Mengenal Lohand LH-XZ03 Portable Turbidity & TSS Meter
Air yang terlihat jernih belum tentu memiliki kandungan partikel tersuspensi yang rendah. Partikel halus dari tanah, lumpur, bahan organik, maupun material lain dapat memengaruhi kualitas air dan karakteristik optiknya. Untuk mengetahui kondisi tersebut secara lebih objektif, pengukuran menggunakan instrumen yang sesuai menjadi langkah penting dalam pemantauan kualitas air.
Lohand LH-XZ03 merupakan alat ukur digital portabel yang dirancang untuk menganalisis kekeruhan (turbidity) dan Total Suspended Solids (TSS). Kedua parameter ini berkaitan dengan keberadaan partikel di dalam air, tetapi memiliki definisi, satuan, dan cara interpretasi yang berbeda.
Kekeruhan menunjukkan pengaruh partikel terhadap penyebaran cahaya di dalam sampel, sedangkan TSS mengacu pada konsentrasi total padatan tersuspensi yang umumnya dinyatakan dalam mg/L. Dengan menyediakan rentang pengukuran untuk kedua parameter tersebut, LH-XZ03 dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan pemeriksaan air yang memerlukan informasi mengenai kondisi optik dan konsentrasi padatan tersuspensi.
Salah satu keunggulan desain instrumen ini adalah penggunaan dua detektor optik pada sudut 90° dan 180°. Detektor pertama menerima cahaya yang dihamburkan oleh partikel, sedangkan detektor kedua menerima cahaya yang diteruskan melalui sampel. Sistem mengolah rasio intensitas kedua sinyal tersebut untuk menghitung hasil pengukuran berdasarkan karakteristik kalibrasi instrumen.
LH-XZ03 juga menggunakan sumber cahaya LED inframerah dekat yang dirancang untuk mengurangi gangguan akibat warna sampel. Desain portabel dengan berat sekitar 290 gram, baterai lithium, serta tingkat perlindungan IP65 mendukung penggunaannya untuk pemeriksaan di berbagai lokasi.
Fungsi Pengukuran Turbidity dan TSS
Lohand LH-XZ03 menyediakan tiga cakupan pengukuran berdasarkan spesifikasi yang diberikan, yaitu dua rentang kekeruhan dan satu rentang TSS.
- Kekeruhan 0–20 NTU: untuk pengujian sampel dengan tingkat kekeruhan relatif rendah.
- Kekeruhan 0–1000 NTU: untuk sampel dengan rentang kekeruhan yang lebih luas, termasuk sampel yang lebih keruh.
- TSS 0–1000 mg/L: untuk pengukuran konsentrasi padatan tersuspensi sesuai fungsi dan prosedur TSS pada instrumen.
Rentang tersebut memungkinkan pengguna memilih cakupan pengukuran sesuai karakteristik sampel. Namun, pemilihan rentang bukan satu-satunya faktor penentu kualitas hasil. Kalibrasi, homogenitas sampel, prosedur pengujian, dan karakteristik partikel juga harus diperhatikan.
Prinsip Kerja Lohand LH-XZ03
LH-XZ03 menggabungkan metode scattered light atau cahaya hambur dengan transmitted light atau cahaya transmisi. Kedua metode tersebut digunakan secara bersamaan untuk memperoleh informasi optik dari sampel.
1. Sumber Cahaya Inframerah Dekat
Instrumen menggunakan sumber cahaya inframerah dekat untuk menerangi sampel. Pemilihan sumber cahaya ini bertujuan mengurangi pengaruh warna atau chromaticity interference yang dapat memengaruhi pembacaan optik.
Meskipun demikian, penggunaan cahaya inframerah tidak berarti semua interferensi dapat dihilangkan. Warna, komposisi, ukuran partikel, dan karakteristik sampel lainnya tetap dapat memengaruhi hasil pengukuran.
2. Detektor Cahaya Hambur 90°
Ketika cahaya mengenai partikel di dalam sampel, sebagian cahaya akan dihamburkan ke berbagai arah. Detektor yang ditempatkan pada sudut 90° menerima cahaya hambur tersebut.
Intensitas cahaya yang diterima berkaitan dengan karakteristik hamburan oleh partikel. Informasi ini menjadi bagian dari perhitungan nilai kekeruhan dan analisis yang didukung oleh sistem instrumen.
3. Detektor Cahaya Transmisi 180°
Detektor pada sudut 180° menerima cahaya yang diteruskan melewati sampel. Keberadaan partikel dapat mengubah jumlah cahaya yang berhasil mencapai detektor ini.
Data cahaya transmisi digunakan bersama sinyal cahaya hambur untuk memperoleh respons pengukuran yang lebih informatif dibandingkan hanya mengandalkan satu sinyal optik.
4. Perhitungan Hasil Pengukuran
Instrumen mengolah rasio intensitas cahaya hambur dan cahaya transmisi untuk menghitung hasil berdasarkan sistem kalibrasinya. Hasil pengukuran kekeruhan dinyatakan dalam NTU, sedangkan hasil TSS dinyatakan dalam mg/L sesuai fungsi pengukuran yang dipilih.
Penting untuk dipahami bahwa NTU dan mg/L bukan satuan yang dapat dipertukarkan secara langsung. Pengukuran TSS memerlukan prosedur atau kalibrasi yang sesuai dengan parameter tersebut, bukan sekadar mengubah nilai kekeruhan menjadi konsentrasi padatan.
Keunggulan Lohand LH-XZ03
Pengukuran Kekeruhan dan TSS dalam Satu Instrumen
LH-XZ03 dirancang untuk mengukur kekeruhan dan TSS dengan rentang yang berbeda. Penggabungan kedua fungsi ini dapat membantu pengguna yang membutuhkan pemeriksaan beberapa karakteristik sampel air tanpa harus membawa instrumen terpisah untuk setiap parameter.
Namun, untuk kebutuhan pengujian resmi, pastikan fungsi TSS yang digunakan sesuai dengan metode yang diwajibkan dan dokumentasi teknis produsen.
Sistem Optik Dua Detektor
Penggunaan detektor 90° dan 180° memungkinkan instrumen menganalisis cahaya hambur dan cahaya transmisi. Pendekatan ini menjadi dasar sistem pengukuran optik LH-XZ03.
Konsistensi hasil tetap dipengaruhi oleh kebersihan wadah, kondisi optik, kalibrasi, serta prosedur pengambilan dan penanganan sampel.
Rentang Pengukuran yang Fleksibel
Dua rentang kekeruhan, yaitu 0–20 NTU dan 0–1000 NTU, memungkinkan pengujian sampel dengan karakteristik kekeruhan yang berbeda. Sementara itu, rentang TSS 0–1000 mg/L memberikan cakupan konsentrasi padatan tersuspensi sesuai spesifikasi.
Perlu diperhatikan bahwa rentang yang lebih besar tidak otomatis berarti ketelitian relatif sama pada seluruh rentang pengukuran. Pengguna perlu membaca spesifikasi akurasi dan repeatability untuk masing-masing parameter.
Kalibrasi Kekeruhan hingga 4 dan 7 Titik
Untuk pengukuran kekeruhan 0–20 NTU, alat mendukung kalibrasi hingga empat titik. Pada rentang 0–1000 NTU, kalibrasi dapat dilakukan hingga tujuh titik. Adapun pengukuran TSS menggunakan kalibrasi satu titik sesuai data spesifikasi.
Larutan kalibrasi disebutkan sebagai aksesori opsional untuk pengukuran kekeruhan. Konfirmasikan ketersediaannya dalam paket pembelian dan gunakan larutan standar yang sesuai dengan prosedur produsen.
Desain Portabel dengan Proteksi IP65
Dimensi 170 × 72 × 44 mm dan berat sekitar 290 gram mendukung mobilitas ketika melakukan pengujian di lapangan. Perlindungan IP65 dirancang untuk melindungi perangkat dari debu dan semburan air sesuai kondisi pengujian standar tersebut.
IP65 bukan berarti perangkat dapat direndam di dalam air. Hindari perendaman dan pastikan konektor serta penutupnya berada dalam kondisi yang sesuai dengan petunjuk penggunaan.
Layar Digital dan Baterai
Desain portabel dengan sumber daya baterai lithium mendukung penggunaan tanpa harus selalu terhubung ke sumber listrik selama pengujian. Baterai kering disebutkan sebagai pilihan opsional.
Informasi mengenai kapasitas baterai, durasi operasi, jenis konektor, serta cara pengisian daya sebaiknya dikonfirmasi melalui manual resmi atau konfigurasi produk yang ditawarkan.
Tabel Spesifikasi Lohand LH-XZ03
| Merek | Lohand |
|---|---|
| Model | LH-XZ03 |
| Jenis Instrumen | Portable Turbidity & TSS Meter |
| Rentang Kekeruhan | 0–20 NTU dan 0–1000 NTU |
| Rentang TSS | 0–1000 mg/L |
| Akurasi Kekeruhan 0–20 NTU | ±0.1 NTU atau ±5% |
| Akurasi Kekeruhan 0–1000 NTU | ±0.3 NTU atau ±8% |
| Akurasi TSS | ±0.3 mg/L atau ±8% pada rentang 0–1000 mg/L |
| Repeatability Kekeruhan 0–20 NTU | Di bawah 5 NTU: ≤±0.05 NTU; pada ≥5 NTU: ≤±1% |
| Repeatability Kekeruhan 0–1000 NTU | Di bawah 10 NTU: ≤±0.1 NTU; pada ≥10 NTU: ≤±1% |
| Repeatability TSS | Di bawah 10 mg/L: ≤±0.1 mg/L; pada ≥10 mg/L: ≤±1% |
| Kalibrasi Kekeruhan 0–20 NTU | Hingga 4 titik |
| Kalibrasi Kekeruhan 0–1000 NTU | Hingga 7 titik |
| Kalibrasi TSS | 1 titik |
| Larutan Kalibrasi | Tersedia secara opsional sesuai konfigurasi |
| Zero Drift | ≤±0.3% F.S. per 30 menit |
| Sumber Cahaya | LED inframerah dekat |
| Sistem Detektor | Detektor cahaya hambur 90° dan cahaya transmisi 180° |
| Suhu Operasional | 5–40 °C |
| Suhu Penyimpanan | −10–55 °C |
| Kelembapan | 0–80% RH |
| Sumber Daya | Baterai lithium; baterai kering sebagai opsi |
| Tingkat Proteksi | IP65 |
| Dimensi | 170 × 72 × 44 mm |
| Berat | 290 g |
Catatan spesifikasi: F.S. berarti Full Scale atau skala penuh. Tanda ± dan persentase akurasi maupun repeatability mengikuti data sumber. Konfirmasikan apakah persentase dihitung berdasarkan nilai pembacaan atau skala penuh, serta pastikan detail metode TSS dan larutan kalibrasi melalui dokumentasi resmi sebelum digunakan sebagai acuan tender.
Memahami Perbedaan Turbidity dan TSS
Kekeruhan dan TSS sering dibahas bersama dalam pengujian kualitas air karena keduanya dapat dipengaruhi oleh keberadaan partikel tersuspensi. Meski demikian, kedua parameter ini tidak memiliki arti yang sama.
Turbidity atau kekeruhan merupakan ukuran karakteristik optik sampel. Partikel di dalam air menghamburkan atau mengubah jalur cahaya, kemudian instrumen menghitung respons tersebut untuk menghasilkan nilai kekeruhan yang umumnya dinyatakan dalam NTU.
Total Suspended Solids (TSS) merupakan konsentrasi padatan yang tersuspensi di dalam sampel, umumnya dinyatakan dalam mg/L. Dalam metode gravimetri konvensional, TSS ditentukan melalui penyaringan sampel dan pengukuran massa residu setelah proses pengeringan sesuai metode yang berlaku.
Hubungan antara kekeruhan dan TSS dipengaruhi oleh ukuran, bentuk, warna, komposisi, serta karakteristik optik partikel. Dua sampel yang memiliki nilai NTU sama belum tentu mempunyai konsentrasi TSS yang sama. Sebaliknya, dua sampel dengan konsentrasi TSS serupa juga dapat menunjukkan nilai kekeruhan berbeda.
Oleh karena itu, jangan mengonversi hasil NTU menjadi mg/L menggunakan faktor tetap tanpa validasi yang sesuai. Pada LH-XZ03, gunakan mode dan prosedur TSS yang ditetapkan produsen untuk memperoleh hasil pada satuan mg/L. Jika hasil akan digunakan untuk pelaporan resmi atau kepatuhan regulasi, pastikan metode pengukurannya memenuhi persyaratan yang berlaku.
Cara Menggunakan Lohand LH-XZ03 untuk Pengujian Sampel Air
1. Periksa Kondisi Instrumen
Pastikan baterai mencukupi, permukaan optik bersih, dan perangkat tidak mengalami kerusakan. Periksa juga kelengkapan aksesori serta kondisi wadah sampel sebelum memulai pengukuran.
2. Lakukan Kalibrasi yang Sesuai
Pilih prosedur kalibrasi berdasarkan parameter yang akan diukur. Untuk kekeruhan, gunakan larutan standar yang sesuai dan ikuti jumlah titik kalibrasi yang didukung pada rentang pengukuran terkait. Untuk TSS, ikuti prosedur kalibrasi satu titik yang ditetapkan produsen.
Jangan menggunakan larutan standar yang tidak diketahui konsentrasinya atau sudah terkontaminasi. Catat tanggal dan hasil kalibrasi apabila dibutuhkan untuk pengendalian mutu.
3. Siapkan Sampel
Gunakan wadah yang bersih dan sesuai dengan prosedur pengukuran. Hindari kontaminasi, gelembung udara, dan penanganan yang mengubah karakteristik sampel. Jika sampel perlu dihomogenkan, lakukan secara konsisten tanpa menimbulkan gelembung berlebihan.
4. Pilih Parameter dan Rentang
Tentukan apakah pengujian ditujukan untuk kekeruhan atau TSS. Pilih rentang yang sesuai dengan perkiraan karakteristik sampel dan petunjuk pada instrumen.
Pastikan hasil dicatat menggunakan satuan yang benar, yaitu NTU untuk kekeruhan dan mg/L untuk TSS.
5. Jalankan Pengukuran
Tempatkan sampel sesuai petunjuk penggunaan LH-XZ03. Hindari mengotori permukaan optik atau mengubah posisi wadah selama proses pembacaan. Tunggu hingga hasil ditampilkan sesuai prosedur pengoperasian.
6. Catat dan Evaluasi Hasil
Catat hasil bersama identitas sampel, waktu pengujian, parameter, satuan, serta informasi kalibrasi yang relevan. Untuk pemantauan rutin, gunakan metode pengambilan sampel dan prosedur pengukuran yang konsisten agar hasil antarwaktu dapat dibandingkan.
7. Bersihkan dan Simpan Instrumen
Bersihkan bagian yang terkena sampel mengikuti petunjuk produsen. Keringkan perangkat sebelum penyimpanan dan hindari paparan suhu atau kelembapan di luar spesifikasi. Walaupun memiliki perlindungan IP65, alat tidak boleh direndam di dalam air.
Faktor yang Memengaruhi Akurasi Pengukuran
Akurasi dan repeatability yang tercantum pada spesifikasi menggambarkan karakteristik kinerja instrumen berdasarkan kondisi pengujian tertentu. Dalam penggunaan sehari-hari, beberapa faktor berikut dapat memengaruhi hasil:
- Kalibrasi yang tidak sesuai: standar yang keliru atau prosedur yang tidak tepat dapat menimbulkan penyimpangan hasil.
- Gelembung udara: gelembung dapat menghamburkan cahaya dan menyebabkan pembacaan tidak mewakili sampel sebenarnya.
- Wadah kotor atau tergores: kondisi wadah dan permukaan optik dapat mengubah respons cahaya.
- Partikel yang mengendap: perubahan distribusi partikel selama pengukuran dapat menimbulkan variasi hasil.
- Sampel tidak homogen: partikel yang tidak tersebar merata dapat menghasilkan pembacaan berbeda antarbagian sampel.
- Perbedaan karakteristik partikel: ukuran, bentuk, warna, dan komposisi partikel memengaruhi hubungan antara kekeruhan dan TSS.
- Lingkungan pengujian: penggunaan di luar rentang suhu dan kelembapan yang ditentukan dapat memengaruhi kinerja perangkat.
Jika hasil pengukuran tidak konsisten, periksa kondisi sampel, kebersihan wadah, kalibrasi, dan prosedur kerja sebelum menyimpulkan bahwa instrumen mengalami kerusakan.
Aplikasi Lohand LH-XZ03
LH-XZ03 dapat dipertimbangkan untuk berbagai kebutuhan pemeriksaan kualitas air, antara lain:
- Instalasi pengolahan air: pemantauan perubahan kekeruhan sebelum dan sesudah proses pengolahan.
- Pengolahan air limbah: pemeriksaan sampel sebagai bagian dari evaluasi proses dan pengendalian mutu.
- Laboratorium lingkungan: pengukuran parameter kekeruhan dan TSS sesuai metode yang didukung.
- Pemeriksaan air baku: evaluasi perubahan karakteristik air dari sumber tertentu.
- Pengujian lapangan: pemeriksaan sampel di lokasi dengan perangkat portabel.
- Penelitian dan pendidikan: demonstrasi prinsip pengukuran optik serta evaluasi kualitas sampel air.
Kesesuaian alat untuk setiap aplikasi harus ditentukan berdasarkan rentang pengukuran, metode pengujian, dokumentasi teknis, dan persyaratan pengguna akhir. Untuk pekerjaan yang terikat standar regulasi, verifikasi metode dan kebutuhan kalibrasi perlu dilakukan sebelum penggunaan.
Tips Memilih Turbidity & TSS Meter
Sebelum menentukan alat ukur, pertimbangkan beberapa hal berikut:
- Parameter yang dibutuhkan: pastikan apakah kebutuhan hanya mengukur kekeruhan atau juga TSS dalam mg/L.
- Rentang pengukuran: pilih rentang yang sesuai dengan karakteristik sampel yang rutin diuji.
- Akurasi dan repeatability: bandingkan spesifikasi pada masing-masing parameter, bukan hanya rentang maksimum.
- Kalibrasi: periksa jumlah titik kalibrasi, jenis larutan standar, dan ketersediaan aksesori.
- Portabilitas: pertimbangkan berat, dimensi, jenis baterai, dan kondisi lokasi pengujian.
- Perlindungan lingkungan: sesuaikan tingkat IP dengan kondisi lapangan serta batas penggunaannya.
- Dokumentasi resmi: minta manual dan spesifikasi terbaru, terutama jika alat akan digunakan untuk tender atau audit.
- Validasi TSS: pastikan metode TSS sesuai kebutuhan dan memiliki korelasi atau prosedur yang dapat dipertanggungjawabkan.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Lohand LH-XZ03
1. Apa itu Lohand LH-XZ03?
Lohand LH-XZ03 adalah alat ukur digital portabel untuk pengujian kekeruhan dan Total Suspended Solids (TSS) pada sampel air. Spesifikasinya mencakup rentang kekeruhan 0–20 NTU dan 0–1000 NTU serta rentang TSS 0–1000 mg/L.
2. Berapa rentang pengukuran turbidity meter LH-XZ03?
LH-XZ03 memiliki dua rentang kekeruhan, yaitu 0–20 NTU dan 0–1000 NTU. Pemilihan rentang perlu disesuaikan dengan karakteristik sampel dan prosedur penggunaan instrumen.
3. Berapa rentang pengukuran TSS LH-XZ03?
Rentang TSS yang tercantum pada spesifikasi adalah 0–1000 mg/L. Gunakan prosedur TSS yang sesuai dengan petunjuk produsen untuk memastikan hasil dilaporkan dalam satuan yang benar.
4. Apa perbedaan turbidity meter dan TSS meter?
Turbidity meter mengukur karakteristik optik kekeruhan, biasanya dalam NTU. TSS meter mengukur atau memperkirakan konsentrasi padatan tersuspensi, biasanya dalam mg/L. Hubungan kedua parameter dipengaruhi karakteristik partikel sehingga hasilnya tidak dapat dianggap setara secara langsung.
5. Bagaimana prinsip kerja LH-XZ03?
Instrumen menggunakan sumber cahaya inframerah dekat dan dua detektor optik. Detektor 90° menerima cahaya hambur, sedangkan detektor 180° menerima cahaya transmisi. Sistem mengolah rasio intensitas kedua sinyal untuk menghitung hasil berdasarkan kalibrasi instrumen.
6. Berapa akurasi Lohand LH-XZ03?
Berdasarkan spesifikasi yang diberikan, akurasi kekeruhan adalah ±0.1 NTU atau ±5% untuk rentang 0–20 NTU dan ±0.3 NTU atau ±8% untuk rentang 0–1000 NTU. Akurasi TSS tercantum ±0.3 mg/L atau ±8% pada rentang 0–1000 mg/L. Dasar perhitungan persentasenya perlu dikonfirmasi melalui dokumentasi resmi.
7. Berapa titik kalibrasi LH-XZ03?
Untuk kekeruhan, kalibrasi mendukung hingga empat titik pada rentang 0–20 NTU dan hingga tujuh titik pada rentang 0–1000 NTU. Untuk TSS, spesifikasi mencantumkan kalibrasi satu titik.
8. Apakah larutan kalibrasi sudah termasuk dalam paket?
Larutan kalibrasi disebutkan sebagai opsi pada spesifikasi yang tersedia. Pastikan kepada penjual apakah larutan standar sudah termasuk dalam paket atau perlu dibeli secara terpisah.
9. Apakah LH-XZ03 tahan air?
LH-XZ03 memiliki perlindungan IP65 terhadap debu dan semburan air sesuai kondisi pengujian standar. Tingkat perlindungan ini tidak berarti perangkat dapat direndam di dalam air.
10. Berapa dimensi dan berat LH-XZ03?
Dimensinya adalah 170 × 72 × 44 mm dengan berat sekitar 290 gram, berdasarkan data spesifikasi yang diberikan.
11. Apakah nilai NTU dapat dikonversi langsung menjadi mg/L TSS?
Tidak secara langsung. Hubungan NTU dan TSS bergantung pada ukuran, bentuk, warna, serta komposisi partikel. Konversi memerlukan korelasi yang divalidasi untuk jenis sampel dan metode terkait.
12. Apakah LH-XZ03 cocok untuk pengujian air limbah?
Alat ini dapat dipertimbangkan untuk pemeriksaan sampel air limbah sebagai bagian dari pemantauan proses. Namun, kesesuaian untuk pelaporan kepatuhan harus ditentukan berdasarkan metode pengujian yang diwajibkan, dokumentasi instrumen, dan kebutuhan validasi.
13. Bagaimana cara menjaga hasil pengukuran tetap konsisten?
Lakukan kalibrasi sesuai jadwal, gunakan larutan standar yang sesuai, jaga kebersihan wadah, hindari gelembung udara, homogenkan sampel dengan prosedur yang konsisten, dan catat kondisi pengukuran.
Kesimpulan
Lohand LH-XZ03 Portable Turbidity & TSS Meter merupakan instrumen portabel untuk pengujian kekeruhan air dan TSS dengan rentang kekeruhan 0–20 NTU serta 0–1000 NTU, dan rentang TSS 0–1000 mg/L. Sistem optik dua detektor, sumber cahaya inframerah dekat, pilihan kalibrasi untuk masing-masing parameter, baterai lithium, serta perlindungan IP65 menjadi karakteristik penting dari perangkat ini.
LH-XZ03 dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan laboratorium, pengolahan air, pemantauan air limbah, dan pengujian lapangan sesuai metode yang didukung. Untuk memperoleh hasil yang dapat diandalkan, pengguna perlu memahami perbedaan kekeruhan dan TSS, mengikuti prosedur kalibrasi, serta menjaga konsistensi penanganan sampel.
Sebelum membeli atau menggunakan alat untuk tender, audit, maupun pelaporan resmi, konfirmasikan spesifikasi terbaru, metode pengukuran TSS, larutan standar, dan dokumentasi teknis kepada pemasok. Langkah ini membantu memastikan bahwa instrumen yang dipilih sesuai dengan kebutuhan pengujian dan persyaratan teknis yang berlaku.
Beli Produk Lohand LH-XZ03: Portable Turbidity & TSS Meter Kekeruhan Air di penguji.com untuk dapatkan support teknis di Indonesia. Langkah awal untuk bersama visi kami.
” Bersama Pengguna untuk pengguna”.










