Drying Oven
Drying Oven adalah alat pemanas laboratorium yang digunakan untuk mengeringkan, mensterilkan, atau memanaskan sampel pada suhu rendah hingga menengah (umumnya antara 50°C hingga 300°C). Prinsip kerja utama dari drying oven adalah sirkulasi udara panas di dalam ruang oven untuk menjaga kestabilan suhu dan memastikan pemanasan merata ke seluruh bagian sampel.

Fungsi Drying Oven:

  • Menghilangkan kelembaban dari sampel
  • Mengeringkan bahan kimia atau biologis
  • Sterilisasi alat laboratorium berbahan logam atau kaca
  • Uji stabilitas material terhadap panas

Apa Itu Muffle Furnace?

Muffle Furnace adalah tungku listrik berteknologi tinggi yang digunakan untuk pemanasan suhu sangat tinggi (umumnya dari 300°C hingga 1800°C). Berbeda dari drying oven, muffle furnace memiliki ruang pemanas tertutup di mana elemen pemanasnya tidak bersentuhan langsung dengan sampel. Ini membuatnya sangat ideal untuk proses yang memerlukan suhu ekstrem dan bebas kontaminasi.

Fungsi Muffle Furnace:

  • Pengabuan (ashing) bahan organik
  • Sintering keramik atau logam
  • Perlakuan panas (heat treatment) logam
  • Pengujian material untuk analisis termal

Perbedaan Utama Drying Oven vs Muffle Furnace

Fitur Drying Oven Muffle Furnace
Rentang Suhu 50°C – 300°C 300°C – 1800°C
Tujuan Pengeringan & sterilisasi Pembakaran & perlakuan suhu tinggi
Jenis Pemanasan Konveksi udara panas Radiasi panas dari dinding ruang bakar
Aplikasi Umum Laboratorium umum, pengujian bahan Metalurgi, keramik, pengujian termal
Kontak dengan Elemen Langsung atau semi-terbuka Tidak langsung (tertutup)

Dengan kata lain, Drying Oven lebih cocok untuk pekerjaan yang ringan dan pengeringan, sedangkan Muffle Furnace dirancang untuk pekerjaan berat dengan suhu sangat tinggi dan aplikasi teknis yang lebih kompleks.

Beli Drying Oven di penguji.com untuk dapatkan support teknis di Indonesia. Langkah awal untuk bersama visi kami

” Bersama Pengguna untuk pengguna”.

Scroll to Top