Alat Ukur Conductivity Meter Benchtop Bante950E/S/DL/DH BANTE

Info penawaran harga dan pemesanan hubungi:

Memastikan kualitas suatu larutan tidak selalu cukup dengan melihat warna, kejernihan, atau kondisi fisiknya. Air yang tampak jernih, misalnya, tetap dapat mengandung ion terlarut yang memengaruhi kemampuan listriknya. Untuk mengetahui karakteristik tersebut, pengukuran konduktivitas listrik atau electrical conductivity (EC) dapat memberikan informasi yang berguna bagi kegiatan laboratorium, pengolahan air, penelitian, dan pengendalian proses.

BANTE950E Benchtop Conductivity Meter merupakan alat ukur konduktivitas meja yang dirancang untuk mengukur kemampuan larutan menghantarkan arus listrik. Instrumen ini mendukung kalibrasi 1–3 titik, kompensasi suhu, pilihan konstanta sel, serta penyimpanan hingga 100 set data. Dengan akurasi konduktivitas yang tercantum sebesar ±0,5% F.S. (Full Scale), Bante950E dapat dipertimbangkan untuk pengujian rutin yang memerlukan pembacaan EC secara terukur.

Seri Bante950E tersedia dalam tiga konfigurasi, yaitu Bante950E-S, Bante950E-DL, dan Bante950E-DH. Perbedaan penting di antara ketiganya terletak pada elektrode konduktivitas yang disertakan. Pemilihan konfigurasi perlu disesuaikan dengan karakteristik sampel, terutama tingkat konduktivitas yang akan diukur.

Apa Itu BANTE950E Benchtop Conductivity Meter?

BANTE950E adalah instrumen pengukur konduktivitas yang ditempatkan di meja kerja atau meja laboratorium. Alat ini digunakan untuk mengetahui tingkat kemampuan larutan menghantarkan arus listrik melalui ion-ion yang terdapat di dalamnya.

Konduktivitas sering digunakan sebagai parameter pendukung untuk mengevaluasi kualitas air, konsistensi larutan, perubahan komposisi proses, atau karakteristik sampel penelitian. Akan tetapi, nilai konduktivitas tidak secara langsung menunjukkan jenis dan konsentrasi setiap zat yang terlarut. Dua sampel dapat memiliki nilai EC yang serupa meskipun komposisi kimianya berbeda.

Bante950E mengukur konduktivitas menggunakan elektrode yang sesuai dengan rentang sampel. Sinyal pengukuran kemudian diolah oleh instrumen menjadi nilai konduktivitas yang ditampilkan pada layar. Probe suhu dapat digunakan untuk mendukung pengukuran suhu dan kompensasi temperatur sesuai pengaturan yang dipilih.

Selain pengukuran konduktivitas, alat ini menyediakan pengaturan suhu referensi, koefisien suhu, dan konstanta sel. Pengaturan tersebut penting karena hasil EC dapat dipengaruhi oleh temperatur serta karakteristik elektrode yang digunakan.

Fungsi dan Prinsip Kerja Conductivity Meter

Prinsip pengukuran konduktivitas berkaitan dengan kemampuan ion dalam larutan membawa muatan listrik. Semakin mudah muatan bergerak melalui larutan, semakin besar konduktivitas yang terukur dalam kondisi pengujian tertentu.

Elektrode konduktivitas ditempatkan pada sampel untuk mendeteksi respons listrik larutan. Instrumen menggunakan karakteristik sel pengukuran, termasuk konstanta sel, untuk menentukan nilai konduktivitas.

Konstanta sel dinyatakan dengan simbol K dan pada Bante950E tersedia pilihan K=0.1, K=1, dan K=10. Pemilihan konstanta sel harus sesuai dengan elektrode dan rentang konduktivitas sampel. Elektrode dengan konstanta sel berbeda dirancang untuk kebutuhan pengukuran yang berbeda pula.

Nilai konduktivitas umumnya dinyatakan dalam µS/cm atau mS/cm. Satuan µS/cm lazim digunakan untuk konduktivitas rendah, sedangkan mS/cm digunakan untuk nilai yang lebih tinggi. Pemilihan satuan dan rentang yang tepat membantu operator membaca hasil dengan lebih mudah.

Perlu diingat bahwa EC bukan pengukuran langsung terhadap total padatan terlarut (TDS), kadar garam tertentu, atau konsentrasi satu jenis ion. Jika parameter yang dibutuhkan adalah TDS, salinitas, atau konsentrasi zat tertentu, diperlukan metode dan instrumen yang sesuai dengan parameter tersebut.

Keunggulan BANTE950E Conductivity Meter

1. Pengukuran konduktivitas dengan akurasi ±0,5% F.S.

Spesifikasi Bante950E mencantumkan akurasi pengukuran konduktivitas sebesar ±0,5% F.S. atau Full Scale. Parameter ini menunjukkan akurasi terhadap skala penuh sesuai definisi spesifikasi alat, bukan otomatis ±0,5% dari setiap nilai yang tampil pada layar.

Karena itu, ketika alat digunakan untuk pengujian dengan rentang yang berbeda-beda, operator perlu memperhatikan rentang pengukuran, resolusi, kondisi elektrode, dan prosedur kalibrasi. Untuk kebutuhan pengadaan atau validasi laboratorium, definisi akurasi dari produsen sebaiknya diperiksa kembali pada manual resmi.

2. Kalibrasi 1–3 titik dengan pengenalan standar otomatis

Bante950E mendukung kalibrasi satu hingga tiga titik dan memiliki fungsi pengenalan otomatis terhadap larutan standar konduktivitas yang didukung.

Kalibrasi membantu menyesuaikan respons sistem pengukuran terhadap larutan standar yang nilai konduktivitasnya diketahui. Penggunaan standar yang tepat dapat membantu menjaga konsistensi pembacaan selama alat digunakan.

Pilihan larutan standar yang tercantum meliputi 10 µS/cm, 84 µS/cm, 1413 µS/cm, 12.88 mS/cm, dan 111.8 mS/cm. Tidak semua standar harus digunakan sekaligus. Pilih standar berdasarkan rentang kerja dan prosedur kalibrasi yang sesuai dengan sampel.

3. Kompensasi suhu manual dan otomatis

Temperatur merupakan salah satu faktor yang memengaruhi konduktivitas larutan. Pada banyak larutan, nilai konduktivitas berubah ketika suhu berubah. Oleh karena itu, hasil pengukuran perlu dikaitkan dengan suhu pengukuran atau suhu referensi yang digunakan.

Bante950E menyediakan kompensasi suhu manual atau otomatis pada rentang 0–100°C. Alat ini juga menyediakan pilihan suhu referensi 20°C atau 25°C, serta mode koefisien suhu linear, non-linear, dan pure water.

Pilihan tersebut membantu pengguna menyesuaikan pengukuran dengan karakteristik larutan. Namun, kompensasi suhu bukan berarti semua larutan dapat dikoreksi menggunakan satu koefisien yang sama. Pengaturan harus mengikuti jenis sampel dan prosedur pengukuran.

4. Pilihan konstanta sel K=0.1, K=1, dan K=10

Konstanta sel merupakan parameter penting dalam pengukuran konduktivitas. Bante950E mendukung pilihan K=0.1, K=1, dan K=10 untuk menyesuaikan konfigurasi pengukuran dengan karakteristik sampel.

Secara umum, elektrode dengan konstanta sel lebih rendah digunakan untuk pengukuran konduktivitas rendah, sedangkan konstanta sel lebih tinggi dapat digunakan untuk larutan dengan konduktivitas lebih tinggi. Pemilihan akhirnya harus mengikuti spesifikasi elektrode dan rentang yang direkomendasikan produsen.

Menggunakan elektrode yang tidak sesuai dapat mengurangi kualitas pembacaan, meskipun instrumen memiliki rentang pengukuran yang luas. Oleh sebab itu, pemilihan elektrode menjadi salah satu pertimbangan utama saat menentukan model Bante950E.

5. Fungsi Auto-Read untuk pembacaan titik akhir

Bante950E dilengkapi fungsi Auto-Read yang mendeteksi dan mengunci hasil ketika kondisi titik akhir pengukuran terpenuhi. Fitur ini membantu operator membaca nilai yang telah memenuhi kriteria kestabilan instrumen tanpa harus terus mengamati perubahan angka pada layar.

Fungsi ini berguna untuk pengukuran rutin yang membutuhkan pencatatan hasil secara konsisten. Meski demikian, kestabilan angka tidak menggantikan kebutuhan untuk memastikan elektrode bersih, sampel dipersiapkan dengan benar, dan kalibrasi memenuhi prosedur.

6. Memori internal dan transfer data USB

Bante950E dapat menyimpan atau memanggil hingga 100 set data. Fitur memori ini mendukung pencatatan hasil pengukuran tanpa harus langsung menyalin setiap pembacaan secara manual.

Instrumen juga menyediakan antarmuka USB untuk transfer data ke komputer. Berdasarkan fitur yang diberikan, perangkat lunak DAS mampu menerima data, merekam hasil pada interval tertentu, dan mengekspor data ke Excel.

Fungsi ini dapat membantu pengguna menyusun laporan, membandingkan hasil pengukuran, dan mendokumentasikan perubahan konduktivitas dari waktu ke waktu. Ketersediaan serta kompatibilitas perangkat lunak dan kabel perlu dipastikan sesuai konfigurasi produk yang dibeli.

7. Layar besar dan desain benchtop

Bante950E memiliki layar LCD khusus berukuran 125 × 100 mm. Ukuran layar ini mendukung pembacaan parameter saat pengujian berlangsung.

Dengan dimensi alat 210 × 188 × 60 mm dan berat sekitar 1,5 kg, instrumen dirancang untuk ditempatkan di meja kerja. Catu dayanya menggunakan adaptor DC 5 V.

Untuk menjaga kinerja alat, operasikan instrumen dalam kondisi lingkungan yang tercantum, yaitu suhu 0–50°C dan kelembapan relatif kurang dari 80%.

Spesifikasi Teknis BANTE950E

Informasi Produk
ModelBante950E
Jenis InstrumenBenchtop Conductivity Meter
Parameter UtamaKonduktivitas listrik larutan (EC) dan suhu
Pengukuran Konduktivitas
Rentang Pengukuran0–20.00, 200.0, 2000 µS/cm; 20.00, 200.0 mS/cm
Resolusi0.001, 0.01, 0.1, 1; otomatis sesuai rentang
Akurasi±0.5% F.S.
Kalibrasi1–3 titik
Larutan Standar10 µS/cm, 84 µS/cm, 1413 µS/cm, 12.88 mS/cm, 111.8 mS/cm
Pengukuran Suhu
Rentang0–105°C / 32–221°F
Resolusi0.1°C / °F
Akurasi±0.5°C / ±0.9°F
Kalibrasi Suhu1 titik
Rentang Kalibrasi SuhuNilai pembacaan ±10°C / °F
Fitur dan Spesifikasi Umum
Kompensasi SuhuManual atau otomatis, 0–100°C / 32–212°F
Koefisien SuhuLinear 0.0–10.0%/°C, non-linear, atau pure water
Suhu Referensi20°C atau 25°C
Konstanta SelK=0.1 / 1 / 10
Fungsi PembacaanAuto-Read dengan penguncian titik akhir pengukuran
MemoriHingga 100 set data
Antarmuka DataUSB
Konektor6-pin mini-DIN dan soket jack 3.5 mm
LayarCustom LCD, 125 × 100 mm
Catu DayaAdaptor DC 5 V
Kondisi Operasional0–50°C / 32–122°F; kelembapan relatif <80%
Dimensi Alat210 × 188 × 60 mm
Berat Alat1.5 kg

Catatan spesifikasi: Penulisan rentang dan resolusi di atas mengikuti data produk yang tersedia. Format rentang seperti 20.00 µS/cm dan 2000 µS/cm sebaiknya dikonfirmasi kembali melalui katalog atau manual resmi BANTE sebelum digunakan sebagai acuan tender.

Perbedaan Bante950E-S, Bante950E-DL, dan Bante950E-DH

Ketiga konfigurasi menggunakan instrumen utama Bante950E, tetapi dibedakan berdasarkan elektrode dan larutan standar yang disertakan. Hal ini penting karena elektrode yang sesuai membantu memperoleh pembacaan yang lebih baik pada rentang konduktivitas sampel yang ditargetkan.

ModelElektrode yang DisertakanLarutan StandarPertimbangan Pemilihan
Bante950E-SCON-184 µS/cm, 1413 µS/cm, 12.88 mS/cmKonfigurasi dengan satu elektrode CON-1 untuk pengukuran larutan umum.
Bante950E-DLCON-0.1 dan CON-184 µS/cm, 1413 µS/cm, 12.88 mS/cmMemiliki pilihan elektrode untuk kebutuhan konduktivitas rendah dan pengukuran larutan umum.
Bante950E-DHCON-1 dan CON-101413 µS/cm, 12.88 mS/cm, 111.8 mS/cmMemiliki pilihan elektrode untuk pengukuran larutan umum dan konduktivitas tinggi.

Bante950E-S: konfigurasi standar

Bante950E-S disertai elektrode CON-1 dan larutan standar 84 µS/cm, 1413 µS/cm, serta 12.88 mS/cm. Konfigurasi ini dapat dipertimbangkan jika kebutuhan utama adalah pengukuran konduktivitas larutan umum dan tidak memerlukan pergantian elektrode untuk rentang yang sangat berbeda.

Bante950E-DL: pilihan untuk konduktivitas rendah

Bante950E-DL menyertakan elektrode CON-0.1 dan CON-1. Keberadaan CON-0.1 memberikan opsi untuk pengukuran konduktivitas rendah, sedangkan CON-1 mendukung pengukuran larutan umum.

Konfigurasi ini layak dipertimbangkan untuk laboratorium yang menguji sampel dengan karakteristik konduktivitas berbeda. Untuk pengukuran air murni atau ultrapure water, pastikan elektrode, wadah sampel, prosedur, dan lingkungan pengukuran memang sesuai karena kontaminasi kecil dapat memengaruhi hasil.

Bante950E-DH: pilihan untuk konduktivitas tinggi

Bante950E-DH menyertakan elektrode CON-1 dan CON-10. Elektrode CON-10 ditujukan untuk pengukuran larutan dengan konduktivitas tinggi, sehingga konfigurasi ini dapat menjadi pilihan ketika rentang sampel lebih tinggi menjadi prioritas.

Pemilihan tetap harus mengacu pada rentang kerja yang direkomendasikan untuk setiap elektrode. Jangan hanya mengandalkan rentang maksimum instrumen karena kecocokan elektrode berpengaruh terhadap hasil pengukuran.

Aplikasi BANTE950E dalam Pengujian Larutan

Bante950E dapat dipertimbangkan untuk berbagai kebutuhan pengukuran konduktivitas, dengan catatan elektrode, metode, dan rentang kerja sesuai dengan karakteristik sampel.

1. Pengujian kualitas air

Konduktivitas sering digunakan sebagai parameter pendukung untuk memantau perubahan kualitas air. Perubahan nilai EC dapat mengindikasikan perubahan jumlah atau komposisi ion terlarut, tetapi tidak dapat mengidentifikasi zat tertentu secara langsung.

Dalam pengujian air proses, air laboratorium, atau air hasil pengolahan, hasil konduktivitas sebaiknya dibaca bersama parameter lain yang relevan dengan tujuan pengujian.

2. Laboratorium dan penelitian

Instrumen benchtop dapat membantu pengukuran rutin pada sampel larutan yang memerlukan pencatatan terstruktur. Fitur kalibrasi, kompensasi suhu, memori, dan transfer data mendukung kegiatan penelitian serta dokumentasi hasil.

3. Pengendalian proses produksi

Pada proses yang sensitif terhadap komposisi ion terlarut, perubahan konduktivitas dapat digunakan sebagai salah satu indikator pemantauan. Bante950E dapat dipertimbangkan untuk pemeriksaan sampel di meja laboratorium atau area kontrol yang sesuai dengan kondisi operasional alat.

4. Pemeriksaan larutan kimia

Pengukuran EC dapat membantu membandingkan karakteristik larutan sebelum dan sesudah proses tertentu. Namun, nilai konduktivitas tidak dapat menggantikan analisis kimia spesifik apabila pengguna perlu mengetahui konsentrasi zat atau ion tertentu.

5. Pengujian air dengan konduktivitas rendah

Untuk sampel dengan konduktivitas sangat rendah, pemilihan elektrode, penanganan sampel, kebersihan wadah, dan paparan udara perlu diperhatikan. Sampel air murni dapat mengalami perubahan konduktivitas akibat kontaminasi atau pertukaran gas selama pengukuran. Oleh karena itu, gunakan prosedur yang sesuai dengan jenis air dan tingkat ketelitian yang dibutuhkan.

Cara Menggunakan BANTE950E Conductivity Meter

Pengoperasian harus mengikuti manual resmi alat dan elektrode. Secara umum, langkah berikut dapat dijadikan gambaran awal untuk pengukuran konduktivitas.

1. Periksa instrumen dan elektrode

Pastikan alat, elektrode konduktivitas, probe suhu, dan sambungan berada dalam kondisi baik. Pilih elektrode yang sesuai dengan rentang konduktivitas sampel.

2. Siapkan larutan standar

Gunakan larutan standar dengan nilai yang diketahui dan sesuai dengan rentang pengukuran. Pastikan larutan tidak terkontaminasi dan masih layak digunakan.

3. Lakukan kalibrasi

Pilih kalibrasi 1–3 titik sesuai prosedur dan kebutuhan pengukuran. Gunakan standar yang direkomendasikan, kemudian ikuti instruksi alat untuk menyelesaikan proses kalibrasi.

4. Atur kompensasi suhu

Pilih mode kompensasi suhu manual atau otomatis. Tentukan suhu referensi 20°C atau 25°C sesuai metode. Jika memakai mode otomatis, pastikan probe suhu yang kompatibel terpasang dan berfungsi dengan baik.

5. Ukur sampel

Bilas elektrode sesuai petunjuk, kemudian tempatkan sensor pada sampel. Hindari kontaminasi silang antara sampel dan larutan standar. Tunggu hingga pembacaan memenuhi kriteria kestabilan atau fungsi Auto-Read mengunci hasil.

6. Catat dan simpan data

Catat nilai konduktivitas, suhu, satuan, dan informasi sampel yang diperlukan. Gunakan memori internal hingga 100 set data atau transfer hasil melalui USB jika dokumentasi komputer diperlukan.

7. Bersihkan dan simpan elektrode

Setelah pengukuran, bersihkan dan simpan elektrode sesuai rekomendasi pabrikan. Prosedur penyimpanan dapat berbeda menurut jenis elektrode, sehingga jangan menggunakan larutan penyimpanan yang tidak direkomendasikan.

Faktor yang Memengaruhi Hasil Pengukuran Konduktivitas

Nilai konduktivitas tidak hanya ditentukan oleh instrumen. Untuk menjaga konsistensi hasil, beberapa faktor berikut perlu diperhatikan.

  • Suhu sampel: perubahan temperatur dapat memengaruhi konduktivitas. Gunakan pengaturan kompensasi dan suhu referensi yang sesuai dengan metode.
  • Pemilihan elektrode: konstanta sel dan karakteristik elektrode harus sesuai dengan rentang sampel.
  • Kalibrasi: larutan standar yang tepat dan prosedur kalibrasi yang benar membantu menjaga keandalan pengukuran.
  • Kontaminasi: sisa sampel, air bilasan, atau larutan standar dapat memengaruhi hasil berikutnya, terutama pada sampel berkonduktivitas rendah.
  • Komposisi larutan: jenis dan jumlah ion terlarut memengaruhi nilai EC. Nilai yang sama tidak selalu berarti komposisi kimia yang sama.
  • Teknik pengukuran: kedalaman pencelupan, kondisi sensor, kebersihan wadah, dan waktu stabilisasi harus mengikuti prosedur elektrode.

Aksesori BANTE950E

Aksesori yang sesuai membantu memperluas penggunaan Bante950E untuk karakteristik sampel yang berbeda.

AksesoriFungsi
CON-0.1 Conductivity ElectrodeUntuk pengukuran larutan dengan konduktivitas rendah.
CON-1 Conductivity ElectrodeUntuk pengukuran konduktivitas larutan umum.
CON-10 Conductivity ElectrodeUntuk pengukuran larutan dengan konduktivitas tinggi.
Conductivity Flow CellAksesori untuk pengukuran air murni dan ultrapure water sesuai kompatibilitas sistem.
Conductivity Standard SolutionLarutan standar untuk kalibrasi elektrode konduktivitas.

Ketersediaan aksesori, kompatibilitas konektor, dan kesesuaian dengan konfigurasi Bante950E yang dipilih perlu dikonfirmasi sebelum pembelian.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang BANTE950E Conductivity Meter

1. Apa fungsi BANTE950E Conductivity Meter?

BANTE950E digunakan untuk mengukur konduktivitas listrik larutan atau EC. Nilai tersebut menggambarkan kemampuan larutan menghantarkan arus listrik melalui ion terlarut dan dapat digunakan sebagai parameter pendukung dalam pengujian kualitas air, larutan proses, dan penelitian.

2. Apa perbedaan Bante950E-S, Bante950E-DL, dan Bante950E-DH?

Perbedaan utama terletak pada elektrode yang disertakan. Bante950E-S dilengkapi CON-1, Bante950E-DL dilengkapi CON-0.1 dan CON-1, sedangkan Bante950E-DH dilengkapi CON-1 dan CON-10. Pemilihan model sebaiknya mengikuti rentang konduktivitas sampel.

3. Berapa akurasi Bante950E?

Akurasi pengukuran konduktivitas yang tercantum adalah ±0,5% F.S. F.S. berarti Full Scale atau skala penuh. Nilai tersebut perlu dibedakan dari akurasi hasil keseluruhan pada sampel, yang juga dipengaruhi elektrode, kalibrasi, suhu, dan prosedur pengukuran.

4. Berapa rentang pengukuran konduktivitas Bante950E?

Data spesifikasi yang tersedia mencantumkan rentang 0–20.00, 200.0, dan 2000 µS/cm serta 20.00 dan 200.0 mS/cm. Format penulisan rentang tersebut sebaiknya dikonfirmasi melalui manual resmi produsen sebelum dijadikan acuan teknis atau tender.

5. Apakah Bante950E dapat mengukur suhu?

Ya. Bante950E mendukung pengukuran suhu pada rentang 0–105°C dengan resolusi 0,1°C dan akurasi ±0,5°C sesuai spesifikasi yang diberikan. Probe suhu TP-10K tercantum dalam kelengkapan ketiga konfigurasi.

6. Apa fungsi kompensasi suhu pada conductivity meter?

Kompensasi suhu membantu menyesuaikan pembacaan konduktivitas terhadap suhu referensi yang dipilih. Bante950E menyediakan kompensasi manual atau otomatis, suhu referensi 20°C atau 25°C, serta pilihan koefisien suhu. Pengaturan harus sesuai dengan karakteristik larutan dan metode pengukuran.

7. Apa fungsi konstanta sel K=0.1, K=1, dan K=10?

Konstanta sel merupakan parameter yang berkaitan dengan geometri sistem elektrode dan perhitungan konduktivitas. Pilihan K=0.1, K=1, dan K=10 memungkinkan penggunaan konfigurasi elektrode untuk rentang konduktivitas yang berbeda. Pemilihan harus mengikuti spesifikasi elektrode yang digunakan.

8. Apakah Bante950E cocok untuk mengukur air murni?

Pengukuran air murni atau ultrapure water membutuhkan perhatian khusus terhadap kontaminasi, penanganan sampel, dan pemilihan elektrode. Konfigurasi Bante950E-DL menyertakan CON-0.1 untuk konduktivitas rendah, tetapi kecocokan untuk pengukuran air ultrapure perlu dipastikan berdasarkan spesifikasi sistem dan prosedur yang digunakan.

9. Apakah data pengukuran Bante950E dapat dipindahkan ke komputer?

Ya. Bante950E memiliki antarmuka USB dan memori hingga 100 set data. Perangkat lunak DAS yang disebutkan dalam spesifikasi mendukung penerimaan data, pencatatan pada interval tertentu, serta ekspor ke Excel. Kompatibilitas perangkat lunak perlu dikonfirmasi untuk sistem komputer yang digunakan.

10. Apakah conductivity meter dapat mengukur TDS secara langsung?

Bante950E pada spesifikasi yang diberikan merupakan conductivity meter untuk pengukuran EC. Nilai EC tidak identik dengan TDS. Konversi EC menjadi perkiraan TDS memerlukan faktor konversi yang sesuai dengan jenis larutan, sehingga hasilnya tidak boleh dianggap sebagai pengukuran TDS langsung tanpa metode yang tepat.

11. Berapa kapasitas memori Bante950E?

Instrumen dapat menyimpan hingga 100 set data. Kapasitas ini membantu pencatatan hasil pengukuran sebelum data dipindahkan atau digunakan dalam laporan.

12. Bagaimana cara memilih model Bante950E yang sesuai?

Pilih Bante950E-S jika elektrode CON-1 sesuai dengan kebutuhan pengujian. Pertimbangkan Bante950E-DL jika memerlukan pilihan elektrode untuk konduktivitas rendah dan larutan umum. Bante950E-DH dapat dipertimbangkan jika pengukuran konduktivitas tinggi menjadi salah satu kebutuhan utama. Konfirmasikan rentang kerja setiap elektrode dengan produsen atau pemasok sebelum menentukan model.

Kesimpulan

BANTE950E Benchtop Conductivity Meter merupakan alat ukur konduktivitas meja yang menyediakan kalibrasi 1–3 titik, kompensasi suhu, pilihan konstanta sel, fungsi Auto-Read, memori 100 data, dan koneksi USB. Instrumen ini dapat mendukung pengujian konduktivitas larutan pada laboratorium dan kegiatan pengendalian proses yang sesuai dengan spesifikasinya.

Pemilihan antara Bante950E-S, Bante950E-DL, dan Bante950E-DH sebaiknya didasarkan pada karakteristik sampel serta elektrode yang dibutuhkan, bukan hanya perbedaan kode model. Elektrode yang tepat, kalibrasi yang benar, pengendalian suhu, dan penanganan sampel yang baik merupakan bagian penting dari pengukuran yang dapat diandalkan.

Untuk kebutuhan pengadaan, laboratorium, atau tender, pastikan rentang pengukuran, definisi akurasi, larutan standar, kompatibilitas aksesori, dan kelengkapan model dikonfirmasi berdasarkan dokumentasi resmi. Dengan pertimbangan tersebut, Bante950E dapat dipilih secara lebih tepat untuk mendukung kebutuhan pengukuran konduktivitas.

Baca Artikel Berikut : Conductivity Meter Model Benchtop: Perbedaan dan Spesifikasinya


Beli Produk Alat Ukur Conductivity Meter Benchtop Bante950E/S/DL/DH BANTE di penguji.com untuk dapatkan support teknis di Indonesia. Langkah awal untuk bersama visi kami.

” Bersama Pengguna untuk pengguna”.

Weight1,7 kg
Dimensions30 × 25 × 20 cm
Pilihan Type :

Bante950-S, Bante950-DL, Bante950-DH

Spesifikasi

Spesifikasi BANTE950E Conductivity Meter

Informasi Produk
ModelBante950E
Pengukuran Konduktivitas (Conductivity)
Rentang Pengukuran0–20.00, 200.0, 2000 µS/cm; 20.00, 200.0 mS/cm
Resolusi0.001, 0.01, 0.1, 1, otomatis
Akurasi±0.5% F.S. (Full Scale)
Kalibrasi1–3 titik
Larutan Kalibrasi10 µS/cm, 84 µS/cm, 1413 µS/cm, 12.88 mS/cm, 111.8 mS/cm
Pengukuran Suhu
Rentang Pengukuran0–105°C / 32–221°F
Resolusi0.1°C / °F
Akurasi±0.5°C / ±0.9°F
Kalibrasi Suhu1 titik
Rentang Kalibrasi SuhuNilai pembacaan ±10°C / °F
Fitur dan Spesifikasi Umum
Kompensasi Suhu0–100°C / 32–212°F, manual atau otomatis
Koefisien SuhuLinear (0.0–10.0%/°C), non-linear, atau pure water
Suhu Referensi20°C atau 25°C
Konstanta Sel (Cell Constant)K = 0.1 / 1 / 10
MemoriMenyimpan hingga 100 set data
Antarmuka DataUSB
Konektor6-pin mini-DIN dan soket jack 3.5 mm
LayarCustom LCD, 125 × 100 mm
Catu DayaAdaptor daya DC 5 V
Kondisi OperasionalSuhu 0–50°C / 32–122°F; kelembapan relatif <80%
Dimensi Alat210 × 188 × 60 mm
Berat Alat1.5 kg
Kode Pemesanan dan Kelengkapan Standar
Bante950E-SConductivity meter, elektrode konduktivitas CON-1, probe suhu TP-10K, larutan standar 84 µS/cm, 1413 µS/cm dan 12.88 mS/cm, kabel USB, serta adaptor DC 5 V.
Bante950E-DLConductivity meter, elektrode CON-0.1 dan CON-1, probe suhu TP-10K, larutan standar 84 µS/cm, 1413 µS/cm dan 12.88 mS/cm, kabel USB, serta adaptor DC 5 V.
Bante950E-DHConductivity meter, elektrode CON-1 dan CON-10, probe suhu TP-10K, larutan standar 1413 µS/cm, 12.88 mS/cm dan 111.8 mS/cm, kabel USB, serta adaptor DC 5 V.
Aksesori Opsional
CON-0.1 Conductivity ElectrodeUntuk mengukur larutan dengan konduktivitas rendah.
CON-1 Conductivity ElectrodeUntuk pengukuran konduktivitas larutan umum.
CON-10 Conductivity ElectrodeUntuk mengukur larutan dengan konduktivitas tinggi.
Conductivity Flow CellUntuk pengukuran air murni dan air ultrapure.
Conductivity Standard SolutionLarutan standar untuk kalibrasi elektrode konduktivitas.
Dimensi dan Berat Kemasan
Bante950E-S30 × 25 × 20 cm; 1.7 kg
Bante950E-DL30 × 25 × 20 cm; 1.7 kg
Bante950E-DH30 × 25 × 20 cm; 1.7 kg

Catatan: F.S. berarti Full Scale atau skala penuh. Pemilihan elektrode perlu disesuaikan dengan rentang konduktivitas sampel. Konfirmasikan kode pemesanan, kelengkapan aktual, dan kompatibilitas aksesori kepada pemasok sebelum pembelian.

Alat Ukur Conductivity Meter Benchtop Bante950E/S/DL/DH BANTE

Memastikan kualitas suatu larutan tidak selalu cukup dengan melihat warna, kejernihan, atau kondisi fisiknya. Air yang tampak jernih, misalnya, tetap dapat mengandung ion terlarut yang memengaruhi kemampuan listriknya. Untuk mengetahui karakteristik tersebut, pengukuran konduktivitas listrik atau electrical conductivity (EC) dapat memberikan informasi yang berguna bagi kegiatan laboratorium, pengolahan air, penelitian, dan pengendalian proses.

BANTE950E Benchtop Conductivity Meter merupakan alat ukur konduktivitas meja yang dirancang untuk mengukur kemampuan larutan menghantarkan arus listrik. Instrumen ini mendukung kalibrasi 1–3 titik, kompensasi suhu, pilihan konstanta sel, serta penyimpanan hingga 100 set data. Dengan akurasi konduktivitas yang tercantum sebesar ±0,5% F.S. (Full Scale), Bante950E dapat dipertimbangkan untuk pengujian rutin yang memerlukan pembacaan EC secara terukur.

Seri Bante950E tersedia dalam tiga konfigurasi, yaitu Bante950E-S, Bante950E-DL, dan Bante950E-DH. Perbedaan penting di antara ketiganya terletak pada elektrode konduktivitas yang disertakan. Pemilihan konfigurasi perlu disesuaikan dengan karakteristik sampel, terutama tingkat konduktivitas yang akan diukur.

Apa Itu BANTE950E Benchtop Conductivity Meter?

BANTE950E adalah instrumen pengukur konduktivitas yang ditempatkan di meja kerja atau meja laboratorium. Alat ini digunakan untuk mengetahui tingkat kemampuan larutan menghantarkan arus listrik melalui ion-ion yang terdapat di dalamnya.

Konduktivitas sering digunakan sebagai parameter pendukung untuk mengevaluasi kualitas air, konsistensi larutan, perubahan komposisi proses, atau karakteristik sampel penelitian. Akan tetapi, nilai konduktivitas tidak secara langsung menunjukkan jenis dan konsentrasi setiap zat yang terlarut. Dua sampel dapat memiliki nilai EC yang serupa meskipun komposisi kimianya berbeda.

Bante950E mengukur konduktivitas menggunakan elektrode yang sesuai dengan rentang sampel. Sinyal pengukuran kemudian diolah oleh instrumen menjadi nilai konduktivitas yang ditampilkan pada layar. Probe suhu dapat digunakan untuk mendukung pengukuran suhu dan kompensasi temperatur sesuai pengaturan yang dipilih.

Selain pengukuran konduktivitas, alat ini menyediakan pengaturan suhu referensi, koefisien suhu, dan konstanta sel. Pengaturan tersebut penting karena hasil EC dapat dipengaruhi oleh temperatur serta karakteristik elektrode yang digunakan.

Fungsi dan Prinsip Kerja Conductivity Meter

Prinsip pengukuran konduktivitas berkaitan dengan kemampuan ion dalam larutan membawa muatan listrik. Semakin mudah muatan bergerak melalui larutan, semakin besar konduktivitas yang terukur dalam kondisi pengujian tertentu.

Elektrode konduktivitas ditempatkan pada sampel untuk mendeteksi respons listrik larutan. Instrumen menggunakan karakteristik sel pengukuran, termasuk konstanta sel, untuk menentukan nilai konduktivitas.

Konstanta sel dinyatakan dengan simbol K dan pada Bante950E tersedia pilihan K=0.1, K=1, dan K=10. Pemilihan konstanta sel harus sesuai dengan elektrode dan rentang konduktivitas sampel. Elektrode dengan konstanta sel berbeda dirancang untuk kebutuhan pengukuran yang berbeda pula.

Nilai konduktivitas umumnya dinyatakan dalam µS/cm atau mS/cm. Satuan µS/cm lazim digunakan untuk konduktivitas rendah, sedangkan mS/cm digunakan untuk nilai yang lebih tinggi. Pemilihan satuan dan rentang yang tepat membantu operator membaca hasil dengan lebih mudah.

Perlu diingat bahwa EC bukan pengukuran langsung terhadap total padatan terlarut (TDS), kadar garam tertentu, atau konsentrasi satu jenis ion. Jika parameter yang dibutuhkan adalah TDS, salinitas, atau konsentrasi zat tertentu, diperlukan metode dan instrumen yang sesuai dengan parameter tersebut.

Keunggulan BANTE950E Conductivity Meter

1. Pengukuran konduktivitas dengan akurasi ±0,5% F.S.

Spesifikasi Bante950E mencantumkan akurasi pengukuran konduktivitas sebesar ±0,5% F.S. atau Full Scale. Parameter ini menunjukkan akurasi terhadap skala penuh sesuai definisi spesifikasi alat, bukan otomatis ±0,5% dari setiap nilai yang tampil pada layar.

Karena itu, ketika alat digunakan untuk pengujian dengan rentang yang berbeda-beda, operator perlu memperhatikan rentang pengukuran, resolusi, kondisi elektrode, dan prosedur kalibrasi. Untuk kebutuhan pengadaan atau validasi laboratorium, definisi akurasi dari produsen sebaiknya diperiksa kembali pada manual resmi.

2. Kalibrasi 1–3 titik dengan pengenalan standar otomatis

Bante950E mendukung kalibrasi satu hingga tiga titik dan memiliki fungsi pengenalan otomatis terhadap larutan standar konduktivitas yang didukung.

Kalibrasi membantu menyesuaikan respons sistem pengukuran terhadap larutan standar yang nilai konduktivitasnya diketahui. Penggunaan standar yang tepat dapat membantu menjaga konsistensi pembacaan selama alat digunakan.

Pilihan larutan standar yang tercantum meliputi 10 µS/cm, 84 µS/cm, 1413 µS/cm, 12.88 mS/cm, dan 111.8 mS/cm. Tidak semua standar harus digunakan sekaligus. Pilih standar berdasarkan rentang kerja dan prosedur kalibrasi yang sesuai dengan sampel.

3. Kompensasi suhu manual dan otomatis

Temperatur merupakan salah satu faktor yang memengaruhi konduktivitas larutan. Pada banyak larutan, nilai konduktivitas berubah ketika suhu berubah. Oleh karena itu, hasil pengukuran perlu dikaitkan dengan suhu pengukuran atau suhu referensi yang digunakan.

Bante950E menyediakan kompensasi suhu manual atau otomatis pada rentang 0–100°C. Alat ini juga menyediakan pilihan suhu referensi 20°C atau 25°C, serta mode koefisien suhu linear, non-linear, dan pure water.

Pilihan tersebut membantu pengguna menyesuaikan pengukuran dengan karakteristik larutan. Namun, kompensasi suhu bukan berarti semua larutan dapat dikoreksi menggunakan satu koefisien yang sama. Pengaturan harus mengikuti jenis sampel dan prosedur pengukuran.

4. Pilihan konstanta sel K=0.1, K=1, dan K=10

Konstanta sel merupakan parameter penting dalam pengukuran konduktivitas. Bante950E mendukung pilihan K=0.1, K=1, dan K=10 untuk menyesuaikan konfigurasi pengukuran dengan karakteristik sampel.

Secara umum, elektrode dengan konstanta sel lebih rendah digunakan untuk pengukuran konduktivitas rendah, sedangkan konstanta sel lebih tinggi dapat digunakan untuk larutan dengan konduktivitas lebih tinggi. Pemilihan akhirnya harus mengikuti spesifikasi elektrode dan rentang yang direkomendasikan produsen.

Menggunakan elektrode yang tidak sesuai dapat mengurangi kualitas pembacaan, meskipun instrumen memiliki rentang pengukuran yang luas. Oleh sebab itu, pemilihan elektrode menjadi salah satu pertimbangan utama saat menentukan model Bante950E.

5. Fungsi Auto-Read untuk pembacaan titik akhir

Bante950E dilengkapi fungsi Auto-Read yang mendeteksi dan mengunci hasil ketika kondisi titik akhir pengukuran terpenuhi. Fitur ini membantu operator membaca nilai yang telah memenuhi kriteria kestabilan instrumen tanpa harus terus mengamati perubahan angka pada layar.

Fungsi ini berguna untuk pengukuran rutin yang membutuhkan pencatatan hasil secara konsisten. Meski demikian, kestabilan angka tidak menggantikan kebutuhan untuk memastikan elektrode bersih, sampel dipersiapkan dengan benar, dan kalibrasi memenuhi prosedur.

6. Memori internal dan transfer data USB

Bante950E dapat menyimpan atau memanggil hingga 100 set data. Fitur memori ini mendukung pencatatan hasil pengukuran tanpa harus langsung menyalin setiap pembacaan secara manual.

Instrumen juga menyediakan antarmuka USB untuk transfer data ke komputer. Berdasarkan fitur yang diberikan, perangkat lunak DAS mampu menerima data, merekam hasil pada interval tertentu, dan mengekspor data ke Excel.

Fungsi ini dapat membantu pengguna menyusun laporan, membandingkan hasil pengukuran, dan mendokumentasikan perubahan konduktivitas dari waktu ke waktu. Ketersediaan serta kompatibilitas perangkat lunak dan kabel perlu dipastikan sesuai konfigurasi produk yang dibeli.

7. Layar besar dan desain benchtop

Bante950E memiliki layar LCD khusus berukuran 125 × 100 mm. Ukuran layar ini mendukung pembacaan parameter saat pengujian berlangsung.

Dengan dimensi alat 210 × 188 × 60 mm dan berat sekitar 1,5 kg, instrumen dirancang untuk ditempatkan di meja kerja. Catu dayanya menggunakan adaptor DC 5 V.

Untuk menjaga kinerja alat, operasikan instrumen dalam kondisi lingkungan yang tercantum, yaitu suhu 0–50°C dan kelembapan relatif kurang dari 80%.

Spesifikasi Teknis BANTE950E

Informasi Produk
ModelBante950E
Jenis InstrumenBenchtop Conductivity Meter
Parameter UtamaKonduktivitas listrik larutan (EC) dan suhu
Pengukuran Konduktivitas
Rentang Pengukuran0–20.00, 200.0, 2000 µS/cm; 20.00, 200.0 mS/cm
Resolusi0.001, 0.01, 0.1, 1; otomatis sesuai rentang
Akurasi±0.5% F.S.
Kalibrasi1–3 titik
Larutan Standar10 µS/cm, 84 µS/cm, 1413 µS/cm, 12.88 mS/cm, 111.8 mS/cm
Pengukuran Suhu
Rentang0–105°C / 32–221°F
Resolusi0.1°C / °F
Akurasi±0.5°C / ±0.9°F
Kalibrasi Suhu1 titik
Rentang Kalibrasi SuhuNilai pembacaan ±10°C / °F
Fitur dan Spesifikasi Umum
Kompensasi SuhuManual atau otomatis, 0–100°C / 32–212°F
Koefisien SuhuLinear 0.0–10.0%/°C, non-linear, atau pure water
Suhu Referensi20°C atau 25°C
Konstanta SelK=0.1 / 1 / 10
Fungsi PembacaanAuto-Read dengan penguncian titik akhir pengukuran
MemoriHingga 100 set data
Antarmuka DataUSB
Konektor6-pin mini-DIN dan soket jack 3.5 mm
LayarCustom LCD, 125 × 100 mm
Catu DayaAdaptor DC 5 V
Kondisi Operasional0–50°C / 32–122°F; kelembapan relatif <80%
Dimensi Alat210 × 188 × 60 mm
Berat Alat1.5 kg

Catatan spesifikasi: Penulisan rentang dan resolusi di atas mengikuti data produk yang tersedia. Format rentang seperti 20.00 µS/cm dan 2000 µS/cm sebaiknya dikonfirmasi kembali melalui katalog atau manual resmi BANTE sebelum digunakan sebagai acuan tender.

Perbedaan Bante950E-S, Bante950E-DL, dan Bante950E-DH

Ketiga konfigurasi menggunakan instrumen utama Bante950E, tetapi dibedakan berdasarkan elektrode dan larutan standar yang disertakan. Hal ini penting karena elektrode yang sesuai membantu memperoleh pembacaan yang lebih baik pada rentang konduktivitas sampel yang ditargetkan.

ModelElektrode yang DisertakanLarutan StandarPertimbangan Pemilihan
Bante950E-SCON-184 µS/cm, 1413 µS/cm, 12.88 mS/cmKonfigurasi dengan satu elektrode CON-1 untuk pengukuran larutan umum.
Bante950E-DLCON-0.1 dan CON-184 µS/cm, 1413 µS/cm, 12.88 mS/cmMemiliki pilihan elektrode untuk kebutuhan konduktivitas rendah dan pengukuran larutan umum.
Bante950E-DHCON-1 dan CON-101413 µS/cm, 12.88 mS/cm, 111.8 mS/cmMemiliki pilihan elektrode untuk pengukuran larutan umum dan konduktivitas tinggi.

Bante950E-S: konfigurasi standar

Bante950E-S disertai elektrode CON-1 dan larutan standar 84 µS/cm, 1413 µS/cm, serta 12.88 mS/cm. Konfigurasi ini dapat dipertimbangkan jika kebutuhan utama adalah pengukuran konduktivitas larutan umum dan tidak memerlukan pergantian elektrode untuk rentang yang sangat berbeda.

Bante950E-DL: pilihan untuk konduktivitas rendah

Bante950E-DL menyertakan elektrode CON-0.1 dan CON-1. Keberadaan CON-0.1 memberikan opsi untuk pengukuran konduktivitas rendah, sedangkan CON-1 mendukung pengukuran larutan umum.

Konfigurasi ini layak dipertimbangkan untuk laboratorium yang menguji sampel dengan karakteristik konduktivitas berbeda. Untuk pengukuran air murni atau ultrapure water, pastikan elektrode, wadah sampel, prosedur, dan lingkungan pengukuran memang sesuai karena kontaminasi kecil dapat memengaruhi hasil.

Bante950E-DH: pilihan untuk konduktivitas tinggi

Bante950E-DH menyertakan elektrode CON-1 dan CON-10. Elektrode CON-10 ditujukan untuk pengukuran larutan dengan konduktivitas tinggi, sehingga konfigurasi ini dapat menjadi pilihan ketika rentang sampel lebih tinggi menjadi prioritas.

Pemilihan tetap harus mengacu pada rentang kerja yang direkomendasikan untuk setiap elektrode. Jangan hanya mengandalkan rentang maksimum instrumen karena kecocokan elektrode berpengaruh terhadap hasil pengukuran.

Aplikasi BANTE950E dalam Pengujian Larutan

Bante950E dapat dipertimbangkan untuk berbagai kebutuhan pengukuran konduktivitas, dengan catatan elektrode, metode, dan rentang kerja sesuai dengan karakteristik sampel.

1. Pengujian kualitas air

Konduktivitas sering digunakan sebagai parameter pendukung untuk memantau perubahan kualitas air. Perubahan nilai EC dapat mengindikasikan perubahan jumlah atau komposisi ion terlarut, tetapi tidak dapat mengidentifikasi zat tertentu secara langsung.

Dalam pengujian air proses, air laboratorium, atau air hasil pengolahan, hasil konduktivitas sebaiknya dibaca bersama parameter lain yang relevan dengan tujuan pengujian.

2. Laboratorium dan penelitian

Instrumen benchtop dapat membantu pengukuran rutin pada sampel larutan yang memerlukan pencatatan terstruktur. Fitur kalibrasi, kompensasi suhu, memori, dan transfer data mendukung kegiatan penelitian serta dokumentasi hasil.

3. Pengendalian proses produksi

Pada proses yang sensitif terhadap komposisi ion terlarut, perubahan konduktivitas dapat digunakan sebagai salah satu indikator pemantauan. Bante950E dapat dipertimbangkan untuk pemeriksaan sampel di meja laboratorium atau area kontrol yang sesuai dengan kondisi operasional alat.

4. Pemeriksaan larutan kimia

Pengukuran EC dapat membantu membandingkan karakteristik larutan sebelum dan sesudah proses tertentu. Namun, nilai konduktivitas tidak dapat menggantikan analisis kimia spesifik apabila pengguna perlu mengetahui konsentrasi zat atau ion tertentu.

5. Pengujian air dengan konduktivitas rendah

Untuk sampel dengan konduktivitas sangat rendah, pemilihan elektrode, penanganan sampel, kebersihan wadah, dan paparan udara perlu diperhatikan. Sampel air murni dapat mengalami perubahan konduktivitas akibat kontaminasi atau pertukaran gas selama pengukuran. Oleh karena itu, gunakan prosedur yang sesuai dengan jenis air dan tingkat ketelitian yang dibutuhkan.

Cara Menggunakan BANTE950E Conductivity Meter

Pengoperasian harus mengikuti manual resmi alat dan elektrode. Secara umum, langkah berikut dapat dijadikan gambaran awal untuk pengukuran konduktivitas.

1. Periksa instrumen dan elektrode

Pastikan alat, elektrode konduktivitas, probe suhu, dan sambungan berada dalam kondisi baik. Pilih elektrode yang sesuai dengan rentang konduktivitas sampel.

2. Siapkan larutan standar

Gunakan larutan standar dengan nilai yang diketahui dan sesuai dengan rentang pengukuran. Pastikan larutan tidak terkontaminasi dan masih layak digunakan.

3. Lakukan kalibrasi

Pilih kalibrasi 1–3 titik sesuai prosedur dan kebutuhan pengukuran. Gunakan standar yang direkomendasikan, kemudian ikuti instruksi alat untuk menyelesaikan proses kalibrasi.

4. Atur kompensasi suhu

Pilih mode kompensasi suhu manual atau otomatis. Tentukan suhu referensi 20°C atau 25°C sesuai metode. Jika memakai mode otomatis, pastikan probe suhu yang kompatibel terpasang dan berfungsi dengan baik.

5. Ukur sampel

Bilas elektrode sesuai petunjuk, kemudian tempatkan sensor pada sampel. Hindari kontaminasi silang antara sampel dan larutan standar. Tunggu hingga pembacaan memenuhi kriteria kestabilan atau fungsi Auto-Read mengunci hasil.

6. Catat dan simpan data

Catat nilai konduktivitas, suhu, satuan, dan informasi sampel yang diperlukan. Gunakan memori internal hingga 100 set data atau transfer hasil melalui USB jika dokumentasi komputer diperlukan.

7. Bersihkan dan simpan elektrode

Setelah pengukuran, bersihkan dan simpan elektrode sesuai rekomendasi pabrikan. Prosedur penyimpanan dapat berbeda menurut jenis elektrode, sehingga jangan menggunakan larutan penyimpanan yang tidak direkomendasikan.

Faktor yang Memengaruhi Hasil Pengukuran Konduktivitas

Nilai konduktivitas tidak hanya ditentukan oleh instrumen. Untuk menjaga konsistensi hasil, beberapa faktor berikut perlu diperhatikan.

  • Suhu sampel: perubahan temperatur dapat memengaruhi konduktivitas. Gunakan pengaturan kompensasi dan suhu referensi yang sesuai dengan metode.
  • Pemilihan elektrode: konstanta sel dan karakteristik elektrode harus sesuai dengan rentang sampel.
  • Kalibrasi: larutan standar yang tepat dan prosedur kalibrasi yang benar membantu menjaga keandalan pengukuran.
  • Kontaminasi: sisa sampel, air bilasan, atau larutan standar dapat memengaruhi hasil berikutnya, terutama pada sampel berkonduktivitas rendah.
  • Komposisi larutan: jenis dan jumlah ion terlarut memengaruhi nilai EC. Nilai yang sama tidak selalu berarti komposisi kimia yang sama.
  • Teknik pengukuran: kedalaman pencelupan, kondisi sensor, kebersihan wadah, dan waktu stabilisasi harus mengikuti prosedur elektrode.

Aksesori BANTE950E

Aksesori yang sesuai membantu memperluas penggunaan Bante950E untuk karakteristik sampel yang berbeda.

AksesoriFungsi
CON-0.1 Conductivity ElectrodeUntuk pengukuran larutan dengan konduktivitas rendah.
CON-1 Conductivity ElectrodeUntuk pengukuran konduktivitas larutan umum.
CON-10 Conductivity ElectrodeUntuk pengukuran larutan dengan konduktivitas tinggi.
Conductivity Flow CellAksesori untuk pengukuran air murni dan ultrapure water sesuai kompatibilitas sistem.
Conductivity Standard SolutionLarutan standar untuk kalibrasi elektrode konduktivitas.

Ketersediaan aksesori, kompatibilitas konektor, dan kesesuaian dengan konfigurasi Bante950E yang dipilih perlu dikonfirmasi sebelum pembelian.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang BANTE950E Conductivity Meter

1. Apa fungsi BANTE950E Conductivity Meter?

BANTE950E digunakan untuk mengukur konduktivitas listrik larutan atau EC. Nilai tersebut menggambarkan kemampuan larutan menghantarkan arus listrik melalui ion terlarut dan dapat digunakan sebagai parameter pendukung dalam pengujian kualitas air, larutan proses, dan penelitian.

2. Apa perbedaan Bante950E-S, Bante950E-DL, dan Bante950E-DH?

Perbedaan utama terletak pada elektrode yang disertakan. Bante950E-S dilengkapi CON-1, Bante950E-DL dilengkapi CON-0.1 dan CON-1, sedangkan Bante950E-DH dilengkapi CON-1 dan CON-10. Pemilihan model sebaiknya mengikuti rentang konduktivitas sampel.

3. Berapa akurasi Bante950E?

Akurasi pengukuran konduktivitas yang tercantum adalah ±0,5% F.S. F.S. berarti Full Scale atau skala penuh. Nilai tersebut perlu dibedakan dari akurasi hasil keseluruhan pada sampel, yang juga dipengaruhi elektrode, kalibrasi, suhu, dan prosedur pengukuran.

4. Berapa rentang pengukuran konduktivitas Bante950E?

Data spesifikasi yang tersedia mencantumkan rentang 0–20.00, 200.0, dan 2000 µS/cm serta 20.00 dan 200.0 mS/cm. Format penulisan rentang tersebut sebaiknya dikonfirmasi melalui manual resmi produsen sebelum dijadikan acuan teknis atau tender.

5. Apakah Bante950E dapat mengukur suhu?

Ya. Bante950E mendukung pengukuran suhu pada rentang 0–105°C dengan resolusi 0,1°C dan akurasi ±0,5°C sesuai spesifikasi yang diberikan. Probe suhu TP-10K tercantum dalam kelengkapan ketiga konfigurasi.

6. Apa fungsi kompensasi suhu pada conductivity meter?

Kompensasi suhu membantu menyesuaikan pembacaan konduktivitas terhadap suhu referensi yang dipilih. Bante950E menyediakan kompensasi manual atau otomatis, suhu referensi 20°C atau 25°C, serta pilihan koefisien suhu. Pengaturan harus sesuai dengan karakteristik larutan dan metode pengukuran.

7. Apa fungsi konstanta sel K=0.1, K=1, dan K=10?

Konstanta sel merupakan parameter yang berkaitan dengan geometri sistem elektrode dan perhitungan konduktivitas. Pilihan K=0.1, K=1, dan K=10 memungkinkan penggunaan konfigurasi elektrode untuk rentang konduktivitas yang berbeda. Pemilihan harus mengikuti spesifikasi elektrode yang digunakan.

8. Apakah Bante950E cocok untuk mengukur air murni?

Pengukuran air murni atau ultrapure water membutuhkan perhatian khusus terhadap kontaminasi, penanganan sampel, dan pemilihan elektrode. Konfigurasi Bante950E-DL menyertakan CON-0.1 untuk konduktivitas rendah, tetapi kecocokan untuk pengukuran air ultrapure perlu dipastikan berdasarkan spesifikasi sistem dan prosedur yang digunakan.

9. Apakah data pengukuran Bante950E dapat dipindahkan ke komputer?

Ya. Bante950E memiliki antarmuka USB dan memori hingga 100 set data. Perangkat lunak DAS yang disebutkan dalam spesifikasi mendukung penerimaan data, pencatatan pada interval tertentu, serta ekspor ke Excel. Kompatibilitas perangkat lunak perlu dikonfirmasi untuk sistem komputer yang digunakan.

10. Apakah conductivity meter dapat mengukur TDS secara langsung?

Bante950E pada spesifikasi yang diberikan merupakan conductivity meter untuk pengukuran EC. Nilai EC tidak identik dengan TDS. Konversi EC menjadi perkiraan TDS memerlukan faktor konversi yang sesuai dengan jenis larutan, sehingga hasilnya tidak boleh dianggap sebagai pengukuran TDS langsung tanpa metode yang tepat.

11. Berapa kapasitas memori Bante950E?

Instrumen dapat menyimpan hingga 100 set data. Kapasitas ini membantu pencatatan hasil pengukuran sebelum data dipindahkan atau digunakan dalam laporan.

12. Bagaimana cara memilih model Bante950E yang sesuai?

Pilih Bante950E-S jika elektrode CON-1 sesuai dengan kebutuhan pengujian. Pertimbangkan Bante950E-DL jika memerlukan pilihan elektrode untuk konduktivitas rendah dan larutan umum. Bante950E-DH dapat dipertimbangkan jika pengukuran konduktivitas tinggi menjadi salah satu kebutuhan utama. Konfirmasikan rentang kerja setiap elektrode dengan produsen atau pemasok sebelum menentukan model.

Kesimpulan

BANTE950E Benchtop Conductivity Meter merupakan alat ukur konduktivitas meja yang menyediakan kalibrasi 1–3 titik, kompensasi suhu, pilihan konstanta sel, fungsi Auto-Read, memori 100 data, dan koneksi USB. Instrumen ini dapat mendukung pengujian konduktivitas larutan pada laboratorium dan kegiatan pengendalian proses yang sesuai dengan spesifikasinya.

Pemilihan antara Bante950E-S, Bante950E-DL, dan Bante950E-DH sebaiknya didasarkan pada karakteristik sampel serta elektrode yang dibutuhkan, bukan hanya perbedaan kode model. Elektrode yang tepat, kalibrasi yang benar, pengendalian suhu, dan penanganan sampel yang baik merupakan bagian penting dari pengukuran yang dapat diandalkan.

Untuk kebutuhan pengadaan, laboratorium, atau tender, pastikan rentang pengukuran, definisi akurasi, larutan standar, kompatibilitas aksesori, dan kelengkapan model dikonfirmasi berdasarkan dokumentasi resmi. Dengan pertimbangan tersebut, Bante950E dapat dipilih secara lebih tepat untuk mendukung kebutuhan pengukuran konduktivitas.

Baca Artikel Berikut : Conductivity Meter Model Benchtop: Perbedaan dan Spesifikasinya


Beli Produk Alat Ukur Conductivity Meter Benchtop Bante950E/S/DL/DH BANTE di penguji.com untuk dapatkan support teknis di Indonesia. Langkah awal untuk bersama visi kami.

” Bersama Pengguna untuk pengguna”.

Weight1,7 kg
Dimensions30 × 25 × 20 cm
Pilihan Type :

Bante950-S, Bante950-DL, Bante950-DH

Spesifikasi

Spesifikasi BANTE950E Conductivity Meter

Informasi Produk
ModelBante950E
Pengukuran Konduktivitas (Conductivity)
Rentang Pengukuran0–20.00, 200.0, 2000 µS/cm; 20.00, 200.0 mS/cm
Resolusi0.001, 0.01, 0.1, 1, otomatis
Akurasi±0.5% F.S. (Full Scale)
Kalibrasi1–3 titik
Larutan Kalibrasi10 µS/cm, 84 µS/cm, 1413 µS/cm, 12.88 mS/cm, 111.8 mS/cm
Pengukuran Suhu
Rentang Pengukuran0–105°C / 32–221°F
Resolusi0.1°C / °F
Akurasi±0.5°C / ±0.9°F
Kalibrasi Suhu1 titik
Rentang Kalibrasi SuhuNilai pembacaan ±10°C / °F
Fitur dan Spesifikasi Umum
Kompensasi Suhu0–100°C / 32–212°F, manual atau otomatis
Koefisien SuhuLinear (0.0–10.0%/°C), non-linear, atau pure water
Suhu Referensi20°C atau 25°C
Konstanta Sel (Cell Constant)K = 0.1 / 1 / 10
MemoriMenyimpan hingga 100 set data
Antarmuka DataUSB
Konektor6-pin mini-DIN dan soket jack 3.5 mm
LayarCustom LCD, 125 × 100 mm
Catu DayaAdaptor daya DC 5 V
Kondisi OperasionalSuhu 0–50°C / 32–122°F; kelembapan relatif <80%
Dimensi Alat210 × 188 × 60 mm
Berat Alat1.5 kg
Kode Pemesanan dan Kelengkapan Standar
Bante950E-SConductivity meter, elektrode konduktivitas CON-1, probe suhu TP-10K, larutan standar 84 µS/cm, 1413 µS/cm dan 12.88 mS/cm, kabel USB, serta adaptor DC 5 V.
Bante950E-DLConductivity meter, elektrode CON-0.1 dan CON-1, probe suhu TP-10K, larutan standar 84 µS/cm, 1413 µS/cm dan 12.88 mS/cm, kabel USB, serta adaptor DC 5 V.
Bante950E-DHConductivity meter, elektrode CON-1 dan CON-10, probe suhu TP-10K, larutan standar 1413 µS/cm, 12.88 mS/cm dan 111.8 mS/cm, kabel USB, serta adaptor DC 5 V.
Aksesori Opsional
CON-0.1 Conductivity ElectrodeUntuk mengukur larutan dengan konduktivitas rendah.
CON-1 Conductivity ElectrodeUntuk pengukuran konduktivitas larutan umum.
CON-10 Conductivity ElectrodeUntuk mengukur larutan dengan konduktivitas tinggi.
Conductivity Flow CellUntuk pengukuran air murni dan air ultrapure.
Conductivity Standard SolutionLarutan standar untuk kalibrasi elektrode konduktivitas.
Dimensi dan Berat Kemasan
Bante950E-S30 × 25 × 20 cm; 1.7 kg
Bante950E-DL30 × 25 × 20 cm; 1.7 kg
Bante950E-DH30 × 25 × 20 cm; 1.7 kg

Catatan: F.S. berarti Full Scale atau skala penuh. Pemilihan elektrode perlu disesuaikan dengan rentang konduktivitas sampel. Konfirmasikan kode pemesanan, kelengkapan aktual, dan kompatibilitas aksesori kepada pemasok sebelum pembelian.

Artikel Terbaru Penguji

Scroll to Top