MET801 Portable Eddy Current Flaw Detector Probe

Mengenal Mitech MET Series: Portable Eddy Current Flaw Detector untuk Deteksi Retakan & Cacat Logam

Mengenal Mitech MET Series: Portable Eddy Current Flaw Detector untuk Deteksi Retakan & Cacat Logam

Pada proses manufaktur, fabrikasi, maintenance, dan inspeksi komponen logam, cacat kecil seperti retakan permukaan, retak fatigue, cacat pada pipa, bearing, poros, atau komponen hasil machining tidak selalu dapat terlihat secara visual. Ketika cacat tersebut lolos dari proses inspeksi, dampaknya dapat berkembang menjadi kegagalan komponen, reject produksi, downtime, hingga kerusakan aset.

Untuk kondisi tersebut, eddy current testing (ECT) menjadi salah satu metode Non-Destructive Testing (NDT) yang digunakan untuk mendeteksi indikasi cacat pada material konduktif tanpa merusak benda uji. Salah satu perangkat yang dirancang untuk kebutuhan ini adalah Mitech MET Series Portable Eddy Current Flaw Detector.

Mitech MET Series tersedia dalam beberapa konfigurasi, termasuk MET801, MET802, dan MET804. Ketiganya menggunakan prinsip eddy current, tetapi memiliki perbedaan pada jumlah channel, konfigurasi pengujian, serta fungsi tambahan. Karena itu, pemilihan model sebaiknya tidak hanya berdasarkan harga, tetapi berdasarkan jenis material, bentuk komponen, jenis cacat, kecepatan inspeksi, dan kebutuhan dokumentasi.

Ketika Retakan Kecil pada Logam Tidak Terlihat Secara Visual

Bayangkan sebuah komponen logam telah selesai diproduksi dan secara visual terlihat sempurna. Permukaannya bersih, dimensinya sesuai, dan tidak terlihat adanya kerusakan. Namun setelah digunakan dalam kondisi berulang, komponen mengalami retak dan akhirnya gagal.

Kondisi seperti ini dapat terjadi pada komponen yang menerima beban siklik, getaran, tekanan, temperatur, atau mengalami proses manufaktur yang menghasilkan tegangan lokal. Retakan awal sering kali berukuran kecil sehingga sulit ditemukan hanya dengan inspeksi visual.

Pada komponen kritis, pertanyaannya bukan hanya “apakah permukaan terlihat baik?”, tetapi “apakah terdapat indikasi cacat yang tidak dapat dilihat oleh mata?”

Inspeksi Visual Tidak Selalu Cukup

Inspeksi visual memiliki peranan penting dalam pemeriksaan awal, tetapi kemampuan metode tersebut sangat bergantung pada ukuran cacat, kondisi permukaan, pencahayaan, akses operator, serta pengalaman
pemeriksa. Beberapa masalah yang umum ditemukan antara lain:

  • Retak permukaan berukuran kecil sulit terlihat.
  • Indikasi near-surface tidak selalu dapat diketahui secara visual.
  • Komponen dengan bentuk kompleks menyulitkan pemeriksaan manual.
  • Hasil inspeksi dapat dipengaruhi subjektivitas operator.
  • Inspeksi pada jumlah komponen besar membutuhkan waktu lama.
  • Diperlukan data hasil pengujian yang dapat disimpan dan ditelusuri.

Karena itu, pada aplikasi NDT tertentu dibutuhkan metode pengujian yang mampu memberikan respons terhadap perubahan kondisi material secara lebih sensitif dan dapat direproduksi.

Cacat Tidak Selalu Mengubah Tampilan Permukaan

Retakan pada logam dapat terbentuk akibat fatigue, tegangan mekanis, proses pengelasan, perlakuan panas, machining, korosi, atau kondisi operasi berulang. Pada tahap awal, retakan dapat berukuran sangat kecil dan belum menghasilkan perubahan visual yang jelas. Inilah alasan metode Non-Destructive Testing dibutuhkan. NDT memungkinkan pemeriksaan kondisi material tanpa harus merusak atau memotong komponen yang sedang diuji. Pada material konduktif, salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah Eddy Current Testing.

Cacat Kecil Dapat Menjadi Masalah Besar

Ketika cacat tidak terdeteksi sejak awal, konsekuensinya tidak hanya berkaitan dengan kualitas produk. Dalam lingkungan industri, cacat yang lolos dapat memengaruhi keandalan aset dan biaya operasional.

  • Produk dapat mengalami reject setelah proses produksi selesai.
  • Komponen dapat mengalami premature failure.
  • Maintenance menjadi lebih mahal karena kerusakan sudah berkembang.
  • Terjadi downtime akibat kegagalan komponen.
  • Proses produksi dapat terganggu.
  • Traceability hasil inspeksi menjadi sulit apabila data tidak terdokumentasi.

Karena itu, inspeksi yang baik tidak hanya membutuhkan alat yang sensitif, tetapi juga membutuhkan data pengujian yang dapat digunakan untuk membuat keputusan teknis.

Apa yang Perlu Diketahui dari Pengujian?

Sebelum memilih eddy current flaw detector, tentukan terlebih dahulu informasi apa yang dibutuhkan dari inspeksi.

KebutuhanPertanyaan Teknis
MaterialApakah material yang diperiksa merupakan material konduktif seperti baja, aluminium, tembaga, atau paduan lainnya?
Jenis cacatApakah targetnya retak permukaan, near-surface defect, cacat pipa, atau indikasi lainnya?
GeometriApakah benda berbentuk plate, pipe, rod, bearing, weld, shaft, atau komponen dengan bentuk khusus?
Kedalaman inspeksiApakah cacat yang dicari berada di permukaan atau sedikit di bawah permukaan?
Kecepatan inspeksiApakah pengujian dilakukan satu per satu atau membutuhkan inspeksi beberapa channel?
DokumentasiApakah hasil inspeksi harus disimpan untuk QC, audit, atau traceability?
Fungsi tambahanApakah diperlukan pengukuran konduktivitas, ketebalan coating, atau magnetic memory?

Bagaimana Eddy Current Testing Bekerja?

Eddy Current Testing (ECT) bekerja berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik. Probe menghasilkan medan elektromagnetik ketika didekatkan atau digerakkan pada material konduktif.

Medan tersebut menghasilkan arus listrik berputar yang disebut eddy current di dalam material. Ketika terdapat diskontinuitas seperti retak, perubahan geometri, atau perubahan sifat material, pola arus eddy dapat mengalami perubahan. Perubahan tersebut memengaruhi respons listrik atau impedansi probe. Instrumen kemudian memproses perubahan sinyal tersebut dan menampilkannya sebagai indikasi yang dapat dianalisis
oleh operator.

Probe → Medan Elektromagnetik → Eddy Current pada Material → Gangguan oleh Cacat → Perubahan Impedansi → Pemrosesan Sinyal → Indikasi pada Display

Mitech MET Series menggunakan pemrosesan digital berbasis DSP dan FPGA untuk membantu pengolahan sinyal selama proses inspeksi. Seri ini dirancang untuk mendeteksi cacat permukaan dan near-surface pada berbagai komponen logam serta mendukung aplikasi inspeksi NDT portabel.

Portable Eddy Current Flaw Detector Mitech MET Series

Ketika inspeksi harus dilakukan langsung di area produksi, workshop, maintenance site, atau lokasi aset yang sulit dipindahkan, penggunaan perangkat portable memberikan keuntungan praktis karena alat dapat dibawa langsung menuju benda yang akan diperiksa.

Mitech MET Series Portable Eddy Current Flaw Detector dirancang untuk kebutuhan tersebut. Seri ini menggunakan prinsip electromagnetic induction untuk mendeteksi cacat pada permukaan atau area near-surface material logam.

Mitech MET Series juga menggunakan layar TFT-LCD 5,7 inci dan mendukung berbagai konfigurasi probe. Pada model tertentu tersedia fungsi tambahan seperti pengukuran konduktivitas, ketebalan coating non-konduktif, dan magnetic memory. Perbedaan konfigurasi menjadi alasan utama mengapa pemilihan model harus disesuaikan dengan kebutuhan inspeksi.

Perbandingan Mitech MET801 vs MET802 vs MET804

Berikut perbandingan tiga model Mitech MET Series yang dapat digunakan sebagai dasar pemilihan portable eddy current flaw detector.

ParameterMET801MET802MET804
Jenis alatPortable Eddy Current Flaw DetectorPortable Eddy Current Flaw DetectorPortable Eddy Current Flaw Detector
PrinsipEddy Current / Electromagnetic InductionEddy Current / Electromagnetic InductionEddy Current / Electromagnetic Induction
Testing Channel1 channel, dapat diperluas hingga 8 channel2 channel4 channel
Rentang pengujian0–5 mm0–5 mm0–5 mm
Rentang frekuensi10 Hz–16 MHz10 Hz–10 MHz10 Hz–10 MHz
Step frekuensi1 kHz1 kHz1 kHz
Rentang gainKonfigurasi digital0–99 dB0–99 dB
Rotasi fase0–359°0–359°0–359°
SNR≥10 dB≥10 dB≥10 dB
Probe drive1–81–81–8
StorageData digitalSD CardSD Card
Kapasitas data ujiKonfigurasi sistem>5.000 grup>5.000 grup
Parameter deteksiKonfigurasi sistem>1.000 grup>1.000 grup
LayarTFT-LCD 5,7 inciTFT-LCD warna 5,7 inci, 640 × 480TFT-LCD warna 5,7 inci, 640 × 480
Waktu kerja/standbyHingga sekitar 10 jamHingga sekitar 10 jamHingga sekitar 10 jam
BeratSekitar 1,5 kgSekitar 1,5 kgSekitar 1,5 kg
DimensiSekitar 240 × 175 × 75 mm240 × 175 × 75 mm240 × 175 × 75 mm
Coating thicknessTersedia sesuai konfigurasiTersedia0–0,648 mm
Conductivity measurementTersedia sesuai konfigurasiTersedia0,9–110% IACS
Magnetic memoryTersedia sesuai konfigurasiTersediaSensitivitas 5 Gs
Penggunaan utamaInspeksi ECT dengan konfigurasi lebih sederhana dan fleksibelInspeksi ECT dengan kebutuhan multi-channelInspeksi ECT dengan kebutuhan multi-channel dan fungsi tambahan


Catatan: konfigurasi probe, fungsi tambahan, dan konfigurasi channel dapat bergantung pada paket atau kebutuhan aplikasi. Untuk pengadaan, spesifikasi final sebaiknya dikonfirmasi berdasarkan quotation dan konfigurasi pabrik.

Bagaimana Memilih MET801, MET802, atau MET804?

Mitech MET801 — Untuk Kebutuhan ECT yang Lebih Sederhana dan Fleksibel

MET801 dapat dipertimbangkan apabila fokus utama adalah pemeriksaan eddy current dan kebutuhan multi-channel belum menjadi prioritas utama. Data katalog yang tersedia mencantumkan konfigurasi awal 1 channel yang dapat diperluas hingga 8 channel serta rentang frekuensi hingga 16 MHz. Model ini menarik untuk pengguna yang membutuhkan platform ECT dengan ruang pengembangan konfigurasi channel sesuai kebutuhan inspeksi.

Mitech MET802 — Untuk Inspeksi Multi-Channel Tingkat Menengah

MET802 memiliki 2 testing channel dan rentang frekuensi 10 Hz–10 MHz. Model ini dapat menjadi pilihan ketika inspeksi membutuhkan kemampuan multi-channel tetapi belum memerlukan konfigurasi 4 channel seperti MET804.

Dengan penyimpanan lebih dari 5.000 grup data dan lebih dari 1.000 grup parameter deteksi, MET802 juga sesuai untuk pekerjaan inspeksi yang membutuhkan dokumentasi digital.

Mitech MET804 — Untuk Kebutuhan Inspeksi yang Lebih Komprehensif

MET804 merupakan pilihan yang lebih tepat ketika kebutuhan inspeksi sudah mencakup 4 channel sekaligus fungsi tambahan seperti conductivity measurement, coating thickness measurement, dan magnetic memory.

Model ini sangat menarik untuk departemen NDT atau QC yang ingin menggunakan satu platform portable untuk berbagai kebutuhan inspeksi material.

Jika kebutuhan Anda…Model yang dapat dipertimbangkan
ECT dasar dengan fleksibilitas konfigurasi channelMET801
Memerlukan 2 channel untuk inspeksiMET802
Memerlukan 4 channelMET804
Membutuhkan frekuensi hingga 16 MHzMET801
Membutuhkan conductivity measurementMET802 / MET804
Membutuhkan coating thickness measurementMET802 / MET804
Membutuhkan kombinasi fungsi inspeksi yang lebih lengkapMET804

Aplikasi Mitech MET Series di Industri

Portable eddy current flaw detector digunakan ketika integritas komponen logam perlu diperiksa tanpa merusak benda uji. Aplikasi dapat ditemukan pada berbagai bidang, tergantung jenis probe dan konfigurasi pengujian.

  • Manufaktur komponen otomotif: pemeriksaan komponen seperti bearing, shaft, ring, dan komponen logam lainnya.
  • Industri minyak dan gas: inspeksi komponen tubular, casing, rod, dan komponen logam terkait.
  • Metal processing: pemeriksaan cacat pada material dan komponen hasil proses manufaktur.
  • Maintenance: pemeriksaan kondisi komponen selama preventive atau predictive maintenance.
  • Welding dan fabrikasi: pemeriksaan indikasi cacat pada area yang sesuai dengan metode dan probe ECT.
  • Laboratorium dan pendidikan: pembelajaran prinsip eddy current, karakteristik material, dan metode NDT.

CARA PENGGUNAAN Portable Eddy Current Flaw Detector

Pengoperasian eddy current flaw detector tidak berhenti pada menyalakan alat dan menggerakkan probe. Parameter pengujian harus disesuaikan dengan material, geometri benda uji, jenis probe, dan target cacat.

1. Tentukan Material dan Area Pemeriksaan

Identifikasi material benda uji dan tentukan area yang memiliki potensi cacat. Pastikan material termasuk material konduktif yang sesuai untuk metode eddy current.

2. Pilih Probe yang Sesuai

Pilih probe berdasarkan bentuk benda uji dan jenis area yang akan diperiksa. Probe untuk permukaan datar, weld, point, bore, atau bentuk lainnya dapat memiliki karakteristik inspeksi yang berbeda.

3. Lakukan Adjustment atau Kalibrasi

Sebelum inspeksi, lakukan adjustment menggunakan reference standard atau calibration block yang sesuai dengan prosedur pengujian. Tujuannya adalah mendapatkan respons sinyal yang dapat digunakan sebagai baseline.

4. Atur Frekuensi dan Gain

Frekuensi merupakan parameter penting dalam eddy current karena memengaruhi karakteristik penetrasi dan sensitivitas terhadap indikasi. Gain, phase rotation, filter, dan probe drive juga perlu disesuaikan berdasarkan prosedur inspeksi.

5. Lakukan Scanning

Gerakkan probe melewati area inspeksi secara sistematis. Kecepatan scanning, tekanan probe, arah scanning, dan coverage area harus dijaga konsisten agar hasil dapat dibandingkan.

6. Analisis Indikasi

Amati respons sinyal pada display, termasuk impedance plane atau time base sesuai mode yang digunakan. Indikasi abnormal perlu dibandingkan dengan baseline dan reference standard.

7. Simpan Data Inspeksi

Jika prosedur membutuhkan dokumentasi, simpan data pengujian beserta parameter yang digunakan. Data tersebut dapat menjadi bagian dari record QC dan traceability inspeksi.

8. Evaluasi dan Tindak Lanjut

Indikasi yang memenuhi kriteria evaluasi perlu ditindaklanjuti sesuai acceptance criteria, standard, drawing, atau prosedur inspeksi yang berlaku. Instrumen mendeteksi dan menampilkan indikasi; keputusan accept atau reject tetap harus mengikuti prosedur dan kompetensi personel NDT.

Hal Penting Saat Menggunakan Eddy Current Flaw Detector

  • Jangan menentukan acceptance atau rejection hanya berdasarkan satu indikasi tanpa membandingkannya dengan reference standard.
  • Pemilihan frekuensi harus mempertimbangkan material dan karakteristik cacat yang dicari.
  • Kondisi permukaan dan geometri komponen dapat memengaruhi respons probe.
  • Gunakan probe yang sesuai dengan bentuk dan area pemeriksaan.
  • Operator harus memahami prosedur ECT dan interpretasi sinyal.
  • Untuk pekerjaan inspeksi formal, ikuti standard, procedure, dan acceptance criteria
    yang berlaku pada aplikasi tersebut.

Mengapa Portable Eddy Current Flaw Detector Dibutuhkan?

Keunggulan utama perangkat portable bukan hanya ukurannya yang lebih mudah dibawa. Nilai sebenarnya terletak pada kemampuan membawa proses inspeksi langsung ke lokasi komponen. Pada mesin besar, piping, struktur produksi, atau komponen yang sulit dipindahkan, pendekatan ini dapat membuat proses inspeksi menjadi lebih praktis.

Mitech MET Series menggabungkan portabilitas, pengolahan sinyal digital, display, konfigurasi probe, serta penyimpanan data dalam satu platform. Perbedaan MET801, MET802, dan MET804 memungkinkan pengguna memilih konfigurasi berdasarkan kompleksitas pekerjaan NDT.

FAQ Mitech MET Series Portable Eddy Current Flaw Detector

Apa itu Eddy Current Flaw Detector?

Eddy Current Flaw Detector adalah instrumen NDT yang menggunakan prinsip induksi elektromagnetik untuk mendeteksi perubahan pada material konduktif. Perubahan respons eddy current dapat menunjukkan adanya diskontinuitas seperti retak atau perubahan sifat material.

Apa fungsi Mitech MET Series?

Mitech MET Series digunakan untuk inspeksi cacat permukaan dan near-surface pada komponen logam menggunakan metode eddy current. Seri tertentu juga menyediakan fungsi tambahan seperti conductivity measurement, coating thickness measurement, dan magnetic memory.

Apakah Mitech MET Series dapat mendeteksi retak pada logam?

Ya. MET Series dirancang untuk mendeteksi indikasi cacat pada permukaan dan area near-surface material logam yang sesuai dengan metode eddy current. Sensitivitas aktual bergantung pada material, probe, frekuensi, kondisi permukaan, reference standard, dan prosedur pengujian.

Apakah Eddy Current Testing merusak benda yang diuji?

Tidak. Eddy Current Testing merupakan metode Non-Destructive Testing sehingga pemeriksaan dapat dilakukan tanpa memotong atau merusak benda uji.

Apakah Eddy Current bisa digunakan untuk semua jenis logam?

Tidak semua material memberikan respons yang sama. Eddy current terutama digunakan pada material yang memiliki konduktivitas listrik. Parameter pengujian harus disesuaikan dengan jenis material dan aplikasi.

Apa perbedaan MET801, MET802 dan MET804?

Perbedaan utamanya terdapat pada konfigurasi channel dan kemampuan sistem. MET801 merupakan konfigurasi yang lebih sederhana dengan 1 channel yang dapat diperluas hingga 8 channel. MET802 memiliki 2 channel, sedangkan MET804 memiliki 4 channel dan menawarkan fungsi tambahan yang lebih lengkap.

Mana yang lebih baik, MET801 atau MET802?

Tidak ada model yang secara mutlak lebih baik untuk semua aplikasi. MET801 lebih menarik apabila fleksibilitas konfigurasi channel dan rentang frekuensi hingga 16 MHz menjadi pertimbangan. MET802 lebih sesuai apabila kebutuhan inspeksi membutuhkan 2 channel dan dokumentasi data yang lebih terstruktur.

Kapan sebaiknya memilih MET804?

MET804 layak dipertimbangkan apabila kebutuhan inspeksi memerlukan 4 channel sekaligus serta fungsi tambahan seperti pengukuran konduktivitas, ketebalan coating non-konduktif, dan magnetic memory.

Berapa rentang frekuensi Mitech MET Series?

MET801 memiliki rentang frekuensi hingga 16 MHz berdasarkan data katalog yang tersedia, sedangkan MET802 dan MET804 memiliki rentang frekuensi hingga 10 MHz.

Apakah Mitech MET Series dapat digunakan untuk inspeksi pipa?

Ya, seri ini dapat digunakan untuk aplikasi inspeksi komponen tubular atau pipa dengan konfigurasi probe yang sesuai. Pemilihan probe dan parameter harus disesuaikan dengan diameter, material, bentuk, dan jenis cacat yang ditargetkan.

Apakah hasil pengujian dapat disimpan?

MET802 dan MET804 mendukung penyimpanan data melalui SD Card dengan kapasitas lebih dari 5.000 grup data uji berdasarkan spesifikasi yang tersedia. Hal ini membantu proses dokumentasi dan traceability inspeksi.

Apakah Mitech MET Series cocok untuk QC industri?

Ya. Portable eddy current flaw detector dapat digunakan sebagai bagian dari proses QC, incoming inspection, in-process inspection, final inspection, maupun maintenance inspection, selama metode, probe, reference standard, dan acceptance criteria telah ditentukan dengan benar.

Apakah Eddy Current lebih baik daripada Ultrasonic Testing?

Keduanya memiliki fungsi dan karakteristik berbeda. Eddy Current sangat berguna untuk material konduktif dan deteksi permukaan atau near-surface tertentu, sedangkan Ultrasonic Testing lebih sesuai untuk banyak aplikasi inspeksi volumetrik dan evaluasi kedalaman cacat. Pemilihan metode harus berdasarkan jenis material, lokasi cacat, geometri, dan tujuan inspeksi.

Kesimpulan: Pilih Berdasarkan Aplikasi, Bukan Sekadar Spesifikasi

Memilih portable eddy current flaw detector sebaiknya tidak dilakukan hanya dengan membandingkan harga atau jumlah fitur. Faktor terpenting adalah kesesuaian alat dengan material, jenis cacat, bentuk komponen, kebutuhan channel, konfigurasi probe, frekuensi, serta kebutuhan dokumentasi hasil inspeksi.

Mitech MET801 dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan ECT dengan konfigurasi yang lebih sederhana dan fleksibel. Mitech MET802 memberikan konfigurasi 2 channel untuk kebutuhan inspeksi yang lebih kompleks, sedangkan Mitech MET804 menawarkan 4 channel serta fungsi tambahan untuk kebutuhan inspeksi yang lebih komprehensif.

Dengan demikian, model terbaik bukan selalu model dengan spesifikasi paling tinggi, tetapi model yang paling sesuai dengan requirement inspeksi NDT yang sebenarnya.

Konsultasikan Kebutuhan Portable Eddy Current Flaw Detector

Jika Anda sedang mencari Mitech MET801, MET802, atau MET804, sebaiknya tentukan terlebih dahulu material yang akan diuji, jenis cacat yang dicari, bentuk komponen, kebutuhan probe, jumlah channel, serta kebutuhan dokumentasi. Dengan data tersebut, pemilihan model dan konfigurasi probe dapat dilakukan dengan lebih tepat sehingga alat yang dibeli benar-benar sesuai dengan kebutuhan inspeksi di lapangan. Mitech MET Series merupakan salah satu pilihan untuk kebutuhan Portable Eddy Current Flaw Detection, khususnya ketika inspeksi harus dilakukan langsung pada komponen logam tanpa merusak benda uji.

Ringkasan Pemilihan Mitech MET Series

ModelPilihan UtamaKeunggulan
MET801ECT fleksibel1 channel, dapat diperluas, frekuensi hingga 16 MHz
MET802ECT multi-channel2 channel, penyimpanan data, fungsi tambahan
MET804ECT komprehensif4 channel, coating thickness, conductivity, magnetic memory

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan nasihat dari insinyur atau tenaga Ahli NDT bersertifikat. Selalu rujuk pada spesifikasi teknis produk dan standar industri yang berlaku untuk aplikasi spesifik Anda.

Perbandingan Vibration Meter Mitech MV800 vs MV800C: Pilihan Alat Ukur Getaran Terbaik

Perbandingan Vibration Meter Mitech MV 800 vs MV 800C: Pilihan Alat Ukur Getaran Terbaik Getaran pada mesin sering kali menjadi salah satu indikasi awal adanya perubahan kondisi mekanis. Motor, bearing, gearbox, pompa, kipas, mesin bubut, maupun peralatan rotary lainnya dapat menghasilkan pola getaran yang berbeda ketika terjadi ketidakseimbangan, kelonggaran, ketidakselarasan,

Read More »

Mengenal Coating Thickness Meter Mitech MCT200: Alat Ukur Ketebalan Lapisan Anti-Rusak (NDT)

Mengenal Coating Thickness Meter Mitech MCT200: Alat Ukur Ketebalan Lapisan Anti-Rusak (NDT) Ketebalan lapisan seperti cat, coating pelindung, plating, atau lapisan isolasi sering kali menjadi bagian penting dalam quality control. Lapisan yang terlalu tipis dapat mengurangi perlindungan terhadap korosi, sedangkan lapisan yang terlalu tebal dapat meningkatkan konsumsi material dan biaya

Read More »

Mengenal Mitech MET Series: Portable Eddy Current Flaw Detector untuk Deteksi Retakan & Cacat Logam

Mengenal Mitech MET Series: Portable Eddy Current Flaw Detector untuk Deteksi Retakan & Cacat Logam Pada proses manufaktur, fabrikasi, maintenance, dan inspeksi komponen logam, cacat kecil seperti retakan permukaan, retak fatigue, cacat pada pipa, bearing, poros, atau komponen hasil machining tidak selalu dapat terlihat secara visual. Ketika cacat tersebut lolos

Read More »

Rekomendasi Portable Magnetic Particle Flaw Detector Mitech: Alat NDT Deteksi Keretakan Besi Terbaik

Rekomendasi Portable Magnetic Particle Flaw Detector Mitech: Alat NDT Deteksi Keretakan Besi Terbaik Dalam proses inspeksi komponen logam, tidak semua kerusakan dapat diketahui hanya dengan melihat kondisi permukaan secara visual. Retak rambut, crack pada area las, fatigue crack, cacat akibat forging, quenching, atau indikasi diskontinuitas di dekat permukaan dapat berukuran

Read More »

Cara Mengukur Kekerasan Permukaan Sand Mould pada Proses Pengecoran Logam

Cara Mengukur Kekerasan Permukaan Sand Mould pada Proses Pengecoran Logam Dalam proses pengecoran logam menggunakan sand mould atau cetakan pasir, kualitas cetakan menjadi salah satu faktor yang menentukan keberhasilan hasil cor. Cetakan yang terlalu lunak dapat mengalami perubahan bentuk, erosi, atau kerusakan ketika terkena aliran logam cair. Sebaliknya, cetakan yang

Read More »
Scroll to Top