Mengenal UV Spectrophotometer AMV11 dan AMV11PC
Ketika sebuah sampel perlu dianalisis secara kuantitatif, warna yang terlihat oleh mata saja tidak cukup untuk menentukan konsentrasinya. Diperlukan pengukuran yang mampu membaca interaksi antara cahaya dan sampel secara terukur. Salah satu instrumen yang digunakan untuk kebutuhan tersebut adalah UV-Visible Spectrophotometer.
UV Spectrophotometer AMV11 dan AMV11PC merupakan instrumen spektrofotometri dengan sistem optik single beam yang bekerja pada rentang panjang gelombang 190–1100 nm. Rentang ini mencakup wilayah ultraviolet dan sebagian wilayah cahaya tampak hingga inframerah dekat, sehingga dapat mendukung beragam metode analisis yang sesuai dengan karakteristik sampel, panjang gelombang, dan prosedur pengujian.
Kedua model tersebut memiliki fitur pengukuran fotometrik dan dukungan penyimpanan data. Konfigurasi AMV11PC dikaitkan dengan perangkat lunak pemindaian (scan software), sementara ketersediaan fungsi komputer, lisensi, dan kelengkapan perangkat lunak perlu dipastikan berdasarkan paket produk yang ditawarkan.
Instrumen ini dilengkapi dua sumber cahaya, yaitu lampu deuterium (D2) untuk wilayah ultraviolet dan lampu tungsten (W) untuk wilayah panjang gelombang yang lebih tinggi. Penggunaan kedua sumber cahaya tersebut membantu instrumen bekerja pada rentang panjang gelombang yang luas.
Selain pengoperasian melalui panel instrumen, perangkat lunak UV-Professional dapat digunakan untuk mengendalikan spektrofotometer melalui koneksi USB pada konfigurasi yang mendukungnya. Fitur tersebut membantu pengguna menjalankan pengukuran, mengolah data, menampilkan kurva, dan menyimpan hasil analisis melalui komputer.
Apa Fungsi UV Spectrophotometer?
UV-Visible Spectrophotometer digunakan untuk mengukur seberapa banyak cahaya pada panjang gelombang tertentu yang diserap atau diteruskan oleh sampel. Hasilnya dapat digunakan untuk berbagai tujuan analisis, mulai dari menentukan konsentrasi senyawa hingga mempelajari perubahan karakteristik sampel selama reaksi berlangsung.
Secara umum, instrumen ini mendukung beberapa jenis pengukuran berikut.
- Absorbansi: mengukur intensitas cahaya yang diserap oleh sampel pada panjang gelombang tertentu.
- Transmitansi: mengukur persentase cahaya yang diteruskan melalui sampel.
- Pengukuran kuantitatif: menentukan konsentrasi berdasarkan hubungan antara respons fotometrik dan konsentrasi standar.
- Kinetika: memantau perubahan absorbansi atau respons fotometrik terhadap waktu.
- Pemindaian panjang gelombang: mengamati perubahan absorbansi atau respons fotometrik sepanjang rentang panjang gelombang yang dipindai.
- Analisis DNA/protein: mendukung pengukuran sampel biomolekul apabila metode, panjang gelombang, blanko, dan preparasi sampel sesuai.
- Pengukuran multi-panjang gelombang: melakukan analisis pada beberapa panjang gelombang sesuai metode yang dipilih.
Penting untuk dipahami bahwa keberadaan suatu fungsi pada instrumen tidak otomatis membuat semua jenis sampel dapat dianalisis tanpa persiapan. Setiap pengujian tetap memerlukan metode yang sesuai, standar pembanding bila diperlukan, serta pemilihan panjang gelombang berdasarkan sifat analit.
Prinsip Kerja UV Spectrophotometer AMV11 / AMV11PC
Prinsip spektrofotometri UV-Vis didasarkan pada interaksi cahaya dengan suatu sampel. Ketika cahaya dengan panjang gelombang tertentu melewati sampel, sebagian energi cahaya dapat diserap oleh senyawa yang terdapat di dalamnya. Instrumen membandingkan intensitas cahaya sebelum dan sesudah melewati sampel untuk menghasilkan nilai fotometrik.
Pada sistem single beam, pengukuran sampel dan blanko dilakukan secara bergantian melalui jalur optik yang sama, bukan menggunakan dua jalur pengukuran paralel secara bersamaan.
Secara ringkas, proses pengukuran meliputi tahapan berikut.
1. Sumber Cahaya
AMV11 dan AMV11PC menggunakan lampu deuterium dan tungsten. Lampu deuterium umumnya digunakan untuk menghasilkan cahaya pada wilayah ultraviolet, sedangkan lampu tungsten digunakan untuk wilayah panjang gelombang yang lebih tinggi.
Kedua lampu dapat dinyalakan atau dimatikan secara terpisah sesuai pengaturan instrumen. Pengoperasian yang tepat membantu mengurangi penggunaan lampu yang tidak diperlukan dan berpotensi memperpanjang masa pakainya.
2. Pemilihan Panjang Gelombang
Instrumen memiliki rentang panjang gelombang 190–1100 nm dengan pengaturan panjang gelombang otomatis. Pengguna menentukan panjang gelombang yang diperlukan berdasarkan metode analisis dan karakteristik senyawa yang diuji.
Pemilihan panjang gelombang yang tepat penting karena setiap senyawa memiliki karakteristik penyerapan cahaya yang berbeda. Pada analisis kuantitatif, panjang gelombang biasanya ditentukan berdasarkan metode tervalidasi atau karakteristik spektrum analit.
3. Interaksi Cahaya dengan Sampel
Cahaya yang telah dipilih melewati sampel dalam kuvet. Sebagian cahaya diserap, sementara sisanya diteruskan menuju detektor.
Jumlah cahaya yang diserap dipengaruhi oleh konsentrasi senyawa penyerap, panjang lintasan optik, panjang gelombang, dan karakteristik kimia sampel. Hubungan ini dapat digunakan untuk analisis kuantitatif pada kondisi yang memenuhi persyaratan metode.
4. Deteksi dan Pengolahan Sinyal
AMV11 dan AMV11PC menggunakan detektor silicon photodiode untuk mendeteksi cahaya yang diterima. Sinyal optik kemudian diolah menjadi data fotometrik yang dapat ditampilkan sebagai absorbansi, transmitansi, atau nilai konsentrasi sesuai mode pengukuran.
5. Tampilan dan Penyimpanan Data
Hasil pengukuran dapat ditampilkan melalui layar LCD. Instrumen juga menyediakan penyimpanan kelompok data dan persamaan kurva sehingga pengguna dapat memeriksa kembali data yang tersimpan.
Pada konfigurasi yang menggunakan perangkat lunak UV-Professional, pengukuran dan analisis tertentu dapat dilakukan melalui komputer melalui koneksi USB.
Keunggulan UV Spectrophotometer AMV11 / AMV11PC
1. Rentang Panjang Gelombang 190–1100 nm
Rentang ini mencakup wilayah ultraviolet dan cahaya tampak serta sebagian wilayah inframerah dekat. Fleksibilitas tersebut mendukung beragam metode pengujian, selama panjang gelombang yang dibutuhkan berada dalam rentang kerja instrumen dan sesuai dengan karakteristik optiknya.
Bandwidth spektral 2 nm membantu menentukan lebar pita panjang gelombang yang digunakan dalam pengukuran. Parameter ini perlu dipertimbangkan saat memilih instrumen untuk metode yang memiliki persyaratan resolusi spektral tertentu.
2. Sistem Optik Single Beam
Sistem single beam menggunakan satu jalur optik untuk pengukuran. Blanko dan sampel diukur secara bergantian, sehingga prosedur pengukuran perlu dilakukan secara konsisten.
Sistem ini umum digunakan pada spektrofotometer laboratorium karena alur pengukurannya relatif sederhana. Untuk hasil yang baik, pengguna perlu memperhatikan kondisi lampu, blanko, kuvet, dan kestabilan instrumen.
3. Lampu Deuterium dan Tungsten
Kombinasi lampu D2 dan tungsten mendukung pengukuran pada wilayah ultraviolet dan panjang gelombang yang lebih tinggi. Kemampuan mengendalikan kedua lampu secara terpisah membantu pengguna mengoperasikan sumber cahaya sesuai kebutuhan pengujian.
Desain lampu deuterium dengan flange pre-aligned juga dirancang untuk memudahkan penggantian lampu. Meski demikian, penggantian tetap harus mengikuti petunjuk produsen agar posisi dan keselarasan optik terjaga.
4. Pengaturan Panjang Gelombang dan Blanko Otomatis
Fitur pengaturan panjang gelombang otomatis, auto zero, dan blank membantu menyederhanakan langkah pengoperasian. Pengguna tetap perlu memastikan blanko yang dipilih sesuai dengan pelarut, reagen, atau matriks sampel yang digunakan.
Fitur otomatis tidak menggantikan kebutuhan kalibrasi metode maupun pemeriksaan kualitas hasil pengukuran.
5. Penyimpanan Data dan Persamaan Kurva
Layar LCD 128 × 64 dots dapat menampilkan hingga 200 kelompok data, dengan lima kelompok ditampilkan pada setiap layar. Instrumen juga dapat menampilkan kurva standar dan persamaan kurva.
Selain itu, tersedia kapasitas penyimpanan hingga 200 kelompok persamaan kurva yang dapat diperiksa kembali dan dimuat ulang sesuai fungsi instrumen. Data yang tersimpan juga disebutkan dapat dipulihkan setelah terjadi pemutusan daya secara mendadak.
Fitur ini berguna bagi pengguna yang melakukan pengujian rutin, membandingkan hasil analisis, atau menggunakan kurva kalibrasi yang telah disusun sebelumnya. Namun, penyimpanan pada instrumen tidak sebaiknya dianggap sebagai pengganti pencadangan data laboratorium secara berkala.
6. Dukungan Perangkat Lunak UV-Professional
Perangkat lunak UV-Professional dirancang untuk memberikan kendali instrumen melalui komputer menggunakan port USB bawaan. Fungsi yang disebutkan meliputi:
- Pengukuran kuantitatif (Quantitative).
- Pengukuran kinetika (Kinetics).
- Pemindaian panjang gelombang (Wavelength Scan).
- Pengujian DNA/protein.
- Pengukuran multi-panjang gelombang (Multi-wavelength Test).
Fitur scan memungkinkan pengguna mengamati respons fotometrik pada berbagai panjang gelombang, yang dapat membantu identifikasi puncak serapan dan pemilihan panjang gelombang analisis.
Sebelum membeli, pastikan versi perangkat lunak, kompatibilitas sistem operasi, kabel USB, lisensi, serta kelengkapan instalasi telah dikonfirmasi. Jangan mengasumsikan seluruh aksesori atau lisensi sudah termasuk dalam setiap paket.
Kompartemen Sampel yang Mendukung Berbagai Panjang Lintasan Optik
Kompartemen sampel dirancang untuk mengakomodasi kuvet dengan panjang lintasan optik 5–100 mm menggunakan holder opsional yang sesuai.
Panjang lintasan optik berpengaruh terhadap respons absorbansi. Dalam kondisi metode yang sesuai, kuvet dengan lintasan lebih panjang dapat memberikan respons absorbansi lebih besar untuk konsentrasi yang sama. Namun, pemilihan kuvet tetap harus mempertimbangkan rentang absorbansi, jenis sampel, kompatibilitas holder, dan prosedur pengujian.
Tidak semua kuvet dengan panjang lintasan tersebut otomatis termasuk dalam paket standar. Periksa daftar aksesori sebelum pemesanan.
Tabel Spesifikasi UV Spectrophotometer AMV11 / AMV11PC
| Model | AMV11, AMV11PC |
|---|---|
| Sistem Optik | Single beam |
| Grating | 1200 lines/mm |
| Rentang Panjang Gelombang | 190–1100 nm |
| Bandwidth Spektral | 2 nm |
| Akurasi Panjang Gelombang | ±0.5 nm |
| Repeatability Panjang Gelombang | 0.3 nm |
| Pengaturan Panjang Gelombang | Otomatis |
| Akurasi Fotometrik | ±0.5% T |
| Repeatability Fotometrik | 0.3% T |
| Rentang Fotometrik | −0.3 hingga 3 A; 0–200% T; 0–9999 C |
| Stabilitas | ±0.002 A/jam pada 500 nm |
| Stray Light | Maksimum 0.1% T |
| Sumber Cahaya | Lampu deuterium (D2) dan tungsten (W) |
| Detektor | Silicon photodiode |
| Layar | LCD 128 × 64 dots |
| Tampilan Data | Hingga 200 kelompok data; 5 kelompok per layar |
| Penyimpanan Persamaan Kurva | Hingga 200 kelompok persamaan kurva |
| Fitur Pengukuran melalui Software | Kuantitatif, kinetika, pemindaian panjang gelombang, DNA/protein, dan multi-panjang gelombang |
| Koneksi Data | USB |
| Port Printer | Parallel port |
| Perangkat Lunak | UV-Professional; ketersediaan dan cakupan fungsi mengikuti konfigurasi produk |
| Panjang Lintasan Optik Kuvet | 5–100 mm menggunakan holder opsional yang sesuai |
| Catu Daya | AC 220 V / 50 Hz atau 110 V / 60 Hz |
| Dimensi | 460 × 360 × 225 mm |
| Berat | 18 kg |
Catatan spesifikasi: Nilai akurasi fotometrik, repeatability fotometrik, dan stray light dipertahankan mengikuti data yang diberikan. Untuk keperluan validasi metode atau tender, konfirmasikan definisi parameter, kondisi pengujian, dan satuan resminya kepada produsen.
Memahami Parameter Penting pada Spektrofotometer
Rentang Panjang Gelombang: 190–1100 nm
Rentang panjang gelombang menunjukkan wilayah cahaya yang dapat digunakan instrumen untuk pengukuran. Wilayah ultraviolet umumnya berada pada panjang gelombang lebih pendek daripada cahaya tampak, sedangkan cahaya tampak berada pada bagian rentang yang lebih panjang.
Pemilihan panjang gelombang harus disesuaikan dengan senyawa yang dianalisis dan metode pengujian. Tidak semua senyawa menyerap cahaya secara signifikan pada setiap panjang gelombang.
Bandwidth: 2 nm
Bandwidth atau lebar pita spektral menggambarkan lebar rentang panjang gelombang yang berkontribusi terhadap pengukuran pada pengaturan tertentu. Bandwidth 2 nm menjadi salah satu parameter penting untuk menilai kesesuaian instrumen terhadap kebutuhan analisis spektral.
Akurasi dan Repeatability Panjang Gelombang
Akurasi panjang gelombang menunjukkan seberapa dekat nilai panjang gelombang yang ditetapkan atau ditampilkan instrumen terhadap nilai acuan. Repeatability menggambarkan kemampuan memperoleh hasil yang konsisten saat pengukuran diulang pada kondisi yang sama.
Kedua parameter tersebut berbeda. Instrumen dapat menunjukkan pengulangan yang konsisten, tetapi tetap memerlukan pemeriksaan akurasi terhadap standar panjang gelombang.
Absorbansi, Transmitansi, dan Konsentrasi
Absorbansi (A) menyatakan besarnya penyerapan cahaya oleh sampel, sedangkan transmitansi (%T) menyatakan persentase cahaya yang diteruskan. Konsentrasi (C) merupakan nilai yang dihitung atau ditampilkan berdasarkan pengaturan dan metode analisis.
Rentang fotometrik yang diberikan untuk AMV11/AMV11PC adalah −0.3 hingga 3 A, 0–200% T, dan 0–9999 C. Satuan atau skala untuk C tidak dirinci dalam data yang tersedia, sehingga perlu ditentukan melalui metode, konfigurasi, atau pengaturan analisis yang digunakan.
Stabilitas Fotometrik
Stabilitas yang dicantumkan adalah ±0.002 A/jam pada 500 nm. Parameter ini berkaitan dengan perubahan respons fotometrik dari waktu ke waktu pada kondisi pengujian tertentu.
Stabilitas penting ketika pengguna melakukan pengukuran berulang atau pengujian yang berlangsung dalam periode panjang. Nilai tersebut sebaiknya dibandingkan dengan kebutuhan metode serta kondisi pengujian yang ditetapkan produsen.
Contoh Penggunaan UV Spectrophotometer di Laboratorium
Analisis Kuantitatif
Dalam analisis kuantitatif, pengguna dapat menyiapkan larutan standar dengan konsentrasi yang diketahui, mengukur respons fotometriknya, kemudian membentuk kurva kalibrasi. Sampel yang belum diketahui konsentrasinya diukur dengan prosedur yang sama dan konsentrasinya ditentukan berdasarkan kurva tersebut. Kualitas hasil sangat dipengaruhi oleh kesesuaian kurva, preparasi sampel, rentang kerja, dan validitas metode.
Pengamatan Kinetika
Pengukuran kinetika digunakan untuk mengamati perubahan respons fotometrik terhadap waktu. Fungsi ini dapat membantu penelitian reaksi kimia atau metode analisis lain yang membutuhkan pemantauan perubahan sampel secara berkala.
Pemindaian Panjang Gelombang
Fungsi wavelength scan membantu menampilkan respons sampel pada berbagai panjang gelombang. Hasil pemindaian dapat digunakan untuk mempelajari karakteristik spektrum dan membantu menentukan panjang gelombang yang sesuai untuk analisis berikutnya.
Pengujian DNA dan Protein
Spektrofotometri UV dapat digunakan dalam metode tertentu untuk mengukur biomolekul seperti DNA dan protein. Keberhasilan pengujian bergantung pada panjang gelombang, preparasi sampel, kemurnian, blanko, serta metode perhitungan yang sesuai.
Keberadaan fungsi DNA/protein pada perangkat lunak tidak menjamin instrumen dapat menggantikan seluruh metode analisis biomolekuler. Pastikan metode dan aksesori yang dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan laboratorium.
Perbedaan AMV11 dan AMV11PC
Informasi produk menyebutkan AMV11 dan AMV11PC, dengan AMV11PC dikaitkan dengan perangkat lunak pemindaian. Namun, data yang tersedia belum merinci seluruh perbedaan perangkat keras maupun isi paket kedua model tersebut.
Karena itu, perbandingan yang paling aman sebelum pembelian adalah memastikan beberapa hal berikut:
- Apakah perangkat lunak UV-Professional termasuk dalam paket.
- Apakah fungsi wavelength scan tersedia dan dapat digunakan pada konfigurasi yang ditawarkan.
- Apakah kabel USB, lisensi, dan media instalasi perangkat lunak disertakan.
- Apakah spesifikasi optik dan fungsi instrumen identik di antara kedua model.
- Apakah kuvet, holder, dan aksesori tambahan termasuk dalam penawaran.
Untuk kebutuhan tender, sebaiknya minta lembar spesifikasi resmi untuk masing-masing model agar tidak terjadi kesalahan dalam menyamakan konfigurasi.
Tips Menggunakan UV Spectrophotometer untuk Hasil yang Konsisten
Akurasi pengujian tidak hanya ditentukan oleh spesifikasi instrumen. Prosedur kerja yang tepat turut menentukan apakah hasil dapat dipercaya dan dibandingkan.
- Gunakan blanko yang sesuai. Blanko harus mengikuti pelarut, reagen, atau matriks yang digunakan dalam metode.
- Jaga kebersihan kuvet. Sidik jari, residu, goresan, dan gelembung dapat mengganggu jalur cahaya.
- Perhatikan orientasi kuvet. Gunakan posisi yang konsisten dan ikuti tanda orientasi jika tersedia.
- Pilih panjang gelombang sesuai metode. Jangan menentukan panjang gelombang hanya berdasarkan perkiraan tanpa mempertimbangkan karakteristik analit.
- Pastikan lampu siap digunakan. Ikuti waktu pemanasan dan prosedur pengoperasian yang ditentukan produsen.
- Gunakan rentang absorbansi yang sesuai. Hasil yang terlalu rendah atau terlalu tinggi dapat mengurangi keandalan analisis kuantitatif.
- Simpan data secara teratur. Gunakan pencadangan eksternal dan catat informasi sampel, metode, serta tanggal pengujian.
- Lakukan pemeriksaan kinerja berkala. Gunakan standar dan prosedur verifikasi sesuai kebutuhan mutu laboratorium.
FAQ: Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang UV Spectrophotometer AMV11 / AMV11PC
1. Apa itu UV Spectrophotometer AMV11?
AMV11 adalah spektrofotometer UV-Vis dengan sistem optik single beam yang digunakan untuk mengukur respons fotometrik sampel pada rentang panjang gelombang 190–1100 nm.
2. Apa perbedaan AMV11 dan AMV11PC?
Informasi yang tersedia mengaitkan AMV11PC dengan perangkat lunak pemindaian. Perbedaan lengkap pada perangkat keras, lisensi, dan aksesori perlu dikonfirmasi berdasarkan lembar spesifikasi serta paket penjualan masing-masing model.
3. Berapa rentang panjang gelombang AMV11/AMV11PC?
Rentang panjang gelombangnya adalah 190–1100 nm, yang mencakup wilayah ultraviolet dan cahaya tampak serta sebagian wilayah inframerah dekat.
4. Apa fungsi software UV-Professional?
UV-Professional digunakan untuk mengendalikan spektrofotometer melalui komputer dan mendukung fungsi seperti pengukuran kuantitatif, kinetika, pemindaian panjang gelombang, pengujian DNA/protein, serta pengukuran multi-panjang gelombang sesuai konfigurasi yang kompatibel.
5. Apakah AMV11/AMV11PC dapat melakukan wavelength scanning?
Fungsi wavelength scan disebutkan dalam fitur perangkat lunak UV-Professional. Pastikan fungsi ini tersedia pada model, versi perangkat lunak, dan paket yang akan dibeli.
6. Apa fungsi lampu deuterium dan tungsten?
Lampu deuterium umumnya digunakan untuk wilayah ultraviolet, sedangkan lampu tungsten digunakan pada wilayah panjang gelombang yang lebih tinggi. Kombinasi keduanya membantu mendukung rentang pengukuran yang luas.
7. Apa arti sistem single beam?
Sistem single beam menggunakan satu jalur optik untuk pengukuran blanko dan sampel secara bergantian. Konsistensi prosedur pengukuran diperlukan agar hasil dapat dibandingkan dengan baik.
8. Berapa bandwidth spektrofotometer AMV11?
Bandwidth yang tercantum adalah 2 nm. Parameter ini menunjukkan lebar pita spektral yang berkontribusi pada pengukuran dan perlu dipertimbangkan sesuai kebutuhan metode.
9. Berapa akurasi panjang gelombang AMV11/AMV11PC?
Akurasi panjang gelombang yang dicantumkan adalah ±0.5 nm, sedangkan repeatability panjang gelombangnya adalah 0.3 nm.
10. Apa fungsi kurva standar pada spektrofotometer?
Kurva standar menghubungkan respons fotometrik dengan konsentrasi larutan standar yang diketahui. Kurva tersebut dapat digunakan untuk menentukan konsentrasi sampel apabila metode dan rentang kalibrasinya sesuai.
11. Apakah AMV11/AMV11PC dapat digunakan untuk analisis DNA dan protein?
Fungsi pengujian DNA/protein disebutkan tersedia melalui perangkat lunak. Namun, metode, panjang gelombang, preparasi sampel, dan kebutuhan aksesori harus sesuai dengan prosedur analisis yang digunakan.
12. Apakah data pengukuran dapat disimpan?
Ya. Instrumen disebutkan dapat menampilkan hingga 200 kelompok data dan menyimpan hingga 200 kelompok persamaan kurva. Data juga dinyatakan dapat dipulihkan setelah pemutusan daya mendadak, tetapi pencadangan eksternal tetap disarankan.
13. Apakah spektrofotometer ini dapat menggunakan kuvet dengan panjang lintasan 100 mm?
Spesifikasi menyebutkan kompartemen sampel mendukung kuvet dengan panjang lintasan optik 5–100 mm menggunakan holder opsional yang sesuai. Konfirmasikan kompatibilitas holder dan kuvet sebelum memesan aksesori.
14. Berapa dimensi dan berat instrumen?
Dimensi yang tercantum adalah 460 × 360 × 225 mm, dengan berat sekitar 18 kg.
15. Apa yang harus diperiksa sebelum membeli AMV11 atau AMV11PC?
Pastikan rentang panjang gelombang, bandwidth, parameter fotometrik, ketersediaan UV-Professional, fungsi scan, kompatibilitas komputer, port koneksi, kuvet, holder, serta aksesori yang termasuk dalam paket. Untuk kebutuhan tender atau validasi, minta dokumen spesifikasi resmi dari pemasok.
Kesimpulan
UV Spectrophotometer AMV11 / AMV11PC dengan Scan Software merupakan instrumen spektrofotometri untuk kebutuhan analisis absorbansi, transmitansi, dan pengukuran kuantitatif berdasarkan metode yang sesuai. Rentang panjang gelombang 190–1100 nm, sistem optik single beam, bandwidth 2 nm, lampu deuterium dan tungsten, serta detektor silicon photodiode menjadi bagian utama dari sistem pengukurannya.
Dukungan penyimpanan data, persamaan kurva, pengaturan panjang gelombang otomatis, dan perangkat lunak UV-Professional pada konfigurasi yang sesuai dapat membantu kegiatan pengujian dan pengolahan data di laboratorium. Fungsi pemindaian panjang gelombang, kinetika, analisis kuantitatif, dan pengujian DNA/protein memperluas pilihan metode yang dapat dijalankan sesuai kebutuhan.
Sebelum menentukan pilihan, pastikan model yang dipilih memiliki konfigurasi perangkat lunak dan aksesori yang diperlukan. Untuk hasil yang konsisten, penggunaan blanko yang tepat, kuvet bersih, metode terverifikasi, serta pemeriksaan kinerja berkala tetap menjadi bagian penting dari pengoperasian spektrofotometer.
Beli UV Spectrophotometer AMV11 AMV11PC dengan Scan Software di penguji.com untuk dapatkan support teknis di Indonesia. Langkah awal untuk bersama visi kami
” Bersama Pengguna untuk pengguna”.








