Print
Email
WhatsApp

Alat Kontrol Monitor Detector Gas BH-60 Fixed ( No Display )

Info penawaran harga dan pemesanan hubungi:

Alat Kontrol Monitor Detector Gas BH-60 Fixed ( No Display )

Memantau keberadaan gas berbahaya secara terus-menerus merupakan salah satu langkah penting untuk menjaga proses operasional tetap aman dan terkendali. Pada area industri seperti kilang minyak, pabrik kimia, ruang boiler, stasiun LPG, fasilitas pengecatan, gudang bahan kimia, hingga area penyimpanan gas, keberadaan sistem deteksi gas tetap (Fixed Gas Detection System) menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.

Alat Kontrol Monitor Detector Gas BH-60 Fixed ( No Display ) dirancang sebagai detektor gas tetap berkinerja tinggi yang mampu mendeteksi berbagai jenis gas mudah terbakar maupun gas beracun dengan tingkat akurasi yang tinggi. Perangkat ini menggunakan teknologi sensor Catalytic, Electrochemical, PID (Photo Ionization Detector), maupun Infrared (IR) sesuai jenis gas yang dipantau. Hasil pengukuran kemudian dikonversi menjadi sinyal standar industri sehingga dapat diteruskan ke panel kontrol untuk proses monitoring, alarm, pencatatan data, maupun integrasi ke sistem otomasi industri.

Meskipun versi ini tidak dilengkapi layar tampilan (No Display), seluruh data konsentrasi gas tetap dapat dipantau melalui Gas Controller menggunakan komunikasi RS485 Modbus maupun sinyal analog 4-20mA. Pendekatan ini sangat sesuai untuk sistem monitoring terpusat yang membutuhkan banyak titik deteksi dalam satu jaringan.

Sistem Monitoring Gas Industri yang Andal

BH-60 bekerja menggunakan suplai tegangan standar industri DC 24 Volt yang diberikan oleh panel kontrol. Selanjutnya sensor akan mengukur konsentrasi gas di udara secara real-time, kemudian mengubah nilai tersebut menjadi sinyal analog 4-20mA atau komunikasi digital RS485.

Seluruh proses analisis, tampilan nilai konsentrasi, pengaturan alarm, hingga pengendalian output dilakukan oleh Gas Controller. Dengan demikian instalasi menjadi lebih sederhana karena setiap detector cukup berfungsi sebagai sensor lapangan, sedangkan seluruh pengaturan dilakukan secara terpusat.

Konsep ini sangat banyak digunakan pada industri modern karena mempermudah pemeliharaan, kalibrasi, perluasan jaringan sensor, serta integrasi dengan PLC, DCS maupun SCADA.

Menggunakan Berbagai Teknologi Sensor Sesuai Jenis Gas

Keunggulan utama BH-60 adalah fleksibilitas dalam penggunaan teknologi sensor. Setiap jenis gas memiliki karakteristik yang berbeda sehingga memerlukan metode pengukuran yang berbeda pula.

  • Catalytic Sensor digunakan untuk mendeteksi gas mudah terbakar (Combustible Gas/LEL).
  • Electrochemical Sensor digunakan untuk mendeteksi gas beracun dan oksigen dengan sensitivitas tinggi.
  • PID Sensor digunakan untuk mendeteksi senyawa VOC (Volatile Organic Compound).
  • Infrared (NDIR) digunakan untuk gas tertentu seperti CO₂ maupun hidrokarbon dengan stabilitas jangka panjang.

Pemilihan sensor yang tepat menghasilkan pembacaan yang lebih stabil, umur sensor lebih panjang, serta biaya operasional yang lebih efisien.

Mendukung Berbagai Jenis Gas Industri

BH-60 mampu dikonfigurasi untuk mendeteksi berbagai jenis gas sesuai kebutuhan aplikasi industri, antara lain:

  • Gas mudah terbakar (EX / LEL)
  • Oksigen (O₂)
  • Karbon Monoksida (CO)
  • Karbon Dioksida (CO₂)
  • Metana (CH₄)
  • Hidrogen (H₂)
  • Hidrogen Sulfida (H₂S)
  • Amonia (NH₃)
  • Klorin (Cl₂)
  • Hydrogen Chloride (HCl)
  • Hydrogen Fluoride (HF)
  • Nitric Oxide (NO)
  • Nitrogen Dioxide (NO₂)
  • Nitrogen Oxides (NOx)
  • Ozon (O₃)
  • Sulfur Dioxide (SO₂)
  • Hydrogen Cyanide (HCN)
  • Phosphine (PH₃)
  • Ethylene Oxide (ETO)
  • Formaldehyde (CH₂O)
  • Nitrogen (N₂)
  • Berbagai jenis VOC lainnya.

Ketersediaan sensor yang sangat beragam membuat BH-60 dapat diterapkan hampir di seluruh sektor industri yang memiliki potensi kebocoran gas.

Akurasi Tinggi untuk Monitoring Berkelanjutan

BH-60 dirancang agar mampu bekerja secara terus-menerus selama 24 jam tanpa mengurangi kestabilan hasil pengukuran. Sensor memiliki tingkat akurasi hingga kurang dari ±5% Full Scale dengan repeatability dan linearity masing-masing ≤ ±1%. Zero drift juga sangat kecil yaitu ≤ ±1% Full Scale per tahun sehingga proses monitoring tetap konsisten dalam jangka panjang.

Dengan waktu respon maksimal 30 detik dan recovery time kurang dari 10 detik, perubahan konsentrasi gas dapat segera terdeteksi sehingga tindakan pengamanan dapat dilakukan lebih cepat.

Mendukung Berbagai Metode Instalasi

BH-60 dapat dipasang menggunakan beberapa metode sesuai karakteristik lokasi pengukuran.

  • Wall Mounted untuk pemantauan area terbuka.
  • Pipeline Monitoring untuk pengukuran gas di dalam pipa.
  • Flow Through Sampling untuk sistem pengambilan sampel gas.

Fleksibilitas tersebut memungkinkan satu platform detector digunakan pada berbagai aplikasi tanpa memerlukan perubahan desain sistem secara signifikan.

Integrasi Mudah dengan Sistem Otomasi Industri

Salah satu alasan BH-60 banyak digunakan adalah kemudahan integrasinya dengan berbagai sistem kontrol industri. Detector mendukung beberapa jenis output yang umum digunakan, antara lain:

  • 4-20mA Analog Output
  • 0-5 Volt Output
  • RS485 Modbus RTU
  • Relay Output
  • Wireless Digital Communication (Opsional)

Komunikasi tersebut memungkinkan detector dihubungkan langsung ke PLC, DCS, SCADA, HMI maupun Fire Alarm Control Panel sehingga seluruh sistem keselamatan dapat bekerja secara terintegrasi.

Dirancang untuk Lingkungan Berbahaya

BH-60 telah memenuhi standar perlindungan ledakan Ex db IIC T6 Gb, sehingga aman digunakan pada area berbahaya yang memiliki potensi atmosfer mudah meledak.

Perangkat juga mampu bekerja pada suhu lingkungan antara -20°C hingga +55°C sehingga tetap stabil digunakan baik di dalam ruangan maupun area produksi luar ruangan.

Rentang Pengukuran yang Fleksibel

BH-60 menyediakan berbagai pilihan rentang pengukuran sesuai jenis sensor yang digunakan. Sebagai contoh, sensor CO tersedia hingga 1000 ppm, sensor O₂ hingga 30% Volume, sensor CH₄ hingga 5% Volume, sensor gas mudah terbakar hingga 100% LEL, sedangkan sensor CO₂ tersedia hingga 5% Volume. Seluruh parameter alarm rendah (Low Alarm) maupun alarm tinggi (High Alarm) dapat disesuaikan mengikuti standar keselamatan maupun kebutuhan proses produksi.

Keunggulan Alat Kontrol Monitor Detector Gas BH-60 Fixed ( No Display )

  • Mendukung lebih dari 20 jenis sensor gas industri.
  • Menggunakan sensor Catalytic, Electrochemical, PID maupun Infrared.
  • Monitoring gas secara real-time selama 24 jam.
  • Output standar industri 4-20mA dan RS485 Modbus.
  • Dapat diintegrasikan dengan PLC, SCADA dan DCS.
  • Mendukung relay output dan wireless communication.
  • Respon cepat kurang dari 30 detik.
  • Akurasi tinggi dengan repeatability sangat baik.
  • Explosion Proof Ex db IIC T6 Gb.
  • Cocok untuk sistem monitoring gas terpusat.
  • Mudah dipasang pada dinding, pipa maupun sistem sampling.
  • Menggunakan tegangan standar DC 24V.
  • Perawatan relatif mudah dengan biaya operasional rendah.

Aplikasi Industri

BH-60 banyak digunakan pada berbagai sektor industri, di antaranya:

  • Kilang minyak dan gas.
  • Pabrik petrokimia.
  • Pabrik pupuk.
  • Industri farmasi.
  • Pabrik makanan dan minuman.
  • Instalasi pengolahan limbah.
  • Boiler room.
  • Generator room.
  • LPG Station.
  • Gudang bahan kimia.
  • Laboratorium.
  • Area penyimpanan gas industri.
  • Paint booth dan industri coating.
  • Pabrik semikonduktor.
  • Fasilitas utilitas industri.

Kesimpulan

Alat Kontrol Monitor Detector Gas BH-60 Fixed ( No Display ) merupakan solusi deteksi gas tetap yang dirancang untuk kebutuhan monitoring profesional di lingkungan industri. Dengan dukungan berbagai jenis sensor, komunikasi standar industri, respon cepat, tingkat akurasi tinggi, serta sertifikasi Explosion Proof, perangkat ini mampu menjadi bagian penting dalam sistem pemantauan gas yang andal dan berkesinambungan.

Bagi perusahaan yang membutuhkan sistem monitoring gas terpusat menggunakan Gas Controller, PLC maupun SCADA, BH-60 menawarkan fleksibilitas konfigurasi yang tinggi sekaligus kompatibel dengan berbagai jenis aplikasi industri. Kombinasi antara performa, kemudahan integrasi, serta pilihan sensor yang lengkap menjadikan BH-60 sebagai salah satu solusi Fixed Gas Detector yang layak dipertimbangkan untuk meningkatkan keandalan sistem monitoring gas di fasilitas industri.


FAQ (Pertanyaan yang Sering Dicari)

Apa itu Alat Kontrol Monitor Detector Gas BH-60 Fixed ( No Display )?

BH-60 merupakan fixed gas detector tanpa layar yang digunakan untuk mendeteksi konsentrasi gas secara kontinu dan mengirimkan data ke panel kontrol melalui sinyal 4-20mA atau RS485 Modbus.

Apakah BH-60 dapat mendeteksi lebih dari satu jenis gas?

Ya. BH-60 tersedia dengan berbagai pilihan sensor yang dapat disesuaikan dengan jenis gas seperti CO, H₂S, O₂, CH₄, NH₃, CO₂, Cl₂, SO₂, NO₂, HF, HCN, VOC, dan banyak gas industri lainnya.

Apakah BH-60 dapat dihubungkan ke PLC?

Bisa. Detector mendukung output analog 4-20mA maupun komunikasi digital RS485 Modbus sehingga kompatibel dengan PLC, DCS, SCADA, maupun HMI.

Apakah alat ini memiliki sertifikasi Explosion Proof?

Ya. BH-60 memiliki sertifikasi Ex db IIC T6 Gb sehingga aman digunakan pada area dengan potensi atmosfer mudah meledak.

Mengapa versi No Display tetap banyak digunakan?

Karena seluruh data ditampilkan melalui Gas Controller atau sistem SCADA sehingga biaya instalasi lebih efisien, pemeliharaan lebih mudah, dan sangat cocok untuk sistem monitoring multi-titik.

Di mana BH-60 biasa digunakan?

Perangkat ini umum digunakan pada kilang minyak, industri petrokimia, stasiun LPG, ruang boiler, laboratorium, pabrik makanan, gudang bahan kimia, fasilitas utilitas, hingga instalasi pengolahan limbah.


Dapatkan Alat Kontrol Monitor Detector Gas BH-60 Fixed ( No Display ) di Penguji.com.
Kami menyediakan produk original, dukungan teknis, layanan konsultasi aplikasi, serta layanan purna jual untuk memenuhi kebutuhan industri di seluruh Indonesia.

“Bersama Pengguna untuk Pengguna.”

 

Weight2 kg
Dimensions19 × 15 × 9,5 cm

Spesifikasi

Spesifikasi Umum

ParameterKeterangan
Prinsip DeteksiKatalitik (Catalytic), Elektrokimia (Electrochemical), PID (Photoionization Detector), atau Infrared (IR) sesuai jenis gas.
Prinsip Kerja SistemPanel kontrol menyediakan tegangan standar DC 24V ke detektor eksternal, menerima sinyal input standar 4-20 mA untuk diproses menjadi tampilan digital serta fungsi alarm.
AplikasiDapat dihubungkan dengan control panel. Informasi alarm ditampilkan melalui komunikasi RS485 (Modbus) atau output analog 4-20 mA.
Gas yang DidukungEx, O₂, CO, H₂S, CH₄, NH₃, Cl₂, HCl, H₂, NO, NO₂, NOx, CH₂O, O₃, CO₂, SO₂, ETO, PH₃, HCN, N₂, HF.
Metode SamplingWall Mounted, Pipeline, atau Flow-through sesuai kebutuhan instalasi.
Resolusi1%LEL, 0.1 ppm, 1 ppm, 0.01%Vol (tergantung jenis sensor).
Akurasi< ±5% F.S.
Repeatability≤ ±1%
Linearitas≤ ±1%
Zero Drift≤ ±1% FS / Tahun
Waktu Respon (T90)≤ 30 detik
Waktu Recovery≤ 10 detik
TampilanHigh Brightness LED Display
Output4-20 mA, 0-5 V, RS485 Modbus, Relay Output, Wireless Digital (Opsional)
Koneksi ProsesG1/2 Male Thread atau M45 × 2 mm
Tegangan OperasiDC 24V
Suhu Operasi-20°C hingga +55°C
Sertifikasi Explosion ProofEx db IIC T6 Gb
Dimensi190 × 150 × 95 mm
Kabel Output 4-20 mARVVP, 3 Core, ≥1.5 mm²
Kabel RS485 ModbusRVVP, 4 Core, ≥1.5 mm²

Spesifikasi Deteksi Gas

GasRentang PengukuranResolusiAlarm Rendah (L)Alarm Tinggi (H)
Carbon Monoxide (CO)0-1000 ppm1 ppm50 ppm150 ppm
Oxygen (O₂)0-30 %Vol0.1 %Vol19.5 %Vol23.5 %Vol
Hydrogen (H₂)0-1000 ppm1 ppm50 ppm150 ppm
Hydrogen Sulfide (H₂S)0-100 ppm0.1 ppm10 ppm20 ppm
Methane (CH₄)0-5 %Vol0.01 %Vol1 %Vol2.5 %Vol
Ethylene Oxide (C₂H₄O)0-100 ppm1 ppm10 ppm20 ppm
Combustible Gas (Ex)0-100 %LEL1 %LEL20 %LEL50 %LEL
Hydrocarbon (HC)0-2 %Vol0.01 %Vol
Ethanol (C₂H₆O)0-100 ppm1 ppm10 ppm20 ppm
Ammonia (NH₃)0-100 ppm1 ppm10 ppm20 ppm
Chlorine (Cl₂)0-50 ppm0.1 ppm5 ppm10 ppm
Ozone (O₃)0-20 ppm0.1 ppm5 ppm10 ppm
Sulfur Dioxide (SO₂)0-20 ppm0.1 ppm5 ppm10 ppm
Phosphine (PH₃)0-20 ppm0.1 ppm5 ppm10 ppm
Carbon Dioxide (CO₂)0-5 %Vol0.01 %Vol1 %Vol2 %Vol
Nitric Oxide (NO)0-250 ppm1 ppm50 ppm150 ppm
Nitrogen Dioxide (NO₂)0-20 ppm0.1 ppm5 ppm10 ppm
Hydrogen Cyanide (HCN)0-50 ppm0.1 ppm5 ppm10 ppm
Hydrogen Chloride (HCl)0-50 ppm0.1 ppm5 ppm10 ppm
Hydrogen Fluoride (HF)0-10 ppm0.1 ppm3 ppm5 ppm
Toluene/Xylene (C₇H₈ / C₈H₁₀)0-100 ppm1 ppm10 ppm20 ppm

Catatan: Tabel di atas hanya menampilkan sebagian jenis gas dan rentang pengukuran yang tersedia. Konfigurasi sensor, rentang deteksi, resolusi, serta batas alarm dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan aplikasi dan jenis gas yang digunakan.

Artikel Terbaru Penguji

Scroll to Top