Print
Email
WhatsApp

Alat Ukur Intensitas Lampu Germisida UVC Light Meter LS126C

Available on backorder

- +

Alat Ukur Intensitas Lampu Germisida UVC Light Meter LS126C ~ Masyarakat modern semakin sadar bahwa cahaya tidak hanya berfungsi sebagai penerang, tetapi juga sebagai penjaga kesehatan. Salah satu bukti nyata adalah pemanfaatan lampu germisida UVC yang bekerja membunuh bakteri, virus, hingga jamur pada udara maupun permukaan benda. Namun, seperti halnya obat yang perlu dosis tepat, intensitas cahaya UVC juga harus diukur secara akurat. Di sinilah peran UVC Light Meter LS126C menjadi sangat penting, karena alat ini memastikan bahwa lampu germisida benar-benar bekerja sesuai standar tanpa membahayakan pengguna.

Mengapa Intensitas Lampu Germisida Perlu Diukur?

Bayangkan sebuah ruangan rumah sakit, laboratorium, atau bahkan kantor yang menggunakan lampu germisida. Secara kasat mata, kita hanya melihat cahaya biru keunguan yang menyala. Namun, apakah benar intensitasnya cukup untuk membunuh mikroorganisme berbahaya? Apakah lampu tersebut masih layak digunakan setelah pemakaian beberapa bulan?

Pertanyaan ini tidak bisa dijawab hanya dengan menebak. Lampu germisida memiliki umur pakai, dan seiring waktu daya sinarnya menurun. Jika intensitasnya terlalu rendah, proses disinfeksi tidak efektif. Sebaliknya, jika tidak diawasi, paparan UVC berlebihan bisa berbahaya bagi manusia. LS126C hadir sebagai alat ukur profesional yang membantu menjawab semua pertanyaan tersebut dengan data yang pasti.

Kelebihan Utama LS126C UV Light Meter

1. Dirancang Khusus untuk Lampu Germisida 254 nm

LS126C dikembangkan dengan sensitivitas spektral 230–280 nm dengan titik puncak 254 nm. Inilah panjang gelombang khas dari lampu merkuri tekanan rendah yang paling umum digunakan dalam proses sterilisasi. Artinya, alat ini benar-benar spesifik untuk kebutuhan germisida, bukan sekadar lux meter biasa.

2. Akurasi Tinggi dengan Standar Resmi

LS126C dilengkapi probe uji 1 meter sesuai standar WST 367-2012 yang digunakan di fasilitas kesehatan. Standar ini memastikan pengukuran dilakukan dalam jarak ideal, sehingga hasilnya dapat dijadikan dasar keputusan apakah lampu masih layak pakai atau perlu diganti.

Selain itu, alat ini sudah memenuhi standar JJG 879-2015 untuk radiometer UV, sehingga hasil pengukuran tidak sekadar angka, tetapi terjamin akurasinya secara internasional.

3. Monitoring Real-Time dan Aman dari Risiko Paparan

Salah satu fitur unik LS126C adalah Bluetooth transmission yang bisa dihubungkan ke aplikasi WeChat mini program. Dengan cara ini, teknisi dapat mengukur intensitas lampu germisida dari jarak aman hingga 50 meter. Hal ini sangat penting karena paparan langsung sinar UVC bisa menyebabkan iritasi kulit maupun kerusakan mata.

4. Fitur Statistik Pintar

Alat ini tidak hanya menampilkan data sesaat, tetapi juga bisa menghitung nilai maksimum, minimum, rata-rata, serta total energi radiasi (dosage). Data otomatis tersimpan sehingga memungkinkan analisis lebih lanjut. Bahkan, pengguna dapat melakukan pengukuran tanpa harus menunggu di tempat, karena LS126C mampu menyimpan hingga 25 set data untuk dibaca kembali kemudian.

5. Dukungan Software PC

Bagi pengguna profesional di laboratorium atau rumah sakit, LS126C bisa dihubungkan ke komputer melalui USB. Data hasil pengukuran dapat diekspor ke Excel untuk dibuat laporan, atau bahkan langsung dicetak menjadi dokumen resmi.

Spesifikasi Teknis LS126C UV Light Meter

Berikut ringkasan teknis dari LS126C yang menjadi keunggulan alat ini:

  • Rentang Pengukuran: 0 – 20000 μW/cm²
  • Resolusi: 0.1 μW/cm²
  • Waktu Respons: <0.5 detik
  • Kecepatan Sampling: 2048 kali/detik
  • Layar: LCD matriks titik 240 × 160
  • Penyimpanan Data: Interval 1s/10s/60s, periode 10/100/600 menit
  • Transmisi Bluetooth: Jarak hingga 50 meter (ruang terbuka)
  • Daya: 4 baterai AAA alkaline
  • Berat: ±300 g
  • Ukuran: 148 × 76 × 26 mm

Dengan spesifikasi ini, LS126C dapat diandalkan untuk pengukuran cepat, akurat, dan sesuai standar medis maupun industri.

Manfaat Penggunaan LS126C dalam Kehidupan Sehari-hari

Meski awalnya banyak digunakan di rumah sakit, kini lampu germisida sudah masuk ke kehidupan sehari-hari, seperti di:

  • Rumah Tangga: Sterilisasi kamar, dapur, atau mainan anak.
  • Sekolah & Kantor: Menjaga ruangan tetap higienis, terutama setelah jam aktivitas ramai.
  • Transportasi Umum: Disinfeksi bus, kereta, dan pesawat.
  • Industri Makanan: Menjaga kebersihan ruang produksi dan penyimpanan.

Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada intensitas sinar. Dengan LS126C, siapa pun dapat memastikan bahwa lampu germisida benar-benar bekerja optimal.

Perbedaan LS126C dengan Model Lain

Banyak orang bertanya: “Kenapa harus LS126C, bukan tipe lain seperti LS125+UVC-X0?”

Jawabannya terletak pada fungsi dan kebutuhan.

  • LS126C cocok untuk pengukuran intensitas hingga 20000 μW/cm² dan sudah dilengkapi Bluetooth serta PC software untuk pemantauan dan laporan resmi.
  • LS125+UVC-X0 memiliki rentang pengukuran lebih luas hingga 200000 μW/cm², tetapi tidak memiliki fitur Bluetooth maupun software pendukung.

Artinya, bagi rumah sakit, laboratorium, atau institusi yang membutuhkan laporan data standar regulasi, LS126C lebih tepat digunakan.

Mengapa LS126C Layak Dimiliki?

  1. Akurat – Hasil pengukuran sesuai standar internasional.
  2. Praktis – Bisa dipantau real-time lewat Bluetooth tanpa risiko terkena paparan UVC.
  3. Profesional – Mendukung ekspor data ke komputer untuk laporan resmi.
  4. Serbaguna – Cocok untuk rumah sakit, sekolah, laboratorium, industri makanan, hingga rumah tangga.
  5. Tahan Lama – Probe dengan filter UVC presisi yang meminimalkan kesalahan dan degradasi.

UVC Light Meter LS126C bukan sekadar alat ukur biasa, melainkan investasi penting untuk keamanan dan efektivitas sterilisasi. Dengan fitur lengkap mulai dari probe standar medis, Bluetooth monitoring, hingga dukungan software PC, alat ini memastikan bahwa lampu germisida bekerja sesuai harapan.

Di era di mana higienitas menjadi kebutuhan utama, memiliki alat seperti LS126C berarti memiliki kendali penuh atas kualitas udara dan kebersihan lingkungan. Baik untuk rumah tangga maupun fasilitas profesional, alat ini membantu kita menjaga kesehatan dengan teknologi yang terukur, akurat, dan terpercaya.


Jual Alat Ukur Intensitas Lampu Germisida UVC Light Meter LS126C di penguji.com untuk dapatkan support teknis di Indonesia. Langkah awal untuk bersama visi kami

” Bersama Pengguna untuk pengguna”.

Weight 1,2 kg
Dimensions 35 × 30 × 12 cm

Spesifikasi

Parameter Spesifikasi
Respons Spektral 230nm – 280nm, λp = 254nm
Rentang Pengukuran 0 – 20000 μW/cm²
Resolusi 0.1 μW/cm²
Kesalahan Indikasi Relatif (H adalah nilai standar) H < 50 μW/cm² : ±4 μW/cm² H ≥ 50 μW/cm² : ±8%H (relatif terhadap standar NIM)
Kesalahan Respons Gelombang Panjang < 60%
Kesalahan Karakteristik Cosine (respons arah) 10%
Kesalahan Linearitas ±1%
Ketidakstabilan Jangka Pendek ±1% (30 menit setelah dinyalakan)
Karakteristik Fatigue Atensi < 2%
Kesalahan Nol ±0.1% dari skala penuh
Waktu Respons < 0.5 detik
Kecepatan Sampling 2048 kali/detik
Diameter Lubang Uji Ø 10 mm
Interval Penyimpanan Nilai Daya 1s / 10s / 60s (opsional)
Periode Perekaman 10 menit / 100 menit / 600 menit
Jarak Transmisi Bluetooth 50 meter (ruang terbuka)
Ukuran Instrumen 148 × 76 × 26 mm (P × L × T)
Ukuran Probe Diameter 39 mm × Tebal 15 mm
Panjang Kabel Probe 1 meter
Berat ±300 g
Tampilan Layar LCD matriks titik 240 × 160
Baterai 4 baterai kering AAA alkaline
Suhu Operasi 0° – 40°C, <85% RH

 

Artikel Terbaru Penguji

Scroll to Top