <5%Industrial Belt
5BTT-2880R5Infrared Belt Tension TesterLaser Infrared Frequency MeasurementBelt Frequency & Tension10–500 HzTotal Error <5%Industrial Belt
6BTT-2880SAcoustic Belt Tension TesterMicrophone Acoustic Frequency DetectionBelt Frequency & Tensionhingga ±680 Hz±1 HzBelt Maintenance
7BTT-2880HzSonic Belt TensimeterSonic Frequency DetectionBelt Frequency10–500 Hz±1%Belt Inspection
8SPT-204Side Pressure TensimeterHydraulic / Side Pressure MethodWire Rope Tension500 kg–10 Ton±5%Crane, Hoist, Cable
9TM-204Hand-held Torsion MeterTorque SensorTorque1 / 5 / 20 Nm±0.5% FSScrew Torque Testing
10HT-6510N20Screen Tension TesterMechanical Deflection MethodScreen Tension7–20 N/cm±5%Fine Steel Mesh

Penjelasan Fungsi Masing-Masing Model

1. Screen Tension Tester HT-6510N

HT-6510N merupakan alat ukur khusus yang digunakan untuk mengetahui tingkat ketegangan screen printing berbahan polyester maupun stainless steel. Pengukuran dilakukan menggunakan metode Mechanical Deflection, yaitu dengan menekan screen menggunakan probe mekanis kemudian menghitung besarnya deformasi yang terjadi.

Model ini banyak digunakan pada industri sablon, percetakan elektronik, PCB, panel surya, percetakan kaca, keramik, hingga industri tekstil. Dengan menjaga nilai tension tetap konsisten, kualitas hasil cetak menjadi lebih presisi serta mengurangi risiko cacat produksi.

2. Screen Tension Tester HT-6510N20

HT-6510N20 merupakan varian yang dirancang khusus untuk pengukuran screen dengan rentang tension lebih rendah. Model ini sangat cocok digunakan pada fine mesh, stainless steel mesh, dan aplikasi dengan kebutuhan presisi tinggi.

Dibandingkan HT-6510N standar, versi ini memberikan resolusi yang lebih baik pada rentang pengukuran rendah sehingga banyak digunakan dalam industri elektronik dan percetakan presisi.

3. Belt Tension Tester BTT-2880

BTT-2880 menggunakan metode pengukuran gaya mekanis secara langsung pada belt. Operator cukup memberikan tekanan pada belt, kemudian alat akan menghitung besar gaya yang diperlukan sehingga nilai tension dapat diketahui secara cepat.

Model ini sesuai digunakan pada V-Belt, timing belt, conveyor belt, fan belt, maupun belt transmisi mesin industri. Pengoperasiannya sederhana sehingga banyak digunakan untuk inspeksi rutin dan preventive maintenance.

4. Infrared Belt Tension Tester BTT-2880R8

BTT-2880R8 menggunakan sensor laser inframerah untuk mendeteksi frekuensi alami getaran belt tanpa harus menyentuh permukaan belt. Setelah operator memasukkan parameter panjang belt serta massa belt, alat secara otomatis menghitung nilai tension berdasarkan frekuensi resonansi.

Teknologi non-contact ini memberikan beberapa keuntungan, seperti pengukuran lebih aman, minim pengaruh operator, serta mampu digunakan pada ruang sempit yang sulit dijangkau.

5. Infrared Belt Tension Tester BTT-2880R5

Prinsip kerja BTT-2880R5 hampir sama dengan versi R8, namun memiliki rentang frekuensi yang berbeda sehingga lebih ekonomis untuk aplikasi belt industri umum. Model ini banyak digunakan pada HVAC, pompa, kompresor, serta mesin produksi.

6. Acoustic Belt Tension Tester BTT-2880S

Seri BTT-2880S memanfaatkan mikrofon sensitivitas tinggi untuk menangkap suara getaran belt. Frekuensi yang diterima kemudian diproses menjadi nilai tension menggunakan parameter belt yang telah dimasukkan sebelumnya.

Metode ini sangat praktis karena operator cukup memetik belt seperti senar gitar, kemudian alat akan membaca frekuensi getarannya secara otomatis.

7. Sonic Belt Tensimeter BTT-2880Hz

Berbeda dengan model sebelumnya, BTT-2880Hz lebih berfokus pada pengukuran frekuensi getaran belt dalam satuan Hertz. Nilai tersebut selanjutnya dapat digunakan sebagai dasar evaluasi kondisi belt maupun dihitung menjadi tension sesuai spesifikasi pabrikan mesin.

Model ini sangat cocok digunakan pada maintenance engineer yang mengikuti standar frekuensi belt dari produsen mesin.

8. Digital Tension Meter LTTS

LTTS menggunakan sistem tiga roller dengan load cell presisi tinggi. Material seperti benang, kawat, kabel, pita, film plastik maupun serat dilewatkan di antara roller sehingga gaya tarik dapat diukur secara langsung.

Teknologi ini menghasilkan pembacaan yang stabil tanpa merusak material sehingga banyak digunakan pada industri tekstil, kabel listrik, fiber optik, percetakan, hingga manufaktur elektronik.

9. Side Pressure Tensimeter SPT-204

SPT-204 dirancang khusus untuk mengukur tension pada wire rope menggunakan metode tekanan samping. Alat ini mampu mengukur wire rope dengan kapasitas mulai ratusan kilogram hingga beberapa ton tergantung model yang dipilih.

Aplikasi umumnya meliputi crane, elevator, cable stay bridge, lift, tambang, pelabuhan, serta sistem pengangkatan beban berat.

10. Hand-held Torsion Meter TM-204

Walaupun termasuk keluarga alat pengukuran gaya, TM-204 sebenarnya digunakan untuk mengukur torsi putar (torque). Sensor strain gauge digital di dalam alat mampu mengukur besarnya momen puntir secara akurat sehingga cocok digunakan untuk pengujian obeng elektrik, motor kecil, komponen mekanik, maupun quality control produk.


Tabel Perbandingan Model

ModelDisplayOutput DataSensorPower SupplyBeratKeunggulan
HT-6510NLCDUSB / RS232 / Bluetooth (Opsional)Mechanical Probe4×AAA±490 gPengukuran tension screen printing
BTT-2880LCD + LED IndicatorUSB / RS232 / BluetoothMechanical Force Head4×AAA335 gLangsung membaca gaya tension belt
LTTSLCDUSB / BluetoothThree Roller SensorBattery±300 gCocok untuk benang, kawat, serat
BTT-2880R8LCD—Infrared Laser Sensor4×AAA180 gNon-contact, sensor split, ruang sempit
BTT-2880R5LCD—Infrared Laser Sensor4×AAA180 gVersi ekonomis hingga 500 Hz
BTT-2880SLCDMemory InternalAcoustic Microphone4×AAA±200 gTanpa menyentuh belt
BTT-2880HzLCD—Sonic Microphone4×AAA125 gMengukur frekuensi belt (Hz)
SPT-204LCDUSBPressure SensorBatteryBergantung kapasitasUntuk wire rope kapasitas besar
TM-204LCDUSB / RS232Torque SensorBatteryRinganTorque meter portable
HT-6510N20LCDUSB / RS232 / BluetoothMechanical Probe4×AAA490 gKhusus steel mesh presisi tinggi

Bagaimana Memilih Tension Tester yang Tepat?

Pemilihan alat sebaiknya disesuaikan dengan objek yang akan diukur, metode pengukuran yang dibutuhkan, tingkat akurasi, serta kondisi lapangan. Untuk belt mesin modern yang sulit dijangkau, model inframerah seperti BTT-2880R8 atau BTT-2880R5 menjadi pilihan ideal karena mampu melakukan pengukuran tanpa kontak langsung. Untuk inspeksi harian yang cepat, BTT-2880S menawarkan kemudahan melalui pembacaan berbasis suara.

KebutuhanModel yang Direkomendasikan
Screen Printing MeshHT-6510N / HT-6510N20
Conveyor BeltBTT-2880
Timing Belt Mesin IndustriBTT-2880R8
Belt pada ruang sempitBTT-2880R8
Belt dengan rentang standarBTT-2880R5
Pengukuran tanpa kontakBTT-2880R8 / R5
Pengukuran berbasis suaraBTT-2880S
Pengukuran frekuensi belt (Hz)BTT-2880Hz
Wire Rope CraneSPT-204
Pengukuran torsiTM-204
Pengukuran benang, kawat, kabelLTTS

Apabila pekerjaan berkaitan dengan screen printing, HT-6510N maupun HT-6510N20 merupakan solusi yang dirancang khusus untuk menjaga konsistensi kualitas cetak. Sementara itu, industri tekstil, kabel, dan fiber optik akan lebih sesuai menggunakan LTTS yang memiliki sistem tiga roller dengan load cell presisi. Untuk pengukuran wire rope berkapasitas besar, SPT-204 menjadi pilihan yang andal, sedangkan TM-204 diperuntukkan bagi pengujian torsi pada komponen mekanik.

Setiap Tension Tester LANDTEK dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pengukuran yang spesifik. Perbedaan utama antar model terletak pada prinsip pengukuran, jenis objek yang diuji, tingkat akurasi, serta aplikasi industrinya. Memilih alat yang tepat tidak hanya meningkatkan akurasi pengukuran, tetapi juga membantu memperpanjang umur pakai peralatan, mengurangi biaya perawatan, meningkatkan efisiensi operasional, dan menjaga kualitas produk secara konsisten.

Sebagai distributor LANDTEK Indonesia, pemilihan model yang sesuai dapat disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi, standar industri, maupun spesifikasi teknis di lapangan sehingga investasi alat ukur memberikan hasil yang optimal dalam jangka panjang.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Dicari ?)

Apa itu Tension Tester?

Tension Tester adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur gaya tarik atau tegangan pada belt, wire rope, screen printing, kawat, benang, pita, maupun komponen mekanik tertentu.

Apa perbedaan Belt Tension Tester dan Screen Tension Tester?

Belt Tension Tester digunakan untuk mengukur tegangan pada belt transmisi mesin, sedangkan Screen Tension Tester dirancang khusus untuk mengukur ketegangan screen pada proses screen printing.

Kapan sebaiknya menggunakan Belt Tension Tester non-contact?

Metode non-contact sangat direkomendasikan ketika belt sulit dijangkau, beroperasi di ruang terbatas, atau diperlukan pengukuran tanpa menyentuh permukaan belt.

Apakah Belt Tension Tester dapat digunakan untuk semua jenis belt?

Sebagian besar dapat digunakan untuk V-Belt, timing belt, ribbed belt, dan belt transmisi lainnya, namun tetap perlu memperhatikan spesifikasi model serta rentang pengukuran.

Apa fungsi LTTS Digital Tension Meter?

LTTS digunakan untuk mengukur tegangan pada kawat, benang, pita, kabel, film plastik, dan material fleksibel lainnya menggunakan sistem tiga roller dengan sensor load cell.

Mengapa pengukuran tension penting dalam maintenance?

Pengukuran tension membantu mencegah slip belt, memperpanjang umur bearing, meningkatkan efisiensi transmisi tenaga, menjaga kualitas produksi, dan mengurangi risiko kerusakan mesin.


Dapatkan Jenis-Jenis Tension Tester & Fungsi Semua Model – Distributor Landtek Indonesia di Penguji.com.
Kami menyediakan produk original, dukungan teknis, layanan konsultasi aplikasi, serta layanan purna jual untuk memenuhi kebutuhan industri di seluruh Indonesia.

“Bersama Pengguna untuk Pengguna.”

Rebar Scanner RS250: Cara Memeriksa Besi Tulangan dan Ketebalan Selimut Beton Tanpa Merusak Struktur

Rebar Scanner RS250: Cara Memeriksa Besi Tulangan dan Ketebalan Selimut Beton Tanpa Merusak Struktur Pada bangunan yang sudah selesai dicor, posisi besi tulangan tidak lagi terlihat dari permukaan. Padahal, informasi mengenai letak tulangan, jarak antarbesi, dan ketebalan selimut beton dibutuhkan ketika melakukan pemeriksaan mutu konstruksi, evaluasi struktur, maupun menentukan lokasi

Read More »

Ion Meter Benchtop Bante Instruments: Fungsi & Perbedaan Model

Ketika laboratorium perlu mengetahui konsentrasi ion tertentu dalam air, bahan baku, larutan proses, atau sampel penelitian, pengukuran pH saja belum cukup. Dua sampel dapat memiliki nilai pH yang hampir sama, tetapi konsentrasi natrium, fluorida, nitrat, kalsium, atau ion logamnya berbeda. Perbedaan inilah yang membuat pengukuran menggunakan Ion Meter menjadi penting,

Read More »

Panduan Portable Ultrasonic Thickness Gauge Linshang: Fungsi, Aplikasi & Tipe

Panduan Memilih Portable Ultrasonic Thickness Gauges: Fungsi, Aplikasi & Tipe Linshang Memeriksa ketebalan dinding pipa, pelat baja, tangki, atau komponen mesin tidak selalu memungkinkan dengan pengukuran langsung menggunakan jangka sorong atau mikrometer. Pada komponen yang sudah terpasang, akses ke sisi belakang material sering kali terbatas. Membongkar komponen hanya untuk mengetahui

Read More »

Panduan Lengkap Portable Ion Meter: Fungsi, Aplikasi & Type Bante Instruments

Panduan Lengkap Portable Ion Meter: Fungsi, Aplikasi & Type Bante Instruments Ketika melakukan pengujian kualitas air, air limbah, larutan proses, atau sampel penelitian, mengetahui nilai pH dan konduktivitas saja belum tentu cukup. Pada banyak aplikasi, pengguna juga perlu mengetahui konsentrasi ion tertentu, seperti natrium, kalium, nitrat, fluorida, kalsium, klorida, amonium,

Read More »

DO Meter Model Controllers Bante Instruments untuk Monitoring DO Online

  DO Meter Model Controllers Bante Instruments Memantau oksigen terlarut atau dissolved oxygen (DO) merupakan salah satu bagian penting dalam pengendalian kualitas air. Perubahan kadar oksigen dapat memengaruhi proses biologis, kondisi organisme air, serta kinerja sistem pengolahan limbah. Karena itu, pengukuran DO tidak selalu cukup dilakukan sesekali menggunakan alat portabel.

Read More »
Scroll to Top