Linshang LS110A Split Transmission Meter – Alat Ukur Kaca Film VLT UV IR
Linshang LS110A Split Transmission Meter adalah alat ukur transmisi optik yang dirancang untuk menguji karakteristik kaca film, kaca kendaraan, dan kaca bangunan secara praktis. Instrumen ini dapat mengukur tiga parameter penting secara bersamaan, yaitu Visible Light Transmittance (VLT), Infrared Rejection Rate (IRR), dan Ultraviolet Rejection Rate (UVR).
Berbeda dari transmission meter dengan desain konvensional, Linshang LS110A menggunakan konstruksi split design yang terdiri dari dua bagian, yaitu PART I sebagai unit utama dan PART II sebagai unit pendamping. Konsep ini membuat alat lebih fleksibel ketika digunakan untuk menguji kaca yang sudah terpasang pada kendaraan maupun kaca berukuran besar yang sulit ditempatkan pada alat ukur dengan ruang pengujian tertutup.
Dengan kombinasi sumber cahaya UV 365 nm, infrared 940 nm, serta pengukuran cahaya tampak pada rentang 380–760 nm, LS110A dapat memberikan gambaran karakteristik transmisi material secara lebih komprehensif. Alat ini cocok digunakan untuk pemeriksaan kaca film otomotif, kaca depan kendaraan, kaca samping, automotive glass, architectural glass, maupun material transparan berukuran besar.
Apa yang Diukur oleh Linshang LS110A?
Saat memilih atau memeriksa kaca film, satu angka saja sering kali belum cukup. Tingkat kegelapan kaca dapat terlihat secara visual, tetapi kemampuan kaca film dalam meneruskan cahaya tampak, menahan radiasi ultraviolet, dan menolak radiasi inframerah merupakan karakteristik yang berbeda.
Linshang LS110A dirancang untuk mengukur ketiga karakteristik tersebut dalam satu proses pengujian:
- VLT (Visible Light Transmittance) – menunjukkan persentase cahaya tampak yang dapat melewati material.
- IRR (Infrared Rejection Rate) – menunjukkan tingkat penolakan radiasi inframerah pada panjang gelombang pengujian 940 nm.
- UVR (Ultraviolet Rejection Rate) – menunjukkan tingkat penolakan radiasi ultraviolet pada panjang gelombang pengujian 365 nm.
Ketiga parameter tersebut memberikan informasi yang lebih lengkap mengenai performa optik sebuah kaca film dibandingkan hanya melihat tingkat gelap atau terang secara kasat mata.
VLT, IRR, dan UVR: Apa Perbedaannya?
1. VLT – Visible Light Transmittance
VLT atau Visible Light Transmittance adalah persentase cahaya tampak yang dapat diteruskan oleh kaca atau kaca film. Semakin tinggi nilai VLT, semakin banyak cahaya tampak yang melewati material. Sebaliknya, VLT yang lebih rendah menunjukkan material meneruskan lebih sedikit cahaya tampak.
LS110A mengukur cahaya tampak pada rentang 380–760 nm dan menggunakan acuan CIE Photopic Luminosity Function. Pendekatan ini membuat pengukuran cahaya tampak lebih relevan terhadap karakteristik respons visual manusia.
2. IRR – Infrared Rejection Rate
IRR atau Infrared Rejection Rate menunjukkan kemampuan material dalam menolak radiasi inframerah. Pada LS110A, sumber infrared memiliki peak wavelength 940 nm.
Parameter ini banyak digunakan dalam evaluasi kaca film otomotif dan material solar control karena infrared merupakan bagian dari radiasi matahari yang dapat berkontribusi terhadap perpindahan energi panas. Pengukuran IRR membantu pengguna membandingkan karakteristik penolakan infrared antara satu material dengan material lainnya.
3. UVR – Ultraviolet Rejection Rate
UVR atau Ultraviolet Rejection Rate menunjukkan kemampuan material dalam menahan radiasi ultraviolet pada panjang gelombang pengujian. LS110A menggunakan sumber UV dengan peak wavelength 365 nm.
Pengukuran UVR dapat digunakan sebagai salah satu parameter evaluasi performa kaca film, terutama ketika pengguna membutuhkan data mengenai kemampuan material dalam mengurangi transmisi radiasi ultraviolet.
Mengapa Menggunakan Desain Split?
Salah satu keunggulan utama Linshang LS110A adalah desain split yang memisahkan unit utama dan unit pendamping. Struktur ini memberikan fleksibilitas lebih tinggi dibandingkan alat yang mengharuskan sampel dimasukkan ke dalam ruang pengukuran.
Pada pengujian kaca kendaraan, misalnya, kaca depan atau kaca samping sudah berada pada posisi terpasang sehingga tidak praktis untuk dilepas hanya demi melakukan pengukuran. Dengan desain split LS110A, kedua bagian alat dapat ditempatkan pada sisi berlawanan dari material yang diuji.
Unit utama dan unit pendamping memiliki gaya magnet yang kuat sehingga dapat membantu mempertahankan posisi kedua bagian selama pengujian. Sistem ini sangat berguna untuk on-site testing pada kaca yang telah terpasang maupun material berukuran besar.
Parallel Light Path untuk Pengujian Material Lebih Tebal
LS110A menggunakan parallel light path design. Rancangan jalur cahaya paralel memungkinkan instrumen digunakan untuk menguji material transparan dengan ketebalan yang lebih besar dibandingkan desain yang memiliki keterbatasan ruang optik.
Menurut spesifikasi produk, ketebalan sampel dapat mencapai lebih dari 20 mm. Namun, terdapat hal penting yang perlu diperhatikan. Ketika ketebalan kaca melebihi 20 mm, gaya magnet antara PART I dan PART II tidak selalu cukup untuk membuat kedua unit menempel otomatis pada kedua sisi kaca. Dalam kondisi tersebut, operator perlu memegang dan memposisikan kedua bagian alat selama proses pengukuran.
Laser Alignment untuk Membantu Akurasi Pengukuran
Pengukuran transmisi membutuhkan posisi unit utama dan unit pendamping yang tepat. Ketidaksejajaran kedua bagian dapat memengaruhi jalur optik dan berpotensi menyebabkan hasil pengukuran tidak optimal.
Untuk mengatasi kebutuhan tersebut, Linshang LS110A dilengkapi laser alignment. Fitur ini membantu operator menyelaraskan posisi PART I dan PART II sebelum pembacaan dilakukan.
Dengan alignment yang tepat, jalur pengukuran dapat diposisikan secara lebih presisi sehingga membantu menjaga konsistensi hasil pengujian.
Data Lock: Nilai Tetap Terlihat Setelah Sampel Dilepas
LS110A juga dilengkapi fungsi data lock. Setelah material dilepas dari posisi pengukuran, nilai hasil pengukuran tetap dapat ditampilkan pada antarmuka alat.
Fitur ini berguna ketika operator perlu mencatat hasil secara manual, membandingkan beberapa sampel, atau melakukan dokumentasi hasil pengujian tanpa harus mempertahankan material tetap berada di antara kedua unit.
Penggunaan Praktis dengan Baterai Lithium Rechargeable
Linshang LS110A menggunakan built-in lithium rechargeable battery, sehingga operator tidak perlu melakukan penggantian baterai sekali pakai secara berkala.
Sistem pengisian menggunakan kabel USB. Unit utama dan unit pendamping dapat diisi ulang secara bersamaan dengan menggunakan dua kabel USB, sehingga proses pengisian kedua bagian dapat dilakukan dengan lebih praktis.
Konsep ini mendukung penggunaan LS110A untuk pengujian di workshop, toko kaca film, tempat pemasangan kaca film, laboratorium, maupun pemeriksaan langsung di lapangan.
Spesifikasi Linshang LS110A Split Transmission Meter
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| UV Peak Wavelength | 365 nm |
| IR Peak Wavelength | 940 nm |
| Visible Light | 380–760 nm, conform to CIE Photopic Luminosity Function |
| Resolution | 0–10%: 0,1% 10–100%: 1% |
| Measurement Accuracy | ±2% untuk material transparan tidak berwarna dan seragam |
| Minimum Test Sample Size | >40 × 40 mm |
| Design | Split Design, terdiri dari PART I dan PART II |
| Light Path | Parallel Light Path |
| Alignment | Laser Alignment |
| Data Function | Data Lock |
| Power Supply | Built-in Lithium Rechargeable Battery |
| Weight | 630 g |
| Dimensions | 130 × 70 × 84 mm |
Aplikasi Linshang LS110A
Dengan desain split dan kemampuan mengukur VLT, IRR, serta UVR secara bersamaan, LS110A dapat digunakan pada berbagai kebutuhan pengujian material transparan.
- Kaca film otomotif – pemeriksaan karakteristik transmisi kaca film kendaraan.
- Front windshield – pengujian kaca depan kendaraan yang sudah terpasang.
- Automotive glass – pemeriksaan kaca kendaraan seperti kaca depan dan kaca samping.
- Window tint – pengukuran performa kaca film yang telah dipasang.
- Window film – evaluasi karakteristik transmisi material film untuk jendela.
- Architectural glass – pemeriksaan kaca bangunan dan material solar control.
- Material berukuran besar – pengujian material transparan yang tidak praktis dimasukkan ke dalam alat ukur konvensional.
- Quality control – pemeriksaan dan perbandingan karakteristik optik material.
- Workshop kaca film – membantu proses pemeriksaan produk maupun hasil pemasangan.
Cara Menggunakan Linshang LS110A
Pengoperasian LS110A dirancang agar relatif sederhana untuk kebutuhan pengujian lapangan. Secara umum, proses pengukuran dapat dilakukan melalui tahapan berikut:
- Pastikan kedua unit memiliki daya yang cukup. Isi ulang baterai apabila diperlukan.
- Tempatkan PART I dan PART II pada kedua sisi material. Pastikan material berada di antara jalur pengukuran kedua unit.
- Gunakan laser alignment. Atur posisi kedua unit agar sejajar dengan benar.
- Pastikan permukaan pengujian sesuai. Material sebaiknya berada dalam kondisi bersih dan posisi pengukuran stabil.
- Lakukan pengukuran. Instrumen akan melakukan pengujian karakteristik transmisi sesuai parameter yang tersedia.
- Baca nilai VLT, IRR, dan UVR. Gunakan hasil tersebut untuk evaluasi atau perbandingan material.
- Gunakan fungsi data lock bila diperlukan. Nilai pengukuran dapat dipertahankan pada tampilan setelah material dilepas.
Untuk mendapatkan hasil yang konsisten, posisi kedua unit harus dijaga tetap sejajar dan material sebaiknya ditempatkan pada area pengujian yang representatif.
Perbedaan Linshang LS110A 940 nm dan LS110H 1400 nm
Salah satu pertanyaan penting ketika memilih transmission meter Linshang adalah perbedaan antara LS110A dan LS110H. Perbedaan utamanya berada pada peak wavelength sumber infrared yang digunakan.
| Model | IR Peak Wavelength | Karakteristik Penggunaan |
|---|---|---|
| Linshang LS110A | 940 nm | Lebih representatif untuk mengevaluasi penolakan infrared pada material yang memiliki respons penolakan lebih baik terhadap 940 nm, termasuk banyak jenis absorption film. |
| Linshang LS110H | 1400 nm | Lebih relevan untuk material tertentu, termasuk metallic film yang bekerja melalui mekanisme refleksi panas. |
Karena karakteristik setiap jenis kaca film berbeda, pemilihan antara LS110A dan LS110H sebaiknya disesuaikan dengan jenis film yang ingin dievaluasi dan karakteristik infrared yang menjadi fokus pengujian.
Baca Juga Artikel : Panduan Transmission Meter Linshang: Uji VLT, UV, & Penolak Panas IR dengan LS110H, LS110A, dan LS101
Berapa Ketebalan Kaca yang Dapat Diukur?
LS110A menggunakan jalur cahaya paralel dan dirancang untuk menangani sampel dengan ketebalan lebih dari 20 mm. Namun, kemampuan menempel secara otomatis menggunakan gaya magnet perlu diperhatikan.
Pada kaca dengan ketebalan hingga sekitar 20 mm, kedua bagian alat dapat memanfaatkan gaya magnet untuk membantu mempertahankan posisinya. Untuk kaca dengan ketebalan lebih dari 20 mm, gaya magnet tidak selalu cukup untuk menarik kedua unit secara otomatis. Operator dapat membantu memegang posisi kedua unit selama pengukuran.
Keunggulan Linshang LS110A untuk Pengujian Kaca Film
- 3 parameter dalam satu instrumen: VLT, IRR, dan UVR dapat diperiksa secara bersamaan.
- Split design: ideal untuk kaca yang telah terpasang pada kendaraan atau bangunan.
- Pengujian material besar: tidak dibatasi oleh ruang sampel seperti desain chamber konvensional.
- UV 365 nm: menggunakan peak wavelength ultraviolet 365 nm.
- IR 940 nm: menyediakan pengukuran infrared pada peak wavelength 940 nm.
- Visible light 380–760 nm: pengukuran mengacu pada CIE Photopic Luminosity Function.
- Parallel light path: mendukung pengujian material dengan ketebalan lebih besar.
- Laser alignment: membantu memastikan posisi kedua unit tetap presisi.
- Data lock: memudahkan pencatatan hasil setelah material dilepas.
- Rechargeable battery: menggunakan baterai lithium internal yang dapat diisi ulang.
- Portable: bobot sekitar 630 g sehingga sesuai untuk penggunaan di workshop maupun lapangan.
Isi Paket Pembelian
| No. | Item | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|
| 1 | LS110A Split Transmission Meter | 1 | pcs |
| 2 | Charger | 1 | pcs |
| 3 | User Manual | 1 | pcs |
| 4 | Certificate / Warranty Card | 1 | pcs |
| 5 | Packing Box, 25 × 21 × 7 cm (L × W × H) | 1 | box |
Tips Memilih Transmission Meter untuk Kaca Film
Memilih alat ukur kaca film sebaiknya tidak hanya berdasarkan kemampuan membaca VLT. Jika kebutuhan pengujian juga mencakup performa terhadap infrared dan ultraviolet, instrumen yang mampu mengukur beberapa parameter sekaligus akan memberikan data yang lebih lengkap.
Untuk kebutuhan pengukuran kaca yang sudah terpasang, desain split juga menjadi pertimbangan penting. Operator tidak perlu melepas kaca atau memindahkan material berukuran besar ke dalam ruang pengujian. Kedua bagian alat cukup ditempatkan pada sisi material yang berlawanan.
Selain itu, wavelength infrared perlu diperhatikan. LS110A menggunakan 940 nm, sedangkan LS110H menggunakan 1400 nm. Karena respons setiap jenis kaca film terhadap panjang gelombang infrared dapat berbeda, model alat sebaiknya dipilih berdasarkan karakteristik material yang akan diuji.
Kesimpulan
Linshang LS110A Split Transmission Meter merupakan alat ukur yang dirancang untuk memberikan pemeriksaan karakteristik transmisi kaca film secara lebih lengkap melalui pengukuran VLT, IRR, dan UVR. Desain split menjadi keunggulan utama karena memungkinkan pengujian kaca depan, kaca kendaraan, kaca bangunan, dan material transparan berukuran besar tanpa harus melepas material dari posisi pemasangannya.
Dukungan UV peak wavelength 365 nm, IR peak wavelength 940 nm, visible light 380–760 nm, parallel light path, laser alignment, dan data lock membuat LS110A sesuai untuk kebutuhan pengukuran lapangan maupun pemeriksaan karakteristik optik material secara praktis.
Dengan baterai lithium rechargeable dan bobot sekitar 630 gram, alat ini juga mendukung mobilitas operator. Untuk pengguna yang membutuhkan alat ukur VLT kaca film dengan pengukuran UV dan IR sekaligus, Linshang LS110A dapat menjadi pilihan yang praktis untuk workshop kaca film, pemeriksaan automotive glass, quality control, maupun evaluasi architectural glass.
FAQ Linshang LS110A Split Transmission Meter
Apa itu Linshang LS110A?
Linshang LS110A adalah split transmission meter yang digunakan untuk mengukur karakteristik transmisi kaca dan kaca film, termasuk VLT, IRR, dan UVR. Instrumen ini dirancang untuk pengujian kaca film otomotif, automotive glass, architectural glass, dan material transparan berukuran besar.
Apa yang dimaksud VLT pada kaca film?
VLT atau Visible Light Transmittance adalah persentase cahaya tampak yang dapat melewati kaca atau kaca film. Nilai VLT digunakan untuk menggambarkan tingkat transmisi cahaya tampak suatu material.
Apakah LS110A bisa mengukur VLT, UVR, dan IRR sekaligus?
Ya. LS110A dirancang untuk menguji VLT (Visible Light Transmittance), IRR (Infrared Rejection Rate), dan UVR (Ultraviolet Rejection Rate) dalam satu instrumen.
Berapa panjang gelombang infrared pada LS110A?
Linshang LS110A menggunakan sumber infrared dengan peak wavelength 940 nm.
Berapa panjang gelombang UV pada LS110A?
LS110A menggunakan sumber ultraviolet dengan peak wavelength 365 nm.
Apakah LS110A dapat digunakan untuk mengukur kaca film yang sudah terpasang?
Ya. Desain split LS110A memang dirancang untuk memudahkan pengujian kaca yang sudah terpasang. PART I dan PART II dapat ditempatkan pada sisi berlawanan dari kaca sehingga pengukuran dapat dilakukan tanpa melepas material.
Apakah LS110A dapat mengukur kaca berukuran besar?
Ya. Split design memungkinkan LS110A digunakan untuk material yang lebih besar dan sulit dimasukkan ke dalam alat dengan ruang pengujian konvensional.
Berapa ukuran minimum sampel yang dapat diuji LS110A?
Ukuran sampel pengujian yang direkomendasikan adalah lebih dari 40 × 40 mm.
Berapa ketebalan kaca maksimum yang dapat diukur LS110A?
LS110A menggunakan parallel light path dan dapat digunakan untuk sampel dengan ketebalan lebih dari 20 mm. Namun, pada material dengan ketebalan lebih dari 20 mm, gaya magnet antara unit utama dan unit pendamping mungkin tidak cukup untuk menahan kedua unit secara otomatis sehingga operator perlu membantu memegang posisi alat.
Apa fungsi laser alignment pada LS110A?
Laser alignment membantu operator menyelaraskan PART I dan PART II agar jalur pengukuran berada pada posisi yang tepat. Alignment yang baik membantu menjaga konsistensi dan ketepatan proses pengukuran.
Apa fungsi data lock pada transmission meter LS110A?
Data lock berfungsi mempertahankan nilai hasil pengukuran pada tampilan setelah material dilepas dari posisi pengujian. Fitur ini membantu operator ketika mencatat atau mendokumentasikan hasil pengukuran.
Apa perbedaan LS110A dan LS110H?
Perbedaan utama terdapat pada sumber infrared. LS110A menggunakan 940 nm, sedangkan LS110H menggunakan 1400 nm. Pemilihan model sebaiknya disesuaikan dengan jenis kaca film dan karakteristik penolakan infrared yang ingin dievaluasi.
Apakah LS110A menggunakan baterai yang dapat diisi ulang?
Ya. LS110A menggunakan built-in lithium rechargeable battery. Baterai dapat diisi ulang menggunakan kabel USB sehingga tidak memerlukan penggantian baterai sekali pakai.
Di mana Linshang LS110A dapat digunakan?
LS110A dapat digunakan di workshop kaca film, toko pemasangan kaca film, pemeriksaan automotive glass, quality control, pengujian architectural glass, laboratorium, maupun kebutuhan inspeksi lapangan.
Jual Linshang LS110A Split Transmission Meter – Alat Ukur Kaca Film VLT UV IR di penguji.com untuk dapatkan support teknis di Indonesia. Langkah awal untuk bersama visi kami
” Bersama Pengguna untuk pengguna”.











